Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Bab 5.Sakit Hati!


__ADS_3

Dikamar yang cukup besar,terlihat seorang gadis sedang duduk dipinggir kasur king size yang cukup untuk 4 orang itu.Hatinya diselimuti perasaan gugup dan takut bercampur aduk.


Bagaimana tidak,hari yang menjadi awal bencana itu sudah ada didepannya.Yang mau tidaknya tetap harus dia hadapi.


Tampak terdengar suara gagang pintu kamar itu yang di buka, menambah suasana yang terasa amat mencekam bagi gadis itu.Dan seketika terdengar pula suara langkah kaki yang semakin mendekat kearah kasur yang sedari tadi didudukinya itu.


Posisi gadis itu yang membelakangi pintu membuatnya semakin takut akan apa yang ada dibelakangnya itu.Tangannya mencengkam kuat ujung seprai kasur tersebut.


"Heh,jadi ini perempuan yang berani menentukan harganya itu!"gumam Mexco dalam hati yang memperhatikan punggung gadis didepannya itu.Sekarang posisi mereka sama-sama dipinggir kasur, dengan keadaan Alin yang membelakanginya dan Mexco yang masih berdiri disisi samping sebelah kasur yang lain."Kelihatan dari postur tubuhnya dia cukup menarik meski aku hanya melihat dari belakangnya saja..Tapi tunggu dulu,ada apa dengan ku bisa sajakan wajahnya itu jelek?kenapa aku tidak berpikir seperti itu, dan malah mengagumi tubuh belakangnya yang tampak menggoda..ha, apa menggoda?yang benar saja ada apa dengan fikiran ku ini"Mexco yang masih bergumam dalam hati sungguh merutuki dirinya sendiri karena tidak seperti biasanya dia mengagumi seorang wanita.Bahkan dia belum melihat wajahnya.


"Hei!sampai kapan kau ingin membelakangi ku Hah!Sungguh merepotkan sekali,jangan membuang waktu ku dan cepatlah kau kesini,layani aku!"Ucap mexco memecah keheningan malam itu.Namun, yang diajak bicara masih sama dengan keterdiamannya dan kelihatan oleh Mexco tubuh yang membelakanginya itu sedikit bergetar."Cih!Apa kau tuli?ku bilang cepatlah layani aku,atau kau sudah berubah fikiran dan tak ingin lagi dengan uang itu?Aku tak masalah jika kau sudah berubah fikiran tapi,jangan harap kau bisa keluar dari kamar ini dengan keadaan baik-baik saja.Beraninya kau menolak ku!akan ku pastikan hidupmu jauh lebih hancur dari sekarang!"ancam Mexco yang kesal dengan gadis didepannya itu,yang berani sekali membuatnya menunggu dan bahkan membuat dirinya membuka pembicaraan duluan.


Alin yang mendengar perkataan pria yang ada dibelakannya itu, sontak menegakkan kepalanya yang sedari tadi menunduduk.Dia fikir percuma meratapinya lagi.


Lagian dia sudah setengah jalan dan sedikit lagi bisa mendapatkan uang itu,untuk pengobatan ayahnya.Yah,ayahnya jauh lebih penting saat ini.


Dengan sedikit keberanian yang dia kumpulkan.Alin pun menjawab perkataan pria dibelakangnya itu.


''Ma..maaf jika saya membuat anda menunggu tuan..tapi saya tidak akan berubah fikiran..karena,saya sangat membutuhkan uang itu.Saya memanglah tidak berpengalaman, jadi wajar jika saya merasa sedikit gugup dan takut.Tapi saya akan berusaha untuk tidak mengecewakan anda tuan."ucap Alin.Dia kemudian memejamkan matanya,untuk membantu meredam rasa gugup dan takutnya.Lalu mengarahkan wajahnya menghadap kebelakang.Mencoba memberanikan diri menghadap wajah pria yang sebentar lagi akan merenggut harta, yang selalu dijaganya itu.

__ADS_1


Mexco yang tadi sempat memejamkan matanya untuk meredam amarahnya,dibuat terkejut dengan suara gadis itu.Sungguh lembut dan nyaman untuk didengar ditelinga.Dan seketika itu pula Mexco membuka matanya.


Deg,


Betapa terkejutnya ia melihat gadis itu yang masih menutup matanya.Wajahnya yang ayu nancantik tak seperti yang dia fikirkan.Dengan tubuh gadis itu dari depanpun sama,putih halus tak bernoda sedikitpun,mulai menggetarkankan hati Mexco.


Sepersekian detik kemudian, gadis itu mulai membuka matanya sedikit demi sedikit.Tak berselang berapa lama kemudian mata itu sudah terbuka sepenuhnya.Tampak mata coklat bening yang sanga indah,mampu membuat debaran jantung Mexco bergerak cepat.


Alin yang sudah membuka matanya itu juga tak dapat menghindari tatapan mata Mexco."ada apa dengan jantungku,semenyeramkan itukah dia sehingga jantungku rasanya berdetak kencang karena sakin takunnya,"gumam Alin.Tak dapat dipungkiri memang,rasa takut alin jauh melebihi rasa kekagumannya kepada pria dihadapannya itu.Bahkan setelah mendengar ancaman Mexco tadi, sudah menambah rasa takutnya kepada pria itu.


Mexco yang melihat perubahan raut wajah Alin yang mulai memucat,seperti melihat hantu itupun mulai tersadar dari lamunanya tadi.


"Ehem..kau bilang kau tidak berpengalaman?baiklah kalau begitu biar aku saja yang memulainya"Senyum smirk itu mulai terlihat diwajah tampan Mexco.membuat Alin terkejut karenanya."Mendekatlah padaku!aku akan membawamu merasakan kenikmatan yang memabukkan."Jawab Mexco yang sudah tidak bisa menahannya lagi.Bahkan kini dia sudah berada diatas kasur,menyingkirkan guling yang berada ditengah kasur agar tak menghalanginya.


Deg,


Debaran itu mulai terdengar semakin cepat.Dilihatnya wajah Alin dari dekat,alis tebal yang alami,mata coklat yang bening seperti kristal,hidungnya yang tak terlalu mancung namun tampak cantik pas diwajahnya,pipi gadis itupun sedikit cabi,dan ditambah bibirnya yang merah muda sungguh indah ciptaan Tuhan.


Berbeda dengan Mexco,Alin malah merasakan kebalikannya mata tajam Mexco yang menatapnya membangunkan rasa takutnya ditambah alis tajam mengikuti bentuk mata pria itu yang seperti mata elang,Bibirnya yang sedikit tebal dan rahang keras yang berbentuk itu,lengkap sudah wajah garang pria itu.Ditambah sebelumnya pria itu memarahinya,sungguh dimata seorang Alin,Mexco adalah pria yang Ber*****k++.

__ADS_1


"Kenapa diam,apa kau terpana pada ku?ya,memang sih tak bisa dipungkiri juga banyak wanita menyukaiku..hem." ucap Mexco terhenti sebentar sambil menyeringai dia menambahkan"Apalagi ja**** sepertimu pastinya sudah seperti mendapatkan lotre bukan!hhahaha.."Sambung Mexco yang diakhiri dengan tawanya yang menggema.


Ya meski Mexco sempat mengagumi Alin,namun hal itu tidak merubah sifat aslinya ditambah lagi dia pernah tertipu sebelumnya.Yang mana ingin wanita yang masih segelan eh,malah diberi yang udah kendoran.


Alin yang mendengarnya merasa bagai ditusuk beribu jarum atas ucapan Mexco.Air matanya bahkan ingin keluar tapi ia tahan,agar tak terlihat lemah dimata pria didepannya itu.Bahkan sekarang ia meragu,khawatir atas pilihannya sendiri.Pria ini sungguh bukan hanya wajah yang jahat tapi hatinya juga b*suk.itulah kiranya perasaan Alin sekarang.


"Ya Allah,apa aku sudah bertindak jauh,sehingga harus di tegur dengan cara seperti ini..hik..hik..Maaf..maafkan hamba mu ini sungguh tak ada niat hamba melakukan ini hanya untuk bersenang-senang.hik..hik..sakit rasanya ada orang yang bahkan tak kukenal menyebutku ja**** padahal aku sebelumnya bahkan tidak pernah bersentuhan dengan pria mana pun selain ayah."Ucap Alin dalam hatinya yang menjerit.sungguh ingin menangis rasanya namun ditahannya.


" Heh,kenapa, kau jgn sok polos,memang benar bukan kamu itu ja**** dan kurasa kamu bahkan tidak per**** lagi..bertingkah seolah kau itu masih segel.Tapi kali ini aku tak masalah, yang penting kau cukup masuk ketipeku."Tuduh Mexco yang bahkan tak segan menghina Alin.


Alin semakin sakit dibuatnya.Sungguh pria dihadapannya itu sudah merendahkannya.Bahkan ini pertemuan pertama mereka dan belum saling mengenal sebelumnya.Tapi,pria itu seolah sudah seperti mengenal dirinya jauh dari pertemuan mereka.Hingga ia dapat menghina Alin tanpa bukti.


Alin tampak diam sambil sedikit menggigit bibir bawahnya.Untuk menahan hinaan dari Mexco.


Berbeda dengan pria itu,dia mengangap tingkah Alin itu seperti menggodanya dan malah menambah keyakinannya akan ucapannya yang tadi,dimana dia bilang bahwa Alin itu adalah wanita ja**** dan bahkan mungkin wajahnya yang polos itu, cuma daya tariknya untuk mendapatkan pelanggan saja.


"Cik,Apa ku bilang,dia bahkan berani menggoda ku terang-terangan sekarang!kita lihat saja nanti wanita ja**** akan ku pastikan kau tidak mendapatkan uang ku dan malah kau yang memberiku layanan dengan cuma-cuma." Gumam Mexco dalam hati sambil menampakkan Senyum jahatnya itu.


**Bersambung...

__ADS_1


Sorry banget reader baru up πŸ™ Author lagi banyak kerjaan beberapa hari ini 😒tapi,nanti bakal usaha buat up terus πŸ’ž


Oh ya sebenarnya Bab ini tu panjang, biar penasaran Author sengaja buat pisah jadi 2 Bab 😊 Dan bab satunya lagi udah selesai tapi, nanti ya Author Upnya 😁 biar penasaran dulu 😚


__ADS_2