Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
BIMBANG


__ADS_3

Prediksi Ranya benar, saat sarapan pagi, obrolan terasa sangat heboh dan penuh antusias, bagaimana tidak heboh, Rosya dan Zie memutuskan akan menikah. Sementara Mama Bellla dan Papa Namato bertanya pada Ranya apakah Ranya masih mencintai dan berharap hubungannya akan lebih baik lagi.


Dari obrolan pagi ini baru di ketahui Rosya bahwa Zie adalah mantan tunangan Rosya, hal ini membuat Rosya bimbang. Ranya yang mengetahui perubahan wajah Rosya buru-buru menjelaskan bahwa " Ia tak memiliki perasaan apa-apa lagi pada Zie. Ranya meyakinkan Rosya agar hatinya tidak ragu apalagi bimbang.


Rosya menanggapi nya dengan penuh kata-kata elegant, Ia tak mau salah langkah dan salah dalam mengambil keputusan. Namun Rosya sangat paham betul bahwa Zie tidak akan pernah mau menjalin hubungan dengan Ranya, karena Zie sudah menceritakan semua nya, sayangnya Wanita yang Zie ceritakan adalah Kakak Kandungnya sendiri.


" Yang terpenting antara Aku dan Kak Ranya jangan pernah ada jarak, meski Aku yang menjadi Istri Zie! "


" Tentu saja, Kita adalah Saudara Kandung mana mungkin Kakak memusuhi Mu, Kamu tenang saja Rosya "


" Syukurlah kalau begitu Kak "


" Jadi kapan rencana nya kalian akan menikah? " tanya Ranya


" Secepatnya Kak "


" Baguslah kalau begitu "

__ADS_1


*


" Rosya pergi ke RS tempat Rosya akan bekerja nanti, Ma, Pa, Kak.... bye " Mencium tangan dan pipi ketiga nya.


" Kamu beneran udah move on Ranya? " tanya Mama penuh selidik.


" Apa Mama gak percaya sama Ranya? "


" Ya semoga saja yang Kamu ucapankan dari hati "


Sementara di tempat lain Zie sedang mengikuti mata kuliah ekonomi. Kebetulan hari ini hanya satu mata kuliah yang Zie ikuti. Setelah pulang dari kuliah, Zie langsung menuju kantor hari ini banyak laporan yang harus Ia cek.


Rosya sudah tiba di RS, Ia langsung menemui kepala RS karena memang sudah membuat janji. Setelah selesai berbincang-bincang Rosya langsung ke rumah Zie karena lusa nanti Ia akan pulang ke Belanda menyelesaikan semua berkaita dengan pendidikannya. Ia baru bisa pulang ke Indonesia setelah semua nya selesai.


Nania yang sedang sendirian di rumah merasa sangat senang sekali dengan kehadiran Rosya, Mereka langsung menuju ruang bersantai, banyak hal yang harus Rosya tahu tentang Zie secara detail. Nania dengan semangat menceritakannya, apalagi Nania sudah mendengar langsung kalau Zie akan segera menikahi Rosya. Nania memeluk tubuh Rosya, mencium kedua pipi Rosya, Kamu bukan Menantu Mommy nanti nya tapi Kamu Anak Mommy.


Mereka saling berpelukkan, dan Zie merasa sangat heran kenapa Rosya dan Mommy seperti itu. " dasar Wanita hobby nangis udah kayak drama! " suara Zie sangat mengagetkan Rosya dan Mommy.

__ADS_1


" Zie kebiasaan deh kalau bicara spontan begitu, Mommy kan kaget! "


" Rosya juga kaget Mom "


Zie dengan cepat menggandeng tangan Rosya membawa ke dalam kamar nya.


" Awas Zie jangan Kamu apa-apain Rosya! "


"' Siaaap Mom "


" Kalau gak tahan jepit aja Ananconda Mu "


Sampai di dalam kamar, Zie mengajak main game on line bersama " Aku kira ada apa ngajakin ke kamar "


" Emang Kita mau ngapain Rosya "


" Ya ini main game! "

__ADS_1


__ADS_2