WARISAN LELUHUR

WARISAN LELUHUR
Kumpul keluarga di rumah baru


__ADS_3

Setelah melihat lihat, evan, bu marni dan nazwa pulang ke rumah, di pis keamanan evan bilang ke penjaga bahwa nanti dia akan kembali lagi bersama keluarga lainnya. Selama perjalanan bu marni mengucapkan syukur akhirnya keinginan pak devano suaminya bisa terwujud berkat evan anak mereka. Sedangkan evan sendiri tidak tau hal tersebut, pantas saja ibunya selalu bekerja keras.


" bu, kenapa ibu enggak bilang sama aku sih kalau memang ada keinginan ayah seperti itu." kata evan


" ibu enggak mau memberatkan fikiran kamu nak, biar kamu fokus untuk mencari ilmu supaya bisa memberikan kita kebanggaan, karena ayah kamu ingin anak anaknya sukses dan akhirnya bisa membantu orang yang membutuhkan." kata bu marni


" tapi setidaknya ibu ngomong sama aku bu, jangan difikirkan sama ibu sendiri, sekarang aku udah besar dan memiliki tanggungjawab sebagai pengganti ayah bu." kata evan


" iya nak, tadinya ibu enggak mau membuat kamu susah, apalagi kamu sempat tidak ibu urus, ibu merasa bersalah sama kamu nak." kata bu marni


" ibu melakukan itu karena sayang sama aku, aku sudah mengerti itu bu, coba ibu enggak melakukan itu mungkin aku sekarang enggak ada, itu biarlah menjadi kenangan, sekarang kita tatap kedepannya, aku akan berusaha membuat ibu dan ayah bangga dan bisa membahagiakan ibu dan adik adik serta nazwa calon isteri aku sama keluarga lainnya." kata evan


" iya nak, ibu yakin kamu bisa melakukan itu, ayah mu pasti bangga disana, dia bahagia melihat anaknya sudah sukses seperti ini." kata bu marni sambil memeluk evan


" iya kak, aku bangga banget bisa mendapatkan calon suami yang bertanggung jawab seperti kakak." kata nazwa dia pun memeluk bu marni


" makasih ya sayang udah mau menerima evan jadi calon suami kamu, semoga kalian selalu di berikan kebahagiaan selamanya." kata bu marni, dia pun membalas pelukan nazwa


" sama sama bu, aku beruntung bisa kenal sama keluarga ibu." kata nazwa. Akhirnya mereka sampai di rumah, ella, yasmin dan jaka sedang menonton televisi sambil makan makanan ringan.


" nak, kalian siapkan pakaian tidur dan pakaian untuk main, kita akan pergi soalnya." kata bu marni, tak lupa bu marni juga memberi tau bi siti.


" memangnya kita mau kemana bu." kata ella

__ADS_1


" kita mau liburan lagi ya bu." kata yasmin


" kalian siapkan saja ya, sebentar lagi kita akan pergi soalnya." kata bu marni, lalu pergi masuk ke dalam kamarnya, evan pun pamitan ke nazwa mau menyiapkan pakaiannya dan bahan bahan obat untuk cream luluran, setelah itu dia mengantar nazwa dan jaka pulang untuk siap siap juga. Sampai di rumah nazwa, orang tuanya sudah ada disana.


" kita mau kemana sih nak, kayanya mendadak begini." kata pak hadi


" lihat aja pak, kak evan mau mengadakan kumpul keluarga soalnya, dia mengajak kita untuk kesana juga. Sama ibuntafi bilang mau ketemu ibunya kak evan jadi sekalian aja. Ibu dan ayah sama jaka bawa pakaian ganti aja ya." kata nazwa, lalu pamitan ke kamarnya mau menyiapkan pakaian. Setelah selesai mereka pergi ke rumah evan, karena belum membeli makanan mereka pergi ke supermarket, evan menyarankan supaya sekalian untuk membeli peralatan untuk di rumah perawatan kecantikan dan apoteknya. Evan menyuruh mengantarkan komputer dan peralatan yang lainnya dikirim ke apotik. Jadi mereka pergi ke mall. Evan dan nazwa pergi ke toko komputer untuk membeli komputer dan yang lainnya. Setelah itu pergi ke supermarket untuk membeli bahan bahan makanan untuk di rumah baru, terus evan mengajak mereka ke toko pakaian dan membeli perlengkapan untuk di rumah baru. setelah selesai belanja evan mengajak mereka untuk pergi ke restoran karena belum pernah 2 keluarga itu makan bersama di restoran.


Selesai makan mereka pergi ke rumah baru, terlihat kebahagiaan di wajah bu marni.


" bu kok kita ke perumahan ini, kita mau ketemu siapa." kata ella setelah masuk ke gerbang perumahan.


" bentar lagi kamu tau mau kesiapa." kata bu marni


" iya sayang, nanti kita akan tinggal disini." kata bu marni


" apa bu... Apa jangan jangan ibu sudah menemukan pengganti ayah ya," kata ella


" wush kamu itu ya. Asal bicara." kata bu marni. Tak lama mereka sampai di rumah baru mereka


" ayo kita masuk." kata bu marni lalu membuka kunci rumah.... " ayo silahkan masuk.". Ajak bu marni


" kak ini rumah calon ayah kita ya." kata ella berbisik

__ADS_1


" kamu ya dek kalau bicara itu, ini rumah kita dek bukan punya orang lain," kata evan


" serius kak, ini rumah baru kita." kata ella


" iya dek, kakak tadi diberi rumah ini sama pasien kakak di rumah sakit." kata evan. Mereka pun duduk di sofa ruang keluarga. Baru disana bu marni menceritakan rumah tersebut kepada semuanya. Pak budi dan bi siti menurunkan barang belanjaan. Akhirnya mereka bisa kumpul keluarga di rumah baru. Nazwa menyuruh orangtuanya untuk istirahat terlebih dahulu di kamar dan menunjukan kamar mana aja yang mau ditempati ella dan yasmin, bu marni menunjukan dapur dan kamar buat bi siti dan pak budi. Nazwa tidur sama ella untuk sementara sedangkan evan menempati kamar untuk nanti bersama nazwa kalau sudah menikah. Evan pun pergi ke kamar dengan membawa pakaian dan bahan obat ke kamarnya.


di malam hari mereka berkumpul di ruang keluarga, 2 keluarga tersebut pun mengobrol santai disana lalu pergi ke tempat BBQan.


" kakak hebat bisa mendapatkan rumah mewah ini." kata ella


" iya saya benar benar iri ke kamu nak, perlu berapa tahun bahkan belasan tahun saya kerja supaya bisa memiliki rumah seperti ini." kata pak hadi


" alhamdulillah pak ini rezeki dari tuhan untuk keluarga kita ini. Alhamdulillah kalau bapak dan ibu bahagia, saya jari senang sekali." kata evan


" kamu benar benar beruntung nak, ibu yakin kamu memang bakalan bisa memberi kebahagiaan untuk nazwa." kata bu citra


" tapi awas kalian ya jangan sampai berbuat yang enggak enggak sebelum kalian resmi menjadi suami isteri." kata pak hadi


" makanya kita ajak ayah dan ibu juga." kata nazwa


" iya udah bu nanti kita bicarakan aja waktu untuk pernikahan anak anak kita ini, supaya kita juga lebih tenang." kata bu citra


" iya bu, mumpung kita juga bisa ketemu disini, nanti kita bicarakan masalah itu, supaya enggak ada fitnah dan mereka juga bisa tenang." kata bu marni. Mereka pun makan BBQ sambil mengobrol dengan gembira

__ADS_1


__ADS_2