
Sore hari teman teman bu sofie datang ke rumah kecantikan E&N. Bu marni menyuruh Rara dan yang lainnya untuk melayani mereka semua. Bu marni juga sambil menjelaskan prosedur pelayanan rumah kecantikan E&N. Karena tamu yang hadir cukup banyak, evan meminta pak braja untuk mengirim minuman kesana.
" alhamdulillah ya kak tamu banyak, semoga kedepannya terus seperti ini." kata nazwa
" iya alhamdulillah, yang terpenting usaha kita ini kan usaha jasa jadi pelayanan harus di utamakan supaya pelanggan menjadi puas." kata evan
" iya nih alhamdulillah di akun media sosial kita pun rame berkat bu sofie dan bu fitri, dan ini udah ada yang tanya tanya pembelian obat juga karena mereka ada di luar kota." kata nita
" kamu follow up terus ya, dan pastikan terus stock ketersedian barang barang tersebut." kata evan
" siap van, aku jadi semangat nih." kata nita
" iya aku juga nit, enggak nyangka aku bisa kerja loh." kata dina
" kalau kalian ada kesulitan, kita bahas di group aja, kalau memang saya tidak ada disini ya." kata bu marni
" siap bu, mohon bimbingannya dan jangan bosan bosan ya bu," kata nazwa, nita dan dina.
" di tempat kuliah kalian hanya belajar teori, realnya disini di lapangan jadi kalian bisa langaung mempraktekan teori yang kalian pelajari di kampus, bener kata evan tadi bahwa kalian jangan terlena dengan pesanan banyak, sedangkan stock kalian tidak perhatikan, jika stock sudah di batas minimal maka kalian harus cepat cepat pesan ke pabrik atau hubungi ibu secepatnya supaya di pabrik bisa dijalankan terus." kata bu marni
" baik bu." jawab mereka
" tapi ingat kewajiban kalian yang utama yaitu kuliah, ibu enggak mau karena usaha ini kuliah kalian berantakan." kata bu marni menasehati mereka
" iya bu, terimakasih." kata mereka, nita dan dina merasa bersyukur bisa bekerja disana, selain bisa mendapatkan uang mereka juga mendapatkan ilmu yang lebih penting lagi mereka masih bisa tetap kuliah.
" ini sungguh luar biasa hasilnya, kulit saya jadi tambah mulus, enggak salah bu sofie memberikan rekomendasi, saya sangat puas." kata bu nisa yang habis diberikan perawatan.
__ADS_1
" terimakasih bu atas kepercayaannya." kata bu marni
" saya enggak nyesel bela belain datang kesini, saya pasti akan menjadi langganan tetap disini." kata bu nisa
" sekali lagi terimakasih bu, saya minta data diri ibu aja supaya kami buatkan kartu member disini." kata bu marni
" kalau yang namanya evan itu yang mana ya, soalnya bu sofie banyak membicarakan evan itu sampai dia bilang mengangkat dia anak." kata bu nisa
" saya evan bu." jawab evan
" seriusan ini, kamu masih muda begini sudah menjadi dokter di rumah sakit suaminya bu sofie." kata bu nisa
" alhamdulillah bu, pak handoko memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi dokter disana." kata evan. Setelah mengobrol bu nisa pun membayar lalu dia pamitan pulang.
karena sudah sore bu marni dan bu citra pamit pulang duluan karena ella, yasmin dan jaka ada di rumah karena sehabis acra tadi mereka pulang diantar pak budi. Di malam hari yang datang ke rumah kecantikan E&N sudah berkurang, evan dan nazwa pun pamit pulang ke nita dan yang lainnya. Sesampainya di rumah sudah ada pak hadi dan kakek baskoro. Evan dan nazwa pamitan untuk bersih bersih terlebih dahulu sebelum makan malam bersama. Setelah bersih bersih dan ganti pakaian mereka berkumpul di ruang makan untuk makan malam bersama.
" alhamdulillah kek, pengunjungnya banyak berkat bantuan bu sofie sama bu fitri, mudah mudahan besok juga sama dan penjulan obat secara online pun sudah jalan." kata nazwa
" kakek bahagia dan bangga kepada kalian ini, sudah mau merintis usaha sejak dini, oh iya kakek dengar dari ayah kamu bahwa kalian akan nikah akhir semester ini ya." kata kakek baskoro
" insyaAllah kek, doakan saja." kata nazwa
" enggak usah diminta kalau masalah doa, kakek pasti terus mendoakan kalian, tapi setelah melihat kedekatan kalian ini kemana mana selalu berdua, supaya tidak menimbulkan fitnah yang nantinya akan merusak citra kalian dan keluarga, bagaimana kalau kalian ijab qobul dulu sebelum melakukan perayaannya nanti akhir semester, jadi kalian sudah resmi menjadi suami isteri, dan kalau pun ada yang memfitnah kalian setelah ijab qobul itu kalian sudah bisa menjelaskan bahwa kalian memang sudah menikah dan surat nikahnya pun sudah ada." kata kakek baskoro memberikan pandangannya
" ayah setuju akan pendapat kakek kamu, gimana menurut kalian." kata pak hadi
" kalau aku ikut apa kata ayah aja dan apakah kak evan juga mau kalau seperti itu dulu." kata nazwa
__ADS_1
" sama saya juga setuju kalau evan dan nazwa melakukan ijab qobul terlebih dahulu, bagaimana pun kita harus bisa meminimalisir prasangka orang kepada kita, walaupun mereka tidak melakukan hal hal di luar batas tapi prasangka orang beda lagi, apalagi mereka selalu berdua dan memilikinl usaha, pasti ada aja orang yang enggak sukanya," kata bu marni
" kalau aku ikut apa kata ibu, bapak dan kakek saja bagaimana bagusnya." kata evan
" kalau begitu gimana akhir pekan depan itu tanggalnya bagus juga tanggal 7 bulan 7 dan waktu itu nazwa bilang maskawinnya juga emas 7 gram dan uang 7.777.000. tanghal tersebut juga pas hari jum'at lagi." kata pak hadi
" iya ya, kenapa enggak ke fikiran sampai kesana." kata bu citra
" kalau memang kalian setuju, ayah akan urus untuk mendaftar ke KUA." kata pak hadi
" boleh pak, apa saja yang perlu saya siapkan untuk mendaftar pernikahan tersebut." kata evan
" bapak minta photo copy KTP dan kartu keluarga kamu sama pas photo aja dulu." kata pak hadi
" terus mau dilangsungkan dimana acaranya pak." kata bu citra
" kita adakan mesjid untuk acara ijab qobulnya, terus kita adakan acara syukuran di hotel saja." kata pak hadi
" enggak apa apa nak kalau seperti itu, jadinya double loh." kata bu citra
" enggak masalah bu, lagian di hotel hanya untuk makan makan aja kan dan tamu yang akan di undang juga enggak akan banyak, keluarga dan teman teman dekat aja, terutama tetangga rumah kita." kata evan
" yang harus itu, tetangga kita, sepeti kakek, ayah dan ibu kalian bilang bahwa kami percaya akan kelakuan kalian, tapi orang lain yang melihat itu kan akan berbeda, supaya kalian juga enak enggak perlu membalas tuduhan orang ke kalian, kita juga kan sama berprasangka bahwa akan ada omongan orang, sama halnya dengan orang lain juga kepada kita." kata kakrk baskoro
" iya kek, saya mengerti kok, nanti saya siapkan berkas untuk pendaftaran di KUA, untuk biayanya saya transfer aja ya pak." kata evan
" baik nak, nanti bapak kabari ke kamu." kata pak hadi. Mereka pun mengobrol menikmayi malam kebersamaan tersebut.
__ADS_1