
Evan, ella dan nazwa mengobrol sambil nonton televisi, kadangkala mereka bermain bersama yasmin.
" kak evan sama kak nazwa udah makan siang belum." kata ella
" udah tadi nareng kakek sehabis dari kantor polisi." jawab nazwa
" sama kakek, apa berdua aja nih." ledek ella
" sama kakek la, apaan sih la." kata nazwa malu malu
" berduaan juga enggak masalah kok. Jawab ella. Ella melanjutkan perkataannya. " kak, aku kok inget hacu ya. Aku mau panggil dia, tapi aku enggak tau gimana menghubunginya".
" siapa hacu la, pacar kak evan ya." kata nazwa sedikit cemburu
" dia teman kak evan, aku juga dikenalin sama dia, awalnya kaget eh.. Lama lama ngegemesin. Kakak mau kenalan enggak sama hacu, minta kak evan panggil aja kesini, tapi jangan kaget yaaa." kata ella
" beli daging dulu kak, kasian dia datang kesini enggak di kasih makan." sanggah yasmin.
" kamu pinter banget deh dek.. Iya udah beli dulu yu... Kak ada uangnya enggak." kata ella sambil meminta uang ke evan.
" memangnya siapa yang mau belinya," kata evan
" ki aja yu sambil jalan sore sore." kata ella.
" asyiik aku ikut ya kak, aku mau ice cream." kata yasmin. Mereka berempat pergi ke tempat yang menjual daging. Selesai membeli daging mereka kembali ke rumah, mereka pergi ke halaman belakang.
" ini mau apa sih.... Siapa hacu itu." kata nazwa.. Evan pun duduk berkonsentrasi
" sebentar lagi kak nazwa tau... Jangan takut ya kak." kata ella sambil tersenyum.. Tak lama muncul sosok hacu... Aaaauuuuum...... Aaaauuuuum.... Aaaauuuum....
Nazwa yang berada diantara evan dan ella pun, tanpa dia sadari langsung memeluk evan sambil berkomentar " kok ada harimau disini....". " sudah tenang aja.. Enggak apa apa kok." kata evan memberikan ketenangan. Nazwa membuka matanya sambil melihat kembali ke arah hacu.. Ella dan yasmin sedang memberikan daging ke hacu... " awas ella yasmin.. Kalian nanti di makan juga loh..." teriak nazwa masih memeluk evan
" enggak kok kak, hacu baik kok. Sini kak aku kenalin, jangan meluk kak evan aja." goda ella, nazwa pun baru sadar lalu melepaskan pelukannya, terlihat pipinya merona, karena baru kali itu dia intim dengan seorang lelaki.
" iya, enggak apa apa kok, dia baik.." kata evan menenangkan.
" iya kak, sini hacu baik kok.." kata yasmin, dia pun naik diatas punggung hacu, hacu pun berjalan membawa yasmin.." horee.... Asyiiik.".
" kok baik... Memang kandangnya dimana." tanya nazwa
__ADS_1
" dia enggak tinggal disini, dia tinggalnya di hutan dekat kampung aku." jawab devan
" kok dia bisa datang kesini, naik apa." kata nazwa
" dia datang kalau aku panggil, datang kesini melalui teleportasi ruang karena dia memiliki ilmu yang cukup tinggi." kata evan, nazwa belum mengerti dan memahaminya tapi melihat keberadaan harimau di hadapan matanya bahwa itu nyata.
" hacu ini teman aku, namanya nazwa... Kamu jagain dia juga ya.." kata evan
aaauuuum...... Aaauummm.. Aaaauuuum... Hacu pun mengendus bau badan nazwa. " kamu elus aja kepalanya." kata evan, evan pun memegang tangan nazwa lalu mengelus eluskannya ke kepala hacu... Evan dan nazwa un semakin dekat... Nazwa yang merasakan tangannya menyentuh bulu bulu hacu yang tadinya tegang sudah mulai terbiasa...
" kamu baik banget.... Lucu.... Jadi gemeeez.," kata nazwa
" gemez ke hacu apa yang ada disebelahnya nih.," kata ella meledek
" apaan sih la," kata nazwa yang membuat pipinya langsung merona.
" aku setuju kok kak, kalau kak nazwa sama kak evan pacaran apalagi sampai nikah. Ibu juga kan udah setuju kak." kata ella
" pacaran... Pacaran..... Pacaran........ Aku setuju juga kak." kata yasmin
" kamu itu ya dek... Mana mau nazwa suka sama kakak." kata evan
" aku mau kok, kalau memang kak evan memang suka sama nazwa dan mau kita pacaran." kata nazwa
" iya...." kata nazwa sambil mengangguk.
" asyiiiik... Kak evan sama kak nazwa udah jadian." kata ella
aaaauuuuum....... Aaaauuuuum....... Aaauuuuum
" tuh hacu aja setuju." kata yasmin
" tapi awas aja kak evan melupakan keberadaan kita." kata ella
" iya.. Nanti kak evan sibuknya sama kak nazwa lagi." kata yasmin
" enggak kok... Nanti kan kakak juga kuliah..." kata evan. Evan pun mendengar bahwa hacu meminta pamit...
" iya hacu.... Terimakasih ya kamu udah datang... Sampaikan salam ke orang tua kamu." kata evan... Hacu pun pergi meninggalkan mereka.... Evan, ella, nazwa dan yasmjn pun masuk ke rumah setelah mereka mencuci tangan mereka, mereka duduk di ruang keluarga sambil nonton televisi. Evan dan nazwa duduk di sofa bersebelahan.
__ADS_1
" makasih ya kak udah suka sama aku." kata nazwa
" sama sama, aku juga makasih, senang banget kamu juga mau nerima aku." kata evan. Mereka pun berpenggangan tangan sambil menautkan jari jari mereka.
" jangan sakiti aku ya kak." kata nazwa
" iya.. kalau memang kamu sudah tidak suka sama aku, tolong bilang saja, aku enggak akan marah dan kalau ada apa apa kamu bilang juga." kata evan
" iya kak." kata nazwa.
" tuh kan asyiiik sendiri, yasmin kita jadi dicuekin sama kakak." kata ella berpura pura sedih
" apa sih la, kita enggak cuekin kalian kok." kata nazwa sambil melepas tangannya.
" kak nanti kalau ada pelajaran yang aku enggak bisa, kakak ajarun aku ya." kata ella
" iya la, kalau aku bisa juga." kata nazwa
" pasti kakak bisa.. Masa bintang sekolah enggak bisa sih." kata ella. Tak lama bu marni datang....
" eh ada nazwa... Udah lama nak." kata bu marni
" udah bu, maaf ya aku main disini." kata nazwa
" enggak apa apa nak, main aja." kata bu marni
" bu... Kak evan sama kak nazwa udah pacaran loh...." kata ella
" oh iya... Selamat deh... Awas aja jangan sampai kelewatan.. Salaing jaga, saling dukung... Jangan sampai lupa kuliah kalian." kata bu marni
" iya bu.." jawab evan dan nazwa
" ibu ke kamar dulu ya, mau bersih bersih dulu, nazwa nanti saja pulangnya kita makan malam bersama dulu... Tapi kamu harus kasih tau ke orang yang ada di rumah." kata bu marni
" iya bu." jawab nazwa.. Evan juga pamitan masuk ke kamarnya, ella juga mengajak nazwa dan yasmin ke kamarnya. Jam 7 malam mereka berkumpul di ruang makan, mereka pun makan yang disiapkan bi siti.
" nak, gimana tadi udah membuat SIMnya." kata bu marni
" udah kok bu, tadi dibantu sama pak edi, katanya dulu dia bawahan ayah. Nanti katanya beliau mau berkunjung kesini." kata evan.
__ADS_1
" syukur kalau begitu..." kata bu marni
mereka pun menikmati makan malam tersebut, apalagi ada nazwa, ella dan yasmin pun saling mengobrol.