WARISAN LELUHUR

WARISAN LELUHUR
Liburan Keluarga Besar


__ADS_3

Tak lama bu citra dan jaka pun datang, di belakangnya ada kepala sekolah dan guru yasmin serta Ira dan ibunya datang menjenguk yasmin.


" wah saya keduluan sama ibu ibu lainnya nih," kata bu citra


" enggak kok bu, kita juga baru aja sampai." kata bu sofie


" maaf ya bu, saya baru datang juga, soalnya harus melakukan koordinasi dulu tadi di sekolah. Maaf juga nih kalau kedatangan kami mengganggu dan tidak diperbolehkan sama rumah sakit lagi, soalnya ini bukan jam besuk juga, untung aja tadi sama bu citra jadi boleh masuk." kata kepala sekolah


" enggak apa apa pak, terimakasih banyak, kalau kebanyakan yang berkunjung saya senang tapi enggak tau pihak rumah sakitnya." kata bu marni sambil melihat ke bu sofie


" keterlaluan aja kalau bu citra sampai enggak di perbolehkan masuk, menantunya dokter hebat rumah sakit ini, kalau enggak tau berarti dia karyawan baru disini, enggak apa apa toh ruangan ini juga jauh dari ruangan lainnya jadi tidak mengganggu pasien lainnya." kata bu sofie


" tuh pak yang punya rumah sakitnya aja bilang boleh, tenang aja." kata bu fitri


" kami datang kesini ingin memohon maaf atas kejadian yang menimpa yasmin, jujur saja saya sebagai kepala sekolah sudah melarang anak anak untuk melakukan hal hal yang tidak terpuji, kita hanya bisa memberi teguran karena jujur saja kami juga takut kalau melakukan tindakan kasar." kata kepala sekolah


" enggak apa apa pak, saya juga paham itu, mungkin ini juga teguran buat saya karena jarang bermain sama anak anak." kata bu marni


" yasmin, cepet sembuh ya, kalau kamu enggak sekolah nanti aku enggak ada teman lagi." kata ira


" iya ra, aku enggak apa apa kok, ini aku udah makan banyak." kata yasmin, mereka pun berpelukan


" wah udah makan berapa burgernya, itu temannya enggak dibagi." kata bu marni


" he..he..he.. Abis 2 bu, ini masih ada kok, iya kan kak." kata yasmin


" iya masih ada kok, kakak tadi beli banyak." jawab nazwa


" gimana kondisi nazwa nak." kata bu citra


" sudah enggak apa apa bu, dia tinggal pemulihan aja, nanti sore boleh pulang." jawab evan


" masa punya kakak dokter hebat enggak bisa nyembuhin adiknya." kata bu sofie


" kamu cepat sembuh nak, kita kan mau pergi liburan, kamu mau kemana." kata bu ella

__ADS_1


" iya ya kita liburan keluarga besar, sekalian honeymoonnya anak kita, kamu mau kemana." kata bu sofie


" aku pengen merasakan naik pesawat bu." kata yasmin


" iya udah kita ke bali, ibu ada villa disana, nanti naik pesawat saya aja. Kalau enggak cukup pake pesawat bu silfi." kata bu ella


" masa anak kita mau naik pesawat aja kita enggak laksanain padahal kita ada, pokoknya kamu mau apa bilang ya nak." kata bu sofie


" aku boleh ajak ira enggak bu." kata yasmin


" boleh yang penting kamu bahagia." kata bu lela, yasmin pun ngobrol sama ira lalu mereka melakukan tos.


" ibu senang melihay kamu seperti ini, jangan sedih lagi ya sayang." kata bu sofie


" iya bu, aku enggak sedih lagi kok, aku bahagia banget mau naik pesawat." kata yasmin


" akhir pekan ini aja kita pergi liburan keluarga besarnya ya, gimana nak, soalnya sekalian honeymoon kamu nih." kata bu sofie


" terserah ibu aja deh, aku ikut apa kata ibu." kata evan


" pokoknya ibu mau cepat cepat gendong cucu dari kalian." kata bu sofie. Evan dan nazwa pun saling melihat.


" kenapa kamu enggak mau cepat cepat punya anak." kata bu lela


" kita sedikasihnya aja bu." kata evan


" tapi kalian udah berusaha kan." kata bu lela, evan dan nazwa malu menjawabnya. Kepala sekolah, bu guru dan ibunya ira bingung kok banyak banget yang mengaku ibunya. Bu sofie melihat kebingungan mereka, dia pun menjelaskannya. Evan pamitan dulu mau ke ruangan kerjanya


" bu buatkan list aja di group keluarga besar kita, siapa yang mau ikut, nanti kalau kepala sekolah dan ibu guru mau ikut juga enggak apa apa, yang udah pasti ira dan ibunya, tinggal ayahnya mau ikut atau enggak. Tenang ibu tinggal duduk manis aja jangan fikirkan biayanya ya. Gimana bu guru dan kepala sekolah ajak juga keluarganya enggak apa apa." kata bu sofie


" nanti saya lihat kondisi bu, saya sih pengen pergi liburan sama keluarga apalagi ini tidak mengeluarkan biaya." kata bu ida


" kabari saja bu marni ya kalau mau ikut, pokoknya biaya perjalanan, penginapan, makan kita jamin, ini bentuk terimakasih kami ke ibu." kata bu sofie


" nanti saya komunikasikan bu, terimakasih atas ajakannya." kata kepala sekolah

__ADS_1


" iya bu ikut aja, lagian kan sekolah juga libur. Kita kan jadinya rame rame." kata yasmin


" kalau pesawat kita enggak cukup, kita carter pesawat lain." kata bu lela.


ella pun datang kesana, dari sekolah langsung ke rumahsakit. Dia pun langsung menyalami yang ada disana


" kamu kenapa dek, sakit apa." kata ella lalu memeluk yasmin


" enggak apa apa kak, aku udah sembuh kok, tau enggak kak aku habis makan buah sama burger 2." kata yasmin


" gitu dong, berarti kamu udah sembuh sekarang." kata ella


" iya kak, malahan aku mau berlibur naik pesawat." kata yasmin


" kakak di ajak enggak, kakak juga mau naik pesawat." kata ella


" ajak enggak yaaaa..." kata yasmin menggoda ella


" kalau kakak enggak di ajak awas aja, ninonya kakak rusakin." kata ella


" ninonya aku ajak juga naik pesawat weeee." kata yasmin, ella pun menggelitik yasmin


" ampuuun kak, ampun, iya kakak diajak kok." kata yasmin kegelian


" gitu baru adik yang baik." kata ella, yang ada disana pun merasa senang, yasmin sudah bisa tersenyum bahagia lagi.


" bu, kak evan kemana kok enggak kelihatan?." tanya ella


" dia pergi keruangan kerjanya." jawab bu marni


" kak aku boleh minta burgernya, aku lapar nih." kata ella


" ini kamu abil aja la, masih banyak kok, tadi kakak memang beli banyak." kata nazwa sambil memberikan burger. kepala sekolah dan bu ida serta ira sama ibunya pun pamitan karena sudah lama berada disana, bu sofie meminta perawat untuk mengantar mereka ke lobby.


Di ruangan kerjanya evan memanggil Hacu, dari kejadian itu evan ingin tau siapa orangtua kandung yasmin yang tega telah membuangnya. Dengan penciuman hacu, hacu bisa menyelidiki apa yang telah menimpa yasmin, hacu menjelaskan bahwa yasmin tidak dibuang begitu saja, akan tetapi waktu itu yasmin terpental dari motor yang dikendarai orangtuanya yang mengalami kecelakaan, kedua orangtuanya meninggal di tempat atas insiden kecelakaan tersebut, sehingga yasmin di temukan sama kakek yang merawatnya itu. Dari penjelesan hacu, evan akhirnya mengetahui asal usul orangtuanya. Atas takdir tuhanlah evan dipertemukan sama yasmin waktu itu.

__ADS_1


__ADS_2