
"HAHHHH!!!" Shishou menunjuk ke depan menggunakan telapak tangan kanannya hingga Arata langsung terpelanting ke belakang karena dorongan yang Shishou kerahkan sangatlah besar hingga ia tidak bisa menahannya lagi. Shishou terbang ke atas langit lalu ia melesat menuju arah-nya. Shishou mulai menendang perut Arata tanpa henti dan ketika Arata mencoba untuk menyerang balik, kedua lengan Shishou langsung terbelit oleh Chains of Reclipse dan terlumuri oleh barrier Dark Crimson agar ia bisa menahan kedua pedang Arata.
Arata mengayunkan kedua pedang-nya ke arah kedua kaki Shishou, tetapi Shishou langsung menendang kedua pedang-nya hingga kedua pedang itu terpelanting menuju daratan dan tertancap di atas-nya. "Kau tidak apa-apanya tanpa pedang-pedang itu!!!" Ucap Shishou selagi menyilangkan kedua lengannya dan ia juga terus menendang-nendang perut Arata.
Shishou menyerang Arata tanpa menggunakan kedua tangannya karena itu terlalu mudah baginya dan ia juga memiliki sifat busuk Shin yaitu meremehkan, Shishou mengangkat kaki kanannya lalu ia menghantam wajah Arata menggunakan kaki kanannya hingga Arata terpental menuju daratan dan membuat lubang yang sangat besar.
Shishou mengangkat tangan kananya. "Dark Dimensional Eclipse!!!" Shishou menciptakan sebuah bola energi kegelapan yang dilumuri oleh aura-aura ungu. Ia melempar bola energi itu masuk ke dalam lubang tersebut hingga lubang itu langsung meledakkan ledakan yang besar, ledakan itu mampu melampui ledakan nuklir yang berjumlah ratusan. Shishou mundur lalu ia mengeluarkan sebuah barrier di sekitar tubuhnya.
BAMMM!!!
Shishou mulai memegang pinggang-nya dengan kedua tangannya selagi melihat lubang yang sangat besar di depannya. "Hei... Cepat bangkitkan pantat pengecutmu itu dan bertarung melawanku secara serius!"
"Aku tidak mau menghabiskan waktu lagi---" Arata muncul di depan Shishou dan ia langsung mengayunkan pedangnya beberapa kali, tetapi Shishou langsung melompat mundur. "ARATA!!!" Teriak Shishou hingga ia langsung memunculkan kedua Dark Dimension Eclipse melalui kedua telapak tangannya lalu setelah itu ia melemparnya menuju arah Arata.
Arata menangkis kedua sihir itu menggunakan pedang Greed-nya. Shishou muncul di belakang Arata lalu ia mencoba untuk menendang punggungnya, tetapi Arata melirik ke belakang lalu ia menahan kedua tendangan itu menggunakan kedua pedang-nya. Shishou langsung menginjak kedua pedang itu dengan menambahkan beberapa tenaga hingga Arata terdorong menuju daratan dan mendarat di atasnya. "Cih..."
Shishou mulai memunculkan Dark Dimensional Eclipse lagi lalu ia melesat menuju arah Arata, Arata muncul di depannya lalu ia meluncurkan Wrath of Hellfire melalui pedang Wrath-nya, Shishou menghilang dan muncul di belakang Arata selagi melempar kedua sihir itu menuju arahnya. Arata melirik ke belakang lalu ia menangkis semua sihir itu menggunakan kedua pedangnya.
Shishou melesat menuju arah Arata dari depan lalu ia mencoba untuk menendang wajahnya, Arata menahan tendangan itu menggunakan pedang-nya. Arata mulai mengayunkan kedua pedangnya menuju arah Shishou, Shishou langsung menangkis semua serangan pedang itu menggunakan kedua kakinya. Shishou melompat ke atas lalu ia meluncurkan Dark Dimensional Eclipse lagi, tetapi Arata langsung menyerap sihir itu menggunakan Sword of Greed.
Shishou langsung meluncurkan beberapa bola energi ungu melalui gerhana bulan yang ada di kepalanya, Arata terus menangkis semua bola-bola energi itu hingga ia langsung mulai bermunculan di sekitar Shishou. Shishou langsung meluncurkan semua bola-bola energi itu ke arah Arata yang bermunculan di sekitarnya.
Arata muncul di depannya dan Shishou langsung meluncurkan Final Shine Attack ke depan, Arata langsung menyerap gelombang sihir itu menggunakan Sword of Greed. "Cih!!! Persetan dengan pedang itu!!!" Arata memutar pedang Wrath-nya hingga pedang itu langsung terbakar oleh api-api besar dan panas. "WRATH OF JUDGEMENT!!!" Arata langsung meluncurkan gelombang api merah menuju arah Shishou dan Shishou langsung melindungi dirinya menggunakan barrier-nya. "Hmph... Barrier-ku sangatlah tebal hingga---"
Arata mengubah pedang Wrath-nya menjadi Pride. "Soaring Pride!!!" Arata menggunakan sihir dari pedang Pride yang mampu membuat dorongan besar melalui pedangnya ketika musuh yang ia lawan memiliki kesombongan tinggi, bahkan merendahkan diri juga mampu membuat sihir itu memiliki efek yang lebih kuat lagi. Arata mengayunkan pedang Pride itu ke arah Shishou hingga ia langsung terdorong oleh dorongan besar yang dimiliki oleh pedang itu. "Apa...!?"
Arata muncul di depannya lalu ia menendang wajahnya hingga kepala belakangnya langsung tergusur di atas daratan karena Arata. Arata langsung menendang dagunya hingga Shihou terpental ke depan lalu ia meluncurkan beberapa bola energi ungu menuju arah Arata. Arata menghilang lalu ia muncul di depannya selagi mengayunkan kedua pedangnya itu, Shishou menahan serangan itu menggunakan kedua kakinya.
BAMMM!!!
Shishou dan Arata terdorong ke belakang lalu Shishou mulai meluncurkan dua Dark Dimensional Eclipse menuju arahnya. Arata menangkis semua sihir itu menggunakan kedua pedangnya. "Teruslah melakukan hal yang sama, Shishou!!! Aku sudah bosan melihatnya!!!" Arata dan Shishou melesat secara bersamaan ke depan hingga kedua kaki mereka langsung teradu. Shishou langsung menendang perut Arata menggunakan kaki kirinya hingga ia terpental ke belakang.
Shishou melesat menuju arah Arata lalu ia meraba perutnya. "Rasakan ini...!!! DARK CRIMSON SEAL!!!" Seluruh tubuh Arata langsung terlumuri oleh aura-aura crimson kegelapan, Shishou melempar Arata ke atas hingga seluruh tubuh Arata perlahan-lahan merasakan kesakitan dahsyat karena efek dari sihir Crimson yang melalui memasuki seluruh tubuhnya. "Ugh...!!!"
Arata langsung berubah menjadi Saint Revolution Enhanced. "ARMAGEDDON!!!" Ucap Arata hingga ia langsung menciptakan beberapa meteor besar di langit-langit, ia langsung menunjuk Shishou hingga semua meteor itu melesat menuju arah Shishou. "Haaaaah....!!!" Shishou mengangkat kedua tangannya hingga ia langsung menciptakan gerhana bulan, ia langsung mengendalikan gravitasi agar semua meteor itu langsung terjatuh ke daratan dan meledak di bawah-nya, hanya dua meteor saja yang mengenai dirinya tetapi ia tidak terluka karena seluruh tubuhnya saat ini dilindungi oleh Dark Crimson barrier.
"Cih...! Lunar Blessing!" Ucap Arata hingga seluruh tubuhnya kembali ringan, ia meniru sihir Shou yang bernama Lunar Blessing. "Lunar Eclipse Ball!!!" Shishou mengubah gerhana bulan itu menjadi bola energi ungu yang besar, ia melempar bola energi itu menuju arah Arata. "Satu lagi hadiah tambahan bagimu!!!" Ucap Shishou dengan ia meluncurkan Final Shine Attack menuju arah bola energi itu.
JWOOOSH!!!
Gelombang sihir tebal milik Shishou melesat menuju arah Arata. Arata langsung mengejamkan kedua matanya hingga kedua pedangnya lalu melayang di belakang punggung-nya selagi berputar. "Baiklah... Kau sudah membuatku kesal... Body of Seven Deadly Sins!...!" Arata langsung meningkatkan seluruh auranya hingga bajunya hancur, bahkan aura itu mampu menghapus gelombang sihir milik Shishou.
BAMMM!!!!
Arata meluncurkan beberapa dorongan di sekitarnya hingga mampu membuat Shishou terdorong ke belakang, Arata mulai memunculkan dua pedangnya lagi yang bernama Wrath dan Gluttony, sekarang empat pedang yang bernama Pride, Wrath, Gluttony, dan Greed sedang berputar di belakang punggungnya. "Ini adalah kekuatan penuhku...!!!" Arata mulai menaikkan seluruh auranya besar sekali hingga mampu membuat Shishou berkeringat.
"Bagus... Tunjukkan kekuatan bodohmu itu...!" Arata muncul di depan Shishou lalu ia memukulnya, tetapi Shishou menahan pukulan itu hingga ia terpental ke belakang dengan kedua tangannya yang terasa keram karena menahan pukulan Arata. Arata langsung meluncurkan Soaring Pride melalui tinju kanannya, ia melesatkan dorongan besar menuju arah Shishou, tetapi ia langsung menghilang.
__ADS_1
"Arata sudah berada di kekuatan penuhnya sekarang untuk melawan Shishou... Seorang Legenda yang mampu menandingi seorang Legenda pergabungan itu sangat menakjubkan." Ucap Korrina selagi menunjukkan wajah yang terlihat serius.
"H... Hebat... Jadi dia bisa bertarung menggunakan tangan kosong juga...!?" Tanya Shira.
Arata muncul di depan Shishou lalu ia mulai memukulnya beberapa kali, Shishou menghindari semua serangan itu dan setelah itu ia menahan serangan Arata hingga kedua lengan Shishou mulai bergetar dan terasa keram bagi dirinya. Arata langsung mendorong Shishou menggunakan Soaring Pride, Shishou langsung meluncurkan beberapa Dark Dimensional Eclipse menuju arah Arata.
Arata menghindari semua sihir itu lalu ia muncul di depan hingga perutnya langsung terhantam oleh Gerhana bulan kecil, dan setelah itu Shishou muncul di belakang Arata. Ia menghantam punggung Arata menggunakan Gerhana bulan kecil, seluruh tubuh Arata langsung terasa berat karena tubuhnya saat ini sedang menahan tekanan dari gravitasi yang kedua gerhana bulan itu buat. Shishou muncul di atas Arata lalu ia meluncurkan Dark Dimensional Ball tepat di atas tubuhnya.
Arata terpental ke belakang hingga kedua Gerhana bulan itu langsung hancur menjadi kepingan-kepingan kecil. "SOARING PRIDE!!!" Arata meluncurkan dorongan besar melalui kedua kakinya dan dorongan itu langsung menembus seluruh tubuh Shishou dan tidak membuatnya terdorong. "Percuma..." Ucap Shishou karena ia tadi beberapa detik yang lalu menggunakan sihir ilusi yang bernama Illusion of Transcended Body. Ilusi yang mampu membuat Shishou tidak bisa terserangan oleh serangan apapun.
Shishou melesatkan Dark Dimensional Eclipse lalu setelah itu ia meluncurkan Shiromura Eclipse menuju arah Arata. Arata menendang sihir Dark Dimensional Eclipse lalu setelah itu ia menangkis gelombang sihir emas yang Shishou kerahkan. Arata muncul di depan Shishou lalu ia menghantam wajahnya menggunakan kedua tinjunya hingga ia terdorong ke belakang.
Arata muncul di depan Shishou, tetapi Shishou langsung menendang perutnya dan setelah itu Arata memukul wajahnya hingga membuat Shishou kesal dan menedang dagunya lalu ia meluncurkan Shiromura Eclipse ke depan. Arata langsung terpental ke belakang karena gelombang sihir itu. "Berakhir sudah!!!" Arata melesat menuju arah Shishou dengan kedua tinju-nya yang terbakar oleh api-api Wrath.
Arata melesatkan tinjunya ke arah kepala Shishou, tetapi ia langsung menunduk dan setelah itu ia menendang dagunya. "GLUTTONY'S STARVATION!!!" Ucap Arata. Setelah itu Shishou meluncurkan Final Shine Attack tepat di perut Arata hingga ia langsung terpental ke belakang. "SACRED POWER!!!" Teriak Shishou hingga gelombang yang ia luncurkan berubah menjadi gelombang Sacred. Shishou bisa menggunakan sihir Sacred karena Shin dan Shou pernah dilatih oleh Korrina dan latihan mereka terdapat sedikit cara untuk bisa menggunakan Sacred. Shishou adalah pergabungan dari mereka berdua dan ia sudah pasti akan bisa menggunakan sihir itu.
Arata langsung terpental ke belakang dengan ekspresi yang terlihat kesal. "Cih...!!! GWAAARRRRRRRRGGHHHHHH!!!" Teriak Arata hingga ia langsung meluncurkan Armageddon lagi, jutaan meteor muncul di langit-langit dan semua meteor itu melesat menuju arah Shishou. Arata tiba-tiba muncul di depannya dan ia mencoba untuk memegang wajah Shishou, dengan cepat ia langsung meluncurkan Shiromura Eclipse tepat di depan tubuhnya tetapi seluruh tubuh Arata terlindungi oleh sihir Gluttony's Starvation.
Shishou muncul di depan Arata lalu ia meluncurkan Final Shine Attack tepat di depannya, tetapi gelombang sihir itu tidak memberikan efek apapun bagi Arata melainkan itu hanya akan membuatnya lebih kuat lagi. Arata menunjuk Shishou menggunakan telapak tangan kannya. "GREED'S MAGIC RELEASE!!!" Ucap Arata hingga ia meluncurkan semua sihir yang di simpan di dalam pedang Greed-nya, Shishou sempat menciptakan Dark Crimson barrier di seluruh tubuhnya.
Shishou memegang lengan kanan Arata lalu ia menendang perut Arata dengan sangat dalam lalu ia mulai menendang dagunya selagi melakukan beberapa backflip, Shishou langsung meluncurkan Dark Dimensional Ball tepat di perutnya hingga Arata terpental ke atas langit. Di sisi lainnya Shira bersama keluarganya melihat pertarungan itu selagi menunjukkan wajah yang terkejut dan terkesan melihat Arata yang mampu menandingi Shishou dan melihat Shishou yang mampu memiliki kekuatan yang sama kuatnya dengan Limit Breaker X milik Alvin.
"Untuk sekarang, tampaknya penggabungan ini lebih dari cukup." Ucap Alvin.
"Lebih dari itu, tampaknya Shishou ini bahkan dapat melebihi kamu, Alvin." Ucap Korrina selagi menunjukkan wajah yang terlihat mengejek.
"Shishou ketakutan dalam berpisah kembali menjadi Shin dan Shou, jika itu terjadi maka kesempatan emas mereka dalam menang akan hilang." Ucap Mortem.
"Itu benar, jika seorang petarung gabungan langsung menggunakan seluruh kekuatan penuhnya maka mereka akan berpisah dengan cepat... Mantra Pergabungan tidak akan bisa menahan dua ras yang berada di kekuatan penuh mereka" Ucap Korrina.
"Shishou harus mengalahkan Arata dengan cepat sebelum waktu dari mantra pergabungan itu habis." Ucap Homura.
BAMMM!!! BAMMM!!! BAMMM!!!
Arata dan Shishou secara bersamaan langsung mengadu kedua tinju mereka. "Apakah ini yang kau sebut dengan kerja sama?! Pergabungan bukanlah kerja sama melainkan curang dalam pertarungan...!"
"Kau tidak pantas memiliki kekuatan ini!!!" Ucap Arata selagi menunjukkan wajah yang terlihat kesal, Shishou langsung menendang perutnya hingga ia terpental ke belakang. Shishou langsung melepaskan beberapa dorongan ke depan hingga Arata langsung terkena dorongan-dorongan itu. "FINAL SHIROMURA...!!!" Ucap Shishou, ia mulai menggabungkan sihir Final Shine Attack dan Shiromura Eclipse.
Arata langsung menggunakan sihir Gluttony's Starvation. "ECLIPSEEEE!!!" Teriak Shishou hingga ia meluncurkan Final Shiromura Eclipse menuju arah Arata, seluruh tubuh Arata langsung terlindungi oleh sihir Gluttony itu dan ia mulai menaikkan seluruh auranya membuat Shishou menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal sekali.
Shishou muncul di depan Arata lalu ia menggunakan sihir Dark Crimson Seal lagi hingga seluruh tubuh Arata langsung terjebak di dalam aura-aura dark crimson milik Shishou. "Grrrghh...!!! Tandai kata-kataku, pergabungan...!!!" Ucap Arata yang mencoba untuk membebaskan diri dari dalam aura Dark crimson itu.
"Tanpa pergabungan itu... Aku sudah memenangi pertarungan ini!!!" Arata langsung berhasil membebaskan dirinya sendiri dan setelah itu ia melakukan Trace Magic terhadap Dark Crimson Seal lalu setelah itu ia mulai menjebak Shishou di dalam sihir Dark Crimson Magic. "PERCUMA SAJA!!!" Teriak Shishou yang berhasil membebaskan dirinya.
"Jika kau menggunakan sihir crimson kepadaku maka itu hanya akan membuatku lebih kuat lagi...!" Arata muncul di belakang Shishou lalu ia mendorong Shishou hingga mengenai daratan. "Cih...!" Seluruh tubuh Shishou langsung terasa cukup berat karena ia hampir menggunakan seluruh Lenergy-nya
"Tidak ada pilihan lain... Aku akan menggunakan kekuatan pergabungan ini sampai 100 persen!" Ucap Shishou dengan ia kembali berdiri tegak selagi menatap Arata yang dilumuri dengan aura-aura miliknya. "Kekuatan itu mutlak, tanpa pergabungan... Kalian berdua hanyalah sampah yang harus aku bakar." Ucap Arata selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal.
__ADS_1
Shishou langsung menaikkan seluruh atributnya hingga menempuh puncak kekuatan penuh. "Aku akan mengalahkanmu sekarang...!!!" Ucap Shishou. Arata langsung mulai melakukan kuda-kuda bertarungnya. "Kalian berdua bukanlah Legenda layak melainkan Legenda sampah yang hanya mengandalkan Mantra pergabungan." Ucap Arata.
"Apakah kalian tidak malu bahwa seorang mortal tanpa God Lenergy bisa menandingi seorang Legenda pergabungan yang memiliki dua Legend's Booost dan God Lenergy." Shishou langsung menunjuk ke depan menggunakan kedua telapak tangannya, ia mulai menciptakan sebuah bola energi merah di kedua telapak tangannya. "Aku tidak akan menyerah... Aku tidak akan kalah..." Ucap Arata.
"SACRED POWER...!!!" Seluruh tubuh Shishou langsung terbakar oleh api-api Sacred. "FINAL SHIROMURA ECLIPSE!!!" Shishou meluncurkan gelombang Final Shiromura Eclipse yang sudah dilumuri oleh api-api Sacred. Arata langsung menahan gelombang itu menggunakan kedua telapak tangannya dan ia mulai menyerang gelombang sihir itu, ia tidak bisa menghindari karena Lenergy-nya sudah mau habis. "Pengecut...!!!"
Kedua lengan Arata perlahan-lahan masuk ke dalam gelombang itu karena kekuatan dari pedang Greed-nya sudah tidak bisa lagi menyerap gelombang sihir milik Shishou. Jika Arata memaksakan dirinya sendiri maka sirkuit sihirnya akan hancur bersama dengan tubuhnya juga. "Shin... Shou..." Arata sudah mulai kelelahan karena menyerap gelombang sihir Shishou yang tiada habisnya.
Shishou langsung mengangkat tangan kirinya dan ia mulai menciptakan Final Shine Attack di tangan kirinya. "Dia meningkatkan kekuatannya setinggi ini dengan kekuatan kemauan yang kuat..." Shishou meluncurkan Final Shine Attack ke depan hingga gelombang yang ia luncurkan mulai membesar sebesar planet. "...bajingan sialan!!!"
Arata masih bisa bertahan selagi menyerap terus gelombang sihir itu secara paksa. "Aku membencimu karena mengandalkan taktik yang menyedihkan...!" Tubuh Shishou bersinar hingga membelah menjadi Shou dan Shin kembali tetapi mereka berdua masih mengerahkan semua tenaga tersisa mereka dengan mengalahkan Arata. "SEMUA INI BELUM TERAKHIR!!!" Teriak Shou.
"PERSETAN KAU, ARATA!!!" Teriak Shin.
"Seseorang yang telah memenangkan pertarungan ini adalah aku... Seorang mortal yang mampu menandingi petarung gabungan."
"Dia mulai melemah, Shin!!! GUNAKAN SEMUA KEKUATANMU SAMPAI HABIS!!!" Teriak Shou keras.
"AKU TAHU!!!"
Seluruh tubuh Arata langsung terkena oleh gelombang itu dan punggungnya langsung meledak karena menggunakan sihir Greed terlalu berlebihan. "RASAKAN KEKUATAN KAMI, DASAR SAINT BAJINGAAAAAAN!!!" Teriak mereka bersama hingga gelombang itu langsung meledakkan ledakan yang besar, ledakan itu mampu membuat Shin dan Shou terpental ke belakang.
BAAAMMMMMMMMMM!!!!
"Hah... Hah... Hah..." Shou mulai bernafas berat, Clare langsung keluar dari tubuh Shou dengan ekspresi yang terlihat bersyukur. "Syukurlah... Kita berhasil mengalahkannya." Ucap Clare, Shou dan Shin mulai duduk di atas daratan dan setelah itu mereka bangkit.
Shou dan Shin mulai melakukan tos, seketika telapak tangan mereka saling mengenai. Dimensi itu mulai bergetar seperti terdapat jutaan gempa bumi di sana. Shin dan Shou langsung terkejut ketika merasakan getaran yang ada ada di sekitar mereka. "Apa ini...!? Apakah ini gempa bumi!?" Tanya Shin yang mencoba untuk membuat seluruh tubuhnya seimbang dan tidak jatuh.
"Ini bukanlah gempa bumi... Dimensi ini... sepertinya dimensi ini bergetar dengan sendirinya..." Ucap Clare, ia mulai berkeringat dingin.
"GRRRRGGHH...!!!" Tiba-tiba sebuah suara berat muncul di depan mereka bertiga, sebuah aura merah muncul dan mulai membesar di sekitar mereka. Shou dan yang lainnya langsung terdorong ke belakang karena aura-aura merah itu, mereka bisa merasakan dorongan-dorongan besar yang berada di sekitar mereka. "Grrrggh...!!! HWAAAGGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak seseorang yang memiliki nada berat dari bawah lubang yang besar, lubang itu adalah lubang bekas ledakan dari gelombang sihir Shishou.
Kemungkin suara itu berasal dari Arata yang mengamuk. "T-Tidak mungkin...! Dia masih memiliki kekuatan sebesar ini...!?" Shou mulai berkeringat dingin ketika merasakan kekuatan seseorang yang terus meningkat tiada batasnya.
"JYAAAAGGGGGHHHH!!!" Lubang besar itu meluncurkan gelombang merah besar ke atah langit dan bahkan seluruh dimensi itu langsung berubah menjadi warna merah karena seseorang yang berada di dalam lubang itu. Seluruh tubuh Shou mulai bergetar dengan sendirinya karena kekuatan yang ia rasakan tadi sudah tidak bisa ia rasakan.
"GRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Seseorang yang berada di dalam lubang itu mulai perlahan-lahan melayang menuju atas langit, Shou dan yang lainnya langsung bisa melihat orang itu. "I... Itu... Bukan Arata...?" Ucap Shou yang melihat orang itu berbeda dengan Arata, seseorang yang Shou liat langsung menciptakan aura-aura besar yang terus membesar tiada batasnya.
Shou mulai melakukan kuda-kuda bertarungnya. "Cih...! Siapa orang ini...!?" Tanya Shou.
"GRRGH...!!! GYAAAAAAAAAGGGGGGGGGGGGHHHHHHH!!!" Teriak orang itu hingga ia langsung menggunakan Armageddon, jutaan meteor muncul di dimensi itu dan ukurannya lebih besar dari meteor yang Arata luncurkan. "GRRRRR...!!! GWAAAAGGHHHHHHHH!!!" Teriak orang itu hingga semua meteor itu melesat menuju arah Shou dan yang lainnya.
Shin dan Clare tidak sempat untuk menghindar, mereka berdua langsung tertindih oleh meteor-meteor itu. "SHIIIIN!! CLAREEE!!!" Teriak Shou hingga ia langsung menghantam semua meteor itu dengan kedua tinjunya, lengan kanan Shou langsung terbakar oleh meteor-meteor itu. Setelah itu Shou mulai melakukan beberapa backflip ke belakang selagi menghindari semua meteor itu.
"HYAAAGGGGGHHHHH!!! Orang itu langsung membesar auranya lagi dan lagi hingga Shou mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal. "DASAR BAJINGAAAAAAAAAAN!!!" Teriak Shou keras hingga aura yang membesar itu mulai melesat menuju arah, Shou melesat tinggi menuju ujung langit-langit dan ia langsung melihat orang itu yang sedang melayang tepat di depannya selagi menunjukkan wajah yang terlihat serius.
Shou langsung menatap orang itu yang memiliki beberapa tato di seluruh tubuhnya, ia hampir mirip dengan Arata. Shou tidak bisa merasakan kekuatan dan Lenergy-nya dan itu membuatnya berkeringat dingin dan merinding. "S-Siapa kau...?"
__ADS_1
"Kuro... Sang pemilik tujuh dosa besar."