WARISAN LELUHUR

WARISAN LELUHUR
Pembukaan Rumah Kecantikan E&N 2


__ADS_3

Dina masih merenung memperhitungkan kebutuhan dia. karena tujuan selain kuliah dia juga harus memberi ke orangtuanya supaya bapaknya tidak terlalu cape dalam bekerja.


" kalau kamu mau kerja disini apalagi mau tinggal disini nanti kita bisa barengan pergi kuliahnya, itu akan menghemat ongkos kamu juga kan." kata nazwa


" iya aku mau naz.. Tapi ini benetan kan, kalian enggak bohongi aku." kata dina


" ngapain kita bohong din, tuh aku udah bawa pakaian aku kesini, nanti kita bisa tinggal 1 kamar, kamu tau kan rumah aku gimana, aku lebih baik disini." kata nita


" tapi naz, evan enggak masalah." kata dina


" aku udah ngobrol sama dia, kalau kamu mau kerja kenapa enggak dan dia tau kamu kan teman aku." kata nazwa


" makasih ya, kalau memang aku di ajak aku senang banget bisa kerja disini sama kalian lagi, jadi aku bisa tetap kuliah dan bantu orang tua." kata dina


" makanya tadi aku suruh kamu kesini, supaya kamu bisa yakin kalau hanya omongan di telepon kan bisa aja terjadi miss komunikasi." kata nazwa


" iya naz, aku tadinya aku bingung banget harus gimana, makanya aku cari cari kerjaan.. Makasih ya naz, kalian memang sahabat terbaik aku." kata dina. mereka pun saling berangkulan, lalu nazwa dan nita membawa dina keliling rumah kecantikan itu.


" kak, dina mau kerja disini." kata nazwa


" syukur kalau begitu, jadi kalian bisa bersama terus, saya juga enggak akan khawatir kalau ada kalian, karena nazwa ada temannya, terus kalian jangan segan segan untuk mengembangkan usaha ini, karena kedepannya kalau memang usaha ini berjalan dengan baik, saya akan memberikan saham kepemilikan usaha ini kepada kalian, sekarang modal tercatatnya sebesar 2 milyar saya akan kasih kalian 5%, tahun depan ingatkan saya dan nazwa supaya nama kalian bisa masuk di akta perusahaan ini, syaratnya usaha ini bisa tumbuh dalam waktu 3 bulan awal ini." kata evan


" beneran van, kamu enggak becanda kan." kata nita


" buat apa saya becanda, kalian kan teman temannya nazwa terus kalian juga yang akan membesarkan usaha ini, aku mau pertemanan ini bukan hanya sekedar pertemanan begitu saja, tapi dari pertemanan itu bisa ada hasil yang akan membuat orang tua kalian bangga dan bahagia." kata evan


" makasih banyak ya van, naz, kalian udah mau bantu aku." kata dina

__ADS_1


" sama sama kita kan teman, harus saling bantu dan saling dukung." kata evan


" semoga kalian cepat nikah." kata dina


" orang metaka algir semester ini mau nikah din." kata nita


" yang bener nit, kenapa enggak ngasih tau saya sih." kata dina


" hubungi kamu susah din, aku beberapa kali telepon kamu, enggak di jawab dan kamu sendiri enggak pernah ngabarin kita." kata nita


" iya, saya bingung mau apa, dan mau cerita sama kalian aku malu." kata dina


" kalau ada apa lain kali jangan gitu ya, kita kan teman din, selagi aku bisa bantu akan aku usahakan bantu." kata nazwa


" iya naz, van, nit, makasih untuk semuanya." kata dina


" udah van, udah lengkap semuanya, bahkan buat saya itu mewah banget." kata nita


" din, kalau memang kamu beneran mau kerja disini dan tinggal disini kamu kasih tau orang tua kamu dulu, nanti kamu pulang bawa apa aja untuk tinggal disini, soalnya besok kita mau pembukaan usaha ini, mungkin akan butuh waktu mempersiapkannya." kata nazwa


" iya aku mau kerja dan tinggal disini, aku mau kabari ibu aku dan supaya dia juga percaya bahwa aku kerja dan tinggal disini sama kalian." kata dina, lalu mengambil handphonenya dan menelepon ibunya. Nazwa pun ikut menjelaskan kepada ibunya supaya yakin bahwa dina memang bekerja dan akan tinggal disitu.


" nak ibu sudah beli showcase untuk minuman dan pesan cattering juga untuk sekitar 100 orang, kayanya cukup ya." kata bu marni yang datang habis dilulur. Lalu bu marni pun mengajak meeting rara, nabila, bagian marketing Cindy, bagian keuangan Sella dan operasional Bella untuk membahas cara kerja disana. Bu marni meminta nazwa untuk mengawasi keuangan dan laporannya, nita bantu dibagian marketing dan dina bantu di bidang operasional. Bu marni pun menjelaskan struktur organisasi perusahaan E&N.


" bu, bagaimana rasanya sehabis luluran." tanya evan


" ini obat luar biasa nak, ibu merasa segar dan kulit ibu tetasa kencang lagi seperti masih muda, nih lihat kulit ibu jadi mulus kan." kata bu marni sambil tersenyum dan memperlihatkan kulitnya.

__ADS_1


" iiih bu, aku juga mau, aku jadinya.kalah sama ibu." kata nazwa, manja sama calon ibu mertuanya.


" nanti juga kamu akan merasakannya nak," kata bu marni


" iya nih, enggak mau aja kalau kesaingan sama ibunya." kata bu citra yang baru datang


" makasih ya nak, kamu memang menantu terbaik. Enggak salah pilih kamu nak pilih suami. Kalau seperti ini ibu merasa umur 20 tahunan." lanjut bu citra


" sama sama bu, sudah sewajarnya saya melakukan itu kepada orangtua." kata evan


" menantu... Orang belum sah..." kata nazwa


" iya kan sebentar lagi kalian mau nikah, memangnya kamu enggak mau jadi isterinya nak evan." kata bu citra


" iya mau lah bu, awas aja ya ibu jadi centil karena udah perawatan kaya gini." kata nazwa


" ibu kaya gini juga kan supaya terlihat orang bahwa ibu adalah orangtua kalian yang memilikiusaha ini, dan menunjukan bahwa benar rumah kecantikan ini bagus." kata bu citra


" oh iya bu, kak sebentar lagi makan siang loh, kita mau makan disini atau di luar." kata nazwa


" beli aja deh, nanti kita makan sama sama disini sekalian kita beres beres ini." kata evan


" iya disini ada, kita pesan aja untuk makan siangnya." kata bu marni


" bu bagaimana pelayanan kami tadi, apa ada yang masih kurang." kata rara


" bagus.. Itu sudah bagus kalian terus pertahankan ya." kata bu marni. Nazwa pun memesan makanan setelah menanyakan makanan apa yang akan disantap siang itu.

__ADS_1


" saya minta ke teman teman yang lain, kalau ada permasalahan dipekerjaan ini tolong sampaikan ke nazwa, ataupun ada permasalahan lainnya, jadi jangan segan segan ya, kita ini satu tim dan saya mengajak ayo sama sama kita kembangkan usaha ini, kalau usaha ini berkembang saya juga enggak akan melupakan jerih payah kalian semuanya, karena saya, nazwa, nita dan dina enggak akan selalu ada disini, terutama saya. Saya minta kalian membuat daily report untuk hal pekerjaan dan laporkan ke nazwa." kata evan. Mereka pun mengobrol membahas pembukaan besok dan kerjaan selanjutnya sambil menunggu makanan datang.


__ADS_2