
Karena sudah malam mereka pun kembali ke kamar. sampai di kamar evan melakukan meditasi mengolah pernafasannya. Evan pun memikirkan kata kata kakek baskoro mengenai orang orang yang dicurigai telah mencelakai ayahnya. Jam 2 pagi baru evan selesai, setelah ganti pakaian dia istirahat.
Di pagi hari pintu kamar evan di ketuk. Tooook....toook...toook
"kak, ayo kita sarapan." kata ella
" iya dek sebentar ya, kakak ganti pakaian dulu." jawab evan dari dalam kamar. Setelah itu evan keluar, mereka pergi ke restoran hotel untuk sarapan bersama, disana bu marni, yasmin, pak braja, bu surti, bi siti dan pak budi sudah mulai sarapan. Tak lama kakek baskoro dan nazwa datang untuk sarapan.
" wah udah keduluan nih kita." kata kakek baskoro
" kita memang biasa jam segini kek sarapannya, oh iya, om hadi, tante citra sama jaka kok enggak ikut kek." kata evan
" itu si jaka demam nak, jadi mereka meminta diantarkan saja ke kamar sarapannya." kata kakek braja
" kalau begitu nanti saya lihat, mudah mudahan bisa diobati sama saya kek." kata evan
" iya nak, terimakasih banyak, jadi selalu merepotkan kamu." kata kakek baskoro
" enggak masalah kek, kenapa enggak kabari saya semalam." kata evan
" kakek lupa tanya kamar kamu dan kakek juga enggak punya nomor telepon kamu, kakek udah tua jadi kalau sudah ngobrol lupa deh, cu kamu tukaran nomor telepon sama nak evan jadi kalau kita perlu bantuannya mudah." kata kakek baskoro
" iya kek, kak boleh minta nomor teleponnya." kata nazwa
" boleh, 08xxxxxx547, kirimkan nomor kamu biar saya save juga." kata evan, nazwa pun mengirim pesan ke evan. Lalu evan menyimpan nomornya nazwa.
" kak temani aku bermain di pantai ya." kata yasmin
" siap dek." jawab evan
" kakak memang baik deh." kata yasmin
__ADS_1
" kamu kapan pulang nak." kata kakek baskoro
" kemungkinan besok kek." kata evan
" kakek juga sama tapi kalau jaka masih sakit ada kemungkinan hari ini kita pulang, padahal masih pengen liburan bareng keluarga, udah lama enggak liburan bareng seperti ini." kata kakek baskoro
" semoga saja saya bisa menyembuhkan jaka kek, jadi kakek masih bisa liburan." kata evan, selesai sarapan dengan dipimpin kakek baskoro dan nazwa evan sama bu marni ke kamarnya orang tua nazwa san adiknya. ella dan yasmin di titipkan dulu ke pak braja dan bu surti sama pak budi dan bi siti.
Tubuh jaka demam mungkin karena kemarin terlalu banyak minum air laut. Evan memeriksa tubuh jaka, difikirannya langsung terbayang cara pengobatannya. Evan menyuruh bu citra membuka selimut dan pakaian jaka. Setelah
menyeterilkan jarum akupuntur yang sekarang selalu evan bawa kemana mana karena takut ada keadaan darurat yang membutuhkan jarum akupuntur untuk mengobati. Evan menusukan 4 buah jarum ke tubuh jaka, terlihat uap di jarum, setelah 15 menit evan mencabut jarumnya lalu merapihkan kembali ketempatnya, evan melakukan pemijatan di telapak kaki jaka sambil mengalirkan energi ke tubuh jaka. Tubuh jaka pun menjadi normal.
" bu aku udah engbak merasa sakit lagi, aku lapar bu." kata jaka. Bu citra mendengar itu pun ceria kembali karena dari semalam dia menjaga jaka yang sakit. Setelah memakaikan baju jaka, bu citra menyuapi jaka bubur. Pak hadi pun semakin takjub kepada evan.
" udah bu aku kenyang..." kata jaka
" terimakasih nak, kamu udah mengobagi jaka, semalam saya khawatir banget karena jaka demam tadinya mau pulang, tapi karwna sudah malam kami takut ada apa apa di jalan jadi rencananya pagi ini, eh kamu sudah menyembuhkannya." kata bu citra
" kita enggak gau nomor kamu, terus kita juga enggak inget kamu bisa mengobati." kata bu citra
" iya bu, kalau ada apa apa hubungi saya aja atau langsung ke evan kalau ada darurat, kalau kami bisa bantu kami usahakan membantunya." kata bu marni, mereka pun bertukar nomor telepon, bu citra pun meminta nomor evan.
" ada kok mah nomor kak evan, tadi aku udah minta." kata nazwa
" oh nanti mamah minta ya." kata bu citra
" udah aku kirim ke mamah." kata nazwa, bu citra pun menelepon evan.
" itu nomor tante ya." kata bu citra
" iya tante, aku save." kata evan
__ADS_1
" om suka enggak nafsu makan ya, jadi tidurnya enghak nyenyak karena suka merasa melilit." kata evan
" iya nak, om udah berobat kemana mana tapi sembuhnya habis berobat aja." kata pak hadi
" kalau boleh saya obati om." kata evan
" boleh nak kalau memang kamu mau." kata pak hadi, evan memeriksa nadi pak hadi
" om ini dulunya suka telat makan, jadi kena lambung dan ini ususnya ada yang terluka jadi itu yang menyebabkan sakit." kata evan. Evan menyuruh pak hadi tiduran dan membuka pakaiannya, evan menyesterilkan jarumnya, lalu.menusukan 7 jarum ke tubuh pak hadi. Pak hadi merasakan hangat di tubuhnya dan rasa sakit berangsur angsur hilang, keringat keluar dari tubuh pak hadi. Setelah 30 menit evan mencabut jarum akupunturnya lalu memasukan ke tas kecilnya, evan pun melakukan pemijatan di telapak kaki dan badan pak hadi sambil menyalurkan energi, pak hadi merasakan tubuhnya menjadi nyaman dan segar lagi.
" sudah om, gimana sekarang tubuhnya." kata evan
" ini luat biasa nak evan, saya baru ini setelah diobati merasakan kenyamanan dan tubuh saya merasa segar." kata pak hadi
" nanti kalau audah pulang om bisa cek gimana kondiai om sekarang untuk lebih menyakinkan aja." kata evan
" iya nak, nanti om akan melakukan check up, terimakasih banyak, kami jadi merepotkan." kata pak hadi
" sama sama om, kalau tante mau supaya badannya rilex kalau boleh saya bisa memijatnya aja, karena tante sehat hanya kecapean saja." kata evan
" boleh nak. Tapi kamu enggak cape." kata bu citra
" enggak kok tante." jawab evan, lalu memeriksa denyut nadi bu citra, evan pun memijat telapak tangan, lalu.meminta bu citra tiduran karena mau memijat telapak kakinya, evan lun memijat sambil menyalurkan energi ke tubuh bu citra, bu citra merasakan tubuhnya lebih rilex, dan terasa nyaman. Dia pun tertidur sampai mendengkur.
" ibu keenakan sampai sampai tidur." kata pak hadi
" iya enggak apa apa om, tante cape habis jagain jaka semalaman. Kalau gitu saya permisi om, soalnya adik ngajak bermain di pantai." kata evan
" oh iya nak, terimakaaih banyak ya," kata pak hadi
" sama sama om." kata evan, dia pun pergi bersama bu marni. Evan dan bu marni pergi ke pantai untuk bermain bersama yasmin dan ella.
__ADS_1