WARISAN LELUHUR

WARISAN LELUHUR
Acara Makan Siang Penuh Kejutan


__ADS_3

Setelah beberapa detik berhenti, pak akmal pun melanjutkan bicaranya.


" saya sangat mengapresiasi hal itu, karena saat ini kita suka mendengar bahwa ada oknum oknum dokter yang mengabaikan pasiennya. Ini bukan hal kebetulan bapak bapak, karena anak muda ini sudah menyembuhkan penyakit yang lainnya juga seperti pak handoko dan beberapa oranh lainnya. Disaat dokter lain melambaikan tangan, di tangan dia ini orang itu bisa bertahan hidup. Di hati bahagia ini pula saya selaku pejabat kesehatan dan atas rekomendasi dr. Helmi dan dr. Bambang yang kita ketahui sendiri bahwa beliau beliau ini adalah tenaga ahli dibidang kesehatan serta rekomendasi dari rumah sakit, setelah itu saya berdiskusi dengan jajaran lainnya. Untuk itu kami akan memberikan izin praktek kedokteran bagi dia, karena saya khawatir suatu saat pasti ada yang mempermasalahkan itu walaupun dia bisa mengobati. Dia adalah Evan Devano Putra, saya minta nak evan ke depan." kata pak akmal. Evan pun berdiri lalu pergi ke depan, orang orang pun kagum dan ada juga yang iri karena diusia dia sudah mendapatkan izin prakter dokter. Pak akmal pun memberikan amplop yang berisi surat izin tersebut, evan pun menyalami pak akmal.


" terimakasih pak, semoga dengan surat izin ini saya bisa lebih banyak mengobati orang, ini suatu anugerah tuhan kepada saya." kata evan, evan pun dikasih waktu untuk bicara.


" selamat siang bapak ibu, perkenalkan saya evan devano putra, yang duduk disana itu ibu marni ibu saya, disebelah kanan itu tunangan saya Nazwa Amalia Baskoro, yang di sebelah kiri saya adik saya Ella Devano putri dan Yasmin Devano Putri, jujur saya tidak bisa bicara di forum seperti ini dan apa yang pak akmal katakan tadi menurut saya terlalu berlebihan, kenapa begitu karena saya masih junior sedangkan yang berada disini adalah senior senior saya, untuk itu saya mohon bimbingan dari semuanya, mohon maaf dan terimakasih." kata evan


" sebelum ke acara puncaknya, saya juga diberi titipan bahwa rumah sakit S akan menandatangani surat kerja untuk nak evan, untuk itu ke pak handoko di persilahkan untuk memberikan sambutan.


" terimakasih pak atas waktu yang diberikan, sama seperti pak akmal bahwa saya juga pernah merasakan bagaimana tangan nak evan ini menolong saya. Setelah koordinasi dengan tim kesehatan untuk mengawasi, untuk itu saya katakan bahwa saya selaku pemilik rumah sakit S akan mengontrak nak evan untuk bekerja di rumah sakit, sebagai bukti maka akan ditandatangani surat kerjanya hari ini juga." kata pak handoko. Pak handoko pun menyerahkan surat kerja untuk dibaca terlebih dahulu. Setelah meilhat isi kontrak itu evan pun menandatangani surat kerja tersebut. Para tamu pun bertepuk tangan. evan menyerahkan salinan kontrak kerja ke bu marni. Bu marni pun membaca isi surat kontrak tersebut, setelah membacanya bu marni kaget akan penghasilan yang akan diterima evan, bu marni juga memperlihatkan kontrak kerja itu ke nazwa, supaya nazwa mengerti bahwa evan sudah bekerja dan waktu mereka akan tidak seleluasa lagi kedepannya.


" terimakasih banyak atas kehadirannya, untuk itu silahkan bapak dan ibu untuk mencicipi masakan yang telah dihidangkan." kata pak akmal. acara makan siang itu penuh kejutan terutama untuk evan dan ini menjadi titik awal evan untuk berkembang, pak akmal dan isterinya pun duduk di depan evan dan keluarganya. Para tamu juga mendatangi evan dan keluarganya, mereka memberikan ucapan selamat.

__ADS_1


" terimakasih pak, atas dukungannya kepada anak saya." kata bu marni


" sama sama bu, ini semua berkat keahlian dan kemampuan evan sendiri, dan evan layak mendapatkan itu. Saya dengar ibu dan dr. Helmi dan dr. Bambang membangun perusahaan farmasi. " kata pak akmal


" iya pak, dr. Helmi dan dr. Bambang yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa obat obatan yang kita produksi layak di pasarkan dan tidak berbahaya. Dan perusahaan ini berkat anak saya juga, karena dia yang membuat rencana hingga formula obat obatan itu berasal dari dia." kata bu marni, dari nada bicaranya tergambar sebuah kebanggaan.


" wooow. Hebat kamu evan, anak muda yang sangat menjanjikan, selain kamu menguasai teknik pengobatan kamu juga tau tentang membuat obat. Maaf sebelumnya kalau ayahnya evan dimana bu. Karena dari kemarin saya lihat hanya ibu yang menemani." kata pak akmal


" ayahnya evan sudah meninggal disaat usia ella belum 1 tahun karena sebuah kecelakaan, dan jujur saja saya baru bertemu dengan evan ini juga baru tahun ini, karena dulu dia di asuh sejak bayi sama orang lain, karena waktu dia lahir keluarga kami kedatangan perampok ke rumah, sehingga ayahnya menyuruh saya membawa dia kabur. Kalau yasmin ini adalah anak angkat saya baru beberapa bulan tinggal di rumah, waktu itu dia sedang di palak sama preman preman dan evan pula yang menolong, setelah saya tanya ke yasmin masalah keluarganya, dia bilang tidak memiliki keluarga dan kakek yang merawat dia pun meninggal, untuk itu saya mengangkat dia anak," kata bu marni, bu marni.pun menceritakan kisah pertemuan dengan evan.


" enggak apa apa pak, ayahnya evan bernama Devano kusuma pak, dia awalnya seorang polisi, akan tetapi karena sebuah kecelakaan dia memutuskan mengundurkan diri dari kepolisian karena khawatir akan membuat keluarganya terkena masalah." kata bu marni


" kenapa saya tidak asing mendengar namanya ya, saya bersyukur bisa bertemu dengan anak hebat ini," kata pak akmal

__ADS_1


" luar biasa ibu ini, saya kagum atas perjuangan ibu." kata bu sri, mendengar kisah itu membuat mata bu sri memerah karena menahan tangisnya.


" kalau ibu memerlukan bantuan saya, hubungi saya saja bu, semampu saya akan membantu ibu, nanti perusahaan ibu bisa saya perkenalkan ke teman teman di dunia kesehatan ini." kata pak akmal


" terimakasih banyak pak." kata bu marni


" sama sama bu, saya bisa tenang karena mengenal evan, dan saya harap evan bisa membantu saya jika saya membutuhkan pertolongan juga." kata pak akmal


" selagi saya bisa, saya akan usahakan pak, kabari saja saya kapan pun." kata evan


" rencana kedepannya apa nih van, saya lihat kamu sedang merencanakan sesuatu. Terutama di bidang kesehatan." kata pak akmal


" rencana saya mau membuat obat perawatan kecantikan, karena peluang disana sangat besar, saya sudah membuat obatnya. Oh iya kalau diperkenankan saya mau mengobati tante, karena saya lihat kesehatan ibu sedang tidak baik, mungkin diakibatkan kelelahan dan ibu kurang tidur dan lambung ibu suka sakit." kata evan

__ADS_1


" kamu benar nak, saya suka merasa sakit di perut saya ini, selain fikiran itu yang membuat saya kurang tidur, kalau memang kamu mau merawat saya, saya sangat berterimakasih sekali." kata bu sri. Evan mengeluarkan toples kecil yang ada di tasnya, mengeluarkan 1 pil obat, lalu dia memberikan pil itu ke bu sri, tanpa ragu bu sri pun meminum obat tersebut.


__ADS_2