WARISAN LELUHUR

WARISAN LELUHUR
Khawatir Besok Enggak Makan


__ADS_3

********* kembali ke kantor bu marni *********


" semalam aku sudah bicara sama mereka, ayah, ibu dan kakek audah merestui hubungan aku sama kak evan bu." kata nazwa malu malu


" syukur kalau memang hubungan kalian sudah mendapatkan restu, jadi kapan mau melamar nazwa nak." kata bu marni


" terserah nazwa dan keluarganya saja bu, kan nazwa yang akan menjadi tuan rumahnya." kata evan


" gimana itu nak, karena harus persiapan juga." kata bu marni


" kata ayah sama ibu sih akhir pekan ini mereka bisa bu, pesan mereka jangan sampai terkesan ini terburu dimata orang lain karena akan menimbulkan fitnah ke aku dan ke kak evan." kata nazwa


" iya kalau memang keluarga kamu sudah siap akhir pekan ini, kita persiapkan mulai hari ini juga, karena khawatir kalau ditunda tunda juga akan menjadi firnah apalagi kalian sudah sering bertemu dan jalan berdua." kata bu marni


" nanti aku sampaikan ke ayah dan ibu," kata nazwa, dia merasakan senang


" memangnya apa saja yang harua disiapkan bu." kata evan


" yang utama cincin tunangan, terus tambahannya hantaran gitu aja." kata bu marni


" pakai cincin ini aja bu, lagian aku suka sama cincin ini." kata nazwa


" iya kalau begitu sudah selesai, tinggal membuat hantaran saja, nanti ibu akan pesan kalau begitu buat akhir pekan ini." kata bu marni


" iya sudah nanti bilang sama orangtuanya ya nak, kita akhir pekan ini mau datang ke rumah kamu, dari kita mungkin ibu, evan, pak braja, ibu surti, ella dan yasmin sama bi siti dan sopir aja." kata bu marni


" iya bu, nanti aku sampaikan ke ayah sama ibu." kata nazwa.


" iya udah kita pergi cari makan siang dulu aja ya." kata bu marni


" iya bu." kata evan dan nazwa


mereka bertiga pun pergi ke restoran untuk makan siang, sesampainya di restoran bu marni menyuruh evan dan nazwa untuk memesan makanan. Setelah pesanan datang mereka makan siang bersama, selesai makan bu marni pergi ke kantor lagi karena masih ada kerjaan, sedangkan evan dan nazwa pulang ke rumah. Sampai di rumah hanya ada yasmin, jaka dan bi siti.

__ADS_1


" kak darimana, kok berdua aja, ibu kemana kak," kata yasmin


" ibu pulang ke kantor lagi habis tadi makan, kakak sama kak nazwa pulang karena bosen di kantor ibu, kalian sudah makan." kata evan


" udah kak tadi, bi siti yang masakin, tapi aku sekarang lapar lagi." kata yasmin


" pantesan kamu tambah montok dek, makannya kaya gitu, kamu boleh makan tapi kamu juga hatus bisa jaga supaya enggak terlalu gemuk." kata evan


" iya den, tadi aja sampai nambah maknnya, terus pas pulang sekolah makan buah buahan dulu." kata bi siti


" iya kak, habisnya makanan disini enak enak sih kak, dan aku baru bisa makan itu disini aja, dulu kan aku kadang kadang enggqk makan seharian kadang sampai 2 hari itu pun aku makan makanan sisa sisa orang, aku kenyangin perut air aja." kata yasmin, membayangkan gimana dulu dia sulit makan, dia pun terisak. Evan melihat yasmin menangis langsung memeluk dia


" kakak enggak dan yang ada disini enggak melarang adek makan, adek boleh makan apa aja, tapi adek juga harus ingat jangan sampai berlebihan ya. Kakak enggak mau lihat adek sakit karena berlebihan, jadi adek juga jangan khawatir untuk makanan ya, kakak akan usahakan sebisa mungkin supaya adek tetap bisa makan, apapun kondisi kita kedepan, kakak akan berusa sekuat kakak supaya keluaraga ini jangan sampai kekurangan makanan, adek juga jangan sampai merasakan lagi kehidupan seperti dulu, kakak tau mungkin adek makan banyak karena masih khawatir. Takut besok enggak bisa makan lagi." kata evan memberikan pengertian kepada yasmin


" iya kak, aku memang kalau melibat makanan pengen makan banyak aja, karena takut nanti enggak ketemu makan lagi." kata yasmin, bi siti pun merasakan kesedihan yang dialami yasmin


" mulai sekarang adek jangan seperti itu, di rumah ini akan ada selalu makanan untuk adek, jadi jangan takut lagi ya adek enggak makan. adek bilang sama kakak kalau enghak ada makanan." kata evan


" siapa yang akan membuang kamu dek, kakak, ibu, kak ella, dannyang ada disini sayang sama yasmin, yang terpenting yasminnya jadi anak yang baik,." kata evan


" aku akan jadi anak baik kok kak." kata yasmin


" kakak percaya sama kamu dek,." kata evan


" iya yasmin, kak nazwa juga sayang kok sama kamu." kata nazwa


" makasih ya kak." kata yasmin, yasmin memeluk nazwa juga.


" adek mau makan apa sekarang," kata evan


" apa ya kak, burger enak kalinya kak, aku belum pernah makan." kata yasmin


" jaka juga mau burger." kata evan

__ADS_1


" mau kak." kata jaka


" iya udah aku yang pesan ya, mau berapa pesannya." kata nazwa


" 7 aja, sama yang ada ditoko itu apalagi?. kalau kamu mau yang lain pesan aja ya." kata evan


" udah burger aja sama, paling sama ice cream aja ya." kata nazwa


" boleh, terserah kamu." kata evan, nazwa pun memesan melalui aplikasi.


" oh iya den, non nazwa mau minum apa." kata bi siti


" udah bi, nanti aja." kata evan


" iya bi, nanti aja, kalau mau ambil sendiri." kata nazwa


" non yasmin, bibi ke belakang ya mau gosok pakaian, sekarang udah ada kak evan sama kak nazwa." kata bi siti


" iya bi, makasih ya." kata yasmin


" kak, beneran sirius kakak mau melamar aku." kata nazwa


" menurut kamu gimana, apa kamu bener sudah yakin sama aku, kamu benar mencintai aku." kata evan


" aku udah yakin kak, kak evan akan menjadi suami aku." kata nazwa


" kalau.memang kamu yakin, aku juga serius sama kamu, tapi aku enggak mau kamu suka ke aku karena kasian apalagi karena dipaksa orangtua." kata evan


" aku suka sama kakak, karena aku yakin kakak bisa membahagiakan dan melindungi aku. Dan ini benar benar aku yang suka ke kakak bukan karena paksaan siapapun, kakak belum yakin ke aku ya." kata nazwa, nazwa memegang tangan evan


" kamu adalah wanita pertama dan terakhir yang aku suka dan semoga hubungan kita ini bisa langgeng, kita sama sama saling mendukung dan saling percaya ya." kata evan.


" sama aku juga kak, aku dekat sama cowok sama kak aja." kata nazwa. dia pun merasakan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2