
Setelah meminta dibuatkan piala, bu marni kembali ke kamar yasmin, bu marni memeluk yasmin sampai tertidur. Di pagi hari bu marni memandikan yasmin dan memakaikan pakaian yang cantik, begitu juga dia, setelah itu mereka pergi sarapan bersama, hari itu evan dan nazwa enggak kuliah, mereka semalam berdiskusi untuk memberikan semangat ke yasmin dan jaka. Jam 8 orang dari tempat pembuatan piala datang, bu marni menyimpannya di mobil supaya tidak diketahui yasmin. Jam 9 bu marni, bu citra, evan, nazwa, yasmin dan jaka pergi ke sekolah. Sampai di sekolah menyuruh evan membawa yasmin ke tempat acara terlebih dahulu, bu marni membawa piala ke tempat guru, lalu menyampaikan maksudnya ke guru yasmin. Setelah itu pergi ke tempat acara.
Jam 10 acara pentas seni siswa pun dimulai, diawali sambutan kepala sekolah, kepala sekolah juga menyampaikan bagaimana bahaya pergaulan di lingkunagan dan bahaya negatif anak kecanduan gadget, apalagi kalau anak sering melihat aplikasi video yang tidak mendidik di sosial media. Setelah sambutan kepala sekolah dilanjutkan acara seni siswa di panggung. Pembawa acara pun memanggil yasmin untuk naik ke atas panggung untuk menampilkan karyanya. Bu marni, evan dan nazwa serta bu citra memberi semangat ke yasmin.
" disini aku mau menceritakan kisah hidup aku," kata yasmin
" aku tidak tau siapa orangtua ku
dimana aku dilahirkan pun tak tau
yang aku tau bagaimana cara aku dan kakek bisa makan
entah itu dari makanan sisa yang ada di tong sampah
aku enggak peduli, yang penting perut terisi
yang penting aku enggak mencuri
Hinaan, cacian aku enggak pernah peduli
karena aku tidak meminta untuk dibelaskasihi
aku mencari sampah untuk membeli sesuap nasi
aku enggak pernah memikirkan tidur dimana
aku enggak terfikir harus pakai baju apa
maaf jika aku membuat jijik
Maaf jika aku membuat terhina
maaf jika aku membuat malu
aku ini anak gembel, anak jalanan, anak miskin
__ADS_1
aku enggak pantas berada disini
Mungkin aku enggak pantas mendapat kebahagiaan.
mungkin aku enggak layak untuk ada dikehidupan ini
" bu, kak maafin aku ya, aku bahagia bisa bertemu ibu sama kakak, aku enggak usah cape cape cari makan, tidur enak, pakaian bagus, aku enggak mau gara gara aku ibu sama kakak dihina, dicemooh orang, maafkan aku bu, kak, aku mau sama kakek disana. Semalam ibu janji mau antar aku kesana." kata yasmin lalu dia berjongkok dan minum dari botol yang dia bawa. Setelah itu yasmin pun tersungkur dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Pembawa acara yang melihat itu pun berteriak karena takut. Evan yang melihat itu langsung berlari ke panggung, dia memeriksa yasmin, bu marni dan nazwa samq bu citra pun berlari ke panggung. Evan mengeluarkan jarum akupunturnya dan menusukan ke tubuh yasmin untuk mengantisipasi supaya racun yang diminum yasmin menyebar. Evan pun memberikan energinya. Evan meminta minum, lalu memberikannya ke yasmin, dengan bantuan air evan mendorong supaya cairan racun dimuntahkan. Tak lama yasmin pun muntah, cairan yang tadi dia minum pun keluar. Evan merasa lega lalu menelepon rumah sakit C meminta supaya dikirim helikopter ke sekolah yasmin.
" kak aku dimana, kok aku enggak ketemu kakek." kata yasmin pelan
" ini disekolah kamu dek, adek kenapa sayang sampai melakukan itu, ibu, kakak enggak malu, ibu dan kakak sangat sayang sama kamu, jangan melakukan hal kaya gitu lagi ya." kata evan
" ibu dan kakak nazwa kenapa nangis, ada yang hina ibu ya," kata yasmin
" ibu enggak apa apa sayang, ibu baik baik aja, kenapa kamu udah enggak sayang ibu ya." kata bu marni
" aku sayang banget sama ibu dan kakak." kata yasmin lirih, tak lama datang helikopter rumah sakit. 2 petugas rumah sakit datang
" dokter, dimana pasiennya." kata petugas
Evan memberi intruksi ke pak johan supaya mengantar bu citra pulang, evan membopong yasmin ke helikopter diikuti bu marni dan nazwa. Helikopter pun terbang kembaluli menuju rumahsakit C. Akibat kejadian tersebut pihak sekolah memberhentikan acara, kepala sekolah pun mengingatkan supaya tidak ada lagi saling membully di sekokah tersebut, akibat tekanan dibully bisa mengakibatkan sang korban nekat.
Sampai dinrumah sakit evan meminta supaya dilakukan pengurasan cairan di perut yasmin karena khawatir masih ada cairan yang tertinggal. Setelah dilakukan pengurasan yasmin pun di infus dan di rawat di kamar perawatan VIP.
" bu aku dimana, kenapa disini bukan di tempat kakek." kata yasmin
" kamu di rumahsakit sayang, belum saatnya kamu bertemu kakek, tapi kalau kamu udah sembuh ibu antar kamu ke tempat kakek untuk menengoknya ya." kata bu marni, yasmin hanya mengangguk.
" kak aku lapar." kata yasmin
" kamu mau makan apa dek." kata evan
" aku mau burger, sama buah anggur boleh." kata yasmin
" boleh dong, nanti kakak beli dulu ya." kata evan
__ADS_1
" iya kak, makasih ya kak." kata yasmin. Evan pun mengajak nazwa pergi dan berpamitan ke bu marni dan menanyakan ibunya mau makan apa. Evan dan nazwa pun pergi ke restoran yang menjual burger naik taxi
" kak kok yasmin bisa nekat begitu sih, aku enggak nyangka." kata nazwa
" itu akibat dari tekanan dibully, yasmin tidak kuat menerima itu, makanya dia nekat mengakhiri hidupnya, kitq harus lebih memperhatikan lagi mereka." kata evan
" terus rencana kedepannya untuk yasmin gimana." kata nazwa
" iya lihat situasi aja, kalau memang masih mau sekolah disana ya tetap, kalau enggak pindah sekolah, kalaupun enggak mau sekolah paling yasmin homeschooling aja." kata evan, sesampainya disana evan membeli beberapa paket burger, lalu membeli makanan untuk makan siang dan membeli buah buahan. Setelah itu kembali ke rumah sakit. Sampai di ruang perawatan disana sudah ada bu lela, bu sofie sama bu fitri, mereka sedang memberikan dukungan kepada yasmin, mereka juga membawa hadiah.
" terimakasih bu hadiahnya bagus banget." kata yasmin
" kamu suka sayang, kalau kamu mau apa bilang sama ibu ya, kamu tidak sendiri, selain ibu kamu, kak evan, kak ella, kak nazwa dan yang lainnya, kamu juga punya ibu." kata bu sofie
" iya bu terimakasih, ibu semuanya baik sama aku, maaf aku udah ngerepotin." kata yasmin
" enggak ada yang direpotin sama anaknya, ibu malahan senang." kata bu sofie
" dek kamu mau makan apa dulu, burger atau buah buahan dulu." kata evan
" aku mau anggur kak." kata yasmin, nazwa pun menyuapi yasmin anggur
" makasih ya kak." kata yasmin
" sama sama sayang kakak, cepat sembuh yah, nanti kita main sama sama, boleh enggak nanti kakak main sama boneka baru kamu itu. Udah kamu kasih nama belum." kata nazwa
" iya kak, aku udah sembuh kok, ini aja aku lapar, boleh nanti kita main sama nino." kata yasmin
" oh namanya nino," jawab nazwa,
" iya kak, nino juga bakalan punya banyak teman nih, aku jadi pusing mau kasih nama apa." kata yasmin
" nanti kita cari namanya sama sama aja, sama kak ella dan jaka mungkin mereka punya nama bagus." kata nazwa, yasmin mengangguk.
" kak aku mau burger, aku lapar nih." kata yasmin, nazwa pun menyuapi burger. Yasmin sudah tenang dan sudah mulai ceria lagi.
__ADS_1