Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend
Chapter 127 - Pertarungan Serius Shira melawan Hyugen


__ADS_3

Planet Ferugero, tempat dimana Shira dan Eclipse berada. Mereka bertemu dengan Naoki dan Elvis yang sudah merekrut Irubari Visune seorang Saint Claw dan Kageni Haziro seorang Saint Shield, mereka semua tiba-tiba bertemu dengan seorang Hyugen bernama Xavier. Shira dan Naoki menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal ketika menatap wajah Xavier karena mereka tidak bisa merasakan Lenergy mirip Xavier, "Senang bertemu dengan kalian, para Saints." Ucap Xavier selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.


"Naoki, apakah kau bisa merasakan Lenergy-nya...?" Tanya Shira.


"Tidak..." Naoki menggelengkan kepalanya selagi berkeringat dingin, Elvis menatap Xavier dengan ekspresi yang terlihat serius lalu ia mengetahui bahwa Xavier bukanlah Legenda biasa melainkan dia adalah campuran ras antara Legenda dan Manusia, "Legenda yang kalian lihat saat ini bukanlah Legenda melainkan ras campuran Manusia dan Legenda yang bernama Hyugen..." Ucap Elvis.


Shira dan yang lainnya langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, "Ras Hyugen...!? Apakah itu semacam ras baru!?" Tanya Shira.


"Campuran Manusia dan Legend!? Apa itu!?" Tanya Naoki.


"Mereka adalah ras ciptaan mortal melainkan dewa, sepertinya ras Hyugen ini memiliki sumber energi sihir yang bernama Manergy. Aku mengetahui semua informasi ini karena aku adalah Saint Researcher dan seorang profesor yang hidup di zaman yang kuno sekali, bahkan aku sudah ada ketika Alvin berumur 2 tahun..." Ucap Elvis hingga membuat mereka semua terkejut, Xavier langsung tersenyum lebar, ia mulai bertepuk tangan cukup keras, "Menakjubkan, aku tidak percaya bahwa ras Legenda sepertimu bisa mengenal ras Hyugen, seratus untukmu!"


"Tapi..." Xavier melompat ke depan lalu ia mendarat di depan mereka semua selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "Aku akan mengalahkan kalian semua dengan kekuatan yang aku miliki...!" Xavier tiba-tiba mengeluarkan dorongan yang cukup besar hingga mampu membuat mereka menghalang dorongan besar itu.


"Kekuatan ini terasa hebat..." Ucap Shira, ia mulai menatap Naoki dan yang lainnya. Mereka semua terlihat cukup ketakutan ketika Xavier menunjukkan sedikit kekuatannya, "Naoki, bawa yang lain pergi dan biarkan aku bersama Eclipse mengalahkannya." Ucap Shira, ia mulai mengepalkan kedua tinjunya erat.


Naoki melihat wajah Shira yang terlihat terpercaya, ia mulai mengingat masa-masa Shira dimana ia pernah melawan Rxeonal sendiri, "Lihatlah betapa berkembangnya dirimu, Shira... Baiklah, aku menerimanya." Ucap Naoki, ia mulai mengangguk. Shira tersenyum, "Serahkan Hyugen ini kepada rivalmu yang hebat ini!" Shira mengacungkan jempolnya lalu ia menunjuk dirinya sendiri menggunakan jempolnya.


Naoki mulai membawa Elvis, Visune, dan Haziro pergi meninggalkan Shira dan Eclipse. Sebelum Elvis pergi ia mulai memberi beberapa peringatan kepada Shira, "Ingat ini, Shira. Kau harus mengalahkannya secepatnya karena dia ini adalah ras manusia dan Legenda campura, dia memiliki kecerdasan manusia dan kemampuan bertarung yang sama seperti Legenda..."


"...dia juga termasuk Saint...! Saint tipe baru!" Ucap Elvis hingga ia bersama Naoki mulai pergi meninggalkan mereka, Eclipse menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut lalu Shira mulai tersenyum dan menghalang Eclipse menggunakan lengan kanannya, "Papa...?"


"Serahkan pertarungan pertama kepada papa..." Ucap Shira.


"Ehh...?"


"Kamu hanya perlu melihat dan membuat strategi yang pas." 


Eclipse mengangguk lalu Xavier mulai menunjukkan wajah yang terlihat serius ketika melihat Shira yang cukup tangguh baginya, "Kau terlihat menjanjikan, aku suka semangatmu, Legenda!" Ucap Xavier.


"Beritahu aku... Siapakah namamu?" Tanyanya, Shira tersenyum lalu ia mulai melakukan kuda-kuda bertarungnya, "Aku adalah Shiratori Shira, seorang Saint Solar Eclipse." Jawab Shira selagi menunjukkan senyuman seriusnya, Xavier langsung menunjukkan wajah yang terlihat serius, "Sepertinya aku menemukan musuh pertamaku yang terlihat cukup layak. Darah-darah Legenda-ku mulai bekerja sekarang...!" Ucap Xavier, ia hanya berdiri tegak melainkan menunjukkan kuda-kuda bertarungnya.


Eclipse melompat ke belakang untuk menjaga jarak antara mereka berdua, Shira dan Xavier mulai saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang terlihat tajam, "... ..." Shira tidak menggerakan tubuhnya karena ia menunggu Xavier untuk menyerang pertama, Xavier memiliki pemikiran yang sama juga, dia menunggu Shira untuk menyerang duluan.


Tatapan Xavier mampu membuat Shira terlihat cukup gugup, keringatnya mulai mengalir menuju dagunya dan terjatuh menuju daratan, ketika keringatnya terjatuh di atas tanah, Shira langsung menaikkan aura emas-nya, "SHIROMURA ECLIPSE...!!!" Shira meluncurkan gelombang Shiromura Eclipse menuju arah Xavier untuk melihat kemampuan apa yang ia miliki.


Ketika gelombang itu mengenai Xavier, gelombang emas itu langsung terpental ke arah lain ketika mengenai tubuh Xavier. Eclipse membulatkan kedua matanya, "Bahkan Shiromura Eclipse bisa dipantulkan menggunakan tubuhnya saja...!?"


"Cih...!" Shira melesat ke depan lalu ia mulai memukul seluruh tubuhnya tanpa henti hingga Xavier tidak bisa merasakan kesakitan dari semua serangan milik Shira bahkan tubuhnya tidak bergerak sedikitpun ketika diserang beberapa kali oleh Shira, Shira menghantam wajahnya dengan sangat kencang dan itu tidak mampu membuat Xavier kesakitan.


Shira mulai mencoba cara lain yaitu menendang lehernya beberapa kali menggunakan kedua kakinya, walaupun dia melakukan hal itu Xavier tidak merasakan apapun dari tendangan itu. Alasan kenapa Xavier tidak bisa merasakan serangan Shira yang lemah karena kekuatannya jauh berbeda dengan Shira, jadi Shira harus menaikkan kekuatannya lebih untuk bisa melukai Xavier.


Shira menendang dadanya lalu ia melompat ke belakang dan mulai menaikkan auranya lebih tinggi, "HARRRGGGHHHH!!!" Teriak Shira hingga ia menendang leher Xavier cukup kencang hingga mampu membuat kepalanya bergerak sedikit karena tendangan tadi, "Itu dia..." Shira mulai memukul dada Xavier menggunakan kedua tinjunya yang bersinar, serangan Shira selanjutnya tidak mampu membuat Xavier terluka, "Apa-apaan ini...!?"


Xavier hanya bisa diam selagi menunjukkan wajah yang terlihat serius, kedua bola matanya hanya fokus menatap Shira yang terus menyerangnya dengan cara yang sia-sia. Shira terus memukul dadanya tanpa henti hingga setiap pukulan yang mengenai dadanya, sebuah dorongan besar muncul di belakang Xavier hingga mampu membelah gunung yang ada di belakangnya, "GRAAAAGGHHHHHH!!!" Teriak Shira keras hingga ia terus memukulnya menggunakan kekuatan yang ia miliki.


Shira menyerah lalu ia melompat ke belakang, "JYAGGGHHHH!!!" Shira berubah menjadi wujud Saint Observation-nya lalu ia melesat menuju arah Xavier, Saint Observation adalah wujud stage pertama-nya yang mampu meningkatkan kecepatannya, "HARGGHHH!!!" Shira melesatkan tinju kanannya ke arah kepala Xavier hingga tinju kanan Xavier langsung mengenai wajah Xavier dan masih belum memberikannya efek apapun, tetapi pukulan tadi yang teradu dengan kepala Xavier mampu melepaskan dorongan besar di sekitar mereka.

__ADS_1


Eclipse menghalang dorongan yang dibuat oleh mereka, "Kuat sekali..." Shira mulai melakukan serangan kombo menggunakan kaki dan tinjunya, setiap serangan yang ia lesatkan mampu membuat daratan retak dan di setiap detiknya retak lebih besar dari sebelumnya, Xavier sudah menerima semua pukulan itu dan ia tidak merasakan kesakitan apapun.


"GRRRRGGGHHHH!!! SOLAR IMPACT!!!" Tinju kanan Shira mulai bersinar cerah lalu ia melesatkan tinju kanannya menuju arah kepala Xavier, tetapi Xavier mulai bergerak dan menahan serangan Shira menggunakan jari kelingkingnya.


BAAMMMM!!!


"Ti-Tidak mungkin...!" Ucap Shira, "Bagaimana caranya aku melukaimu... Setidaknya kau ikut menyerang juga karena aku mulai curiga bahwa dirimu diam adalah sihir pertahananmu."


"Kau hanya lemah, Shira. Kau belum siap untuk bertarung melawan Hyugen yang memiliki potensi besar ini." Jawab Xavier. Jawaban itu mampu membuat Shira cukup kesal, "Wah... Apakah itu mulut seorang manusia yang kau punya?" Tanya Shira, ia mulai mundur beberapa langkah dan berubah menjadi wujud biasanya.


"Sepertinya wujud selanjutnya mampu membuatmu terluka...!" Ucap Shira hingga ia mulai menaikkan seluruh auranya, sebuah cincin emas muncul di belakang punggungnya, "JYAAAGGGGHHH...!!!" Teriak Shira keras hingga ia berubah menjadi wujud Saint Enchanted-nya atau bisa disebut dengan wujud stage 1 level 2, wujud ini mampu meningkatkan sihir yang ia miliki.


Aura emas Shira mulai muncul dan melumuri seluruh tubuhnya, "... ..." Shira menatap wajah Xavier dengan tatapan yang terlihat serius hingga Xavier mulai memiringkan kepalanya ke kiri dan ke kanan hingga terdengar suara tulang di lehernya, "Sudah saatnya untuk serius bukan...?" Tanya Xavier hingga mereka mulai saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang terlihat serius.


Kedua telapak tangan Shira mulai menciptakan sebuah cincin emas, "JYAGGHHH!!! LIGHT OF JUDGEMENT IMPACT!!!" Shira langsung menghantam kedua cincin itu ke arah dada Xavier hingga ia terpental ke belakang, "BOOSTING LIGHT...!!!" Shira mulai mengumpul cahaya di sekitarnya, semua cahaya yang ia kumpulkan mulai memasuki kedua lengan dan kedua kakinya, Shira melesat menuju arah Xavier.


Shira mulai melesatkan tinju kanannya ke arah dada Xavier, tetapi Xavier menahan serangan itu menggunakan kedua lengannya, "Sihir Boosting Light ya...? Jadi ia mengumpulkan cahaya demi menaikkan kekuatannya..." Shira dan Xavier terdorong ke belakang dan mengenai beberapa pohon, punggung Xavier mampu menghancurkan batang-batang besar yang dimiliki pohon.


Xavier mendorong Shira mundur lalu mereka berdua mulai saling memukul satu sama lain hingga kedua lengan Shira ketika beradu tinju dan menahan semua serangan Xavier, Shira bisa merasakan kekuatan Xavier yang terasa cukup besar hingga mampu membuat kedua lengannya bergetar seperti tersengat oleh sedikit statik listrik. Shira tidak kuat lagi menahan semua serangan Xavier hingga seluruh tubuhnya sekarang mulai terpukul beberapa kali oleh Xavier. 


Xavier melesatkan tinju kanannya menuju arah kepala Shira hingga pukulan itu mengenai wajahnya dan mampu membuatnya terpental ke belakang, Xavier muncul di atas Shira lalu ia menginjak perutnya menggunakan kakinya hingga Shira terpental menuju daratan lalu tergeletak di atasnya, "Guggghhh...!!!" Shira memuntahkan darah yang cukup banyak melalui mulutnya, Xavier muncul di sebelah Shira lalu ia menendangnya menuju atas langit.


"Atomic Thunder Power...!" Beberapa listrik merah yang terlumuri oleh atom mulai melingkari tubuh Xavier, ia muncul di atas Shira lalu ia menghantam perut Shira menggunakan kedua tinjunya hingga Shira terpental kembali menuju daratan, sihir yang Xavier gunakan saat ini mampu menyengat musuhnya dengan listrik dan juga mampu membakar musuhnya dengan atom.


Xavier bergerak secepat kilat hingga Shira hanya bisa melihat listrik yang berwarna merah bergerak terus menerus menuju arahnya, ia muncul di sebelah Shira yang sedang tergeletak di atas tanah lalu Xavier memegang kakinya dan ia mulai menghantam Shira dengan daratan, Xavier menghantam seluruh tubuh Shira secepat kilat hingga sekarang Shira sudah terhantam dengan daratan ratusan kali.


Shira melompat ke belakang lalu Xavier mulai menghantam daratan hingga daratan itu retak dan meluncurkan gelombang lava, pukulan tadi dahsyat sekali hingga mampu membuat planet itu berguncang cukup besar. Xavier menatap ke depan dimana ia melihat Shira sedang mengisi sihir Shiromura Eclipse-nya, "SHIROMURA ECLIPSE!!!" Teriak Shira hingga ia meluncurkan gelombang emas itu ke depan, Xavier mulai berubah menjadi kilat berwarna merah lalu ia menghindari gelombang itu dan setelah itu ia melesat ke depan.


Shira terbang ke atas lalu ia menunjuk Xavier menggunakan kedua telapak tangannya, "LIGHT OF JUDGEMENT!!!" Teriak Shira hingga ia meluncurkan cincin emas besar menuju arah Xavier, Xavier berhasil menghindari semua sihir itu. Shira terus meluncurkan sihir Light of Judgement-nya tanpa henti, tetapi kaki kanan Shira langsung tergenggam oleh Xavier, "Haha..."


Xavier berputar 360 derajat lalu ia melempar Shira menuju daratan, Shira berputar lalu ia meningkatkan auranya lagi. Shira melesat maju menuju arah Xavier selagi mengepalkan kedua tinju emasnya. Shira melesatkan pukulannya ke arah kedua biji Xavier, tetapi Xavier menahan tinju itu menggunakan kakinya lalu ia menginjak wajahnya hingga Shira terpental menuju daratan lagi.


Xavier muncul di depan Shira lalu mereka mulai saling memukul satu sama lain selagi melesat dimana-mana, tinju mereka yang teradu mampu membuat daratan retak dan gunung-gunung runtuh, Eclipse sudah tidak bisa lagi melihat pergerakan mereka berdua, "H-Hebat..."


Xavier menghantam perut Shira cukup dalam lalu ia melanjutkan serangan itu dengan menghantam wajahnya, Shira terpental menuju gunung yang berada di depannya. "GUOGGGGHHHH...!!!" Shira memuntahkan banyak sekali darah melalui mulutnya, seluruh tubuh Shira masih terasa menyengat karena kilat-kilat merah Xavier yang memasuki tubuhnya dan bahkan tubuh Shira mulai terasa panas hingga ia terus berkeringat.


"Hah... hah... hah..." Shira mulai terjatuh dari gunung itu lalu ia berlutut di depan Xavier, "Grrrgghhh..." Xavier maju ke depan lalu ia mulai menginjak kepala Shira hingga wajahnya mulai mencium daratan yang sudah hancur, "Berlututlah dan nikmatilah tanah yang kau rasakan, Shira."


"Arrrrgggghh....!!!" Teriak Shira kesakitan, Xavier mulai mencekik lehernya lalu ia menatap wajahnya yang sedang menunjukkan ekspresi kesakitan, "Kau mengecewakanku, aku mengharapkan lebih darimu." 


"Thunder Blaze!!!" Xavier menghantam perut Shira menggunakan tinju kanannya yang terlumuri oleh api dan kilat. *BAM!!!* "HOEEEKKKKK!!!" Shira langsung memuntahkan darah yang  cukup banyak, api-api mulai membakar baju yang melindungi perut Shira dan Shira mulai tersengat oleh listrik-listrik yang mulai terasa menyakitkan sekarang. 


Xavier mulai menunjuk perut Shira menggunakan telapak tangan kirinya, "Electrolyze Atomic BOMB!!!" Xavier menciptakan bola merah yang terlumuri api dan kilat merah. Xavier langsung menghantam perut Shira menggunakan sihir itu hingga Shira langsung terpental ke belakang mengenai beberapa gunung lalu bola merah itu mulai meledak.


BAAAMMMM!!!


Eclipse hanya bisa melihat kejadian itu dengan ekspresi yang tenang karena ia tahu bahwa Shira masih belum menunjukkan kekuatan lainnya, "Papa..."

__ADS_1


Xavier tiba-tiba merasakan kekuatan dan Lenergy Shira mulai menaik lebih tinggi dari sebelumnya, ia menatap ke depan dimana ia melihat Shira sedang berdiri tegak dengan bajunya yang setengahnya sudah robek, ia telah berubah menjadi wujud stage 2 yang bernama Saint Revolution, Shira mulai menatap wajah Xavier dengan ekspresi yang terlihat kesal, "Aku tidak akan bisa kalah olehmu... Aku melawanmu karena aku memiliki tujuan untuk menang dan tujuan itu masih belum aku gapai."


"Hmph, menarik... Kau masih ingin melawanku ya...?" Tanya Xavier.


"GRRRRGGGHHHH....!!!! HAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHH!!!!" Teriak Shira keras hingga aura emasnya mulai membesar dan mengguncangkan daratan hingga muncullah lava dari dalam daratan yang retak itu. Shira melesat menuju arah Xavier dengan kecepatan yang mampu melampui suara.


"ELECTROLYZE FLAMING THUNDER!!!" Xavier menunjuk Shira menggunakan jari-jarinya hingga jari-jari Xavier mulai meluncurkan listrik merah yang terbakar, listrik itu langsung menyengat seluruh tubuh Shira, "UAAAAAAAAAGGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak Shira kesakitan, Xavier langsung menghantam kepala Shira menggunakan kedua tinjunya hingga Shira mulai terjatuh di depan Xavier.


"GRRRRGGGHHHHHHH!!!! PERSETAN!!!" Teriak Shira hingga ia bangkit dari atas tanah lalu ia menghantam wajah Xavier cukup keras hingga mampu membuatnya terpental ke belakang lalu setelah itu Shira melesat pergi meninggalkan planet itu, Eclipse dan Xavier mulai menunjukkan ekspresi kebingungan mereka ketika melihat Shira baru saja melarikan diri.


Xavier menatap ke atas dengan tatapan tajamnya dan ia melihat Shira sedang berdiri di atas matahari selagi mengangkat kedua lengannya, "... ...!" Xavier melihat matahari yang Shira injak mulai memberinya sinar cahaya yang cukup banyak, "RAAAAAAGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak Shira keras hingga seluruh tubuhnya mulai terbakar dan bersinar cerah.


"LIGHT OF MILLION SPIRIT...!!!" Teriak Shira keras hingga ia mulai menunjuk Xavier menggunakan kedua telapak tangannya, beberapa cahaya yang keluar dari matahari mulai membentuk bola yang bersinar cerah di kedua telapak tangan Shira, "FULL POWER...!!!" Shira mulai menaikkan seluruh sihir cahayanya hingga puncak akhir.


"FULL FORCE...!!! LIGHT OF COLLECTION!!!" Shira mulai menggunakan seluruh sihir buff-nya hingga kedua lengannya mulai bergetar dengan sendirinya dan bahkan dahi Shira mulai berurat karena menampung semua cahaya yang ia kumpulkan. Eclipse dan Xavier langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut ketika melihat Shira yang mencoba untuk meluncurkan Final Shine Attack dari arah matahari menuju arah planet Ferugero. Letak matahari dan Ferugero itu jauh sekali hingga Ferugero terhalangi oleh lima planet dari depannya termasuk Legendarius.


Homura melihat Shira yang sedang berada di atas matahari, "S-Shira...!?" Semua Legenda sudah pasti melihat Shira yang berada di atas matahari karena suhu planet mereka semua mulai terasa lebih panas dan matahari mulai terlihat seperti terbakar oleh api emas. 


Korrina menyilangkan kedua lengannya selagi menatap Shira, "... ..."


Shira menunjukkan wajah yang terlihat mematikan, "SHIROMURA...!!!" Ucap Shiro dengan nada yang terdengar berat, "SEMUA!!! LARILAH!!! SESEORANG AKAN MENGHANCURKAN PLANET INI!!!" Teriak semua Legenda selamat yang tinggal di planet Ferugero.


Xavier menatap Shira dengan tatapan yang terlihat mematikan, "Tidak mungkin... Kau tidak akan melakukannya 'kan...!? Shira!!!" Teriak Xavier keras.


"AKU TAHU KAU TIDAK AKAN PERNAH MENCOBA UNTUK MENGHANCURKAN LIMA PLANET SEKALIGUS BUKAN!?" Tanya Xavier selagi menunjukkan wajah yang terlihat shock bahwa suhu mulai memanas setiap detiknya, "Kau bisa saja menghancurkan semesta ini jika kau mengeluarkan semua yang kau miliki!!!"


"GRRRGGGHHHH...!!! GRRGGHHHH...!!!" Seluruh tubuh Shira mulai bergetar kesakitan termasuk kepalanya yang mulai terasa menyakitkan baginya, "Papa...?! HENTIKAN!!!" Teriak Eclipse.


"T-Tidak... Dia tidak mungkin..."


"BURSTING...!!!" Shira tiba-tiba menghilang seperti lampu yang di matikan, semua Legenda yang melihat Shira mulai menunjukkan ekspresi yang kebingungan kecuali Korrina yang sedang menunjukkan senyuman lebarnya, "Aku tahu itu..." Ucap Korrina.


"Apa...?"


SWOOSHH!!!


Shira tiba-tiba muncul di depan, Xavier langsung membulatkan kedua matanya dan setelah itu ia melirik ke bawah dimana ia melihat Shira sedang menunjukkan ekspresi mematikannya, Xavier tidak bisa melihat Shira karena cahaya yang menghalanginya, "Ugh...!" Xavier menyipitkan kedua matanya dan ia bisa melihat Shira jelas sedang berdiri di depannya selagi mengisi sihir Shiromura Bursting Eclipse.


"HRRRGGGHHH...!!!"


"TIIIIIDAAAAAAAAAAAAAAAA---" Teriak Xavier selagi menunjukkan ekspresi terkejutnya.


"ECLIPSEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE!!!" Teriak Shira keras hingga ia meluncurkan Shiromura Bursting Eclipse tepat di depan tubuhnya hingga seluruh tubuhnya langsung terkena gelombang emas sebesar lima planet, gelombang emas itu meluncur ke atas langit dan menghancurkan beberapa planet yang tidak memiliki penghuninya, gelombang itu mampu meninggalkan Yuusuatouri dan hancur di luar semesta Touri.


BAAAAAAAAAAAAMMMMMMMM!!!


Semua penghuni Touri pasti bisa melihat ledakan dari gelombang milik sihir Shira yang bernama Shiromura Eclipse, "Hah... Hah... Hah...." Shira mulai bernafas cukup berat lalu ia melihat Xavier tergeletak di atas tanah dengan setengah dari tubuhnya sudah hancur dan terbakar habis oleh gelombang sihirnya, Shira hanya bisa melihat kedua kaki Xavier yang tersisa.

__ADS_1


"Aku berhasil... Hah... Hah... Hah..."


__ADS_2