
"Maju!!!"
"JYAAAHHHHH!!!" Shin dan Shou langsung melesat menuju arah Arata dengan gaya zig-zig, Shin mengayunkan pedang-nya menuju arah Arata, tetapi ia langsung menghindari serangannya. Shou mencoba untuk memukul wajah Arata, tetapi Arata menghindari serangan itu juga. Mereka berdua langsung berbalik arah dan menyerang Arata secara bersamaan.
Arata menahan semua serangan itu menggunakan sword of Gluttony-nya. Serangan mereka berdua masih mampu Arata tahan tanpa harus kesulitan, perlahan-lahan seluruh atribut Arata meningkat karena pedang yang ia pegang. Arata langsung mendorong mereka mundur menggunakan pedang-nya, setelah itu Arata langsung memunculkan Sword of Greed di tangan kirinya. Mereka berdua melesat bersama menuju arah Arata dan menyerang Arata secara bersamaan.
Arata menahan serangan mereka menggunakan kedua pedang-nya, tetapi dorongan dari serangan mereka berdua mampu membuat Arata terdorong ke belakang. "Bagus!" Ucap Shira selagi menatap hologram itu. "Serangan serentak! apakah mereka berdua benar-benar bekerja bersama!?" Tanya Alvin selagi menatap pertarungan itu.
Arata langsung menatap mereka berdua selagi memegang kedua pedang-nya dengan sangat erat. "Kedua serangan kalian terasa cukup menyakitkan sekarang... Bagus..." Mereka berdua melesat menuju arah Arata hingga mereka berdua langsung menyerang Arata secara bersamaan, Arata masih menahan serangan mereka menggunakan kedua pegang yang ia pegang.
Arata mencoba untuk melakukan serangan balik, tetapi ia tidak bisa karena kewalahan oleh dua Legenda yang sedang berada di wujud kekuatan penuh mereka, Shou dan Shin langsung menendang perut Arata dengan sangat dalam hingga ia terpental ke belakang. Kedua pedang Arata langsung mengubah pedang Gluttony-nya menjadi pedang Wrath, pedang Wrath tersebut langsung terlumuri oleh api. "GYAAGH!!!" Teriak Arata hingga ia langsung mengayunkan pedang Wrath-nya ke arah mereka berdua, pedang Wrath itu langsung meluncurkan gelombang tebasan api.
Shou dan Shin langsung terkena oleh gelombang api itu, mereka berdua langsung terpelanting ke belakang. "FINAL SHINE ATTACK!!!" Shin meluncurkan gelombang Final Shine Attack menuju arah Arata dan setelah itu pedang Greed Arata bersinar merah terang. "GREED OF MAGIC!!!" Arata langsung menahan gelombang sihir itu menggunakan pedang Greed-nya hingga sihir milik Shin langsung terserap oleh pedang yang bernama Greed.
Shin dan Shou langsung mendarat di depan Arata selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal. "Cih..." Shin langsung memegang pedang-nya erat. "Harus berapa kali aku mengatakan hal ini, huh...? Kalian tidak akan pernah bisa mengalahkanku..." Ucap Arata.
"Ayo! Dengan kekuatan dari kerja sama, kalian berdua pasti akan bisa mengalahkan, Arata!" Ucap Rina selagi menatap hologram itu. "Pergerakan Arata terlihat tidak seimbang..." Ucap Mortem.
"Shou dan Shin tidak bisa melakukan serangan koordinasi dengan baik, tapi ironisnya, itulah yang membuat Arata cukup kewalahan." Ucap Korrina.
Shou melirik ke arah Clare yang sedang mencoba untuk memulihkan dirinya sendiri, ia langsung menatap Shou kembali. "Ada apa, tuan?" Tanya Clare, Shou langsung mengajak-nya ke sini. "Berdua sepertinya tidak cukup... Bagaimana jika kau coba untuk bantu kami melawan Saint bajingan ini...?" Tanya Shou, Clare mengangguk lalu ia muncul di sebelah kanan Shou selagi memegang sabit-nya erat.
"Hmph! Jangan membuatku tertawa... Apakah kalian masih ingin terus mencoba...? Apakah kalian masih ingin terluka dengan pedang-pedangku? Sudah aku bilang, aku tidak akan bisa dikalahkan oleh kalian semua!" Ucap Arata kesal. "Yang terakhir... Aku memberikan satu kesempatan untuk kalian semua menyerah dan berhenti melawanku, membunuh para Legenda sampah itu adalah tindak kebenaran dan keadilan!!!"
"BAJINGAN!!!" Shin langsung melesat menuju arah Arata sendirian. "Si tolol itu!" Ucap Clare, ia bersama Shou langsung melesat menuju arah Arata secara bersamaan. "Cih...!" Arata langsung muncul tepat di belakang mereka bertiga, ia menendang wajah Clare hingga ia terpelanting ke depan.
Arata mendarat di atas daratan lalu Shin dan Shou juga mendarat di atas daratan tepat di depan Arata. Shin dan Shou melesat menuju arah Arata dan setelah itu Clare juga melesat menuju arah-nya. Mereka bertiga langsung mulai menyerang Arata secara bersama dan membuat Arata kewalahan. Serangan tinju bertubi-tubi Shou masih bisa di tahan oleh Arata, serangan pedang milik Shin masih bisa di tahan oleh Arata, bahkan serangan ayunan sabit milik Clare juga masih bisa di tahan oleh Arata.
"Cih... Sialan...!" Arata mulai kewalahan, Shin mengayunkan pedang-nya menuju arah puncak kepala Arata, tetapi Arata menahan pedang milik Shin menggunakan pedang miliknya sendiri. "KURANG AJAR!!!" Arata langsung menghantam wajah Shin menggunakan sikut tangan kanannya hingga ia terpental ke belakang. Arata menendang wajah Clare dan Shou secara bersamaan hingga mereka langsung terpental ke belakang juga. Pedang Greed milik Arata mampu membuat dirinya semakin kuat karena sihir yang dimiliki pedang itu yang bernama Greed of Power, sihir yang mampu membuat Arata kuat karena serangan yang mereka kerahkan menuju arah pedang Greed itu, setiap pedang itu menahan sebuah serangan.
Shou meluncurkan beberapa bola energi melalui gerhana bulan yang berada di kepalanya Shou sendiri. "Lunar Eclipse Creation: Lunar Gravitation!!!" Setelah itu ia langsung menciptakan gerhana bulan besar yang berada di atas mereka. Gerhana bulan yang besar itu langsung membuat gravitasi dimensi itu berat dan memiliki gravitasi jutaan kali dari planet para Legenda. Shin, Clare, dan Arata langsung terjatuh di atas tanah karena tekanan yang dimiliki oleh planet itu. "Grrrgh...!!! Sialan!!!" Shou melesat menuju arah Arata lalu ia menciptakan sebuah pedang melalui telapak tangan kanannya dan setelah itu ia mencoba untuk menusuk kepalanya.
CLAAANG!!!
Arata langsung menahan serangan itu menggunakan pedang-nya, ia mampu menggerakan kedua tangan-nya dengan mudah. "Kedua pedang ini lebih berat dari gravitasi gerhana bulan itu!!!" Ucap Arata, Shou langsung melompat ke belakang dan mencoba untuk menusuk punggung Arata. "Trace Activated: Magic!!!" Arata langsung menciptakan sebuah logam kuat di punggung-nya hingga kedua pedang Shou langsung patah. "Cih!!! Bajingan!!!"
__ADS_1
Shou melompat ke depan lalu ia menunjuk Shin dan Clare. "Mari serang bajingan ini bersama!!! Lunar Blessing!!!" Seluruh tubuh Shou dan Clare langsung terlumuri oleh aura ungu kegelapan dan tubuh mereka langsung perlahan-lahan kembali ringan. "ARATA MILIKKU!!!" Ucap Shin dengan ia melesat menuju arah Arata.
CLAAAAAANG!!!
Shin langsung terdorong ke belakang, Shou membulatkan kedua matanya melihat Arata berdiri tegak. "A-Apa!?" Shou langsung melihat aura ungu kegelapan yang melumuri seluruh tubuh Arata. "Terima kasih, Shou. Dengan sihir Lunar Blessing, tubuhku kembali ringan..." Ternyata Arata melakukan Trace Magic lagi dengan meniru sihir Lunar Blessing.
"BODO AMAT!!!" Teriak Shin hingga ia meluncurkan Final Shine Attack menuju arah Arata dan Shou juga melakukan hal yang sama dengan meluncurkan Shiromura Eclipse menuju arah Arata. "Greed of Magic!" Arata langsung menyerap kedua gelombang sihir itu dan ia tersenyum lebar. "Teruslah!!! Terus!!! Dasar bodoh...!!! Apakah kalian akan terus membuatku lebih kuat lagi?!" Tanya Arata.
Arata melempar sword of Wrath menuju arah Shin dan untung-nya Shin masih sempat menghindari pedang itu yang melesat menuju arah-nya. Arata langsung melesat menuju arah Clare, Shou muncul di sebelahnya lalu ia mendorongnya ke depan hingga perut Shou langsung tertendang oleh Arata hingga ke depan. "Tuan...!? Apa yang kau lakukan!?" Clare langsung terkejut ketika melihat itu terjadi.
Arata langsung meluncurkan Shiromura Eclipse tepat di depan Shou hingga ia terbawa pergi oleh gelombang emas itu ke depan. Shin muncul di sebelah Arata lalu ia mulai mengayunkan pedang-nya beberapa kali, tetapi Arata menahan serangan itu menggunakan kedua pedangnya. Shou melesat menuju arah Arata dari belakang. "Cih!!!"
"Kau melihat ke arah mana, hah!?" Tanya Shin dengan ia mencoba untuk menusuk wajah Arata, tetapi ia langsung menangkis pedang itu hingga pedang itu terpental menuju atas langit. Arata langsung menghantam dada Shin menggunakan sikut kirinya hingga ia terpental ke belakang. Arata melirik ke belakang lalu ia mulai menahan semua serangan yang Shou kerahkan kepadanya.
CLAAANG! CLAANG! CLAAANG!
Shou melompat mundur lalu Arata mulai melesat menuju arah-nya, tetapi ia langsung merasakan beberapa sihir yang meluncur menuju arah-nya. Arata berhenti bergerak menuju arah Shou lalu ia melompat mundur selagi menghindari sihir Dark Dimensional Ball milik Shin. Shin muncul tepat di depan Arata lalu ia mengayunkan pedang-nya ke menuju arah puncak kepala Arata, dengan cepat Arata langsung menahan serangan pedang itu menggunakan Sword of Greed.
CLAAANG!
"GRRRGHHH!!!" Shin langsung merasa sangat kesal. "Pedangmu... masih lemah!!!" Arata langsung menghantam perut Shin menggunakan gagangan dari pedang-nya hingga Shin langsung terpental ke belakang. "Shin!" Teriak Shou, ia langsung melesat menuju arah Arata dan mencoba untuk mengayunkan pedangnya beberapa kali.
"WRATH OF HELL---" Shou muncul tepat di atas Arata selagi meluncurkan Shiromura Eclipse menuju arahnya, Arata memegang pedang Greed-nya dengan sangat erat lalu ia menahan gelombang itu menggunakan pedang Greed-nya. "GREED OF MAGIC!!!" Gelombang sihir itu langsung terserap habis oleh pedang milik Arata, setelah itu Arata mengayunkan pedang Greed-nya hingga pedang itu meluncurkan gelombang sihir emas menuju arah Shou dan itu mengenai-nya. "UAGHH!!!" Shou terpental ke belakang lalu terjatuh di atas daratan.
"Gghhh..." Shou mencoba untuk bangkit, tetapi tidak bisa karena tubuhnya terasa berat. Shin mencoba melakukan hal yang sama, tetapi ia tidak bisa karena Lenergy-nya sudah habis. "Sepertinya Arata benar-benar menang dalam melawan mereka bertinga." Ucap Korrina selagi menyilangkan kedua lengannya.
"Sword of Greed... Pedang yang sungguh berbahaya." Ucap Shira, ia mulai berkeringat ketika melihat pedang yang mampu menyerap kekuatan dan sihir. "Arata... Seorang Legenda yang membuat tubuhku terbakar dengan semangat..." Alvin tersenyum lebar ketika ia melihat kemampuan Arata yang cukup unik bagi dirinya.
"Kekuatan dari pedang tujuh dosa besar itu tidak terbayangkan! Jika aku terus menggunakan kekuatan ini lebih lanjut maka aku bisa saja membunuh kalian semua tanpa sengaja..." Ucap Arata. "Hmph... Cobalah untuk membunuh kami." Ucap Clare yang berada di depan Arata, Arata langsung menatap wajah Clare dengan tatapan kesal. "Kau ini adalah dewi kematian bukan...?"
"Ya... Emang kenapa?" Tanya Clare.
"Aku benci dewa dan dewi... Dasar makhluk egois, kalian berhak mati saja... Apalagi kau Dewi Kematian yang hanya mengurus arwah-arwah yang sudah mati!"
"Tutup mulutmu... Aku tidak suka mendengar seorang mortal yang mencoba untuk menilai para dewa dan dewi tanpa berpikir jasa apa yang pernah mereka lakukan!!!" Ucap Clare kesal.
__ADS_1
Arata muncul tepat di depan Clare dan ia langsung mengayunkan kedua pedang-nya menuju arah leher Clare, tetapi Clare langsung melompat mundur. Arata muncul tepat di belakang Clare dan ia langsung menghantam punggung Clare menggunakan gagangan pedang yang ia pegang. Clare terdorong ke depan lalu ia berbalik arah dan mengayunkan sabit-nya ke arah kepala Arata, dengan cepat Arata menangkis sabit itu menggunakan dua pedang-nya hingga sabit itu langsung hancur. "Rghh..!"
Arata menendang perut Clare hingga ia langsung terpental menuju arah Shou dan Shin. "Kalian bertiga berhak diam... Aku sudah muak memberi kalian kesempatan yang kalian sia-siakan selama ini." Shou tiba-tiba muncul tepat di belakang Arata lalu ia memukul punggung Arata dengan tenaga tersisa-nya. "Hmph... Pukulan apa itu!!!" Arata langsung menendang perut-nya hingga Shou langsung terpental ke belakang. Arata menghampiri Shou selagi menatap dirinya yang mencoba untuk bangkit dengan tatapan yang terlihat seperti menghormati. "Kau ini putra dari keluarga Shiratori... Keluarga yang sangat aku suka dan sangat aku hormati, tetapi... dirimu ini bersikap layaknya seperti seorang Legenda yang bodoh karena mencoba untuk menghentikan tujuan keadilanku!"
"Tutup mulutmu...!!! Aku hanya tidak suka...!!! Aku hanya tidak suka melihat Legenda yang membunuh ras yang sama dengannya...!!!" Shou bangkit dari atas tanah. "Kita sebagai bangsa Legenda seharusnya bersatu dan mencoba untuk menyadarkan para Legenda sampah itu... BUKAN MEMBUNUHNYA!!!" Shou melesat menuju arah Arata dan ia mencoba untuk memukulnya beberapa kali, tetapi Arata menghindari semua serangan itu lalu ia menghantam wajah Shou hingga ia terdorong ke belakang dan terjatuh. "Percuma kita menyadari Legenda yang sudah tidak memiliki akal sehat lagi... Mereka hanya memperdulikan kekuasan dan kekuatan... Walaupun kita berhasil menyadar mereka, mereka pasti diam-diam memanfaatkannya demi sesuatu hal."
"Coba kau bayangkan... Bagaimana jika kita semua perang melawan ras Iblis dan Malaikat, bagaimana jika Legenda sampah itu menghianati kita atau membunuh kita semua ketika kita memenangkan perang...? Bukannya kita semua akan kelelahan ketika kita menang dalam perang?!" Tanya Arata yang mencoba untuk membuat Shou sadar. Shou hanya bisa terdiam, ia mengepalkan kedua tinjunya. "Tidak ada kata penghianatan bagi seorang Legenda...! Para generasi tua juga mempercayai itu...!!! Generasi baru ini benar-benar hancur dan laknat!!!" Teriak Shou hingga seluruh tubuhnya langsung di tendang-tendang oleh Arata.
Clare mulai menatap Arata yang menyiksa Shou. "Shin... Lakukan rencana kedua itu... Rencana yang kedua hanyalah satu-satunya cara untuk mengalahkan Arata!" Ucap Clare, Shin langsung mengangguk dan ia mulai mengejamkan kedua matanya. "SHOU!!! GUNAKANLAH MASTER'S BOND!!!" Teriak Clare.
"Master's... BOND!!!" Teriak Shou dan Clare bersama hingga Clare langsung melesat menuju arah Shou dan merasuki seluruh tubuhnya hingga ia bersinar dan membuat dorongan besar yang mampu mendorong Arata mundur. "Cih!!! Sial---" Shou menendang perut Arata hingga ia terpental ke belakang, Arata berputar lalu ia mendarat di atas daratan.
Shou mendarat di sebelah Shin dan ia langsung mengeluarkan botol terakhir yang berada di saku celana-nya. "Ini yang terakhir..." Ucap Shou. "Oi, Arata! Apakah kau percaya bahwa kerja sama mampu mengalahkanmu?!" Tanya Shin.
"Sudah aku bilang... tidak semua kerja sama berhasil, termasuk kalian semua... Kerja sama kalian layaknya seperti paksaan." Ucap Arata. "Masih ada kerja sama lainnya yang bisa mengalahkanmu hingga kau menangis!" Ucap Shou dengan wajah yang terlihat serius.
"Arata! Jangan bersikap terlalu percaya diri sekarang!" Ucap Shin.
"Seorang Saint bajingan dan yang memiliki pemikiran layaknya seseorang yang bodoh akan terkalahi oleh cara bekerja sama dari kita berdua!" Shou mengepalkan kedua tinjunya. "Apa 'kah kalian mencoba untuk bergabung?" Tanya Arata selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.
"CHAINS OF RECLIPSE: CAGE OF LUNAR!!!" Shou langsung mulai menjebak seluruh tubuh Arata menggunakan rantai-rantainya hingga Arata langsung mengayunkan kedua pedangnya dan mencoba untuk membebaskan diri dan membuat mereka berdua gagal dalam bergabung, rantai-rantai Shou terus meregenerasi dan dilapisi jutaan logam, bahkan Arata tidak bisa melakukan sihir teleportasi karena ruangan itu membuatnya sulit untuk konsentrasi dalam menggunakan sihir teleportasi.
"Mantra Pergabungan!" Ucap Shin hingga ia langsung menunjuk ke depan, sebuah lambang yang mengatakan pergabungan muncul di depan mereka, Shin dan Shou langsung melompat masuk secara bersamaan. Lambang itu berputar dan bersinar cerah hingga mampu membuat Arata terdorong ke belakang. "Cih... Menyusahkan...!"
BAAAMMMMMM!!!
Seorang Legenda baru mendarat di atas daratan selagi memegang sebuah botol yang berisi air suci, Arata menatap Legenda baru itu atau bisa disebut dengan Legenda pergabungan antara Shou dan Shin. "Namaku adalah Shishou, kami bukanlah Shin ataupun Shou... Kami adalah mereka dan kami adalah satu!!!" Ucap Legenda pergabungan itu yang bernama Shishou.
"Cih... Aku sudah pasti tahu bahwa keluarga marga Ghifari dan Shiratori tidak akan pernah bisa menyerang dengan mudah, mereka tidak tahu apa arti kata dari menyerah." Ucap Arata. "Hehe... Dan akulah yang akan membuatmu kalah, Arata... Bersiap-siaplah, kekuatan dari seorang Legenda pergabungan itu tidak terbayangkan, bahkan Shin dan Shou sedang berada di kondisi terluka yang mengartikan mereka dapat Legend's Boost..."
"Oh iya... Mereka berdua 'kan diriku... Itu artinya aku mendapatkan dua Legend's Boost!" Shishou membuka penutup botol itu lalu ia meminum air suci itu hingga habis. "HAHHH!!!" Kedua mata Shishou langsung bersinar warna crimson gelap. Rambut Shishou berubah menjadi warna merah darah yang dilumuri oleh kegelapan, bahkan otot-ototnya mulai membesar. Seluruh Aura Shishou langsung membesar dan melepaskan dorongan yang besar di sekitar mereka berdua, Arata terdorong mundur dan wajahnya terlihat biasa saja. "Ini adalah kesempatan terakhir kalian..."
"JYAHHH!!!" Shishou berubah menjadi wujud gabungan dari Saint God dan Dark Crimson God, nama wujud pergabungan itu adalah Saint Dark Crimson God. "Ini adalah Dark Crimson God... Shishou!!!" Shishou langsung menunjukkan wajah yang terlihat seperti tidak sabar untuk menendang pantat Arata.
"Dan kami adalah keadilan yang sebenarnya..." Shishou tersenyum meremehkan.
__ADS_1