Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend
Chapter 61 - Saint Hybrid


__ADS_3

Shiro langsung terbang menuju atas langit dengan sangat cepat hingga ia langsung menembus luar angkasa, sekarang ia sedang melayang di luar angka mencoba untuk merasakan energi sihir milik Homuze karena ia sudah yakin bahwa Homuze berada di sekitar semesta Touri. "Kau masih bisa membuatku lebih kuat, Homuze. Kau juga pasti memiliki mimpi yang sama dengan Homura..."



"Jika seorang ras Legenda biasa yang memiliki darah Eternal mati maka ras Eternal yang berada di dalam dirinya akan hidup bebas..." Ucap Homuze dengan wajah yang sangat serius.



Shiro langsung membuka kedua matanya lebar hingga ia langsung terbang kembali menuju arah Rina dan seketika Shiro tiba di atas pemakaman, ia langsung mengejamkan kedua matanya untuk mencari energi sihir milik Homuze, tiba-tiba ia merasakan setitik api yang mulai terasa, sangat hangat... Hangat... Dan memulai memanas hingga punggung Shiro mulai memanas karena energi sihir itu. "... ..."



Shiro melirik ke belakang dan tiba-tiba ia langsung melihat gadis berkulit coklat dengan rambut panjang berwarna merah seperti api yang sedang melayang di belakang dirinya selagi menunjukkan senyuman kalem seperti orang yang keren. "Hmph... Kau masih mengingatku ya, Shiro...?" Tanya Homuze dengan ia mendarat di belakang Rina.



"Homuze..." Ucap Rina dengan wajah yang terkejut karena ia tiba-tiba mengingat sesuatu tentang Homura, ia memiliki darah Eternal dan sekarang ras Eternal yang berada di dalam tubuh Homura telah bebas dan menjadi seseorang yang tinggal di semesta Yuusuatouri. Walaupun Rina menunjukkan sedikit kesyukurannya tetapi Homuze dan Homura tidak memiliki sikap yang sama jadi Rina lebih memilih untuk Homuze bisa berubah menjadi Homura atau sikap Homuze berubah menjadi Homura.



Rina sudah beberapa kali memiliki beberapa kejadian dimana Homuze pernah menghancurkan beberapa planet sejak itu dan seketika itu terjadi Mortem berhasil menggunakan sihir segel kepadanya hingga Homuze terjebak di tubuh Homura untuk selamanya dan bahkan bisa di kendalikan untuk selamanya.



Homuze tiba-tiba berlutut kepada Rina dengan wajah yang menatap tanah-tanah, ia terlihat seperti mencoba untuk meminta maaf kepada dirinya. "Mama... Aku merasa bersalah sekarang, mengingat kejadian masa itu aku benar-benar terlihat seperti monster yang berhati dingin sejak itu. Aku merasa sangat menyesal hingga aku berlatih cara mengontrol emosi-ku di dalam tubuh Homura..."



"Dan sekarang... Shiratori Homura atau bisa aku panggil dengan adikku karena dia menyuruhku untuk memanggilnya begitu telah tiada, dia adalah sosok yang telah membuatku menjadi seseorang yang berbeda. Dia sekarang sudah tiada dan tidak bisa aku temui lagi... Itu artinya bahwa tugasku sebagai ras Eternal Homura akan menggantikan dirinya." Homuze menatap wajah Rina dengan sangat serius hingga Rina hanya bisa diam selagi menatap wajahnya.



"Mama, aku meminta maaf atas semua perbuatanku...! Aku sungguh menyesal...! Tolong, biarkan aku menggantikan Homura demi kehendakan dirinya, ia ingin sekali melihat masa depan dan juga masa lalu... Dia juga bahkan memberikan perkataan terakhirnya kepadaku!" Ucap Homuze dengan wajah yang sangat serius hingga ia wajahnya benar-benar menunjukkan kejujuran yang selalu ia katakan, Homuze tidak akan pernah berbohong karena wajahnya ini terlihat sangat jelas bahwa dia selalu serius setiap saat.



"Perkataan terakhir...?" Tanya Shiro dengan wajah yang serius.



"Ya... Dia mengatakan kepada diriku di hadapanku bahwa ketika ia mati... Aku harus menggantikannya. Dia telah mempercayai diriku demi menggatikan dirinya dan sekarang aku harus berjuang untuk menjadi Homura yang kau inginkan Shiro!" Ucap Homuze dengan wajah yang sangat serius. Rina tiba-tiba mulai tersenyum sedikit.


__ADS_1


"Jadi Homura mengatakan itu kepadamu ya...? Menarik, jika dia mempercayaimu begitu saja maka aku mempercayimu juga dengan membuatmu menjadi pengganti Homura... Istri kedua dari Shiratori Shiro...!" Rina tiba-tiba langsung mengontrol tubuh Homuze hingga ia langsung bangkit, ia tidak mau melihat Homuze yang bisa disebut dengan anaknya juga untuk menunduk kepada Mama-nya.



Homuze dan Shiro langsung terkejut mendengar itu hingga Rina langsung memberi Arisu kepada Homuze dan ia langsung menggendongnya dan menatapnya. "Mama... Terima... Kasih telah menerimaku..." Ucap Homuze dengan ia tersenyum lalu ia meneteskan air matanya. Hal itu membuat Shiro tersenyum karena sepertinya kenangan baru akan datang dan terbuat dengan keluarga Shiratori baru.



"Tidak perlu berterima kasih karena aku juga sama sepertimu... Contohnya Mama-mu yang bernama Mortem." Rina langsung terkekeh.



5 tahun kemudian.....



5 tahun ini, Homuze telah resmi menjadi istri yang kedua dari Shiro. Ia benar-benar ingin menggantikan Homura hingga 5 tahun ini sikapnya mulai perlahan seperti Homura, tetapi sikap mengamuknya masih tetap sama... Berbahaya. Methode, Syna, Eclipse, dan Arisu semuanya telah sepenuhnya di latih oleh Homuze hingga mereka mahir dalam menggunakan ilusi dan bahkan Shieo juga mulai perlahan bisa menggunakan sihir ilusi berkat Homuze.



Perbedaan antara Homura dan Homuze adalah Homuze lebih mahir dalam sihir ilusi sedangkan Homura lebih mahir dalam sihir yang berkaitan dengan api-api. Keluarga Shiratori berjalan cukup bahagia sejak kedatangan Homuze, tetapi mereka semua juga tidak lupa untuk mengunjungi kuburan Selvia, Nytia, dan Homura.




"JYAHHHHH...!!!!" Arisu mulai menghantam gunung berapi dengan menggunakan tinju kanannya hingga gunung berapi tersebut langsung meledak dan mengeluarkan lahar yang sangat banyak. Shiro dan Homuze langsung tersenyum dengan sangat bangga karena ia benar-benar berkembang cukup cepat untuk seorang anak kecil.



"Shiro, apakah kau lihat kesempurnaan dari anak kita...? Anak yang telah diteliti dengan sel-sel darah dari ibu dan ayah-nya telah membuatnya menjadi seorang putri yang mampu menggunakan sihir api dan saint yang terkejut hingga potensi penuh. Bahkan... Ilusi-nya juga tidak bisa kita remehkan begitu saja." Ucap Homuze selagi menyilangkan kedua lengannya.



"Sihir api warisan Homura dan juga sihir Saint warisanku...? Apakah dia juga memiliki kekuatan dari Saint Solar Eclipse?" Tanya Shiro dengan wajah yang kebingungan.



"Bukan..."



"Apa...? Apa yang kau katakan? Dia sudah jelas pasti akan mewarisi kekuatan Saint-ku juga!"

__ADS_1



"Lebih bagus lagi, sayang. Arisu adalah putri yang sempurna hingga ia mewarisi Homura dengan sempurna dan juga... Ia memiliki kesempatan untuk mewarisi seluruh kekuatan Saint, dan Saint itu diberi nama dengan Saint Hybrid. Saint yang memiliki seluruh kekuatan Saint yang ada di dunia ini." Homuze menatap wajah Shiro dengan senyuman, hal itu membuat Shiro terkejut karena Saint Hybrid hanyalah sebuah mitos yang dibuat-buat oleh Saint yang pertama.



Shiro juga merasa sedikit mempercayai Homuze hingga ia tiba-tiba mulai meneteskan keringatnya karena Saint Hybrid adalah sosok Saint yang sangat kuat di semesta Touri ini karena Saint yang pertama bahkan menceritakan Saint Hybrid itu, tetapi semua orang tidak mempercayainya karena semua itu hanyalah mitos yang dibuat oleh Saint pertama itu.



Saing Hybrid termasuk Saint tipe baru atau Virra menamainya <>, tipe Saint yang terdapat 5 Saints saja yang bisa disebut sebagai tipe itu karena semuanya hanyalah mitos. Saint Hybrid, Saint Mimic, Saint Strength, Saint Cursed, Saint Magic.



Kelima Saint Mitologi itu semuanya termasuk mitos yang di tulis oleh Saint pertama yang pernah tinggal di Yuusuatouri, tetapi terkadang mitos di Yuusuatouri bisa saja menjadi kenyataan dengan berjalannya waktu.  "Saint Mitologi... Saint yang memiliki sumber energi sihir dengan jumlah yang sangat besar."



"Apakah kau terbayangi apa yang akan terjadi jika wujud Saint digabungkan dengan wujud Flaming Form?" Tanya Shiro. Flaming Form adalah sebuah wujud yang Homura buat, wujud itu mampu meningkatkan sihir api dan juga setiap kekuatan yang ada di dalamnya terbakar penuh dengan semangat hingga setiap hantaman yang ia buat akan menyebabkan panas yang lebih panas dari api neraka.



Flaming Form tidak memiliki sedikit resiko yang bisa membakar apapun tanpa sengaja, tetapi Homura sudah bisa mengontrol wujud itu dengan sempurna. Homura menciptakan wujud itu dengan cara yang sempurna dan ia mewariskan wujud itu kepada Arisu. Homuze juga sudah termasuk berada di Flaming Form karena itulah wujud aslinya sehingga Homuze harus benar-benar mengontrol wujud normal-nya (Flame) agar tidak membakar sesuatu secara di sengaja.



"Sudah jelas 'kan...? Kekuatan yang setara dengan para dewa dan dewi. Arisu bisa saja menaklukan semesta Touri dengan kekuatan itu." Homuze tersenyum dan tiba-tiba Arisu mendarat tepat di depan mereka berdua dengan wajah yang tenang dan kalem.



"Mama, Papa, aku sudah selesai berlatih." Arisu menunjuk beberapa gunung berapi yang telah hancur oleh Arisu. Hal itu membuat Shiro dan Homuze terkesan hingga Homuze langsung mengusap ramburnya.



"Kerja bagus, sayang. Sepertinya kita sudah siap." Homuze melirik kepada Shiro.



"Siap...?"



__ADS_1


__ADS_2