Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
ALIBI RANYA


__ADS_3

Yie baru saja tiba di kediaman Orang Tua nya, Mama Bella sudah menunggu kehadiran Putra Sulung nya itu. Sementara Papa Namako masih berada di kantor, kebetulan perusahaan Global Corp akan mengadakan acara amal yang akan di sumbangkan pada korban gempa bumi.


" Hai Mam, nampak nya Mama sehat dan makin glowing mempesona. " Ucap Yie sambil memeluk dan mencium Mama Bella.


" Makasih Sayang, Kamu emang paling jago dalam memuji. " Jawab Mama Bella sambil mengacak rambut Yie.


" Ini oleh-oleh dari Tante Nania. " Yie menunjuk beberapa box yang tadi di bawa Atun ART nya.


" Atun tolong kemari. " Panggil Mama Bella pada ART nya.


Segera Atun berjalan menghampiri Nyoyah nya. " Ada yang bisa Saya bantu Nyoyah Bella? "


" Tolong bantu Saya membuka dan menyusun oleh-oleh yang di bawa Yie tadi. "


" Baik Nyonyah Bella. "

__ADS_1


Mama Bella dan Atun segera membuka lalu menyusun oleh-oleh tersebut. Banyak sekali makanan dari yang makanan ringan sampai makanan berat.


Mommy Nania memang sangat pandai memasak. Ada rendang sapi, balado paru sapi, Ayam gepuk, sambel teri kering, aneka pempek, tekwan, model, otak-otak, siomay dan dimsum.


Belum lagi makanan yang berupa kerupuk, rengginang, rempeyek pokoknya camilan gurih yang sangat di sukai seluruh Keluarga Namako.


Mama Bella juga sudah memisahkan sebagian oleh-oleh untuk di bawa Yie ke apartement. Usai makan malam Yie pulang ke apartement nya.


Malam ini Yie di antar Supir dan membawa Diana salah satu ART yang bekerja di kediaman Orang Tua nya.


Mulai malam ini Diana menginap di apartement milik Yie, Ia resmi menjadi ART disana.


*


Ranya yang mengetahui Yie pulang malam ini sengaja menghindar untuk bertemu. Ranya sedang mempersiapkan jawaban jika Yie sudah tahu semua kenyataan tentang hubungan nya dengan Zie.

__ADS_1


Ranya mendapat informasi dari Sahabat nya Miulan kalau Yie dan Zie ternyata berteman dekat. Miulan mengatakan bahwa Yie menginap di rumah Zie. Ranya merasa khawatir hubungan nya dengan Zie akan terbongkar.


Ranya akan memutuskan pertunangan dengan Zie namun tidak dalam waktu dekat, bisa-bisa kedua Orang Tua nya murka. Saat ini yang Ranya pikirkan adalah menjalin hubungan dengan Yie lebih dekat lagi.


Malam ini Ranya beralasan sangat lelah sehingga Ia ingin tidur lebih cepat. Sementara Zie merasa Ranya semakin berubah, Ia tak lagi antusias saat sedang berbicara dengan Zie melalui video call.


Biasanya Ranya selalu mengirim pesan, menelpon di setiap jam makan siang. Kini perhatian nya pada Zie benar-benar tak ada. Zie mulai menanyakan pada Ranya kenapa semakin hari Ranya semakin canggung, tak ada kata-kata perhatian dan mesra lagi pada Zie.


Buntut dari pertanyaan Zie, membuat Ranya marah, Ranya mengatakan ' Kalau Zie sangat berlebihan, bahkan Zie tak mengerti kalau Ranya sedang banyak tugas kuliah. '


Hampir dua Minggu ini Ranya tidak mau membalas pesan yang di kirim Zie, menerima telpon pun tak mau. Akhir nya Zie mengirim pesan pada Ranya bahwa Ia akan segera menemui Ranya.


Ranya yang membaca pesan dari Zie, segera menelpon Zie, mengatakan ' bahwa Ia akan pergi ke suatu tempat untuk menyelesaikan tugas kuliahnya. '


Zie pun meminta maaf pada Ranya atas sikap nya yang mungkin berlebihan. Namun Zie tetap akan menemui Ranya, entah kenapa hati kecil nya merasa mulai ragu dengan ucapan Ranya.

__ADS_1


Ranya yang merasa aman karena Zie tak jadi menemuinya, semakin larut dengan kemesraan bersama Yie. Sebenarnya Yie belum mencintai Ranya, Ia hanya menyukai Ranya, apalagi setelah merasakan nikmat nya menyatu dengan Ranya yang masih Virgin.


Melegalkan dengan menjadikan kekasih, membuat Ranya jadi terikat dengan Yie. Yang membuat Yie kurang menyukai Ranya adalah Ranya sangat dominan untuk urusan yang satu itu. Tiap kali menyatu Ranya lah yang lebih liar dan agresif. Yie merasa Ia di kendalikan oleh Ranya


__ADS_2