
Planet Zigarae, planet yang berada di ujung akhir dari semesta Yuusuatouri. Planet itu sekarang sudah menjadi lautan api karena perbuatan seorang ras Vampelf yang bernama Straton Serilda, ia membantai habis semua ras Legenda yang ada di planet itu demi mencari Saint Heroes, pertarungan sudah terjadi cukup lama hingga tiga Saint Heroes berkumpul di satu tempat, awalnya Serilda melawan Suzuka tetapi Suzuka tidak bisa mengalahkannya sendiri jadi ia memanggil
Ketiga Saint yang berkumpul itu adalah Saint Katana, Saint Crossbow, dan Saint Bow. Itu artinya Shichiro Suzuka, Shichiro Reimei, dan Shichiro Sasha. Mereka bertiga sedang melawan Serilda, walaupun mereka melawan Serilda dengan jumlah yang lebih banyak, mereka bertiga terluka cukup parah karena Serilda memiliki cara bertarung yang cukup tangguh, "Aku adalah ras Vampire dan Elf yang dicampurkan... Vampelf, apakah kalian tidak pernah sadar bahwa kekuatan kalian tidak akan bisa menandingiku...?" Tanya Serilda selagi memegang sabitnya yang dilumuri oleh darah-darah mereka.
Darah-darah mereka yang menggenang dimana-mana mulai berubah menjadi lingkaran hingga darah-darah itu sekarang melingkari sabit milik Serilda, "Teruslah memberikanku darah... Darah-darah milik kalian hanya akan membuatku kuat karena aku ini termasuk ras Vampire juga...!" Ucap Serilda, Suzuka mulai menatap Serilda dengan tatapan yang terlihat kesal, mulutnya sudah dipenuhi dengan darah karena perutnya baru saja terkena tusuk oleh sabit milik Serilda, "Baiklah, aku akan memberitahu kalian tentang keunggulan seorang Vampire..."
Reimei dan Sasha melesatkan panah mereka menuju arah Serilda, tetapi Serilda langsung mematahkan semua panah itu menggunakan sabit-nya, "Ras Vampire bertambah kuat ketika mereka menyerap darah atau menghisap darah... Lihatlah sabitku yang terbuat dari Supernatural Energy, aku memiliki darah ras Elf yang mengartikan aku bisa menciptakan beberapa senjata mematikan dan kalian juga sekarang sedang terjebak di dalam barrierku yang bernama Supernatural's Barrier."
Haruki tidak sempat datang ke tempat itu karena ia sedang menjemput Saint Heroes yang lainnya yaitu Saint Sword, Saint Spear, dan Saint Greatsword. Mereka bertiga sedang diserang oleh para Elf yang memiliki Arrow of Redemption dan jumlah elf itu lebih dari jutaan, saat ini mereka semua sedang terpojoki oleh para Elf yang berjumlah jutaan itu. Suzuka dan yang lainnya hanya harus bertahan hingga Haruki datang bersama Saint Heroes yang lainnya.
"Kemampuan tersembunyi ras Vampire adalah Bloody Boost, jika kami menyerap atau menghisap darah maka darah itu bisa kita lakukan apapun contohnya mengubah darah itu menjadi sumber kekuatan, energi sihir, kecepatan, pertahanan tubuh, dan lain-lain termasuk menciptakan sebuah senjata. Energi sihir kami bisa disebut dengan nama Blonergy, energi sihir kami tidak akan bisa habis jika kami menghisap darah kalian...!" Ucap Serilda selagi menjilati mulutnya yang dipenuhi dengan darah.
"Kau sungguh bodoh karena telah menjelaskan seluruh kemampuan yang bisa ras Vampire lakukan..." Ucap Reimei, ia bangkit dari atas tanah selagi memegang bahu kanannya yang sudah tertebas oleh sabit itu, untungnya lengan kanan Reimei masih bisa digerakan dengan normal, "Aku hanya bersikap baik... Dan apa salahnya memberitahu informasi penting kepada kalian semua yang sebentar lagi akan mati." Serilda mulai menjilati bibirnya lagi dan setelah itu ia menunjukkan ekspresi yang terlihat mematikan.
Reimei mulai memegang Crossbow-nya erat, Crossbow milik Reimei bernama Windstalker, Serilda mendarat di depan Reimei selagi menunjukkan sabitnya ke arah dirinya, "Kau korban yang akan mati pertama, Reimei..."
"Aku tidak akan mati..." Reimei berubah menjadi wujud Saint-nya yang bernama Saint Revolution, "...aku hanya akan menghabiskan waktumu hingga Haruki datang." Jawab Reimei selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, wajahnya terlihat bahwa dia ingin sekali bertahan hidup hingga Haruki pulang, Serilda langsung melesat menuju arah Reimei selagi mencoba untuk membelah leher Reimei menggunakan sabitnya, "Arrow of Smoking Poison...!!!" panah yang berada di Crossbow milik Reimei mulai bersinar, setelah itu ia melesatkan panahnya ke daratan hingga panah itu meledak dan menimbulkan beberapa asap yang mampu membuat Serilda menutup kedua matanya dan kedua lubang hidungnya.
Reimei terbang ke atas, "Raining Arrows of Sparks!!!" Reimei melesatkan ratusan panah yang mengandung sihir listrik ke menuju arah Serilda dan Serilda langsung menangkis semua panah itu menggunakan sabitnya, tetapi satu panah mampu mengenai tubuhnya dan menancap bahu kanannya. *BZZTT!* Bahu kanan Serilda langsung tersengat oleh listrik yang sangat kuat, "Ugghhh....! Dasar sialan...!" Serilda melesat ke atas dimana ia melihat Reimei sedang melesatkan panah-nya ke arah Serilda.
Serilda muncul di depan Reimei selagi memegang sabit-nya yang dilumuri oleh darah merah, "Blood of Poison Wave!!!" Serilda mengayunkan sabitnya ke arah Reimei dan sabit itu meluncurkan gelombang merah yang terdapat aura-aura hijau di sekitarnya, Reimei langsung mengubah panahnya menjadi warna biru, "Arrow of Protection...!" Reimei melesatkan panah birunya ke arah gelombang merah itu hingga panahnya meledak dan menciptakan barrier yang terbentuk seperti tembok.
Serilda muncul di depannya lalu ia mengayunkan sabitnya menuju arah ujung kepala Reimei, tetapi Reimei langsung menahan sabit itu menggunakan Crossbow yang ia pegang. *CLANG!* "Blood of Creation: Clone!" Tiba-tiba satu darah bulat yang melingkari sabit Serilda mulai muncul di belakang Reimei hingga bola darah itu membentuk klon yang sama persis seperti Serilda, klon itu langsung menendang punggung Reimei hingga ia terpental menuju daratan.
Suzuka dan Sasha sudah mencoba sekuat mereka untuk bangkit dan membantu Reimei tetapi mereka tidak bisa karena Lenergy dan tenaga mereka sudah habis, "Ugghh...!"
BAMMMM!!!
Serilda mengayunkan sabit-nya menuju arah dada Reimei, tetapi Reimei langsung melakukan backflip ke belakang dan berhasil menghindari serangan sabit itu. Sabit itu tertancap di atas daratan, "Cih... Apakah yang aku rasakan ini Legend's Boost!?" Tanya Serilda selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, ketika Reimei melakukan beberapa backflip ke belakang ia mulai mengganti panahnya menjadi panah yang lebih besar, "ARROW OF SOLAR FLARE EXPLOSION!!!" Reimei melesatkan panah besar itu menuju arah Serilda hingga panah itu terbelah menjadi dua dan meluncurkan gelombang putih yang bersinar cerah, gelombang itu melesat maju menuju arah Serilda.
"Supernatural's Energy Absorption!" Sabit Serilda mulai dilindungi oleh aura-aura putih yang mampu membuat sabitnya tidak terlihat karena sudah terhalangi oleh cahaya putih, Serilda langsung menyerap gelombang itu menggunakan sabitnya, "Terima kasih." Serilda tersenyum jahat, ia menggunakan sihir Elf yang cukup menguntungkan karena gelombang yang ia serap tadi mampu membuat seluruh tubuhnya kuat dan daya tahannya akan bertahan lama.
"T-Tidak... mungkin---"
JLASSHHH!!!
Tiba-tiba pergerakan Serilda mulai meningkat hingga ujung sabitnya mampu menusuk perut Reimei hingga ujung sabitnya keluar dari punggungnya, "HUUGGHHH!!!" Reimei langsung memuntahkan darah yang cukup banyak melalui mulutnya, darah-darah itu langsung berubah menjadi bulat dan melayang di sekitar sabit milik Serilda, "Darah-darahmu terlihat leza---"
"FROSTBITE EXPLOSIVE SHOT!!!" Teriak Sasha hingga ia melesatkan panah beku menuju arah Serilda, panah itu meledak tepat di punggungnya hingga mampu membuat punggungnya membeku, "Cih...! Dasar sialan...!" Serilda melirik ke belakang selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, "Teleportation Shot...!" Sasha melesatkan panahnya menuju arah Reimei hingga panah itu tertancap di daratan yang berada di depan Reimei, Sasha langsung muncul di sebelah panah yang tertancap itu lalu ia berubah menjadi wujud Saint Revolution, "Aku akan menunjukkanmu kekuatan kami yang sebenarnya...!"
__ADS_1
"Atomic Explosive Shot...!" Sasha melesatkan panahnya yang dilumuri oleh api-api hitam, panah itu langsung menancap di perut Serilda dan setelah itu panah yang menancap di perutnya meledak hingga mampu membuat Serilda terdorong ke belakang dan terjatuh di atas tanah, "Grrrggghhh...!!!"
Sasha melompat ke atas selagi melayang di atas langit lalu ia membidik kepala Serilda menggunakan panah-nya, "RAIN OF BURNING ARROWS---"
Tiba-tiba Serilda mulai meluncurkan gelombang putih melalui mulutnya yang bernama Supernatural's Energy Flash, tetapi gelombang putih itu langsung di tendang oleh Sasha dan ia langsung kembali membidik kepala Serilda, ketika ia menatap Serilda kembali ia sudah menghilang. Serilda muncul di depannya dan Sasha langsung menghantam kepalanya menggunakan busur yang ia pegang hingga Serilda terpental menuju daratan.
Dengan cepat Sasha membidik kepala Serilda, "Triple Thunder Shot!" Sasha langsung melesatkan tiga panah yang memiliki sihir listrik di dalamnya, Serilda langsung menangkis semua panah itu menggunakan sabit yang ia pegang dan setelah itu ia melesat menuju arah Sasha dan mulai mengayunkan sabit-nya beberapa kali, Sasha menahan semua serangan itu menggunakan busur yang ia pegang, "Cih...!"
Busur yang Sasha pegang mampu menahan serangan milik Serilda karena Weapon of Ancient Heroes tidak akan pernah bisa rusak ketika Bamushigaru masih di segel di dalam Temple of Ancient Weapon, Sasha menendang kedua kaki Serilda hingga ia terjatuh lalu ia mulai memegang kaki kanannya dan melesat menuju arah daratan selagi memegang kaki kanan milik Serilda, Sasha langsung menghantam seluruh tubuh Serilda dengan daratan.
BAAAMMMM!!!
Sasha melompat mundur selagi menatap Serilda, luka-luka di seluruh tubuhnya mulai kembali tersembuhkan karena darah-darah bulat yang melingkari sabitnya, "Tidak mempan..." Serilda bangkit dari atas tanah lalu ia menatap wajah Sasha dengan tatapan yang terlihat mematikan, "Kau tidak akan bisa mengalahkan ras Vampire campur Ras Elf bukan...?" Serilda mulai menciptakan klon dirinya dengan menggunakan darah bulat itu lagi.
Sasha langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, "Cih... Aku tidak akan menyerah sebelum Haruki datang...!" Serilda melesat menuju arah Sasha lalu ia menendang wajahnya, tetapi Sasha menunduk dan ia melihat klon Serilda yang sedang mengayunkan sabitnya menuju arahnya, Sasha langsung melompat ke sebelah kanan selagi menghindari serangan mematikan tadi, Serilda bersama klon-nya mulai menyerang Sasha bersamaan hingga mampu membuat Sasha terpojoki selagi menahan serangan mereka.
Serilda tiba-tiba menghilang dan sekarang Sasha mulai menahan serangan milik klon Serilda, tiba-tiba Serilda muncul di sebelah klon dirinya lalu ia menendang kedua kaki Sasha hingga ia terjatuh, ketika Sasha terjatuh ia langsung terbang dan melesat menuju atas langit, Serilda bersama klonnya mulai mengejar Sasha, "Blood Manipulation..." Ucap Serilda hingga darah yang berada di tubuh Sasha mulai melayang ke depan.
Darah-darah Sasha langsung berubah menjadi yang sangat tajam, Sasha langsung berhenti terbang ke depan karena seluruh tubuhnya sedang dikepung oleh senjata-senjata yang terbuat dari darah, "Ras Vampire memang menyusuhkan...!" Ucap Sasha hingga perutnya langsung tertusuk oleh kedua sabit yang dimiliki Serilda dan klonnya, "GUAGHHH!!!" Sasha memuntahkan banyak darah melalui mulutnya hingga darah itu mengenai wajah Serilda.
Serilda langsung mendorongnya mundur hingga ia terjatuh di atas tanah, Serilda melompat menuju arah Sasha lalu ia menginjak perutnya dengan sangat dalam, "UAGGHHH!!!" Teriak Sasha kesakitan, Suzuka hanya bisa melihat kakaknya tersiksa, Suzuka sudah coba sekuat mungkin untuk bangkit tetapi tubuhnya terasa berat sekali seperti gravitasi yang ia rasakan mulai memberat entah kenapa mungkin saja efek dari kehabisan Lenergy dan tenaga secara bersamaan, "Sampai jumpa lagi, SAINT HEROES!!!" Serilda menunjukkan ekspresi yang terlihat sadis.
Serilda mengayunkan sabitnya ke arah tubuh Sasha hingga tubuhnya langsung terbelah dua dan Sasha langsung mati, Suzuka membuka kedua matanya dengan sangat lebar ketika menatap kejadian itu, "K-Kak Sasha...!" Serilda langsung membuat semua darah di tubuh Sasha menjadi bulat hingga semua darah yang ada di tubuh Sasha mulai melingkari sabitnya, "Satu Weapon of Ancient Heroes dapa---"
JRAT! JRAT! JRAT!
Tiba-tiba punggung Serilda mulai tertancap oleh beberapa panah yang Reimei lesatkan, ia masih ingin terus berusaha agar Haruki bisa datang dan menyelamatkan mereka, "Dasar monster sialan...! Apa yang kau telah perbuat kepada kakakku...!?" Tanya Reimei dengan ekspresi yang terlihat kesakitan dan lelah, Serilda muncul di depannya selagi memegang belati yang terbuat dari darah, "Dan sekarang bagian dirimu untuk mati...!"
Serilda mulai menusuk-nusuk seluruh tubuh Reimei menggunakan belati yang ia pegang lalu ia menusuk perutnya dengan belati itu dan ia melanjutkannya dengan menggerakan belatinya ke atas hingga dada Reimei mulai memiliki luka tebasan yang dalam sekali, belati yang Serilda pegang mulai berubah menjadi darah yang tercampur dengan darah Reimei, Serilda mulai mengubah darah milik Reimei menjadi sebuah belati yang besar.
Serilda langsung mengayunkan sabit darah itu ke arah perutnya hingga ujung sabit itu mulai menusuk perutnya dengan sangat dalam, Reimei terpental ke atas dengan kondisi yang sudah mati. Ketika Reimei terpental ke atas Serilda langsung mengubah sabit darah itu menjadi tombak darah yang berada di tangan kirinya, "RASAKAN INI!!!"
"HENTIKAN...!!!" Teriak Suzuka, Serilda melempar tombak itu ke arah kepala Reimei hingga tombak itu langsung menghancurkan seluruh kepala Reimei.
BWASHH!!!
Suzuka langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat trauma dan histeris melihat kedua kakaknya mati dengan cara yang cukup tragis, "GRAAAAGGGHHHHH!!!" Teriak Suzuka keras hingga ia langsung berubah menjadi wujud Saint God karena efek dari Legend's Boost yang ia dapatkan dan juga kemarahan yang ia miliki di dalam hatinya, ia merasa muak melihat Serilda membunuh kakak-kakaknya, "KAU TIDAK AKAN AKU MAAFKAN, SERILDA!" Teriak Suzuka hingga ia menarik katananya yang terletak di pinggangnya.
"EXECUTION OF INFINITY SLASH!!!" Suzuka mulai mengayunkan katananya beberapa kali ke depan hingga katana itu mulai meluncurkan beberapa gelombang vertikal dan horizontal yang melesat menuju arah Serilda.
__ADS_1
Serilda menangkis semua gelombang itu menggunakan sabit-nya lalu setelah itu ia melesat ke depan dan menendang perut Suzuka hingga ia terdorong ke belakang, pergerakan Serilda mulai meningkat tiada batas mungkin karena efek Bloody Boost-nya, Suzuka mulai berpikir dengan keras agar ia bisa memenangi pertarungan itu di wujud Saint God-nya, "Bahkan di wujud Saint God... Dia masih jauh lebih kuat dariku..."
Serilda menunjuk Suzuka menggunakan jari telunjuknya, "Supernatural's Beam" Serilda meluncurkan gelombang kecil yang seukuran dengan jari telunjuknya, gelombang itu melesat menuju arah Suzuka dan Suzuka menahan gelombang itu menggunakan katananya, tetapi gelombang itu berhasil menembus pedang Suzuka hingga gelombang tersebut mulai menusuk perut Suzuka, "Gugghh...!" Suzuka mulai memuntah banyak sekali darah melalui mulutnya.
Suzuka hampir saja kehilangan keseimbangannya dalam berdiri, setelah itu ia melesat menuju arah Serilda dan mulai mengayunkan katananya menuju arah Serilda, tetapi Serilda menangkis katana itu menggunakan sabit-nya hingga ia terdorong ke belakang, "SLAYING SPARK OF THUNDER!!!" Suzuka mengayunkan katananya yang mulai dilumuri oleh listrik-listrik emas, katana itu mulai meluncurkan listrik kuat menuju arah Serilda, tetapi ia langsung memutarkan sabitnya hingga membuat listrik itu terpental menuju atas langit.
Suzuka melesat ke depan lalu ia mengayunkan katananya menuju arah leher Serilda, tetapi Serilda melompat ke atas dan mendarat di katana milik Suzuka, "Di luka seperti itu... Kau tidak akan bisa menang, jika saja kau bertarung melawanku di kondisi yang pulih maka kau memiliki kesempatan untuk menang..." Satu darah bulat yang sedang melingkari sabit Suzuka mulai berubah menjadi warna hijau, Serilda mulai mengayunkan sabitnya beberapa kali menuju arah Suzuka, tetapi Suzuka berhasil menahan semua serangan itu hingga darah bulat hijau itu melesat menuju arah Suzuka dan mulai memasuki luka tebasannya.
Serilda menendang perutnya hingga ia terpental ke belakang, seluruh tubuh Suzuka mulai bergetar dengan sendiri karena efek darah bulat hijau yang memasuki tubuhnya, seluruh darah Suzuka mulai kena racun karena bola darah hijau tadi, "Blood of Cursed." Serilda tersenyum hingga Suzuka mulai memuntahkan banyak sekali darah melalui mulutnya, "Guuggghhh...!!!" Suzuka mulai berlutut di depan Serilda selagi memegang perutnya.
Serilda menghampiri Suzuka selagi memegang sabitnya cukup erat, "Waktumu berakhir di sini, Suzuka." Ucap Serilda hingga Suzuka bangkit kembali lalu iia mulai mengayunkan katananya beberapa kali dengan tenaga yang lemah, Serilda menahan semua serangan lemah itu menggunakan jari telunjuknya, "Kau sudah tidak bisa bertarung lagi..." Serilda menendang perutnya hingga Suzuka tergeletak di atas tanah hingga ia berubah kembali menjadi wujud normalnya.
Serilda mulai mengangkat sabitnya tinggi, "Selamat tinggal, Suzuka---"
Seluruh aura Suzuka mulai meningkat, ia bangkit dari atas tanah dengan memaksakan seluruh tubuhnya, "JYAAAAAAAAGGGGGHHHHHH!!!" Teriak Suzuka keras hingga ia berubah kembali menjadi wujud Saint God-nya, teriakkannya mampu membuat Supernatural's Barrier retak, "HAAGGGHHH!!!" Teriakan Suzuka untuk terakhir kalinya hingga Supernatural's Barrier itu langsung hancur dan menunjukkan planet yang sudah hancur dipenuhi dengan lahar.
Suzuka langsung berubah kembali menjadi wujud normal-nya, ia langsung tergeletak di atas tanah dengan kondisi pingsan, "H... Haru...ki..." Ucapnya hingga Serilda mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, "Pergerakan yang bagus, Saint Hero---"
...
...
BAMMM!!!
Haruki muncul di depan Serilda lalu ia menendang perutnya dengan sangat dalam hingga ia terpental ke belakang selagi memegang perutnya yang terasa cukup menyakitkan karena terkena tendangan Haruki, "... ...!" Haruki mulai melihat kakak-kakaknya yang sudah mati yaitu Reimei dan Sasha, mereka terbunuh dengan cara yang tragis sekali hingga membuatnya mulai merasa kesal, "Kak Reimei... Kak Sasha...!" Sepertinya Haruki datang terlambat hingga ia tidak bisa menyelamatkan Reimei dan Sasha.
Haruki melirik ke belakang dimana ia mulai melihat Suzuka yang sedang berada di kondisi pingsan, "Kak Suzuka...!!!" Rambut Haruki perlahan-lahan berubah menjadi warna abu-abu ketika melihat kedua kakaknya yang sudah mati dan satu kakaknya lagi yang sedang pingsan, "Grrrggghhh....!!!" Haruki mengepalkan kedua tinjunya dengan sangat kasar.
Haruki mulai berlutut lalu ia mulai memukul-mukul daratan selagi menunjukkan wajah yang terlihat kesal, daratan yang ia pukul langsung retak, "Hah...!!! Hah...!!! Hah...!!!" Kedua pupil matanya yang sebelumnya berwarna hitam berubah menjadi warna kuning, aura hitamnya mulai membesar hingga mampu membuat dorongan besar di sekitarnya yang mampu membuat Serilda terdorong ke belakang, "Grrgghhh...!"
Terdapat semacam ukiran merambat bergambar seperti kutukan di wajahnya. Kekuatan menambah 8 kali lipat dari sebelumnya, kelincahan refleks meningkat sebanyak lima ratus persen hingga Haruki mampu menghindar serangan fisik atau sihir yang mustahil, "GAAAAAAAAAAGGGGGGHHHHH!!!" Teriak Haruki keras hingga ia meluncurkan gelombang hitam ke atas langit, Serilda langsung terpental ke belakang karena dorongan yang diciptakan oleh Haruki.
"Grrrgghh...!" Haruki bangkit dari atas tanah selagi mengepalkan kedua tinjunya, "GRAAAAGGGHHHHHH!!!" Teriak Haruki keras hingga otot-ototnya mulai membesar dan bahkan auranya terus meningkat dan membesar hingga mampu membuat Serilda berkeringat, aura Haruki langsung berubah menjadi warna hitam, merah, dan ungu yang tercampur menjadi satu. "HRAAAGGGHHHH!!!" Teriak Haruki untuk terakhir kalinya hingga seluruh tubuhnya mulai terlingkari oleh listrik yang berwarna biru tua dan listrik-listrik itu mulai menyebar kemana-mana dan hampir saja menyengat Serilda, "Cih...!"
Aura Haruki mulai kembali mengecil dan ia baru saja berubah menjadi wujud khususnya yang bernama Alternate Mode dan ia juga sekarang sedang berada di wujud Saint Revolution-nya yang mengartikan bahwa ia menggabungkan kedua wujud itu menjadi satu. Haruki berjalan ke depan dan setiap ia berjalan, daratan mulai bergetar karena kekuatan Haruki yang terasa cukup besar sekali, "Kau...!" kedua telapak kaki Haruki mampu membuat daratan retak.
"Semua ini...! Berakhir sekarang...!!!"
"AKU AKAN MEMBUNUHMU...!!!"
__ADS_1