
"AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Osamu mulai memegang kepalanya yang terasa sangat sakit dan perlahan monster Abburt itu mulai mencuci otaknya.
"S-Sial! Aku terlambat...!" Haruka langsung terkejut melihat Osamu terlahap oleh Abburt, dia tidak bisa melakukan apa-apa lagi.
Homura bangkit dari tanah dengan wajah yang serius. "Shira."
"Apa?" Tanya Shira dengan berkeringat bahwa rekannya mulai perlahan menjadi jahat. Rumor mengatakan bahwa seorang ras terlahap oleh monster Abburt, maka dia tidak akan pernah menjadi seseorang yang ia kenal.
"Apakah ini waktunya yang bagus untuk dirimu menghentikan Osamu sekarang juga? Bunuh dia." Homura menyilangkan kedua lengannya dengan wajah yang sangat serius.
"Apa maksudmu dengan bunuh, bodoh!? Dia ini adalah member dari Miracle of hope, aku tidak suka meninggalkan member tanpa sebuah pengecualian. Dan kita sudah berjanji untuk terus bertarung bersama." Shira hanya bisa diam dan melihat Osamu menderita dari kegelapan.
Naoki dan Miuki mendarat di sebelah Shira. "Shira memang benar, Homura... Lagian Osamu adalah Ultra Legenda yang cukup layak untuk menjadi member dari Miracle of Hope." Ucap Miuki dengan kembali menjadi wujud normalnya.
"Dasar bodoh..." Homura mulai merasa sangat kesal melihat mereka yang masih peduli dengan Osamu, padahal dia sudah terpengaruh oleh Abburt.
"Homura, kau memanglah dingin seperti biasanya." Haruka tersenyum.
"Cih... Diam." Homura mulai menutup kedua matanya dan membiarkan Osamu terpengaruhi oleh kejahatan.
"GAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Osamu mulai berlutut dan memegang kepalanya yang terasa sangat menyakitkan.
Shira mulai merasa kasihan dan tidak bisa melakukan apapun. Ia menoleh kepada Haruka. "Apakah kau bisa melakukan sesuatu tentang ini?"
"Maaf... Aku bukanlah seorang penyihir yang mampu menyembuhkan mantra milik Abburt."
Shira menoleh kepada Homura. "Homura, lakukanlah sesuatu!"
"Tidak bisa. Aku hanya akan diam, ketika kau memberitahuku untuk membunuh dia segera."
"Cih... Apa yang harus aku lakukan sekarang?!" Shira menoleh kepada Osamu.
"GRAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!"
Osamu meledakan dirinya, hingga membuat Shira, Miuki dan Naoki mundur dari ledakan itu. Homura mengeluarkan sihir barrier (Flames of Barrier.) Di depan dirinya.
Haruka hanya bisa melihat ledakan itu dengan wajah yang serius. "Dia datang..." Haruka mulai membidik asap-asap dimana Osamu berada di dalam asap itu.
Naoki dan Miuki berubah menjadi Saint of Hope, mereka mulai melihat asap itu dengan bersiap-siaga terhadap serangan.
"Dia datang!!!"
BAAAMMMM!!!
Tiba-tiba Osamu keluar dari asap itu dengan tubuh yang sangat besar dan berotot. Osamu langsung memukul wajah Miuki dengan sangat keras, hingga ia terdorong mundur.
"AGGHHHH!!!"
"Miuki!!!" Naoki memukul Osamu, tetapi Osamu memegang tangannya, lalu ia melemparnya ke atas langit dengan sangat jauh.
"Agh!"
"HAHAHAHAHA!!!"
"RAPID ARROW SHOOTS!!!" Haruka menembakan beberapa panah yang sangat banyak ke arah Osamu dengan sangat cepat.
Osamu menahannya dengan tangan kirinya. Shira tersenyum melihat Osamu. "Hmph... Kau licik sekali, Osamu... Kau sekarang ternyata bisa berubah menjadi Ultra Power Legenda!!!"
"GAAAAHHHHHH!!!"
Shira dan Osamu mulai saling memukul dengan sangat cepat, hingga membuat pulau Yusouwa bergetar dengan guncangan yang sangat dahsyat.
Homura tidak ingin membantu Shira karena ia hanya ingin membunuh Osamu langsung. "Hmph..."
Osamu memukul perut Shira dengan sangat keras, hingga Shira memuntahkan darahnya. Shira menendang wajah Osamu dan itu tidak mempan. "HAHAHAHA!!!" Osamu memegang wajah Shira dengan sangat kasar.
Osamu langsung menghantam Shira ke bawah tanah dan mulai memukulnya beberapa kali di atas tanah. "Cihhh!!! Wujud Potenhope tidak cukup untuk mengalahkannya ya!?" Shira menahan pukulannya.
"SAVAGE STRIKE!!!" Shira memukul perut Osamu dengan sangat keras, hingga ia terpental mundur.
Shira bangkit dari tanah dengan wajah yang lelah. "Cih... Energi sihirku hampir habis."
"Shira... Ambil ini!" Haruka membidik panahnya ke atas langit. "Buff Arrow: Blessing of Energitation!!!" Haruka menembakan panah sihir buff yang mampu meregenerasi energi sihir Shira dengan sangat cepat.
Panah itu meledak dan mengeluarkan energi-energi kecil, sehingga Shira perlahan menyerap energi-energi itu. "Hahhhhhhhhh... Terima kasih, Haruka."
"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!" Aura Potenhope mulai perlahan terserap oleh Shira
Osamu bangkit dari tanah dan ia mulai lari menghampiri Shira. Naoki tiba-tiba muncul di depan Osamu dan mulai memukul perutnya dengan sangat keras. "Tidak akan ku biarkan kau mengganggu..."
Osamu terdorong mundur.
"Sihir Buff: Bless of Purificatiom Water!" Miuki menembakkan gelembung air yang mampu membuat Naoki menjadi lebih kuat.
"Terima kasih, Miuki!!!" Naoki terbang menghampiri Osamu dan mulai mendorongnya sampai ke tepi pulau dengan penuh tenaga.
Haruka menghampiri Homura dengan wajah yang sangat serius. "Homura, bantulah membermu dan suamimu... Mereka membutuhkan kekuatanmu juga."
"Kekuatan dari ketiga Saint Legenda itu sudah cukup untuk mengalahkan Osamu 'kan? Lagian juga... Aku tidak tertarik melawan musuh tanpa harus membunuh."
"Tidak. Kau salah. Ketiga Saint Legenda itu akan terbunuh tanpa bantuanmu, sekarang... Shira sedang melakukan power up ke potensi selanjutnya yaitu Saint Observetion."
"Dia tidak akan bertahan lama dengan Saint Observetion karena dia belum mencapai potensi Saint Enchanted dan Saint Titan. Mereka bertiga bisa mati." Haruka menyilangkan kedua lengannya.
"Aggghhhhhh!!! Baiklah!!!" Homura mulai mengeluarkan pedang katananya dengan wajah yang kesal. "Tapi, kau harus memberikan aku makanan yang enak loh. Aku tidak suka disuruh-suruh begini."
"Tentu. Tapi, tunggu tahapan aku..." Ucap Haruka. Tiba-tiba kedua mata Homura berubah menjadi hijau tua. "Siap."
__ADS_1
"SAINT OF TIME: SLOW-MO TIMETION!!!" Haruka membuka kedua matanya dengan lebar, hingga Osamu dan Naoki bergerak dengan sangat lambat.
"Ka-Kau!?" Homura langsung terkejut melihat kekuatan Haruka.
"Jangan banyak bicara! ARROWS OF DARK TELEPORTATION!!!" Haruka menembak panah elemen dark yang mampu membuat Naoki muncul ke arah panah itu. Ia menembak panah itu ke belakang dimana tempat itu aman.
"Bersiaplah..."
Homura mengangguk dengan wajah yang sangat serius. Kedua lengannya langsung terbakar. Kedua kaki Homura mulai terbakar. Homura mulai menatap Shira dengan wajah yang serius.
"Apa yang harus kulakukan, Haruka?!"
"Berikanlah Shira kekuatanmu sedikit, dan setelah itu.... Kau harus mundur dan biarkan Shira menghabiskannya. Dan jika kekuatan Shira mulai tak terkendalikan... Bertarunglah bersamanya!"
Homura mulai tersenyum dan mulai tertarik. "Dimengerti, Haruka."
"SEKARANG!!!" Haruka mengangkat kedua lengannya dan ia mulai menghentikan kekuatan Saint Time-nya.
...
...
Osamu memukul Naoki dan tiba-tiba Naoki menghilang dan muncul di panah dark teleportation. "Apa yang!?"
Homura tiba-tiba bergerak dengan sangat cepat dan tiba di depan Osamu dengan kedipan matanya. "JYAAAAAAHHHHHHHH!!!" Homura menendang Osamu dengan sangat keras, hingga ia terdorong mundur.
Homura muncul di sebelah Shira dan ia mulai mencium pipinya untuk memberinya kekuatan.
"Ambilah semua ini, Shira..."
Shira langsung menyerap aura yang Homura berikan, ia mulai perlahan bersinar. "SAINT OBSERVETIOOOOOON!!!!"
BAAAAAAAAAAAAMMMMMMMMMMMMM!!!
Kedua lengan Shira terlindungi oleh aura Saint of Hope, ia telah kedua kalinya berubah menjadi Saint Observetion. "Baiklah... Mari kita hentikan semua kehancuran ini."
Shira terbang menghampiri Osamu dan ia mulai memukul seluruh tubuhnya dengan sangat cepat tanpa henti.
"AGGGGHHHH!!!" Shira memukul perutnya dengan sangat kera, hingga ia terdorong mundur.
"SAVAGE STRIKE!!!" Shira muncul di belakang Osamu dan ia tiba-tiba berubah kembali menjadi wujud normalnya.
"A-Apa...?" Shira langsung terkejut melihat wujud Saint Obversetion yang tiba-tiba hilang begitu saja.
"GRAAHHHHHH!!!" Osamu menendang dagu Shira dengan sangat keras, hingga ia terpental mundur ke arah Homura dengan sangat keras.
Homura menangkapnya dan wajah Shira tidak sengaja mengenai payudara Homura. "Cih..." Homura mulai merasa kesal. Homura langsung membantu Shira berdiri kembali.
Shira mulai menoleh kepada Osamu dan mulai merasa aneh dengan kekuatannya. "Ada apa ini!?"
"Entahlah..." Shira berubah menjadi Saint Observetion. "INI TIDAK AKAN TERULANG KEMBALI--"
Shira tiba-tiba berubah menjadi Light of Hope. "A-Apa...!?" Shira berubah menjadi Potenhope dan seterusnya ia terus berubah wujud, hingga ia tidak bisa mengendalikannya.
"S-Sial... Ada apa sekarang!?"
"Biar aku membantumu mengalahkan Osamu, Shira." Homura mengeluarkan katananya.
Homura terbang menghampiri Osamu dengan sangat cepat "OVER TRILLION PAIN!!!" Homura mulai menusuk hati Osamu dengan sangat cepat.
"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!" Api Homura mulai membesar dan bahkan perlahan membakar Osamu.
"Cih... Potenhope!" Shira berubah menjadi Potenhope, ia langsung mengeluarkan pedangnya.
"Arrow of Strength!" Haruka menembak punggung Shira dengan panahnya, lalu panah itu terserap oleh Shira.
Shira terbang menghampiri Osamu dengan cepat. "HOMURA!!! SERANGAN TERAKHIR!!!"
Homura mendengar perkataan Shira, ia langsung muncul di belakang Osamu. "SHIRAMURA'S EXECUTUON!!!" Ucap Shira dan Homura secara bersamaan, mereka berdua terbang menghampiri Osamu dan mulai menusuk perutnya dengan bersamaan.
JRRAAAATT!!!
"AGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!"
BAAAAAAAAAAAAAAAAMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!!!!
Shira dan Homura terpental mundur, Shira muncul di bawah Homura dan ia langsung menggendongnya dengan wajah yang tersenyum.
"Ag-Aghhhh... Hahhh..." Osamu jatuh terpingsan dan ternyata bisa di selamatkan dari kegelapan Abburt.
"Hah... Berakhir ya?" Haruka tersenyum.
Homura menatap wajah Shira yang sedang tersenyum. Homura mulai tersipu merah. "Apa yang kau lihat, dasar bodoh..."
"Yah... Kau terlihat lebih imut ketika kau bertarung dengan serius."
"Hmph--"
Shira mencium bibir Homura dengan sangat tiba-tiba, hingga Homura langsung terkejut.
"B-Bodoh!!!" Homura mendorong Shira mundur, lalu Shira mundur dengan wajah yang tertawa.
"Hahahahaha!"
"Hmph." Homura menyilangkan kedua lengannya.
"Homura, seketika kita pulang... Kita melakukan seks yuk dengan Homura Flames dan Potenhope Shira." Shira mulai menggoda Homura.
__ADS_1
"Hmph... Terserah..."
***
Haruka sedang menyembuhkan Osamu. Shira menghampiri Haruka. "Haruka..."
"Ada apa?"
"Kau pasti Saint Legenda ya? Aku mendengar dirimu menyebutkan Saint of Time. Jangan-jangan kau adalah Universal Saint?"
"Kau tahu juga. Iya, aku adalah Universal Saint Legenda dengan kekuatan Saint Time." Haruka terkekeh.
"Menakjubkan... Apakah kau tahu kenapa kekuatanku tiba-tiba tidak terkendali tadi? Seketika aku memakai Saint Observetion... Wujud-wujudku mulai berubah tanpa perintahku."
Haruka tersenyum. "Virra tidak memberitahumu ya?"
"Hmm." Shira mengangguk.
"Kekuatanmu tidak stabil karena kau belum mencapai Saint Enchanted dan Saint Titan. Tentu kau sudah mencapai Potenhope, tapi... Kau butuh Saint Enchanted dan Saint Titan untuk mencapai potensi yang lebih tinggi lagi."
Miuki dan Naoki terkejut mendengar itu. "J-Jadi!? Kau harus memiliki 3 wujud itu untuk mencapai potensi yang lebih tinggi?!" Ucap Miuki dengan sangat terkejut.
"Hmm." Haruka mengangguk.
Shira mulai tersenyum dan sepertinya menjadi Saint Legenda itu memang cukup melelahkan.
Beberapa menit kemudian, anggota lainnya mulai terkumpul. Shira melihat sekitar pulau itu dan pulau itu terlihat berantakan dan hancur.
"Apa yang harus kita lakukan dengan pulau ini?"
"Pulau ini sudah hancur, tetapi para Legenda yang tinggal disini sudah selamat." Ucap Skyla dengan sangat serius.
"Jangan bersedih dulu..." Kedua mata Haruka bersinar.
"SAINT OF TIME: ISLAND OF REWINDED!!!" Haruka menembakan aura hijau ke seluruh pulau itu dan tiba-tiba pulau itu mulai perlahan menjadi pulau yang rapih dan indah lagi, karena Haruka memutarkan waktu kembali dimana pulau itu kembali pulih.
"Whoa..." Shira merasa sangat terkejut melihat itu.
BAAAAMMMM!!!
Homura mulai menepuk punggung Shira, Shira melirik kepada Homura. "Bagaimana kalau kita rekrut Haruka saja? Dia memiliki sihir buff yang cukup membantu loh... Dan bahkan dia adalah Saint of Time!" Homura tersenyum.
"Hmm! Ide bagus." Shira menghampiri Haruka dengan wajah yang tersenyum.
"Haruka..."
Haruka melirik ke belakang dan ia menatap wajah Shira dengan kebingungan. "Ada apa? Kau membutuhkan sesuatu?"
"Bergabunglah dengan kami! Miracle of Hope!" Shira mengeluarkan jempolnya dan ia mulai tersenyum.
Haruka tersenyum. "Aku memang ditugaskan untuk menjadi anggota Miracle of Hope, aku sudah kok menjadi anggota ini sejak dulu."
"Ehh?!" Shira langsung terkejut.
"Pfffttt... Hahahahahaha!!!" Homura mulai tertawa karena ia sudah tahu bahwa Haruka memang sudah menjadi anggota Miracle of Hope.
Shira menoleh ke belakang dan langsung menunjuknya. "HOMURA!!! DASAR KAU!!!"
"Hahahahahaha!!! Maaf, maaf, maaf!!!" Homura tertawa terbahak-bahak.
"Cih..." Shira menyilangkan kedua lengannya.
~~~10 tahun yang lalu~~~
Wilayah Sillentesius
Wilayah Sillentesius telah terserang oleh monster-monster yang sangat kuat dan mereka perlahan-lahan hancur oleh Homura Flames yang berumur 178 tahun.
Walaupun dia menghancurkan seluruh monster itu. Kekuatannya tidak terkendali sama sekali,karena kekuatannya tidak dapat di kendalikan... Homura marah kelak dengan sangat dahsyat.
"AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!! MATI KALIAN!!!" Homura meledakan dirinya sendiri dan apinya mulai menyebar dan melingkari seluruh wilayah Sillentesius.
Wujudnya itu masih Homura dan tetap Homura, tetapi seluruh jiwa dan kekuatannya telah di kendalikan oleh Homuze.
"Ahhhhh!!!" Para Legenda mulai ketakutan dan berkeringat dengan sangat banyak karena kepanasan api tersebut. Beberapa Legenda yang lemah mulai meleleh karena api itu bukanlah api biasa.
Seorang legenda berumur 10 tahun terjatuh karena ia tidak sanggup berdiri lagi karena kepanasan api itu. "Hah... Hah... Hah..."
Tiba-tiba seorang gadis penyihir membantunya berdiri dan mulai memegang kepalanya, lalu mulai mendinginkannya. "Ashura... Jika kau ingin hidup terus, kau harus berlatih menjadi lebih kuat..."
"Hah... Hah... Hah..."
Seorang penyihir itu mulai membuat Ashura tidur.
"GRRRRRRRRRR...!!!! HAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Homura meledakan dirinya dengan sangat dahsyat.
BAAAAAAAAAAAAAAMMMM!!!
INFO PENTING: CHAPTER SELANJUTNYA DAN MENDANTANG TIDAK AKAN FOKUS KEPADA SHIRATORI ALVIN SEMENTARA... KARENA ADA KARAKTER YANG HARUS DI CERITAKAN YAITU ASHURA MOINUME YANG MEMILIKI PARTNER SAINT EARTH...
TETAPI, NANTI BAKAL ADA SEDIKIT MENCERITAKAN SHIRATORI ALVIN LAGI...
Ini hanya akan menceritakan Ashura untuk sedikit, karena Ashura tinggal di wilayah Sillentesius dimana Rxeonal akan menyerang wilayah itu dalam 2 bulan lagi.
Jadi... Sekian~~~
__ADS_1