Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Marah


__ADS_3

Happy Reading 😘😘


**__**


Kevin membubuhkan tandatangan diatas kertas, "Terimakasih pak." ucap kurir lalu pergi.


"Gini hari masih maen surat-suratan ya. Mana gak ada nama pengirimnya lagi. Aneh surat kaleng, buka di kantor aja lah." gumam Kevin lalu berjalan menuju lift yang akan membawanya turun menuju basement. Masuk kedalam mobil menuju kantor.


***


Kantor Apple Group


Mobil parkir dengan mulusnya di area parkir khusus bos. Keluar dari sana lalu berjalan masuk.


"Selamat pagi pak Kevin." sapa beberapa karyawan.


"Vin baru dateng?" tanya Andri yang sudah duduk di sofa lobby dengan laptopnya.


"Iya bro, Oiya di mobil ada beberapa berkas, lupa deh. Ambil dan bawa ke ruangan ya." pinta Kevin.


"Kenapa gak Lo bawa aja sih tadi, kebiasaan."


"Sengaja biar Lo ada kerjaan ha-ha-ha." jawabnya melempar kunci sambil berlalu


Andri hanya mengumpat nya pelan, biar gimana pun juga dia disini bawahan dan Andri cukup tau diri meskipun mereka sahabat. Andri keluar menuju mobil Kevin.


Ketika membuka pintu mobil matanya langsung tertuju pada sebuah amplop yang ada di atas berkas yang tertumpuk.


"Amplop apaan nih? gak ada nama pengirimnya?" gumam Andri heran.


"Bawa ajalah, siapa tau penting." gumam Andri.


Tok Tok Tok


"Vin, ini ada surat sengaja Lo tinggal di mobil?" tanya Andri begitu dia sampai didalam ruangan Kevin.

__ADS_1


"Oiya, itu mana sini gue juga penasaran apa sih isi nya?"


Andri meletakkan barang bawaannya berikut surat diatas meja Kevin, dan Kevin mengambil surat lebih dulu.


"Menurut Lo isi nya apa nih?"


"Ya mana gue tau, buka aja sih!" jawab Andri yang duduk di kursi depan meja Kevin memperhatikan Kevin yang fokus membolak-balik amplop lalu menyobek nya.


Tangannya terulur kedalam amplop yang sudah robek ujungnya dan mengambil kertas yang da didalam nya, dan...


Ekspresi wajah Kevin tegang seketika, dengan emosi tertahan dia meremas beberapa lembar foto.


"Batalkan semua kontrak kerja dengan perusahaan Brian!!" ucap nya tegas.


"Eh tapi kenapa?" Andri bingung.


"Gue mau keluar, gue harus tanya masalah ini sejelasnya!" balas Kevin lalu membuang foto asal dan menutup pintu dengan kasar.


Andri yang heran memungut foto yang dibuang Kevin jelas terlihat Brian membopong Kania yang sepertinya dalam keadaan pingsan.


"Ini jelas diambil sama orang deket, karena kalau bukan orang yang kenal gak mungkin bisa dapet momen yang pas kaya gini. Pertanyaan nya siapa yang sengaja mengambil foto ini?" gumam Andri.


"Harus gue selidiki."


***


Di butik


Mobil yang dikendarai Kevin sudah parkir dengan mulus dengan rasa kesal dan emosi yang memuncak keluar dari mobil dan berjalan cepat masuk kedalam butik.


"Apa apaan Kania, dia sengaja gak bisa bertemu dengan ku jadi karena sibuk dengan Brian!" gumam Kevin dengan sungut nya.


Didalam butik Kania sedang berdiskusi dengan Cynthia. "Nia, rancangan mu tinggal sedikit lagi dan kayanya jika ditambah aksesoris dibagian sini akan bagus!" komen Cynthia pada baju hasil karya Kania yang di pakaian ke manekin.


"Oh,, iya mbak akan saya pikirkan aksesoris yang cocok untuk disini!" jawab Kania.

__ADS_1


Tiba-tiba


"Kaniaaaaa!!!" teriak Kevin begitu memasuki butik.


Reflek semua menoleh termasuk nama yang di panggil.


Astaga, Kevin datang aduhhhh kayanya dia sudah menerima surat itu deh. Bagaimana ini..?? batin Cynthia.


"Loh Vin,, ada apa tumben?" jawab Kania.


Tanpa banyak berkata Kevin berjalan dengan langkah panjang menghampiri Kania dan menarik tangan nya keluar butik.


"Aduuuhhh,, ada apa sih??? Sakit tau jangan tarik dong!!" keluhnya.


Maafkan aku, Kania.


Sampai di luar butik, Kevin melepaskan tangan Kania


"Aku butuh penjelasan mu?!" sungut Kevin


"Penjelasan apa?"


"Penjelasan tentang ini!" Kevin melempar selembar foto yang dia bawa setelah sisa nya dia buang di kantor.


Kania kaget melihat foto yang dilempar kearahnya dan meluncur ke kakinya, membungkuk dan mengambil.


Kenapa bisa ada foto seperti ini ya di Kevin? batin Kania.


"Sekarang jelasin maksud dari foto itu?"


"Jelasin apa? Kamu kan tau aku sama kak Brian hanya kakak kelas saat dulu sekolah gak ada hubungan apapun diantara kami."


"Terus kenapa bis ada foto seperti itu?!"


Kania diam dan memandang wajah Kevin yang masih penuh dengan emosi.

__ADS_1


**__**


to be continued 🤭


__ADS_2