Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend
Chapter 29 - Kedatangan yang cukup terlambat


__ADS_3

BAAAAAAAAAAAMMMMMMM!!!



Tiba-tiba seorang Legenda menahan aura itu dengan hanya satu tangan yaitu tangan kanan. Legenda itu sama sekali tidak merasa terpojoki oleh aura itu.



Osamu dan Naoki langsung terkejut karena ia melihat sebuah barrier cahaya yang sedang menyerap sihir milik Rxeonal.



"Maaf karena terlambat, kalian berdua..." Legenda itu tersenyum selagi menatap Rxeonal. Osamu dan Naoki melirik ke depan dimana Shira sedang berdiri dan menahan sihir Rxeonal. Ternyata yang menyelamatkan mereka berdua adalah Shira.



"Aku sepertinya cukup terlambat dalam pesta ini..." Shira menghampiri barrier itu dengan wajah yang tersenyum, ia merasa bersyukur bisa datang tepat waktu.



"Aku senang kau datang tepat waktu, Shira." Naoki tersenyum. "Aku terlambat, jadi... Aku akan membayar keterlambatan itu sekarang juga!" Shira memegang barriernya, lalu ia memukulnya.



BAAAAAMMM!!!



Rxeonal menatap Shira, ia langsung tersenyum dengan sangat senang. "Akhirnya... Kau muncul juga... SAINT LIGHT!!!"



"HAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Rxeonal memberikan kekuatan sihirnya lebih kepada Aura yang sedang Shira tahan hingga bahkan mampu membuat barrier Shira retak. "Ugh... Sial..." Shira terus menahannya dengan sekuat tenaga.



Shira tersenyum. "Dewa Alvin memang benar... Ternyata Rxeonal bukanlah ibis yang biasa saja... Dia berbeda dari yang lain..."



"RELEASE!!!" Rxeonal menghancurkan aura itu dengan mengepalkan kedua pukulannya.



BAAAMMMM!!!



Rxeonal tersenyum. "Memang benar... Kau sepertinya akan menjadi musuh layakku, Shira." Aura kegelapan Rxeonal muncul, kedua sayapnya mulai bergerak dengan sangat cepat.



"Aku tau kau ini kuat, tapi... LEGENDA TIDAK AKAN PERNAH MENYERAH WALAUPUN MUSUH KITA KUAT!!!" Aura Shira mulai muncul dari tubuhnya.



BAAAAMMMMMMMMMMM!!!



Shira berubah menjadi Potenhope, ia langsung menatap Rxeonal dengan wajah yang sangat serius dan juga marah. "Dan aku janji kau pasti akan aku kalahkan... Semua hal yang kau perbuat tidak akan pernah aku maafkan."



"Bagaimana jika kau berubah menjadi wujud Saint Observation sekarang juga? Wujud itu adalah wujud yang cukup lemah untuk diriku."



"Hmph... Sejujurnya, aku hanya ingin bertarung dengan Potenhope, jadi... Jangan banyak berbicara dan mengeluh."



"Hmph... Baiklah, sepertinya kau layak dan juga bodoh seperti legenda lainnya." Rxeonal mulai bersiap untuk menyerang. Shira bahkan lebih bersiap untuk menyerang juga karena posisinya sedang menahan.



Naoki dan Osamu bangkit dari tanah hingga mereka mundur dari pertarungan Shira melawan Rxeonal agar mereka berdua tidak terluka.



BAAAAAAMMMM!!!



Shira dan Rxeonal muncul tepat di atas langit, hingga mereka mulai saling memukul pukulan satu sama lain dengan sangat cepat.



BAAGGG!!



Shira memukul perut Rxeonal dan ia langsung mundur. Rxeonal tidak terluka oleh serangan tadi, ia dengan cepat terbang menghampiri Shira.



Mereka berdua mulai saling memukul lagi. Setelah beberapa lama bertarung, Shira mampu melukai Rxeonal sedangkan Rxeonal bahkan tidak bisa memukul dan melukai Shira.



Pertarungan mereka mampu membuat lubang yang sangat besar dan bahkan membuat seluruh kota bergetar hingga hancur runtuh karena kekuatan Shira dan Rxeonal.



Rxeonal menahan pukulan Shira dengan sangat lengan kanannya.



BAMMM!!!



"Apakah kamu serius bertarung denganku tanpa kekuatan penuh?" Tanya Rxeonal dengan senyuman yang sangat jahat.



"Kekuatanku selanjutnya adalah kekuatan yang seharusnya kau takutkan, Rxeonal..." Ucap Shira dengan wajah seriusnya.



"Yang seharusnya kau takutkan adalah mantra perubahanku, Shira..." Rxeonal mundur dan tiba-tiba Shira hanya bisa menatap Rxeonal dengan wajah yang serius.



"Aku tidak tahu harus berbuat apa melihat dirimu ini yang memiliki kepercayaan diri tinggi dalam menghadapi wujud evolusiku yang selanjutnya." Shira berubah menjadi wujud biasanya karena Rxeonal menyarankan Shira untuk berubah menjadi wujud Saint selanjutnya.



Naoki mulai berpikir bahwa Shira telah mencapai potensi lebih jauh lagi, dan itu adalah Saint Titan. Wujud yang mampu meningkatkan kekuatan murni lebih besar dari sebelumnya dan bahkan kekuatan murni itu akan meningkat setiap menit. "Apakah dia bisa membangkitkan wujud potensi selanjutnya? Saint Titan...!?"



Cahaya-cahaya bersinar mulai muncul dan melingkari tunuh Shira. Seluruh tubuh Shira mulai terlindungi oleh cahaya-cahaya terang hingga Rxeonal menghalang kedua matanya.


"GAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHH!!! HYAAAAHHHH!!!" Teriak Shira dengan ia bersinar lebih terang dari sebelumnya.



BAAAAAAMMMM!!!



Cahaya-cahaya itu mulai meledak dari tubuh Shira, hingga sebuah simbol bernama Titan muncul di dahi Shira. Itu berwarna emas karena Shira adalah Saint Light. Bajunya mulai setengahnya terbakar karena efek perubahan itu.



Simbol cahaya muncul di jantungnya. Shira telah mencapai level Saint Titan. Wujud yang mampu meningkatkan kekuatan murni lebih besar dari sebelumnya dan bahkan kekuatan murni itu akan meningkat setiap menit.



Naoki dan Osamu langsung terkejut melihat Shira yang mencapai potensi barunya lagi, ia beberapa hari sudah bisa mencapai potensi baru... Latihan macam apa yang selalu Shira lakukan setiap saat!?



Rxeonal mulai merasakan kekuatan sihir yang kuat dari dalam tubuh Shira. Ia mulai terkekeh. "Hmph... Saint Titan 'kah...?"



"Kau bisa melihatnya dengan kedua matamu 'kan? Ini adalah Saint Ti---"



"HAAAAAAAAHHHHHHHH!!!" Teriak Rxeonal hingga Shira tidak sempat mengatakan wujudnya, Rxeonal mulai menguatkan dirinya.



"SOUL STEALER!!!" Rxeonal mengangkat kedua lengannya dan ia tiba-tiba mengumpulkan arwah pasukan iblisnya dengan sangat cepat, Soul stealer mampu menghisap semua arwah prajurit iblis yang sudah hormat kepada Rxeonal.



WOOOOSSSHHHHHH!!!



"Apa yang dia rencanakan!? Bukan 'kah mereka adalah pasukannya?" Tanya Naoki dengan wajah yang terkejut. "Dengan soul steal... Aku mampu mencuri semua arwah iblis-iblis yang hormat dan menunduk kepadaku."



"Dan kekuatan mereka... AKAN BERGABUNG DI DALAM TUBUHKU INI...!!!" Aura Rxeonal mulai membesar dan mampu membuat shockwave yang menggerakan poni Shira.



BAAAAAMMMM!!!


__ADS_1


Shira hanya bisa diam dan melihat Rxeonal mengumpulkan kekuatan yang sangat banyak. Ia mulai tersenyum bahwa ia akhirnya bisa melawan seseorang yang kuat. "Kekuatanmu... Apakah itu cukup untuk melawan Saint Titan?" Shira mulai bersiap untuk menyerang, sepertinya ia cukup bodoh untuk membiarkan Rxeonal mengumpulkan semua arwah itu.



"Kita liat saja..." Shira memegang gadget yang ada di telinga kirinya untuk menghubungi Naoki dan Osamu "Bersiap untuk bekerja sama nanti... Naoki... Osamu..." Sepertinya Shira tidak bisa mengalahkan Rxeonal sendirian.



"Dimengerti."



"Majulah!!! SHIRA!!!" Rxeonal menembak sihirnya Aura of Demon's Tears atau aura berwarna merah besar menuju arah Shira dengan sangat cepat



BAAGGG!!!



Shira menahan aura itu dengan tangan kanannya, ia menahannya dengan sangat mudah karena kekuatannya mampu menahan semua sihir yang Rxeonal gunakan.



"Hmph!!!"



BAAMMMM!!!



Aura itu meledak karena Shira. Shira mulai menatap wajah Rxeonal dengan tatapan serius. "Baiklah... Bagaimana jika kita mempercepat situasi ini?"



Naoki dan Osamu masih melihat pertarungan Shira dan Rxeonal. Naoki merasakan kekuatan murni yang besar di dalam wujud Saint Titan.



"Jadi itukah Saint Titan? Kekuatan murni yang cukup menakjubkan..."



"HAHAHAHAHAHAHA!!! HAHAHAHAHAHAHA!!! SAINT TITAN!!?" Tiba-tiba Rxeonal tertawa terbahak-bahak, pertarungan belum di mulai dan ia sudah tertawa tidak jelas.



"Apakah kau Saint tidak pernah lelah dengan potensi yang harus kalian capai seperti kita iblis!? Apakah kalian senang karena suka meniru kekuatan kita ini!?"



"Kenapa Saint Legenda harus melakukan itu!?"



"Apakah kalian pikir bahwa Iblis itu hebat dan menakjubkan!? Apakah jiwa kalian benar-benar merasakan kekuatan yang hebat dari dalam ras iblis..."



"Dan karena itulah... Bergabunglah denganku Shira--"



"BACOOOOT!!!" Shira memukul wajah Rxeonal hingga ia terjatuh, lalu ia menendang perut Rxeonal dengan sangat keras hingga ia terpental mundur.



"Hmph! Kau kebanyakan bacot... Maaf jika aku bersikap tidak sopan kepadamu RAJA BACOT..." Shira mulai menunjuk Rxeonal dengan jari-jarinya untuk mencoba membiarkan Rxeonal menyerang duluan.



"Ayolah... Berikan aku kekuatan dari seorang iblis yang hebat ini... Kau bilang kekuatanmu itu adalah kekuatan dari jiwa iblis 'kan?"



"Aku lelah mendengar omongan bacot dari diri kau ini yang menganggap dirinya sebagai Raja Iblis, tapi bacotan itu tidak pernah muncul di dalam kekutan dirimu"



Rxeonal mulai perlahan bangkit. "Aku tidak butuh saran dari kau, Saint... AKU HANYA BUTUH KAU MATI!!!"



Rxeonal menggunakan sihirnya Demon's Pierce atau angin yang sangat tajam menuju arah Shira dengan sangat cepat.



"Hah!?" Shira melompat dan menghindari sihir itu dengan sangat cepat. Rxeonal terbang menghampiri Shira, lalu ia memukulnya dengan sangat keras, tetapi Shira menahannya dengan kedua lengannya.



Shira terbang menuju arah langit dan Rxeonal mulai mengikutinya dari belakang.




BAGGGG!!! Shira menendang wajah Rxeonal dengan tepat sasaran, itu hanya akan membuat Rxeonal marah.



Ia memukul Shira, tetapi Shira menghindar ke belakang. Walaupun menghindar, perut Shira terpukul oleh Rxeonal hingga ia terdorong mundur



Rxeonal menggunakan sihir Demon's Pierce lagi menuju arah Shira, tetapi Shira melompat menuju arah Rxeonal selagi menghindari sihir itu.



Shira menendang Rxeonal, tetapi Rxeonal menahannya. Shira dengan terus-menerus menendang seluruh tubuhnya. Shira menggunakan kaki satunya lagi untuk menedang punggung Rxeonal.



BAAGGGG!!!



Shira langsung memegang kepala Rxeonal, lalu terbang menghampiri tanah untuk menghantamnya menuju tanah dengan sangat keras.



BAAMMMMM!!!



Shira menginjak kedua tangan Rxeonal dengan sangat kasar, ia mencoba untuk membuat Rxeonal tidak menyerang balik. "AGGGGGGGGGHHHHH!!!"



"Ada apa, raja iblis!? Kekuatan iblismu sekarang tidak begitu menakjubkan untuk diriku!!!"



"Arogan adalah kelemahan yang cukup jelas!!!" Kedua mata Rxeonal bersinar dan ia langsung menggunakan sihir Eyes of Sins atau bisa disebut dengan ia mengeluarkan laser merah dari kedua matanya.



"Cih!" Shira menghindar dari sihir itu dengan melompat ke belakang.



BAAAMMMMMM!!!



"GAAHHHH!!!" Rxeonal memukul perut Shira dengan tepat sasaran, hingga Shira memuntahkan banyak darah dari mulutnya.



BAGGGGG!!! Shira terpental mundur oleh pukulan keras Rxeonal. Shira dengan cepat menyentuh tanah dengan kedua telapak tangannya agar ia bisa mendarat dengan sempurna. Rxeonal tiba-tiba muncul di depan Shira.



"DEMON'S TEARS!!!" Tangan kanan Rxeonal mulai terhalangi oleh aura berwarna merah kegelapan.



"SAVAGE STRIKE!!!" Tangan kiri Shira terhalangi oleh aura berwarna emas yang bersinar terang.



BAAAAAMMMMMM!!!



Kedua sihir pukulan itu mulai saling mengadu hingga mereka harus saling menambah tenaga di tangan mereka agar sihir dari tangan mereka bisa mendorong musuhnya. Rxeonal tiba-tiba menarik lengan kiri Shira, lalu ia memukul perutnya dengan sangat keras.



"GUUUGGHHH!!!" Shira memuntahkan banyak darah, dengan cepat Rxeonal menendang wajah Shira hingga ia terjatuh dan tidak bisa bangkit lagi.



BAMMMM!!!



"Pertarungan berakhir disini... Saint Titan..." Kedua lengan Rxeonal bersinar karena ia menggunakan sihir Demon's tears lagi. Rxeonal tersenyum dengan sangat jahat.



"LEGENDA BODOH---"


__ADS_1


STAAAAAABBBB!!!



Tiba-tiba sebuah pedang menusuk dada Rxeonal dengan sangat cepa, Rxeonal benar-benar lengah bahwa Shira diam-diam memiliki pedang yang tersembunyi.



"H-Hah...!?" Rxeonal langsung terkejut melihatnya.



Rxeonal mulai memuntahkan darah hitam karena tebasan pedang Shira yang sangat tajam dan suci, logam dari pedang itu mulai perlahan isi tubuh Rxeonal.



"Hmph... Kau pikir aku akan melawanmu tanpa sebuah rencana?"



"Ag-Aggghhhhh..." Rxeonal merasakan isi tubuhnya terbakar oleh pedanf itu.



"Waduh, maaf... Apakah kau merasa terbakar karena pedang yang Dewi Mortem berikan kepadaku?"



"Hah...?"



"Bukannya kau raja iblis seharusnya tidak merasakan kesakitan apapun ya...?" Shira tersenyum dengan meremehkan Rxeonal.



Rxeonal tersenyum dan tertawa. "Hahaha... Tentu saja, aku tidak merasakan kesakitan apapun bahkan sedikitpun juga tidak..."



"Serangan apapun hanya akan membuatku geli dan bahkan tidak merasakan satupun kesakitan... (Shira: Itu artinya kau sudah mati, tolol.)"



"Itu semua karena... Aku adalah Dewa Iblis!!! (Shira: Bukannya Dewa Alvin sudah mengambil kekuatan iblismu?)" Rxeonal mulai tertawa terbahak-bahak.



"Aku tidak akan percaya kepada kebacotan yang kau miliki ini..." Jawab Shira dengan wajah yang kesal.



"Hah...?" Rxeonal menatap Shira dengan wajah yang kebingungan.



"Kau merasakan kesakitan yang lebih dahsyat dari seranganku... Kau juga bahkan tidak memiliki kekuatan dewa yang kau perbicarakan itu karena Dewa Alvin sudah mengambil semua kekuatanmu ketika kau reinkarnasi kembali menjadi dewa.



"Hah...?"



"Kau lihat... Kau bahkan kesakitan oleh seorang Saint Titan, Kau bilang kau ini dewa?" Tanya Shira.



"Dewa kok kesakitan oleh Saint Legenda?" Tanya Shira dengan wajah seriusnya.



...



...



"HAHAHAHAHAHAHA!!!" Rxeonal mulai tertawa terbahak-bahak, Shira bisa mendengar tawaan Rxeonal sudah seperti naga yang batuk api :v what?



"Kau dan Alvin memang memiliki hubungan yang cukup sama ya? Aku mulai melihat kau sebagai Alvin Ghifari... Seorang legenda bodoh yang pernah menghentikan rencana sempurnaku."



"Jika aku bukan dewa lagi itu tidak apa melainkan itu hanya akan membuatku senang, karena..." Rxeonal mulai membersihkan tenggorakannya, ia membutuhkan segelas air putih karena terlalu lama tertawa dan berbicara.



"Jika kau kalah, jantung Saint-mu akan aku ambil, ketika aku memiliki kekuatan saint itu... Aku pasti bisa mengalahkan dewa tolol yang bernama Alvin Ghifari itu..." Ucap Rxeonal dengan rautan wajah yang kesal.



"Kau ini ras Legenda, Saint... Dan kau juga adalah Saint Legenda yang memiliki kekuatan dan sihir setara dengan dewa di bawah rata-rata..."



"Jika kau ingin menguasai Yuusuatouri... Kau harus menyempurnakan kekuatan Saint itu. Sepertiku yang sedang menguji kekuatanmu agar aku bisa mengambil Saint light yang berada di dalam dirimu."



Rxeonal tiba-tiba mundur dan pedang Shira menghilang karena perintahnya. Rxeonal mulai perlahan melayang menuju atas langit. "Dan karena itu... Menjadi iblis biasa dan mencuri seluruh jantung Saint..."



"Aku pasti bisa menguasai seluruh semesta dan bahkan membunuh Alvin Ghifari untuk selamanya..."



"Setelah itu terjadi... Semesta ini akan aku ubah menjadi tempat yang lebih indah dan juga layak untuk para Iblis... (Shira: Kalau bosen pindahlah ke Zuusuatouri, tolol.)"



"Itulah pekerjaan sebuah Dewa..."



Shira mulai lelah mendengar omongan Rxeonal yang penuh dengan kebacotan. "Hahhh... Masih tetap ngebacot... Kau pasti memiliki sihir bacot."



"Tentu... Itu karena aku melakukannya... Untuk Yuusuatouri9i... Untuk semesta ini yang rusak." Rxeonal mulai menangis air mata berwarna hitam.



"Dari kebacotan dan sekarang kau jadi bayi yang menangis? Kau ini iblis atau balita?"



"IYAAA!!! DAN AKU BANGGA UNTUK MELAKUKANNYA... Air mataku yang indah ini akan mengubah SEGALA SEMESTA!!!" Aura Rxeonal mulai membesar. Dan seluruh tubuhnya bahkan mulai membesar.



Rxeonal mendarat di atas tanah. "Untuk Yuusuatouri... Kau harus aku hancurkan..."



Kedua mata Rxeonal bersinar dengan sangat terang. "Wilayah ini adalah tahapan pertamaku untuk menguasai Yuusuatouri..."



"Tidak jika aku berada disini!" Ucap Shira hingga ia mulai serius dan marah terhadap Rxeonal.



BAMMMMMM!!!



Mereka mulai saling memukul satu sama lain. Rxeonal terpojoki oleh pukulan cepat Shira hingga ia hanya bisa menahan. "KAU BILANG BAHWA KAU INGIN MENGUASAI YUUSUATOURI... TETAPI, MENGAPA KAU TIDAK BISA MENYENTUHKU!?"



"DIAMLAH!!!" Rxeonal memukul Shira, tetapi Shira menghindar semua serangan Rxeonal lalu ia menendang dagunya dengan sangat keras.



BAGGG!!! Shira mencekik leher Rxeonal, lalu ia melemparnya menuju tempat akademi.



BAMMMMM!!!



Shira mendarat di atas tanah, kedua lengannya mulai bersinar bagaikan matahari yang terbit di timur. "SAMPAI JUMPA LAGI DARI DUNIA INDAH INI!!!"



"LIGHT OF JUDGEMENT!!!" Shira menembak sihir cahayanya yang berbentuk cincin yang sangat besar menuju Rxeonal. Rxeonal langsing terkejut melihat itu, ia tidak sempat untuk menghindar. "Ahh-Ahhh...!!! TIIDAAAAKKK!!?"



BAAMMMM!!!



"AAAAAAAGGGGGGGGGGHHHHHHHHH!!!" Teriak Rxeonal yang perlahan terbakar dan menjadi debu yang berhamburan.



__ADS_1


__ADS_2