WARISAN LELUHUR

WARISAN LELUHUR
Gembira


__ADS_3

Pasien tersebut memperkenalkan diri, dia juga ingin dekat dengan evan, karena dia akan merasa nyaman kalau seandainya dia sakit, apalagi keahlian evan sudah dia rasakan sendiri, kalau ditempat lain mungkin dia akan lama menderita sakit.


" saya widodo, saat ini saya menjadi gubernur, kecelakaan tadi saya sedang melakukan survey perbaikan sungai, eh dinding longsong saya tertimpa dinding batu.. Makanya kepala bocor, dan tulang rusuk patah. Alhamdulillah betkat kamu saya bisa secepat ini sembuh, saya juga berterimakasih sekali karena keahlian kamu ini biaa menyelamatkan karir saya, kalau boleh saya minta nomor kontak kamu nak." kata pak widodo.


" salam kenal pak gubernur," kata eban, Evan pun memberikan nomor teleponnya, pak widodo pun miscall evan.


" kira kira kapan saya bisa pulang ya." kata pak widodo


" sore ini bapak bisa pulang, akan tetapi bapak tidak boleh melakukan aktifitas yang berat terlebih dahulu karena khawatir tulang rusuk bapak akan terluka kembali. Sebentar saya akan menyembuhkan sakit lambung bapak." kata evan


" dokter helmi, apa obat dari DFG sudah ada terutama untuk lambung." tanya evan


" baru saja datang, ini sedang di masukan ke system dulu sama bagian apotek." kata dr. Helmi


" oke kalau memang sudah ada, nanti saya minta obat lambung dulu untuk mengobati pak widodo." kata evan


" baik dokter." kata dr. Helmi, evan mensterilkan jarumnya lalu menyuruh pak widodo untuk berbaring, evan membuka pakaian pak widodo lalu menusukan jarum jarumnya, bulir bulir keringat muncul di dahi pak widodo, dia merasakan arus hangat didalam tubuhnya. Pak widodo merasakan nyaman. Setelah 10 menitan evan mencabut jarum jarumnya lalu mensterilkan kembali dan menyimpan di tasnya. Evan pun memberikan pijitan di tubuh pak widodo. Setelah itu evan meminta obat dari dr. Helmi lalu menyuruh pak widodo meminumnya.


" ibu juga minum.obat ini, saya perhatikan ibu juga sama mengalami gangguan di lambung sehingga pencernaan, ibu suka mengalami sakit dan itu mengganggu tidur ibu.


" betul itu nak, saya suka mengalami apa yang kamu sebutkan tadi padahal kamu belum memeriksa saya." kata bu wulan. Evan memberikan obat tersebut ke bu wulan, bu wulan tanpa ragu menerima obat itu dan meminumnya, ada aliran hangat yang timbul di bagian perut dan terus menjalar ke tubuh lainnya, bu wulan pun berkeringat. Bu wulan merasa tubuhnya nyaman dan sakit diperutnya pun hilang.

__ADS_1


" ini sangat luar biasa, saya sudah lama tersiksa tapi sekarang saya merasa nyaman tubuh juga rasanya menjadi enteng, obat ini bisa didapat dimana dokter." kata bu wulan


" ada di apotek apotek bu kedepannya, tapi saat ini belum siap, pabrik DFG baru kirim ke rumah sakit ini saja." kata dr. Helmi


" kok dr. Helmi tau masalah pabriknya juga." kata pak widodo


" kebetulan saya tim dokter DFG pak, formula obat obatnya dari dokter evan." kata dr. Helmi


" wow hebat, kamu juga tau meracik obat, selain jago pengobatan." kata pak widodo


" hanya bisa saja pak, saya masih perlu banyak.belajar dari para senior pak." kata evan


" saya yang harus belajar lagi sama kamu nak." kata dr. Helmi. pak handoko mengetahui bahwa pak gubernur sedang berobat di rumah sakitnya, beliau menyempatkan waktu untuk datang ke rumah sakit, beliau pun langsung datang ke ruang perawatan pak gubernur.


" terimakasih pak, alhamdulillah berkat dokter di rumah sakit ini terutama evan yang telah menyembuhkan saya, sehingga saya bisa sembuh secepat ini." kata pak widodo


" syukur kalau pak gubernur sudah sembuh, saya ikut bahagia." kata pak handoko


" hebat rumah sakit ini memiliki dokter yang masih sangat muda dan memiliki keahlian yang luar biasa." kata pak widodo


" saya bertemu dengan nak evan ini swaktu saya kecelakaan, dia yang menyelamatkan saya, dengan umur yang masih sangat muda, dia sudah memiliki keahlian dan jiwa menolong orang yang sangat tinggi. tidak hanya itu dia juga menguasai ilmu meracik obat obatan, saya sangat gembira telah menemukan anak muda yang sangat berpotensi. Untuk itu saya brtineisatif untuk memberikan rekomendasi dia mendapatkan izin praktek dan kebetulan pak akmal juga disembuhkan dia ini, pak akmal yamg memberikan surat izin praktek tersebut secara langsung, kami disini pun memberikan kelonggaran waktu untuk dia, jadi dia ini akan datang kalau ada keadaan sangat darurat yang enggak bisa ditangani dr. Helmi dan dr. bambang serta dokter dokter lainnya, seperti saat ini." kata pak handoko

__ADS_1


" pak, ibu saya permisi mau ke ruangan saya dulu, karena bapak juga perlu istirahat." kata evan, dia pamitan kesemuanya lalu pergi ke ruangannya. Sedangkan pak widodo mengajak ngobrol pak handoko, beliau menanyakan bagaimana bertemu dengan evan, siapa keluarganya, dan dia meminya nomor rekening evan karena dia ingin memberikan hadiah karena telah mengobatinya, karena dengan pertolongan evan itu bisa menyelamaykan karir dia. Evan menelepon ibunya.


" hallo bu, ibu sekarang ada dimana." tanya evan


" ibu lagi di jalan pulang nak, kenapa." kata bu marni


" begini bu, khawatir aku pulang malam, jadi jangan menunggu aku makan malam ya. Soalnya ini yang tadi aku tolong itu bu, pak gubernur dia mengalami.kecelakaan waktu survey perbaikan sungai., tapi sekarang beliau sudah sembuh, aku khawatir ada pasien lagi aja." kata evan


" apaaa. Kamu mengobati pak gubernur." kata bu marni


" iya bu, ini aku bafu sampai ruangan aku lagi habis melakukan pengobatan penyakit beliau yang lainnya." kata evan


" tadi pas ibu di pabrik, bagian gudang sedang mempersiapkan produk kita untuk di kirkm ke rumah sakit tempat kamu kerja nak, apa itu permintaan kamu." kata bu marni


" iya bu, dan nanti juga akan ada tambahan produk baru, aku sudah tuliskan resep dan formula kepada dr. Helmi. Nanti produk ini di jual di rumah sakit saja." kata evan


" iya nak, nanti ibubtanya kr dr. Helmi bagaimana tindak lanjutnya. Ini sebagian produk yang sudah jadi sedang dilakukan pengiriman ke para pemesan yang lebih dulu melakukan pesanannya. Kalau melihat respon pasar ibu yakin produk kita akan sukses, ditambah lagi promosi yang kamu buat secara tidak langsung. Oh iya kamu mau di jemput atau dari rumah sakit yang mengantar kamu pulang." kata bu marni. Ibu marni pun merasa gembira akan kesuksesan perusahaan barunya itu.


" aku diantar sepertinya, kalaupun enggak alu naik taxi aja." kata evan


" iya nak beri kabar saja ya." kata bu marni

__ADS_1


" iya bu, nanti aku kabari." kata evan. Setelah menelepon ibunya, evan telepon nazwa memberitahukan kabarnya dan menceritakan pasien yang dia tolong.


__ADS_2