Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend
Chapter 143 - Kerahkan semua yang kita miliki!


__ADS_3

"Monster yang kalian lawan tadi adalah anak-anak yang Bamushigaru lahirkan... Saat ini Bamushigaru bisa melahirkan Bamushi sebanyak-banyaknya hingga kalian semua akan habis di makan oleh Bamushi..." Ucap Geras selagi menatap mereka semua yang terlihat seperti bakteri karena ukuran Bamushigaru yang besar sekali, Korrina mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut karena Legenda yang berasal dari masa lalu benar, Bamushigaru memang berukuran lebih dari ketiga semesta itu, "... ..." Kedua lengan Korrina mulai bergetar ketika ia melihat Bamushigaru yang besar sekali layaknya dia itu seekor semut dan Bamushigaru adalah paus.


"Sekarang Bamushigaru..." Geras mengangkat tangan kanannya hingga Bamushigaru mulai melesat keluar dari semesta Touri dan berputar di atas semesta itu, ketiga semesta itu mulai terhalangi dengan bayangan dari Bamushigaru, semua penghuni Touri hanya bisa menatap Bamushigaru selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat ketakutan jika semua penghuni Touri ketakutan maka Korrina juga akan merasakan ketakutan yang sama menatap Bamushigaru, "LAHAP SEMUANYA, BAMUSHIGARU!!! JANGAN SISAKAN MEREKA!!!" Teriak Geras hingga Bamushigaru melesat menuju arah semesta Yuusatouri lebih dahulu.


"Hati-hati semuanya!!!" Teriak mereka semua hingga Mortem muncul di depan Bamushigaru lalu ia mendorongnya mundur hingga memperlambat pergerakan Bamushigaru saja, "A-Apa...!?" Mortem langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut karena dorongan Mortem yang sedang berada di wujud Omni-Tourinya tidak mampu membuat Bamushigaru terpental ke belakang, "Tidak mungkin!!!" Mortem langsung mendorong Bamushigaru menggunakan kedua telapak tangannya dan itu hanya memperlambat pergerakan Bamushigaru.


"Jangan kalah dengan Omni-Touri yang palsu, Bamushigaru!!! SERANG MEREKA SEMUA!!!" Bamushigaru langsung teriak keras hingga mampu membuat Mortem dan ketiga semesta itu terpelanting ke belakang, "Apa-apaan ini...!?" Tanya Mortem selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, "OMNI-VANISH!!!" Mortem mulai mencoba untuk menghapus Bamushigaru dari kenyataan, tetapi sihir itu tidak mempan kepadanya karena Bamushigaru saat ini sedang membuka mulutnya selebar mungkin hingga sihir Omni-Vanish langsung ia makan.


"A-Apa...!?" Bamushigaru tiba-tiba melesat ke depan dengan kecepatan penuh hingga Mortem langsung terhisap ke dalam mulut-nya, tetapi Korrina muncul di depannya lalu ia membawanya pergi dengan menggunakan sihir teleportasi kepadanya, Korrina mulai bergerak lebih cepat dari Bamushigaru, ia melesat ke arah Shira dan yang lainnya lalu ia mentransfer mereka ke tempat yang lebih aman.


SWOOOOOSSSHHHHHH!!!!


Di tempat dimana Korrina mentransfer mereka, Shira dan yang lainnya muncul di atas daratan yang dipenuhi dengan daun-daun, "Ahh...!!!" Shira langsung tergeletak di atas tanah dengan ekspresi yang terlihat masih ketakutan karena Bamushigaru kuat sekali hingga Omni-Vanish milik Mortem tidak mempan kepadanya, "Apa yang harus kita lakukan...?!" Tanya Arata kesal karena monster tadi benar-benar tidak akan bisa mereka kalahkan.


Korrina muncul di atas langit selagi menyilangkan kedua lengannya, "Sepertinya semua tenaga kalian habis karena sudah mengerahkan semua yang kalian miliki..." Ucap Korrina, ia hanya sempat menyelamatkan Shira dan rekan-rekannya, "... ..." Mereka semua hanya bisa diam karena sepertinya Bamushigaru tidak akan bisa dikalahkan kecuali dengan segel dari Weapon of Ancient Heroes yang sudah hancur.


"Bagaimana jika aku menggunakan Touri's Hope...? Mungkin kita memiliki kesempatan untuk menang." Ucap Mortem selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "Tidak bisa... Ketiga semesta itu... Papa yakin sudah di makan oleh Bamushigaru dengan satu gigitan." Ucap Alvin selagi menyilangkan kedua lengannya, ia mulai berpikir cara lain agar mereka semua bisa mengalahkan Bamushigaru, "Ini semua salahku ya...? Aku telat datang... Seharusnya Omni-Touri sepertiku bertindak lebih awal di bandingkan bertindak di saat-saat yang darurat."


"Mortem, jika kau melakukan hal itu maka masalah yang lebih berbahaya akan muncul." Ucap Alvin selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "Tidak ada cara lain selain mengerahkan semuanya... Kita harus menghancurkan potensi kita masing-masing untuk mengalahkan Bamushigaru, gunakan kekuatan yang kalian sembunyikan..." Ucap Alvin, ia menunjuk Shira, Arisu, Arata, Mortem, Korrina, Rina, dan Haruki.


"Hanya kalian lah yang aku tahu bisa bertahan melawan Bamushigaru dan menahannya hingga Virra bersama yang lainnya memiliki ide lain untuk menghentikan Bamushigaru..." Ucap Alvin hingga kedua pupil matanya berubah menjadi warna silver termasuk dengan aura crimsonnya yang tiba-tiba berubah menjadi warna biru tua, "... ..." 


"Kami ingin ikut melawan Bamushigaru!" Ucap salah satu dari Legenda itu termasuk Shou, Shin, dan yang lain-lain, "Kalian belum layak untuk melawan Bamushigaru... Kalian tunggu disini dan memikirkan sebuah rencana bersama Virra, siapa tahu Virra memiliki ide lain untuk mengalahkan Bamushigaru." Alvin menatap wajah Virra dengan tatapan yang terlihat serius, Virra mengangguk lalu ia mulai memunculkan hologram tentang semua informasi yang ada di Touri lalu ia mulai membacanya dengan sangat teliti.


Alvin menatap Korrina dan Legenda yang terpilih, "Kita semua bertarung dan mengerahkan semua yang kita miliki..." Korrina mulai menjentikkan jarinya hingga ia bersama dengan Legenda yang terpilih mulai membuat sebuah lingkaran, "Mari kita berubah ke wujud paling kuat kita..." Ucap Alvin hingga ia mulai mengepalkan kedua tinjunya, perlahan-lahan rambutnya yang tadinya hitam mulai berubah menjadi warna silver.


Shira langsung menciptakan beberapa matahari di atas langitnya lalu ia mulai menyerap semua energi matahari itu hingga seluruh tubuhnya bersinar putih, "Grrrgghhh...!!!" Shira mencoba untuk menggunakan wujud sempurna dari Accumulation Light, Arisu mulai berubah menjadi wujud Saint-nya lalu ia mulai membesarkan aura emasnya hingga perlahan-lahan sebuah lambang OMNI mulai muncul di dahi-nya, "Haaaaaaaaaa.....!!!!" Teriak Arisu keras hingga kedua pupil matanya mulai berubah menjadi warna emas.


Arata mulai berubah menjadi Kuro lalu Kuro mulai menaikkan auranya hingga sama dengan ukuran mereka semua, "HAAAAAAAAAAAAA...!!!" Teriak Kuro keras hingga muncullah sebuah lingkaran sihir di belakangnya yang melambangkan tujuh dosa besar. Haruki mengejamkan kedua matanya, "Alternate..." Haruki langsung berubah ke wujud Alternate Form-nya dan setelah itu ia mulai meningkat semua kekuatannya hingga ke puncak kekuatan penuh.


"HAAAAAAAAAAAAAAA...!!!" Teriak Mortem dan Rina bersama hingga rambut mereka mulai berubah menjadi warna silver serta dengan aura mereka yang merah, wujudnya hampir sama dengan wujud milik Alvin, tetapi wujud Mortem lebih kuat dari wujud yang dimiliki Alvin dan Rina, "HAAAAAARRRGGGHHH...!!!" Teriak Rina keras hingga auranya mulai membesar.


Virra dan yang lainnya melihat mereka semua dengan ekspresi yang terlihat kagum, "H-Hebat... K-Kekuatan apa ini...?!" Tanya mereka semua selagi menunjukkan ekspresi yang tadinya kagum jadi terkejut. Korrina langsung menaikkan persentase kekuatannya menjadi 90% hingga mampu membuat mereka semua terdorong ke belakang karena tekanan yang diberikan oleh Korrina, "Sembilan puluh persen sepertinya cukup..." Korrina mulai mengepalkan kedua tinjunya dan ia tiba-tiba melihat Alvin yang sedang menatapnya dengan ekspresi yang terlihat khawatir, Korrina hanya bisa tersenyum lalu mengangguk.


"Ekspresinya terlihat jelas bahwa ia kira aku akan berubah menjadi wujud seratus persenku... Hal itu cukup beresiko bagi semua penghuni Touri termasuk dengan mortal yang lainnya, mereka tidak boleh melihat jati diriku yang sebenarnya..." Ucap Korrina selagi meraba perutnya, "...Bahkan jika aku menggunakan wujud itu maka kekuatanku tidak akan bisa di kontrol karena seorang bayi yang aku kandung saat ini, kekuatannya sebagai Half-Transcendent masih belum bisa ia kontrol jadi dia bisa saja merusak tubuhku dan menyerap semua kekuatanku dengan mudah... Walaupun aku Dewi segalanya... Aku bisa lemah dengan bayiku sendiri, apalagi bayi yang aku kandung di wujud Omni-Transcendent..." 


"Mari kita pergi...!" Ucap Korrina hingga mereka semua saat ini sedang berada di wujud terkuat mereka mulai dari Alvin dan Rina miliki wujud yang sama bernama Sacred Limit Breaker X, wujud Limit Breaker X yang dicampur dengan kekuatan Sacred.


Shira sedang berada di wujud Full Power Saint Accumulation Light dan Arisu saat ini sudah menempuh level OMNI dengan wujud-nya yang bernama Saint Omni-God, dia mendapatkan wujud itu melalui latihan yang keras dan juga berat.


Kuro dan Haruki juga saat ini sedang berada di wujud kekuatan penuh mereka hingga Virra dan yang lainnya mulai tidak bisa merasakan keberadaan mereka semua karena berada di level yang berbeda dengan diri mereka sendiri, "Apakah ini cukup...?" Tanya Corni selagi menunjukkan ekspresi yang kebingungan.

__ADS_1


"Aku tidak tahu... Setidaknya kita bisa menahannya hingga sebuah keajaiban muncul." Ucap Korrina selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, ia melirik ke arah Virra, "Virra... Aku harap kau memiliki sebuah ide yang mampu membuat kita memenangkan pertarungan ini..." Korrina langsung menunjuk Shira dan yang lainnya hingga mereka semua mulai bersinar cerah karena Korrina menggunakan sihir yang mampu membuat mereka semua pulih kembali.


"Mari kita pergi..." Ucap Korrina, ia mulai menjentikkan jari mereka hingga membuat mereka semua menghilang dan muncul kembali di semesta Touri yang sepi sekali, Shira tidak bisa melihat ketiga semesta itu sepertinya Bamushigaru benar-benar memakannya tanpa segan, "Semua semesta-nya hilang... Aku juga bahkan tidak bisa merasakan sedikit keberadaan semesta-semesta itu." Ucap Shira dengan ekspresi yang terlihat kesal.


"Sepertinya aku gagal menjadi seorang Omni-Touri..." Ucap Mortem dengan nada yang terdengar pelan, Alvin menepuk punggungnya lalu Mortem mulai menatap wajahnya yang terlihat serius, "Jika aku masih berada di posisimu maka takdir ini akan tetap terjadi, tugas Omni-Touri hanyalah melihat keseimbangan semesta ini dan bertindak ketika di saat-saat darurat---"


Bamushigaru melesat menuju arah mereka dari belakang, Korrina menoleh ke belakang lalu ia mendorong Bamushigaru ke belakang menggunakan telapak tangan kirinya, "... ...!" Shira dan yang lainnya mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat serius melihat Korrina mampu mendorongnya mundur, "M-Mama...! Kuat sekali...!" Ucap Rina selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.


Korrina mengangguk, "Mari kita kerahkan semuanya...! Demi menghancurkan Bamushigaru!!! DEMI MENYELAMATKAN SEMESTA TOURI!!!" Teriak Korrina hingga ia melesat ke depan bersama Mortem, Bamushigaru mulai menggerakkan tubuhnya zig-zag selagi melesat menuju arah Korrina dan Mortem, "Percuma saja...!!! Wujud sekuat apapun kalian tidak akan bisa mengalahkan monster yang tinggal di wilayah Oath!!!" Teriak Geras hingga Bamushigaru mulai meluncurkan beberapa bola energi melalui tubuhnya hingga semua bola energi itu melesat menuju arah Korrina dan Mortem.


Alvin dan Rina mulai memejamkan kedua matanya lalu ia mulai menunjuk Bamushigaru menggunakan kedua telapak tangannya dan setelah itu ia melebarkan lengan kirinya ke arah kiri dan lengan kanan ke arah kanan, "... ...!!!" Mereka berencana untuk mengerahkan sihir yang baru saja mereka ciptakan beberapa hari yang lalu.


"OMNIPOTENT'S SAINT MAGIC: LIGHT'S ENERGY COLLECTION BOOST!!!" Omnipotent's Saint Magic milik Shira mampu menyerap sinar apapun termasuk matahari dan semua cahaya itu bisa Shira kumpulkan sekaligus, Shira sudah menciptakan banyak sekali matahari di sekitarnya. Shira langsung menyerap semua matahari yang berada di sekitarnya hingga habis, semua matahari yang menyala itu mulai mati karena Shira menyerap semua sinar dan cahaya yang dimiliki matahari-matahari itu, rambut Shira langsung berubah menjadi warna putih dan rambutnya mulai terlumuri oleh sinar-sinar matahari, auranya juga mulai membesar sebesar matahari.


"LIGHT OF COLLECTION...!!! FULL FORCE...!!! FULL POWER...!!!" Teriak Shira keras hingga seluruh tubuhnya mulai bergetar hingga beberapa lubang mulai bermunculan di tubuhnya, Shira melirik ke arah Bamushigaru selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.


"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA....!!!!" Teriak Arisu keras hingga ia beberapa bola energi sihir mulai bermunculan di sekitarnya, Arisu menunjuk ke depan hingga semua bola energi itu menjadi satu di kedua telapak tangan Arisu, "OMNIPOTENT'S SAINT MAGIC!!! HYBRID'S ALL-OUT POWER...!!!" Teriak Arisu keras hingga aura-auranya mulai berubah menjadi warna-warni dan terdapat beberapa lambang yang menandakan semua Saint yang ada di semesta Touri.


"Bebaskan aku dari mimpi buruk yang mendalam... Simpan kemuliaanku dari keputusasaan... Minumlah darah saya atau kau akan berakhir di sini... Dengan sumpah saya menyatakan..." Seluruh aura Haruki mulai membesar karena ia sebentar lagi akan mengerahkan sihir terakhirnya, Kuro mulai menggabungkan tujuh pedang dosa besar itu hingga menciptakan sebuah Greatsword, Kuro langsung mengangkat pedangnya ke atas, "Splitting the Universe of the Seven Deadly Sins!!!" Pedang Arata mulai bersinar warna dari ketujuh pedang dosa besar itu lalu ia siap untuk membelah Bamushigaru menggunakan pedang itu.


"AYO!!! SEMUANYA!!!" Teriak Alvin keras, "Tunggu aba-aba yang Korrina buat..." Ucap Alvin yang masih mengisi sihirnya, Korrina dan Mortem sedang menghantam tubuh Bamushigaru dengan kecepatan yang tidak bisa di lihat dengan Bamushigaru, "Cih!!! Bakteri sialan!!!" Geras mulai mencoba untuk menyerang Korrina dan Mortem menggunakan kedua tangan Bamushigaru yang besar sekali.


Korrina dan Mortem tidak memberi monster itu ampun dan celah untuk bergerak, mereka berdua terus menghantam perut Bamushigaru tanpa henti hingga Geras mulai merasa sangat kesal karena kedua Dewi itu sangatlah kuat hingga mampu membuat Bamushigaru yang ukurannya sebesar tiga semesta terdorong ke belakang, "OMNi-SACRED VANISH!!!" Mortem meraba perut Bamushigaru hingga seluruh tubuhnya mulai bersinar dan perlahan-lahan bersinar.


"SACRED IMPACT!!!" Korrina langsung menghantam perut Bamushigaru menggunakan tinju kanannya yang terlumurid engan api sacred, Bamushigaru terpental menuju arah Alvin dan yang lainnya, "SEKARANG!!!" Teriak Alvin.


"FINAL ATOMIC SHINE!!!" Alvin dan Rina meluncurkan gelombang api yang dilumuri dengan kilat, gelombang itu mulai membesar setiap meluncur menuju arah Bamushigaru, "SHIROMURA OUTBURSTING ECLIPSE!!!" Shira meluncurkan gelombang emas yang amat besar dan tebal sekali hingga gelombang itu melesat ke depan dan bergabung dengan gelombang milik Alvin dan Rina, "SHIROMURA ECLIPSE!!!" Arisu meluncurkan gelombang emas yang dilapisi dengan aura warna-warni, aura itu melambangkan semua kekuatan yang dimiliki semua Saint yang ada di semesta Touri.


Sihir gelombang Alvin, Shira, Rina, dan Arisu tergabung menjadi satu hingga menciptakan gelombang yang berukuran lebih besar dari Bamushigaru karena mereka berempat mengerahkan semua kekuatannya hingga gelombang itu mampu melampaui ukuran Bamushigaru saat ini, "Bloody Cries of The Empress!" Ucap Haruki hingga ia mulai menciptakan hujan darah di atas tubuh Bamushigaru yang mampu menimbulkan efek negatif permanen merusak.


Gelombang besar itu mengenai seluruh tubuh Bamushigaru hingga perlahan-lahan membakar tubuhnya sampai habis, "GRAAAAAAAGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak Bamushigaru dan Geras, Geras tidak bisa bertahan selama satu detik karena ketika gelombang itu mengenai seluruh tubuhnya, ia langsung terbakar habis. sihir Haruki yaitu hujan darah mampu membuat seluruh tubuh Bamushigaru bagian atas mulai terbakar dan menciptakan lubang-lubang besar karena tetesan darah hujan itu.


Kuro melesat ke arah kiri lalu ia mulai menebas seluruh tubuh Bamushigaru ke atas dan ke bawah dengan menggunakan Greatsword-nya, pedangnya itu mampu meluncurkan gelombang tebas yang mampu memotong Bamushigaru menjadi beberapa bagian kecil, gelombang tebas itu mampu menghancurkan semesta hingga terbelah menjadi dua, "BAGUS SEMUA!!! KERAHKAN SEMUA YANG KALIAN MILIKI!!!" Teriak Korrina hingga ia mulai mengangkat kedua lengannya ke atas.


Korrina mulai menciptakan bola api sacred melalui kedua telapak tangannya hingga bola api sacred itu mulai membesar setiap detiknya hingga ukurannya saat ini sudah sebesar semesta Yuusuatouri, Korrina langsung membesarkan bola api sacred itu lebih besar lagi hingga melampui ukuran Bamushigaru, "INI YANG KAU DAPATKAN KETIKA BERURUSAN DENGAN KAMI!!!" Teriak Korrina, "SACRED MULTIVERSAL WRATH!!!" Korrina melempar sihirnya ke arah Bamushigaru lalu ia secepatnya menciptakan beberapa barrier di sekitar tubuh mereka semua.


BAAAMMMMM!!!


Ledakan yang di buat oleh semua sihir itu dahsyat sekali hingga semesta Touri mulai berguncang seperti gempa bumi, Korrina mulai menciptakan barrier yang lebih besar untuk melindungi semesta Touri dari kehancuran, ledakan itu mampu memberikan efek ke dimensi dimana Virra dan yang lainnya berada, Virra mulai melirik ke atas dimana ia bisa melihat langit-langit retak, "A-Apakah ledakan-nya dahsyat sekali...?" Tanya Virra selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kagum, ia mulai memperbaiki retakan itu menggunakan aura Sacred-nya.


***

__ADS_1


"Hah... hah... hah..." Mereka semua mulai kelelahan karena mengerahkan semua kekuatan yang mereka miliki sampai habis, Korrina masih bisa bertahan dan melihat asap-asap yang besar itu, ia mulai menghilangkan asap-asap itu dengan menjentikkan jarinya, "... ..." Korrina tidak bisa melihat Bamushigaru dari asap-asap itu, sepertinya pertarungan sudah berakhir karena serangan berbahaya mereka semua.


Shira dan yang lainnya langsung berubah menjadi normal kecuali Kuro yang kelelahan, Korrina langsung menciptakan sebuah barrier untuk melindungi Shira dan yang lainnya, "Akhirnya..." Ucap Mortem yang nadanya terdengar lelah juga, ia mulai melirik ke segala arah dan mencoba untuk mencari Bamushigaru, "Aku tidak bisa merasakan keberadaannya..." Ucap Mortem, ia benar-benar tidak bisa merasakan keberadaannya.


"Ya... Sepertinya kita menang---"


BAAAGGGG!!!


Tiba-tiba seluruh tubuh Korrina langsung dilahap oleh mulut Bamushigaru yang besar sekali, Mortem dan yang lainnya langsung membulatkan kedua matanya melihat Bamushigaru yang baru saja menggunakan sihir kamuflase, Bamushigaru perlahan-lahan mulai muncul kembali dengan ukuran tubuh yang lebih besar, "GRAAAOOOGGGGHHHH!!!" Teriak Bamushigaru keras hingga membuat Mortem dan yang lainnya terpental ke belakang, "M-Monster ini sebenarnya apa...!?" Tanya Kuro selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut.


"Aku tahu hal ini pasti akan terjadi... Bamushigaru adalah makhluk yang tinggal di Oath's Realm, itu artinya dia pasti memiliki sihir yang sama dengan Zoiru yaitu Oath's Immortality, Oath's Last Stand, dan Oath's Reincarnation... Dia sepertinya benar-benar abadi dan dia akan terus bertambah kuat menggunakan sihir Oath's Last Stand, itu artinya kekutannya saat ini jauh lebih kuat dari sebelumnya..." Ucap Mortem selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut karena kekuatan Bamushigaru bisa saja melampaui kekuatannya saat ini, "T-Tidak mungkin..." Ucap Kuro, ia mulai mengepalkan kedua tinjunya selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal.


"M-Mama..." Ucap Mortem selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat ketakutan bahwa Korrina benar-benar di makan oleh Bamushigaru, "GRAAAGGGGHHHH!!!" Teriak Bamushigaru keras hingga ia mulai melesat ke atas dan berputar di atasnya, Alvin membuka matanya sedikit dan ia benar-benar tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya, "Nrrggh... Berakhir sudah..."


Tiba-tiba seluruh tubuh Bamushigaru bersinar putih dan mulutnya mulai terbuka lebar hingga memancarkan sebuah cahaya besar melalui mulut bagian dalamnya, "AAARRRRRGGGGHHHHHHH...!!!!" Teriak Bamushigaru keras hingga seluruh tubuhnya hancur menjadi beberapa bagian kecil.


BAAAMMM!!!


"Ahh...?" Mortem mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat kebingungan, seluruh tubuhnya mulai terasa berat karena tekanan dan keberadaan yang ia rasa saat ini. Semua Legenda yang berada di tempat itu mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut karena seluruh tubuh mereka bergetar dengan sendirinya, "K-Keberadaan apa yang aku rasakan ini...?" Tanya Kuro yang mulai sulit menggerakkan seluruh tubuhnya.


"RAAAAAAAAGGGGGHHHHHHHHHHHHHH!!!!!" Teriak Korrina keras hingga mampu membuat seluruh tubuh Bamushigaru terpental ke belakang, Mortem mulai melihat Korrina seperti berbeda. Rambutnya telah berubah menjadi warna silver dan kedua matanya juga mulai berubah menjadi biru tua, "M-Mama...?" Mortem melihat tiga mata yang melambang tiga ras yaitu Iblis, Legenda, dan Malaikat. satu di bahu kanan, satu di bahu kiri, dan satu di belahan kedua payudara-nya yang besar.


"Apakah itu benar-benar Mama...?" Tanya Mortem selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kebingungan, Korrina mulai menatap Mortem dengan tatapan yang terlihat serius, "... ..." Mortem langsung membulatkan kedua matanya ketika ia sadar bahwa dia itu benar-benar Korrina, "B-Bagaimana bisa...?" Tanya Mortem, Mortem saat ini tidak bisa merasakan setitik kekuatan yang dimiliki Korrina Korrina, bahkan di wujud Omni-Touri.


Bamushigaru perlahan-lahan meregenerasi selama satu detik, "GRAAAAGGGHHHHH!!!" Teriak Bamushigaru keras hingga Korrina menunjuk ke depan hingga membuat mulutnya tertutup rapat sekali, "K-Kuat sekali..." Korrina mulai menunjuk Bamushigaru menggunakan jari telunjuk-nya hingga seluruh tubuhnya mulai berlubang.


"H-Hebat..." Ucap Kuro selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut.


***


Virra mulai menghantam telapak tangan kanannya, "Ternyata benar... Satu-satunya cara untuk mengalahkan Bamushigaru adalah dengan menyegel Bamushigaru menggunakan semua Weapon of Ancient Heroes itu." Mereka semua mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal karena sudah jelas Weapon of Ancient Heroes itu hancur ketika Bamushigaru bangkit, "Virra, apakah kau bodoh...? Weapon of Ancient Heroes tadi sudah hancur." Ucap Corni.


"Ya, hancur. Tapi kita bisa mengembalikannya dengan kembali ke masa lalu..." Ucap Virra.


"Bagaimana caranya kita kembali ke masa lalu...?" Tanya Corni selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, Virra langsung menunjukkan ekspresi yang terkejut, "B-Benar juga..." Virra langsung menggaruk-garuk rambutnya selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, "Jika kita ke masa lalu juga, kita hanya akan menciptakan paradox yang lebih besar."


"Jika saja Haruka masih hidup... Dia pasti akan memiliki ide yang lebih bagus dan lebih masuk akal..." Ucap Virra yang mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat putus asa, ia mulai meneteskan beberapa air mata karena sepertinya Touri benar-benar tidak akan bisa di selamatkan, "Berakhir sudah... Tidak ada ide lain..." Ucap Virra dengan nada yang lemas.


"Masih belum berakhir..." Ucap Dias, kakak pertama di keluarga Shichiro. Virra dan yang lainnya langsung menatap Dias yang ekspresi yang terlihat serius. Itu artinya Dias sepertinya memiliki sebuah rencana untuk mengalahkan Bamushigaru menggunakan cara lain, "Grimoire of Oath..." Ucap Dias.


"Grimoire of Oath...?" Mereka semua langsung menunjukkan ekspresi yang kebingungan.

__ADS_1


__ADS_2