
Keluarga bu marni dan keluarga bu citra pun mengobrol bersama sambil menikmati makan malam.
" besok rencananya pulang jam berapa bu." kata bu citra
" rencana jam 10an bu kita berangkat dari sini." kata bu marni
" iya sudah kalau begitu kita bisa berbarengan pulangnya." kata bu citra
" kak evan nanti kita cari kampus barengan ya, kak evan enggak keberatan dan enggak akan ada yang marahkan kalau kita barengan." kata nazwa
" boleh aja, memangnya kamu mau ambil jurusan apa." kata evan
" manajemen bisnis kak, aku pengen supaya bisa mendirilan perusahaan, aku soalnya mau jadi pengusaha." kata nazwa
" iya nak evan, supaya kalian kalau satu kampus bisa barengan kalau berangkat dan pulangnya kuliah, sama biar nazwa ada yang bisa melindunginya, jadi om dan tante bisa tenang." kata pak hadi
" iya om, nanti kita cari kampusnya barengan, semoga saja bisa satu kampus." kata evan
" nanti aku kalau udah lulus mau 1 kampus sama kak evan dan kak nazwa juga ah." kata ella. Selesai makan malam mereka pun kembali ke kamarnya masing masing. Evan menerima pesan dari nazwa
" maaf ya kak, kalau memang kakak keberatan untuk sama sama cari kampus enggak apa apa kok, aku juga enggak mau jadi perusak hubungan kakak sama pacarnya." kata nazwa, nazwa mengirim itu karena tadi enggak mendapatkan jawaban dan khawatir evan terpaksa menerima karena ada orangtua mereka disana
" kenapa minta maaf, malahan aku senang bisa ada teman. Siapa yang udah punya pacar, kamu aja kali, kamu kan primadona di sekolahnya." kata evan
" aku benar enggak punya pacar kok kak, aku enggak mau punya pacar dulu, karena khawatir bisa merusak sekolah aku. Kalau namti mau mencari kampus kabari akunya ya kak. Aku panggil kak aja ya enggak masalahkan." kata nazwa
" enggak apa apa kok santai aja, iya udah kamu istirahat." kata evan
" kak evan juga istirahat ya, kan tadi udah cape." kata nazwa
__ADS_1
" iya." jawab evan. Hubungan mereka pun semakin akrab dan lebih dekat lagi.
Pagi hari evan pergi ke pantai untuk berlari disepanjang pantai lalu keluar ke jalan raya, sebentar lagi mau kembali ke hotel, evan melihat seorang kakek sedang mencari barang rongsokan dan memungut roti yang di buang di tempat sampah, evan pergi ke warung yang sudah buka, dia membeli makanan serta minuman, setelah itu dia menghampiri sang kakek yang sedang duduk istirahat.
" halo kek, lagi istirahat ya kek. Kek ini saya bawa makanan sama minuman, kakek jangan ambil makanan yang sudah ada di tong sampah ya." kata evan sambil duduk di sebelah sang kakek, evan mengeluarkan minuman dan makanan lalu menyerahkan ke sang kakek. Evan pun membuka minuman yang lainnya
" terimakasih nak, kakek tadi sudah lapar banget, jadi kakek mencari di tong sampah." kata sang kakek, lalu makan roti yang dibeli evan dengan lahapnya, evan membantu membukankan botol minuman sang kakek.
" pelan pelan aja kek, jangan terburu buru makannya." kata evan, sang kakek hanya menganggukan kepalanya.
" maaf ya kek saya harus kembali, ini ada sedilit uang untuk kakek beli makan." kata evan sambil menyerahkan beberapa lembar uang.
" terimakasih nak, kamu anak yang baik, tuhan akan menjaga kamu." kata sang kakek. Evan pun pamitan lalu pergi masuk ke dalam hotel. Evan istirahat sebentar, evan merasakan ada energi yang mengalir di tubuhnya yang kuat, evan melakukan meditasi, sekitar 15 menit evan membuka matanya, lalu pergi mandi dan berganti pakaian, evan juga merapihkan barang bawaan dia.
jam 7an pintu kamar evan diketuk. Toook....toook... Toook
" kak, ayo sarapan, ibu dan yang lain udah di restoran." kata ella dibalik pintu
" kalian udah merapihkan barang bawaan masing masing kan." kata bu marni
" sudah bu." jawab evan dan ella, evan pergi mengambil makanan dan minum. Tak lama keluarga pak hadi datang kesana, mereka pun mengambil makanan dan minum.
" selalu kita kedahului sama bu marni dan keluarganya ya." kata bu citra
" kami baru datang juga kok bu." kata bu marni
" jadi pulang hari ini bu." kata bu citra
" jadi bu, jam 9an dari sini." kata bu marni
__ADS_1
" ya udah kita barengan aja ya kita pulangnya." kata bu citra
" boleh bu, kita beriringan nanti." kata bu marni
" nanti kita beli oleh oleh dulu aja ya di jalan." usul bu citra
" boleh tuh bu, kita belum beli oleh sama sekali nih." kata bu marni, mereka pun sarapan bersama. Selesai sarapan mereka kembali ke kamarnya masing masing untuk mengambil barang bawaan dan memasukannya ke dalam mobil. Setelah siap semuanya mereka pun pergi meninggalkan hotel, di perjalanan mereka berhenti di tempat membeli oleh oleh terlebih dahulu. Setelah itu melankutkan perjalanan ke rumah. Pulang liburan kali ini mereka mendapat teman baru, evan merasakan ketertarikan kepada nazwa, begitu juga nazwa, masing masing masih pada gengsi untuk menyatakan ketertarikan tersebut. Karena sudah siang mereka mampir dulu di restoran untuk makan siang. Batu setelah itu melanjitkan perjalan pulang.
Jam 1 siang mereka sampai di komplek perumahan, mereka berpamitan untuk kembali ke rumah masing masing. Sampai di rumah evan membawa barang bawaannya dan barang ibunya, pak agus membantu pak budi dan bi siti mengangkut barang bawaan serta oleh oleh ke dalam rumah. Di dalam kamar evan selonjoran di kasur, dia mengambil handphonenya lalu mengirim pesan.
" kamu lagi apa." kata evan, setelah beberapa menit baru ada pesan masuk
" lagi tiduran di kasur, kak evan lagi apa." kata nazwa
" sama lagi tiduran di kasur, badan rasanya lelah." kata evan
" aku juga, besok kak evan mau pergi kemana." kata nazwa
" pagi palingan lari, rencana siangnya mau pergi membuat SIM." kata evan
" boleh enggak aku ikut lari sama kak evan," kata nazwa
" ayo aja, nanti aku ajak ella kalau begitu." kata evan
" iya nanti aku juga ngajak ella supaya mau temani aku. Terus kak kapan kita mau cari kampus." kata nazwa
" lusa aja deh, aku mau cari dulu referensi kampusnya di internet." kata evan
" nanti aku juga cari deh kalau begitu." jawab nazwa
__ADS_1
" kamu enggak ada acara gitu sama temannya keluar." kata evan
" enggak kak, aku hanya punya sedikit teman di sekolah sama disini juga, jadi pas ketemu kak evan aku senang banget punya teman." kata nazwa, setelah saling berpesan mereka pun tidur siang karena lelah habis perjalanan liburan.