
Alvin membuka kedua matanya dengan lebar sekali hingga seluruh matanya langsung bersinar warna Crimson. Hal itu membuat kastil dan pulau melayang yang mereka sedang tinggali langsung berguncang dengan sangat keras hingga mampu membuat Shin terkejut dan tidak bisa bergerak dalam sekejap. "A-Apa...?!" Rina membuka kedua matanya lalu ia melihat seluruh Alvin berurat bahkan kedua pupilnya sudah hilang, kedua mata putihnya langsung berubah menjadi warna crimson, aura crimson milik Alvin langsung menyebar ke seluruh semesta Kamitouri.
"GGRRRRR...!!! AAAAAAAAAAAAGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHH!" Teriak Alvin dengan sangat keras hingga mampu mengeluarkan api lahar dari daratan lalu air lahar itu mulai meledak hingga ke atas langit, kastil milik Alvin yang tadinya normal langsung hancur karena guncangan yang Alvin ciptakan. Alvin melepas bajunya hingga Shin bisa melihat simbol Dewa Crimson dengan kata kanji di tubuhnya. Shin langsung terpental karena aura Alvin yang sangat besar.
"Ugghh...! Tidak mungkin...!!! Kau bukanlah dewa lagi!!!"
Alvin melayang ke depan dengan eksperesi yang terlihat sangat kesal. "Gggggrrrrggghhh...!!! AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANMUUUUU!!!" Teriak Alvin hingga Rina langsung terlindungi oleh barrier milik Alvin. "P... Papa..." Rina mulai tertidur karena barrier yang Alvin gunakan mengandung sedikit gas tidur di dalamnya jadi Rina langsung tertidur di dalam barrier milik Alvin.
Rambut Alvin perlahan berubah menjadi warna Crimson, tetapi pupilnya belum kembali di kedua matanya, kedua matanya masih bersinar penuh dengan kemerahan. "Ggrrrrggghhhh...!!!", kedua lengan Alvin bergetar dengan sangat cepat.
"AAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Alvin mulai menatap ke bawah dimana ia merasa kesulitan untuk berubah ke wujud yang bisa melampui Perfected Limit Breaker X, tetapi ia tidak bisa karena tubuhnya masih menolaknya untuk melampui batas wujud Limit Breaker X, seluruh tubuh Alvin mulai mengeluarkan darah karena sihir Crimson ketika digunakan akan perlahan-lahan melukai seluruh tubuh Alvin, karena Alvin sekarang seorang mortal, ia bisa merasakan kesakitan itu. Kedua matanya mulai mengeluarkan darah hitam bahkan darah-darah bersinar mulai mengalir dimulutnya. Rambut Alvin langsung berubah menjadi warna Crimson dan auranya mulai menyebar ke seluruh tempat hingga mampu membuat daratan menjadi lautan api dan langit-langit berubah menjadi warna Crimson. "KUROSHIN....!!!!"
Terdapat sebuah urat di beberapa tubuh Alvin dan bahkan dahinya. Gigi Alvin mulai tertunjuk dan ia terus melakukan power-up lebih hingga Shin merasa sangat ketakutan dan tidak bisa bergerak sama sekali karena tekanan yang dibuat oleh Alvin. "NRRRGHHHH....!!!! GGGRRRRR...!!!" Aura Alvin mulai bergetar dan berguncang cukup kuat hingga ia langsung membuat sebuah bola energi di seluruh tubuhnya, ia melayang ke atas langit lalu ia meluncurkan semua bola energi itu ke segala arah.
BAMMMMMMMMMMMMM!!!
Ledakan dari bola energi itu cukup besar sekali bahkan Shin mulai kesusahan menghindari semua bola energi itu. "Nggghhh...!!!" Shin melihat beberapa bola energi itu melesat menuju arahnya dari langit-langit, Shin langsung menghantam semua bola energi itu.
BAMMMMMM!!!
"GRAAAAGGGGHHH....!!!" Alvin menutup kedua matanya hingga tiba-tiba dalam sekejap terdapat sebuah simbol OMNI di dahinya dan beberapa detik kemudian itu menghilang. Alvin membuka kedua matanya dengan sangat lebar. "HAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Teriak Alvin dengan sangat keras hingga ia mengeluarkan dorongan yang sangat besar yang mampu membuat kastil miliknya yang tadinya kastil yang mewah dan sekarang telah berubah menjadi lautan api dipenuhi dengan mayat-mayat berserakan di lantai.
Alvin langsung meledakkan dirinya sendiri, ledakan sekarang lebih dari nuklir hingga itu dapat melukai Shin cukup parah. Ledakan crimson itu terus membesar seperti balon yang di tiup. "KESAKITAN INI HANYA AKAN MEMBUATKU KUAT...!!!" Teriak Shin dengan sangat keras hingga aura crimson hitamnya mulai melindungi seluruh tubuhnya.
Seluruh tubuh Shin mulai membesar dan berotot, bahkan kedua mata putihnya mulai berubah menjadi warna hitam dan rambutnya mulai berubah menjadi warna hitam. "SHIN GOD MODE!!!" Shin berubah menjadi wujud terakhirnya, wujud ini menyetarai wujud Limit Breaker X milik Alvin.
"Akan aku kalahkan mortal sepertimu...!!! KAU BUKANLAH DEWA LAG---"
"BACOOOOOOOT!!!!" Teriak Alvin yang berada di depannya, tiba-tiba dadanya mulai menciptakan sebuah bola energi crimson. "CRIMSON BUSTER...!!!" Alvin mengenai bola energi crimson yang berada di dadanya tepat di wajah Shin hingga ia langsung terpelanting ke belakang.
Alvin mulai memukul wajahnya beberapa kali tanpa ampun hingga Shin tidak memiliki kesempatan untuk menyerang balik, kemarahan Alvin membuat seluruh atributnya meningkat termasuk kecepatannya yang tidak bisa dilihat oleh Shin. Alvin memegang wajah Shin lalu ia menghantam kepalanya ke daratan hingga pulau itu terbelah menjadi dua.
BAMMMMMMMMMM!!!
Shin menyerang balik dengan memegang lengan kanan Alvin lalu ia membanting seluruh tubuhnya ke arah daratan. BAMMM!!! Shin mulai melayang ke atas selagi mencoba untuk memulihkan semua luka-lukanya. "Dasar sialan...!!!"
"Grrrgghhh...!!!" Seluruh aura Alvin mulai membesar hingga meluncurkan gelombang crimson menuju atas langit.
"GRAAAAAAAAGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Teriak Alvin keras hingga auranya mulai menyebar kemana-mana. "Apakah ini wujud Kakek yang pernah Mama bicarakan...!? Raging Crimson God...!?" Shin mulai berkeringat ketika ia merasakan tekanan gravitasi saat ini, gravitasi mulai memberat hingga ia mulai mendarat di atas serpihan batu.
Shin melesat ke arah Alvin lalu ia bersamaan dengan Alvin mulai menghantam tinju mereka bersamaan. BAM! Shin muncul di belakang Alvin dan Alvin langsung melirik ke belakang. Shin mulai memukul seluruh tubuh Alvin tanpa henti tetapi Alvin tidak bisa merasakan kesakitan itu bahkan ia tidak terdorong sedikitpun.
Ketika Alvin menghantam wajah Shin, ia langsung terpelanting ke belakang karena tenaga milik Alvin yang ia kerahkan besar sekali. Alvin langsung melesat menuju arah Shin yang terlihat terkejut dan kewalahan. "Sial...!!!"
Alvin langsung menghantam wajahnya beberapa kali hingga terdapat beberapa suara retakan tulang di wajah Shin. "HYAAAGGGHHH!!!" Alvin terus menghantam wajahnya tanpa henti hingga Shin tidak bisa menyerang lagi karena wajahnya terus dipukuli hingga ia terpojoki. "GAHHHH!!!" Teriak Alvin dengan sangat keras lalu ia menghantam wajah Shin hingga ia terpelanting ke belakang.
"HWAAAAAAGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Teriak Alvin keras hingga auranya terus membesar lebih besar dari sebelumnya hingga Shin hanya bisa melihat kemerahan disekitar tempat yang ia lihat dengan kedua matanya.
Alvin melesat menuju arahnya lalu ia memukul perutnya dengan sangat keras hingga ia terpelanting ke belakang. "UGGGGHHH!!!" Shin terpental ke belakang lalu Alvin muncul di sebelahnya dan ia mulai memegang erat kaki kanannya, setelah ia terbang menuju lautan yang berada di bawahnya lalu ia menghantam seluruh tubuh Shin ke dasar lautan.
BAMMMMMMMMMM!!!
Alvin memegang erat kakinya lagi lalu ia melesat ke atas langit sampai keluar dari luar angkasa dan setelah ia menghantam tubuh Shin dengan planet yang tidak berpenghuni sampai-sampai planet itu hancur menjadi kepingan kecil. Setelah itu Alvin melesat ke daratan lalu ia menghantam tubuh Shin dengan pulau melayang miliknya.
BAMMMMMMMMM!!!
"UAAAAAGGGGGGGHHHHHHHH!!!" Teriak Shin kesakitan, mulutnya mulai dipenuhi dengan darah. "GRAAAAAAGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Teriak Shin keras hingga auranya mulai membesar sama seperti Alvin. Alvin langsung terpelanting ke belalang karena aura milik Shin.
"Dark Crimson Rage...!!!" Kedua mata Shin bersinar merah cerah, bahkan beberapa garis merah mulai bermunculan di seluruh tubuhnya. "DARK DIMENSION BALL!!!" Shin mulai menciptakan bola dimensi kegelapan melalui telapak tangan kanannya lalu ia melesat menuju arah Alvin.
Alvin memegang bola dimensi kegelapan itu lalu ia memegang wajahnya dengan sangat erat dan setelah itu ia membanting tubuhnya dengan daratan. BAM!
__ADS_1
Shin langsung menendang perutnya dengan sangat dalam hingga ia terdorong ke belalang. Shin muncul di depan Alvin lalu ia mengayunkan pedang kegelapannya tepat di depan wajahnya hingga pedang itu meninggalkan luka tebasan besar di mata kirinya. SLAAASH
"UAAAAAGGGGHHHHH...!!!" Alvin langsung menghalang mata kirinya, Shin langsung menghantam perut Alvin menggunakan kedua tinjunya hingga ia terpental ke atas langit, setelah itu Shin muncul di atas tubuhnya lalu ia menginjak punggungnya hingga Alvin terpental menuju lautan.
BWUUUSSHHH!!!
Shin muncul tepat di depan Alvin lalu ia memukulnya dengan cepat, tetapi Alvin berhasil menangkis pukulan itu hingga mereka berdua langsung mulai memukul satu sama lain. "JYAAAHHHH!!!" Shin mencoba untuk memukul perut Alvin, tetapi Alvin langsung menendang kedua tangannya menggunakan kedua kakinya.
"KAU SUDAH TAMAT....!!! KAU SUDAH MEMBUATKU KESAL!!!" Shin meledakkan dirinya sendiri hingga Alvin terpental ke belakang lalu terjatuh di atas tanah. Shin mulai mengisi sebuah energi sihir di tangan kirinya hingga telapak tangan kirinya bersinar. "DARK CRIMSON MAGNETRON!!!" Shin mulai meluncurkan sebuah gelombang crimson yang dilumuri oleh listrik-listrik kegelapan melalui telapak tangan kirinya.
Alvin dengan cepat berhasil menghindari gelombang itu dengan melompat ke atas. Seketika Alvin melayang di atas langit, tiba-tiba ia di serang oleh beberapa bola energi kegelapan milik Shin, secara reflek beberapa bola energi crimson muncul di belakang tubuhnya hingga bola energi itu terpental menuju bola energi milik Shin. Shin muncul tepat di atas Alvin selagi meluncurkan sihir Dark Crimson Magnetron lagi.
"GRAAAAAAAAHHHH!!!" Alvin meluncurkan Final Shine Attack menuju arah sihir milik Shin hingga kedua sihir mereka langsung teradu. Tiba-tiba sihir milik Shin mampu menyerap sihir milik Alvin hingga sihir Shin langsung mengenai kedua telapak tangan Alvin. "Ahhh...?!"
"Release!" Shin menunjuk sihirnya menggunakan telunjuknya hingga gelombang yang ia luncurkan mulai membesar hingga akan meledak tepat di depan wajah Alvin.
"UAAAAGGGHHHHHHH!!!" Teriak Alvin yang terkena oleh sihir milik Shin. Sihir itu meledak dengan sangat dahsyat di atas daratan dan beruntungnya ledakan itu tidak berhasil meledakan pulau milik Alvin hingga benar-benar hancur. Pulang melayang Alvin terus tercipta kembali karena di semesta Kamitouri, jika ada pulau yang hancur maka pulau itu akan terciptakan kembali.
BAMMMMMMMMM!!!
Tiba-tiba Alvin bergerak laju menuju arah Shin hingga ia langsung menunjukkan wajah yang kesal karena melihat Alvin masih terus mengganggunya. Alvin mulai memukul seluruh tubuhnya, tetapi Shin muncul tepat di belakang Alvin hingga mereka tiba-tiba mulai saling menendang wajah mereka dengan bersamaan.
BAAAMMMMM!!!
Alvin dan Shin mulai saling mendorong satu sama lain selagi memegang kedua telapak tangan mereka dengan sangat erat. "Kau masih memiliki kekuatan sebanyak ini 'kah?! Mortal sialan...!!!"
"GUAAAAGGGHHH...!!!" Beberapa gelombang api mulai muncul hingga melingkari mereka berdua. Alvin menendang perut Shin dengan sangat dalam hingga ia langsung memuntahkan banyak darah melalui mulutnya, Shin mulai menyerang balik dengan memukul seluruh tubuhnya tetapi Alvin dengan mudah berhasil menangkis semua serangan itu menggunakan kakinya.
Tiba-tiba Shin mulai meraba perut Alvin lalu ia meluncurkan bola energi tepat di perutnya hingga ia terpental ke atas langit. "UGGHHH!!!" Shin muncul tepat di atasnya lalu ia menginjak punggungnya menggunakan kedua kakinya.
"DARK CRIMSON MAGNETRON!!!" Shin meluncurkan gelombang yang sangat amat besar menuju arah Alvin hingga gelombang itu mengenai punggungnya dan membawanya menuju daratan.
BAMMMMMMMMMM!!!
"Ggrrrgghhh... Pengganggu sialan...!!!" Teriak Shin.
"Welcome Pain...!!!" Alvin tersenyum jahat hingga seluruh auranya mulai membesar dan seluruh lukanya mulai sembuh. Alvin menggunakan sihir Eternal yang mampu membuat seluruh kesakitan dan luka yang ia rasakan diubah menjadi sumber kekuatan, bahkan tubuh Alvin juga perlahan-lahan teregenerasi menjadi pulih. Alvin mengepalkan kedua tinjunya dengan sangat kencang.
"KEKUATANMU TIDAK SEBERAPANYA DENGAN KEKUATAN MILIKKU!!!" Shin bergerak maju menuju arah Alvin lalu ia mulai memukulnya beberapa kali, tetapi Alvin dengan mudahnya berhasil menahan semua serangan itu menggunakan jari-jarinya saja. "Serangan lembut seperti ini hanya cocok untuk digunakan melawan semut...!"
Alvin memukul wajah Shin dengan sangat kencang lalu Shin mencoba untuk menyerang balik dengan memukulnya, tetapi kaki milik Alvin berhasil menahan serangan itu. Seluruh serangan Shin langsung mulai di tangkis oleh kedua kakinya. Tiba-tiba Alvin melihat sebuah celah serangan di arah perutnya, perutnya langsung tertendang oleh Alvin hingga ia terpental ke belakang.
"Cih!" Shin muncul tepat di depan Alvin lalu ia mencoba untuk menginjak perutnya, tetapi Alvin mundur beberapa langkah. "Soaring Crimson Fist!" Alvin mulai memukul langit-langit dengan sangat cepat hingga kedua tinjunya meluncurkan shockwave merah menuju arah Shin, shockwave itu mulai menghantam seluruh tubuh Shin dengan sangat cepat hingga ia tidak sempat untuk menahannya.
"GAAHHHHHHH!!!" Shin meledakkan dirinya sendiri lalu ia meluncurkan beberapa bola energi sihir menuju arah Alvin, dengan cepat Alvin berhasil menghindari semua sihir itu selagi melompati salah satu dari bola energi itu dan ia mulai meluncur ke depan selagi berselancar di atas bola energi milik Shin.
Alvin melompat menuju arah Shin lalu ia memukul dadanya dengan sangat kencang hingga ia terpental ke belakang lalu mengenai pulau yang berada di belakangnya. Alvin mendarat tepat di depan Shin. "Apakah kau bisa menutup mulutmu rapat-rapat dan jangan pernah untuk meremehkan potensiku yang sebenarnya...? Kebacotan adalah kelemahanmu..." Tanya Alvin.
"Omong kosong!!! Perkataanmu yang layaknya dipanggil seperti kotoran itu...!!! KATA-KATA BAJINGAN ITU SEHARUSNYA DI HAPUSKAN SAJA SEPERTI MAMAKU!!!" Teriaknya hingga ia langsung meluncurkan Dark Crimson Magnetron menuju arah Rina. Alvin langsung terkejut melihat apa yang Shin lakukan.
...
...
SWOOOOOSSHHH!!!
Alvin muncul tepat di depan Rina lalu ia menendang gelombang itu menuju atas langit. Alvin langsung menunjukkan wajah yang sangat kesal hingga dahinya mulai ber-urat, Alvin mendarat tepat di depan Rina selagi mengepalkan kedua tinjunya. "P-Papa..." Ucap Rina yang dengan nada yang terkejut karena putranya sendiri hampir saja melukainya. Ia baru saja sadar.
"Kau...!!!" Kedua mata Alvin bersinar.
"Omong kosong!!! Memang omong kosong...!!! Semua yang kau katakan adalah omong kosong, kau adalah seorang Legenda tua yang tidak mengetahui apapun tentang diriku yang membutuhkan kebebasan!!!" Ucap Shin.
__ADS_1
"Aku hanyalah seorang mortal, ya... Walaupun aku ini seorang mortal setidaknya kekuatan mortalku dapat melampui para dewa dan dewi karena aku sejak kecil sudah berlatih di tubuh mortalku ini, tetapi jika kau mencoba untuk menyerang atau menyakiti putri kesayanganku..."
"KAU TIDAK AKAN AKU MAAFKAAAAAAAN!!!" Teriak Alvin dengan sangat kencang hingga ia langsung melesat dengan sangat cepat menuju arah Shin hingga wajah Shin langsung terhantam oleh tinju kanan milik Alvin.
BAMMMMMMMM!!!
Shin terdorong mundur hingga ia membuat lubang yang sangat amat besar di beberapa pulau. Alvin mulai memukul seluruh tubuh Shin, tetapi ia mulai menahannya. Dengan cepat seluruh tubuh Shin tiba-tiba terhantam oleh kaki milik Alvin, Alvin berputar lalu ia menendang dagunya dengan sangat kencang hingga ia terdorong ke belakang.
Shin mulai meluncurkan beberapa gelombang tebal menuju arah Alvin, dengan cepat ia langsung bergerak selagi meluncur di atas gelombang sihir miliknya. Mereka berdua langsung mulai mengadukan pukulan mereka bersama hingga mereka berdua terus bergerak ke segala arah selagi memukul satu sama lain.
Shin terus memukul seluruh tubuh Alvin, tetapi pukulan Shin yang memukul tubuhnya langsung menembus dan sekarang ia berada tepat di sebelah kanan Alvin selagi mengepalkan tinju kanannya. Alvin langsung menghantam wajah Shin dengan sangat keras hingga ia terpental ke bawah. "FINAL SHINE ATTACK!!!" Alvin meluncurkan sihir warisannya menuju arah Shin hingga gelombang emas yang besar itu langsung mengenai seluruh tubuhnya.
"GUAAAARRRRGGGGGGHHHHH!!!"
BAAMMMMMMMM!!!
Shin tergeletak di atas tanah dengan kondisi yang lemah, Alvin mendarat tepat di depannya lalu ia menunjuk Shin menggunakan telunjuk jarinya. "Kau harus aku hukum dengan memasukanmu ke dalam Oath's Realm." Telunjuk jari Alvin mulai bersinar merah.
DAG! DAG!
...
...
Punggung Alvin langsung meledak hingga mengeluarkan banyak sekali darah bahkan kedua matanya langsung meledak. BUUSHHH!!! "UAAAAAAARRRGGGGHHHH...!!!" Teriak Alvin kesakitan karena ia menggunakan sihir Crimson dan wujud Raging Crimson God terlalu berlebihan hingga sihir itu mulai merusak seluruh tubuhnya, Alvin langsung berubah kembali menjadi normal dan setelah itu ia tergeletak di atas tanah.
"Huh...!?" Shin langsung terkejut melihat itu. Seluruh tubuh Alvin mulai terlumuri oleh gelombang merah. "Ugghh..." gelombang itu langsung memasuki seluruh tubuhnya dan merusak seluruh tubuhnya. "GRRGGGH...!!! UAAAAARRRGGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak Alvin kesakitan.
Shin langsung tersenyum jahat. Rina menghancurkan barrier yang menghalanginya lalu ia mulai menghilang dan muncul tepat di depan Alvin selagi menghalanginya. "Jangan bunuh, kakekmu!!!" Teriak Rina selagi menghalangi Alvin.
"Hmph... Kau juga akan ikut mati bersama, kakek...!!!" Shin mulai menciptakan pedang dari sihir dark crimson lalu ia mengayunkan pedang itu menuju arah leher Rina. Rina mengejamkan kedua matanya. "... ..."
...
...
BAMMMMM!!!
Shin langsung membulatkan kedua matanya ketika leher Rina terlindungi oleh barrier berwarna biru muda. "Apa...!?" Shin melepaskan pedang yang ia pegang lalu ia berjalan mundur hingga punggungnya tiba-tiba mengenai sesuatu.
"Maafkan aku, apakah aku menghalangi jalanmu?" Tanya seseorang yang berada di belakang Shin.
Shin langsung melirik ke belakang dan ia melihat Korrina yang sedang berdiri di depannya selagi menunjukkan eksperesi yang terlihat tegas. "N-Nenek? Kenapa kamu ada disini?" Tanya Shin.
"Ohh, aku memiliki keperluan bersama keluargaku." Korrina tersenyum. "Tapi ternyata aku salah, apakah kau benar-benar ingin menjadi seperti Ren dan Rin? Kau ingin terjatuh ke dalam jurang kedurhakaan?" Tanya Korrina.
"Kau juga sama seperti mereka... Kau ingin menghalangi tujuanku dalam kebebasan...! Kenapa!? Kenapa kau juga ikut menghalangku, nenek!?" Tanya Shin.
"Kebebasanmu itu salah, kau ingin kebebasan dan kau ingin memberontak demi dikenal sebagai sesosok anggota mantan Ghifari yang menakutkan, kau ingin semua orang yang mengejek Ghifari menjadi memburu kita semua gara-gara kamu? Kamu hanya ingin membuat mereka sujud kepadamu bukan?" Tanya Korrina.
"Sepertinya dirimu benar-benar tahu tentangku, nenek... Hebat..."
"Jika kamu mengetahui tujuanku maka aku tidak berdiam diri untuk membunuhmu juga!!!" Lengan kanan Shin mulai terlumuri oleh aura dark crimson, ia langsung mengayunkan lengan kanannya ke arah Korrina, tetapi...
BAMMMM!!!
Korrina langsung memegang lengan kanan Shin dengan sangat erat lalu ia menurunkannya. Tulang lengan kanan Shin langsung patah ketika Korrina memegangnya erat. "Aggghhh...!!!"
"Jangan sombong dulu..." Korrina langsung menunjuk wajah Shin menggunakan jari telunjuk dari tangan kanannya.
"Vanish..."
__ADS_1