
Saat aku berumur berumur 8 tahun, ayahku mengajaku ke rumah kenalanya karena ada acara ulang tahun dari salah satu anaknya. Ternyata orang itu adalah anak kelas 3 A yang terkenal akan kepintaranya dan di umur 8 tahun sudah memiliki Rank A dengan kekuatan petir. Di sana aku berkenalanya dengannya. Mulai dari situ aku dan Alvan dengan menjadi teman dekat.
Di sekolah banyak sekali anak wanita yang berusaha mendekatinya, lama kelamaan Alvan kesal dengan sikap orang-orang yang mendekati dia, mereka mendekatinya karena kekuatan dan kekayaan yang dia punya, oleh karena itu terkadang aku mengusir mereka semua. Terutama para anak perempuan.
------------------------------------
Saat SMP kita menuju sekolah yang sama, kekuatan Alvan untuk mengendalikan Listrik sangat cepat berkembang dan dia menjadi salah satu dari Rank S terkuat yang ada. Dia mendapatkan Rank ke 2 dari 6 orang lain dan mendapatkan julukan prince. Di sana juga sikap semua orang sama, pada akhirnya aku mengundang para wanita untuk membuat sebuah fans club untuk Alvan, dengan begitu akan mudah untuk mengatur mereka semua, dengan membuat 2 peraturan.
Peraturan pertama, orang yang masuk tidak boleh berpacaran dengan Alvan, Peraturan kedua, jika ada wanita yang mendekatinya semua anggota harus menjauhkan gadis itu.
Semakin lama anggota yang terkumpul semakin banyak dan akhirnya menamai nama mereka dengan “Knight of Prince”.
Berulang kali Al memohon kepadaku untuk membubarkan mereka karena sikap mereka yang membully para gadis sudah keterlaluan. Aku mengakui itu, dan aku juga terkadang mencegah mereka melakukan sikap yang terlalu berlebihan.
------------------------------------
Di SMA pun hal sama banyak yang terjadi, para wanita entah itu senior atau satu angkatan mulai menyatakan cintanya pada Alvan. Setiap pulang sekolah kami selalu mengomentari mereka semua dengan.
“APAKAH KAMU PANTAS DENGAN ALVAN ?.”
“HANYA SEORANG PUTRI YANG PANTAS UNTUK PANGERAN.”
“DENGAN WAJAHMU KAU TIDAK BERHAK BERADA DI SISINYA.”
Dan berbagai hal ucapan kejam lainya. Karena aku juga tidak setuju jika orang yang mendekati Alvan itu orang biasa yang bahkan tidak memiliki kuatan Esper sama sekali.
Di SMA Barat ada seorang gadis yang medapatkan julukan “Ratu es”. aku kira dia mendapatkan julukan karena kekuatannya mengendalikan es yang sangat kuat. para anggota penasaran dan mulai mencari tau rumor itu dan melihat orang yang dimaksud. Akan tetapi julukan itu diberikan oleh para siswa laki laki yang berusaha mendekatinya tetapi hanya dianggap sebagai angin lewat.
Setelah kami melihatnya dia seorang gadis yang aneh tidak memiliki satu pun teman di sekolah ini, atau bisa dibilang kalau dia menjauhi mereka semua dan berusaha untuk tidak terlibat sama sekali, dan bahkan dia tidak memiliki kekuatan Esper aau memiliki RANK E.
“Oh jadi orang itu Ratu es.”
“Wajahnya biasa sajakan.”
“Ya, dan juga tidak memiliki kekuatan.”
__ADS_1
“Beraninya dia mempunyai julukan seperti itu.”
“Seperti setara saja dengan Alvan.”
(Tidak ku pikir dia cukup cantik, jadi wajar para pria menyukai itu)
Setelah berpikir begitu Cindy berbicara kepada teman-temannya.
“Sudahlah lebih baik kita pergi untuk apa juga mencari masalah dengan orang aneh.”
Dengan begitu kami tidak peduli dengan gadis itu.
------------------------------------
Alvan berbicara padaku akan tinggal sendiri di sebuah apartemen kecil dekat yang dengan sekolah,belakangan ini sifatnya agak aneh. Saat berkumpul di taman dia menatap kearah kantin. Di sana terlihat si Ratu es sedang berbicara dengan dua orang wanita. aku juga terkejut melihat itu jadi kupikir itu adalah hal yang wajar.
Beberapa saat setelah itu terjadi penyerangan kepada siswa dari Sekolah barat, dan salah satu teman kelas kami diserang oleh karena itu semuanya pergi menjenguknya. Setelah selesai menenguk kami semua mampir di salah satu super market terbesar dikota barat, untuk membeli makan sebelum berkumpul dirumahnya daniel.
“Alvan lama ya dia beli apaan sih.”
“Oh itu alvan.”
“Wah liat dua wanita cantik disebelahnya.”
“Sepertinya aku pernah lihat.”
Lalu alvan pun menghampiri kami dan memberitahu bahwa mereka semua adalah penghuni dari apartemen yang sekarang ia tinggali. Dengan begitupun semuanya penasaran dan memutuskan besok hari minggu untuk ke tempat tinggal barunya.
------------------------------------
Keesokan hari kami mencari Apartemen stars dan bertanya kepada seorang gadis yang memakai baju olahraga, wajahnya tidak terlihat karena tertutup tudung jaket yang dia kenakan. Tapi dia terlihat cantik dan postur tubuh yang bagus Salah satu teman kami mananyakan alamat padanya, dan ketika dia berbicara aku merasa pernah mendengar suara itu entah dimana serta wajahnya terlihat sangat familiar. Setelah kami sampai di apartemenya kami mengobrol sebentar dan mendapat telepon bahwa salah satu teman baik ku masuk rumah sakit dan kami pun berlari ke sana.
------------------------------------
Setelah melihat salah satu teman baik ku masuk rumah sakit kami memutuskan untuk masuk kedalam relawan untuk berpatroli di sekitar sekolah dan mencari tahu pelaku penyerangan untuk membalaskan dendam karena telah melukai kepala bagian belakang Kalia.
__ADS_1
Saat pulang sekolah Avlan selalu menghilang entah kemana, tiga hari kebelakang ini, dia selalu pergi entah kemana. Padahal kita akan melakukan patroli untuk mencari orang yang melakukan penyerangan kepada siswa dan siswi dari sekolah barat.
“Kemana sih Alvan ?.”
“Bilangnya mau ketoilet sih.”
“Bukanya terlalu lama ?.”
“Mungkin sakit perut hahaha.”
Para teman prianya pun bercanda,
“Jangan samakan Al dengan kalian.”
“Para anak laki laki sepertinya ingin di berikan perlajaran ya ?.”
Dengan begitu para wanita menatap tajam dan tersenyum menyeramkan.
------------------------------------
Kesokan harinya kami mendengar rumor kalau Alvan mengikuti seorang gadis saat pulang sekolah, untuk mengetahui kebenaran itu aku mengirim pesan di grup untuk para anggota dari fans club Knigth of prince dan mencari tahu kebenaran itu.
Bertapa terkejutnya kami melihat bahwa Alvan sedang mengikuti seorang gadis, dan yang lebih mengejutkan orang itu adalah si Ratu es.
“Bukanya itu si Ratu es ?.”
“Apakah wanita sepertinya adalah tipe pangeran ?.”
“Ini tidak boleh dibiarkan.”
“Ya kita harus bertindak.”
“Pangeran tidak pantas dengan wanita sepertinya yang bahkan Rank E.”
para gadis pun marah setelah mengetahui fakta ini. Setelah melihat ini aku tersadar bahwa salah satu gadis yang kami temui di depan super market dan gadis yang memberi tahu lokasi apartemen stars adalah Ratu es. Kami semua sepakat besok untuk datang dan berbicara denganya.
__ADS_1
------------------------------------
Sesaat bel sekolah berbunyi aku dan kedua wanita datang menuju kelas F untuk mencari Ratu es. Kami pun langsung berbicara denganya dan menyusuhnya mengikuti kami kebelakang sekolah.