
Alvin melirik kepada Riziel yang terlihat seperti memiliki eksperesi biasa saja, ia tidak merasakan eksperesi atau emosi apapun melihat anaknya mati. "Kau... Kau tidak merasakan sesuatu yang berbeda ketika anakmu mati...?" Tanya Alvin dengan rautan wajah yang serius.
"Untuk apa coba? Aku hanya menggunakannya sebagai alat, jika dia mati maka dia sama saja dengan barang rongsokan." Ucap Riziel dengan wajah yang kesal.
"Dasar bajingan...!" Alvin mulai merasa sangat kesal mendengar perkataan itu, mereka berdua langsung terbang menuju atas langit dan mulai saling memukul satu sama lain.
Homuze yang sedang memeluk kedua anaknya lalu menatap Shiro yang melayang di atas langit, ia terlihat seperti berada di posisi yang terbaring. "S-Shiro!" Ucap Homuze dan Shuri bersamaan hingga mereka berdua langsung terbang menghampiri Shiro yang terbaring di atas langit.
"Papa! Bangun, Papa!!!" Arisu dan Syna mulai mencoba untuk membangunkan Shiro yang tertidur. Shuri mulai meraba perutnya dan ia merasakan sumber energi sihir yang sedikit di dalam tubuhnya, ia masih hidup tetapi terdapat sebuah perubahan kecil yang Shiro alami yaitu poninya mulai berubah menjadi merah untuk selamanya.
"Bagaimana bisa sehelai rambut poninya berubah menjadi merah...?" Tanya Shuri dengan sangat terkejut, ia mulai perlahan menukar seluruh energi sihirnya masuk ke dalam Shiro.
"Mungkin saja dia bisa begini karena wujud Flaming Form dan Saint Revolution yang di gabungkan... Anak ini cukup gila terkadang ketika ingin menghancurkan batasannya..." Ucap Homuze, ia mulai tersenyum dan tersipu melihat Shiro bisa berubah menjadi wujud Flaming Form.
Oui tiba-tiba muncul tepat di atas langit dengan seluruh tubuhnya yang di lindungi oleh semacam besi yang kuat, sepertinya ia telah bergabung menjadi satu dengan robot-robot malaikat yang masih hidup. "Kau telah membunuh Azriel, seorang murid yang aku ajarkan sejak lamanya...!!!" Ucap Oui dengan sangat kesal.
Syna dan Arisu menatap Oui dengan wajah yang kesal. "HAAAAAA!!!" Syna berubah menjadi Saint Titan lalu ia mengeluarkan pedang yang berada di pinggangnya, ia lalu terbang menuju Oui dengan kecepatan penuh.
"Tidak, Syna! Itu terlalu berbahaya!!!" Ucap Shuri dengan sangat terkejut.
"Syna!!! Kumohon, jangan!" Teriak Homuze dengan wajah yang terkejut, Oui tiba-tiba menciptakan sebuah listrik merah di sekitarnya. "THUNDERBLOOD STRIKE!!!" Listrik-listrik itu lalu meluncur menuju arah Syna dengan kecepatan penuh.
Syna dengan mudah langsung menebas semua sihir Oui, lalu ia muncul tepat di atasnya selagi memegang pedangnya dengan sangat erat. "SEHARUSNYA KAU SADAR BAHWA YANG JAHAT TIDAK AKAN PERNAH MENANG!!!" Syna mengayunkan pedangnya menuju arah wajah Oui.
Oui langsung menahan pedang itu dengan hanya menggunakan dua jarinya. "Perkataanmu itu mengingatkanku kepada Alvin yang selalu mengatakan hal OMONG KOSONG!!!" Oui langsung mengeluarkan sihir listrik tepat di perut Syna hingga ia terpental ke belakang.
Syna mulai menyeimbangkan tubuhnya lalu ia melayang tepat di atas langit selagi menatap Oui dengan tatapan yang kesal, ia mulai menyimpan pedangnya kembali di pinggangnya. "Kau dan keluargamu harus punah dan di hancurkan dari semesta yang bernama Touri ini..." Oui mulai mengangkat tangan kananya lalu ia mulai menciptakan bola kecil yang berwarna merah.
"Kita lihat saja nanti... Seharusnya kaulah sosok yang harus di hapuskan...!!!"
"Diamlah dan menghilanglah bersama sihirku...! Electro Wrath!!!" Oui melempar bola listrik yang berbentuk besar dan juga berwarna merah menuju arah Syna. Syna menatap sihir itu lalu ia mulai membesarkan auranya.
"Sihirku akan menjadi sebuah pelindung bagi seseorang yang membutuhkannya... Aku akan menggangikan Papa dan Mama ketika mereka beristirahat untuk menyelamatkan atau melawan seseorang... Semua sihir ini berisi janji dari seorang gadis yang ingin menjadi sesosok Legenda yang layak..." Syna mengisi dua buah bola kecil yang bersinar di kedua tangannya.
"SHIROMURA ECLIPSE!!!" Syna langsung meluncurkan sihir warisan Shiratori menuju arah sihir Oui hingga kedua sihir mereka langsung teradu dan saling mendorong.
"H-Hebat..." Shuri merasa sangat terkejut melihat kedua sihir itu yang teradu.
Syna dan juga sihirnya mulai perlahan terdorong oleh sihir milik Oui yang perlahan membesar setiap detiknya. "Bodoh sekali kau... Aku kira semua Shiratori itu memiliki otak yang cerdas tapi ternyata tidak..." Oui mulai mendorong sihirnya lebih kuat lagi hingga sihir Syna mulai terdorong lebih oleh sihir Oui.
"Aku tidak akan pernah menyerah... Mereka mempercayaiku...!!!" Homuze tiba-tiba muncul di sebelah Syna dengan wajah yang sangat serius.
"Beritahu mereka, nak! Kita keluarga Shiratori tidak akan pernah menyerah melawan siapapun...!" Homuze mulai melakukan hal yang sama yaitu ia mulai menyiapkan energi sihirnya untuk meluncurkan Shiromura Eclipse.
"Mama!" Homuze berubah menjadi Homuze Flames. "Hei, malaikat bajingan! Jangan meremehkan keluarga Shiratori jika kau tidak ingin melihat potensi yang kita sembunyikan...!"
"SHIROMURA ECLIPSE!!!" Homuze meluncurkan sihir warisan Shiratori menuju arah sihir Oui hingga sihirnya langsung terdorong oleh kedua sihir Syna dan Homuze. "Percuma saja!!! Seberapa banyak kekuatan yang digabungkan...! Kalian tidak akan bisa mengalahkan sihirku yang tidak akan habis ini!!!" Oui mendorong sihirnya dengan sekuat tenaga.
"Syna!!! Kerahkan semuanya!!!" Homuze langsung mengerahkan semua tenaganya hanya untuk mendorong sihir Oui.
"Baiklah!!!" Syna mulai mengerahkan seluruh tenaganya hingga mampu mendorong sihir Oui, bola listrik itu tiba-tiba tersentuh kembali oleh Oui. "A-Apa?!"
BAAAAAMMMMMMM!!!
Sihir mereka bertiga langsung hancur tepat di depan Oui. Homuze dan Syna mulai merasa keram di kedua lengannya karena telah mengerahkan seluruh tenaga yang terdapat di kedua lengannya. "Hah... Hah... Hah..."
"Kerja bagus... Kita mengenainya..." Homuze tersenyum kepada Syna. Syna lalu mengangguk. "Ya... Terima kasih, Mama..."
Homuze dan Syna menatap Oui yang terlihat tidak terluka sama sekali, tetapi yang terluka hanyalah wajahnya karena tadi ia menunjukkan wajah yang sombong dan sekarang yang menunjukkan wajah yang kesal. Kesombongannya telah terlukai oleh Homuze dan Syna.
__ADS_1
"Dasar sampah...!!! MATILAH KALIAN BERDUA!!!" Oui mengeluarkan sihir listrik merah yang meluncur menuju arah mereka, Syna dan Homuze langsung terkejut melihatnya karena mereka tidak bisa bergerak sedikitpun.
Arisu muncul tepat waktu, ia berada tepat di depan listrik-listrik itu lalu ia menangkis semua sihir tersebut menuju atas langit dengan menggunakan kedua lengannya. "Menyerang seseorang yang lelah itu pengecut... Dasar rendahan..." Ucap Arisu dengan wajah yang kesal, ia langsung berubah menjadi wujud Saint Titan.
"MALAIKAT SIALAN...!!! BERSIAPLAH UNTUK SERANGANKU KARENA AKU AKAN MENGHANCURKANMU MENJADI BARANG RONGSOKAN YANG TIDAK BERHARGA LAGI...!!!" Arisu mulai menciptakan dua bola bersinar di kedua tangannya.
"Dasar gadis bocah! Bocah sepertimu tidak akan bisa menembus sihir terkuatku...!"
"Shi... Ro..."
"Mu... Ra...!!!"
"Listrik-listrik yang aku ciptakan dengan seluruh kecerdasanku... Aku memerintahkanmu untuk menghancurkan musuhku menjadi potongan kecil...! ELECTRO WRATH!!!" Oui melempar sihirnya yang sangat besar menuju arah Arisu.
"ECLIPSEEEEE!!!" Teriak Arisu dengan ia meluncurkan dua gelombang bersinar menuju arah sihir Oui lalu kedua sihir mereka teradu dan mulai saling mendorong.
Mereka mulai saling mendorong sihir mereka dengan tenaga mereka masing-masing. Oui mulai berkeringat karena Arisu sepertinya bukanlah bocah biasa karena bisa menandingi sihirnya. "DASAR BOCAH DUNGU!!! KAU TIDAK AKAN BISA MENGALAHKANKU...!!!" Teriak Oui sehingga sihirnya mulai membesar seperti besarnya matahari.
Sihir Arisu mulai terdorong oleh sihir Oui yang berbentuk sangat amat besar. "Grrrr...!" Arisu mulai berkeringat.
"Aku tidak akan kalah...! Aku adalah seorang Legenda yang sangat layak...!!! KEKUATAN PENUH!!!" Teriak Arisu dengan sangat keras hingga kedua gelombang yang ia luncurkan langsung membesar dan menembus masuk sihir milik Oui.
Oui langsung terkejut melihatnya dan ia langsung terkena oleh sihir Arisu dengan tepat sasaran. "UAAAAAGGGGGGGGHHHHH!!!" Teriak Oui dengan sangat kesakitan.
Sihir Oui mulai perlaham meledak juha sihir Arisu.
BAAMMMM!!!
"Grrr..." Arisu mulai menatap Oui yang benar-benar terluka karena serangan sihirnya, selurub wajahnya mulai mengganti warna menjadi coklat, tadinya putih dan sekarang coklat juga dilumuri oleh darah dirinya.
"Cih...!" Arisu terbang menghampiri Oui dengan kecepatan penuh lalu ia mulai menendang wajah Oui tanpa henti. "HYAHH!!!" Arisu menendang wajah Oui dengan sangat keras hingga terdengar suara tulang yang patah karena tendangan tadi.
"GAAAAAAHHH...!!! Grrr...!!! Ngh...! SAINT REVOLUTION!!!" Arisu langsung berubah menjadi wujud Saint Revolution hingga membuat Oui terkejut, setelah itu Arisu menendang tangan Oui yang sedang memegangnya lalu ia melanjutkan tendangan itu dengan menendang wajah Oui dengan sangat keras hingga tulang kepalanya sudah di jaminkan patah semua.
Oui terpental menuju daratan. Arisu mulai menatapnya dengan tatapan yang serius, Syna dan Homuze muncul di sebelah Arisu dengan wajah yang terkejut. "Apakah kau berhasil, Arisu?" Tanya Syna.
"Belum... Bajingan itu masih hidup." Arisu mengepalkan kedua tinjunya.
"SHIRATORIIII!!!" Oui bangkit dari atas tanah lalu ia muncul tepat di atas langit dengan seluruh auranya yang membesar.
"GAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Rambut Oui yang tadinya putih mulai perlahan berubah menjadi warna hitam hingga terdapat dua sayap berwarna hitam muncul tepat di punggungnya, ia sekarang terlihat seperti iblis melainkan malaikat. Halo yang berada tepat di atas kepalanya juga bahkan berubah menjadi hitam.
"Wujud itu..." Tanya Syna dengan wajah yang kebingungan.
"Itu adalah wujud yang semua malaikat miliki yaitu <>, wujud yang mengubah kesucian menjadi sebuah kekuatan, wujud itu akan meningkat kekuatan yang sangat besar sesuai kesucian dari malaikat tersebut." Ucap Homuze dengan wajah yang serius.
Oui langsung membesar, lebih besar dari sebelumnya bersama auranya. Syna dan Arisu menatap Oui dengan wajah yang kesal. "Apa yang harus kita lakukan, kakak? Bekerja sama?" Tanya Arisu.
"Sepertinya begitu..."
"Itu tidak perlu." Tiba-tiba Homuze mulai tersenyum karena ia memiliki ide yang sangat cerdas untuk di pakai, ia tiba-tiba menunjuk ke depan hingga membuat sebuah simbol nama 'Shiratori', simbol itu berbentuk seperti lingkaran. Arisu dan Syna menatap simbol itu dengan wajah yang kebingungan.
"Apa itu...? Mama...?" Tanya Arisu.
"Mantra pergabungan! Jika kalian berdua masuk ke dalam simbol itu maka kalian berdua akan bergabung dan membuat seorang petarung gabungan yang sangat kuat..." Ucap Homuze dengan wajah yang tersenyum.
"A-Apa melakukan pergabungan dengan Arisu?!" Syna langsung terkejut mendengar itu.
"Sepertinya itu adalah satu-satunya cara untuk mengalahkan malaikat sialan itu, kakak! Ayo!" Arisu tiba-tiba langsung masuk ke dalam simbol itu tanpa segan.
__ADS_1
Syna mulai merasa ragu-ragu untuk bergabung karena ia takut bahwa mereka berdua tidak akan bisa berpisah lagi dari dalam tubuh pergabungan mereka. "Kamu tidak perlu ragu-ragu, nak..." Homuze mengelus rambut Syna hingga ia menatap Homuze.
"Mantra Pergabungannya hanya akan bertahan ketika satu jam telah terlewati." Homuze tersenyum.
Syna mengangguk lalu ia dengan cepat langsung melompat masuk ke dalam simbol itu hingga simbol yang berada di depan Homuze langsung berputar dan bersinar cerah.
Tiba-tiba seorang petarung gabungan itu melompat keluar dari simbol itu lalu ia melayang tepat di atas langit dengan senyuman lebar di wajahnya. Oui menatap Legenda itu dengan wajah yang kebingungan. "Siapa kau...?"
"Kita adalah petarung yang digabungkan, kombinasi di antara dua anggota keluarga Shiratori yaitu Arisu dan Syna! Rysu!" Petarung itu mengenalkan dirinya sebagai Rysu.
"Dan ini adalah wujud... SAINT REVOLUTION!!!" Rysu langsung berubah menjadi wujud Saint Revolution. Seluruh auranya mulai membesar hingga membuat Oui sangat kesal.
"ELECTRO WRATH!!!" Oui meluncurkan sihirnya lagi menuju arah Rysu, tetapi Rysu langsung menahan sihir milik Oui dengan hanya menggunakan satu jari yaitu jari manis. Rysu melempar sihir milik Oui ke atas langit dengan hanya menggunakan jari manis.
Rysu muncul tepat di depan Oui lalu ia memukul wajahnya dengan sangat keras hingga ia melanjutkan pukulan itu dengan menendang perut Oui dengan sangat keras hingga ia terjatuh menuju daratan.
Rysu mendarat di atas daratan dengan wajah yang serius. "Hmph! Maaf, malaikat bajingan, tapi aku tidak memiliki waktu untuk terus bertarung berjam-jam." Oui perlahan mulai bangkit dari atas tanah.
"TUTUP RAPAT MULUTMU ITU!!!" Oui menluncurkan gelombang listrik menuju arah Rysu, tetapi Rysu sempat untuk menghindar dengan melompat ke atas. Oui muncul tepat di depan Rysu lalu ia memukulnya, tetapi Rysu menahan pukulan itu menggunakan kedua lengannya.
Mereka berdua mulai saling memukul satu sama lain di atas langit. Rysu menendang wajah Oui lalu Oui menendang perut Rysu dengan sangat keras hingga ia terpental ke belakang. Oui meluncurkan gelombang listrik lagi kepada Rysu tetapi Rysu muncul tepat di depan Oui lalu ia menendang wajahnya dengan sangat keras.
Setelah Rysu menendang wajahnya, ia lalu memegang wajah Oui dengan sekuat tenaga lalu ia menghantam wajah Oui tepat di atas daratan dengan sangat kuat. "Jadi...?! Apakah kau lebih memilih bunuh diri saja dibandingkan bermain denganku?!"
"ELECTRO EXPLOSION..." Oui meledakkan dirinya sendiri hingga mampu membuat Rysu terpental ke belakang. Oui muncul tepat di depan Rysu lalu mereka mulai bersamaan memukul tinju mereka masing-masing hingga teradu.
Kedua aura mereka membesar. "GAHHHHHHHH!!!" Teriak mereka bersama hingga Oui melakukan hal yang licik dengan menarik tangan kanan Rysu lalu memukul perutnya dengan sangat keras, setelah itu ia menendang wajah Rysu dengan sangat keras hingga ia terdorong ke belakang lalu terjatuh dengan posisi wajah menghadapi tanah.
Oui menatap Rysu dengan wajah yang kesal. "Waktumu berakhir, legenda monster...!" Oui mengeluarkan sebuah pedang yang besar melalui sihir listriknya lalu ia mengayunkan pedang tersebut tepat menuju arah seluruh tubuh Rysu.
...
...
"Chains of Reclipse." Rysu tiba-tiba mengeluarkan rantai-rantai milik Shiro di atas tanah lalu rantai tersebut mulai membelit seluruh tubuh Oui.
"Apakah kau lengah terhadap kekuatan Saint Hybrid dan Saint Radiant...? Tubuh ini memiliki kedua kekuatan itu... Dan tentu saja aku pasti akan memiliki rantai-rantai dewa ini..." Rysu tersenyum lalu ia mulai memukul seluruh tubuh Oui tanpa henti hingga Oui mulai terpojoki oleh kecepatan Rysu.
Rysu memukul wajah Oui dengan sangat keras lalu ia menendang perutnya dan mengakhiri serangannya dengan memukul wajahnya hingga ia terpental mengenai gunung. Rysu melompat beberapa langkah lalu ia mulai mengisi sihir kuatnya.
"SEMUANYA BERAKHIR...!!! SHIROMURA...!!! ECLIPSEEE!!!" Rysu meluncurkan satu gelombang yang sangat besar menuju arah Oui.
"A-AHH...?!" Oui menahan gelombang itu dengan kedua lengannya dan ia mulai perlahan bisa bertahan, energi sihir Rysu mulai perlahan terkuras karena ia mengeluarkan sihir yang sangat kuat dan dapat menguras energi sihirnya dengan sangat banyak.
Homuze muncul disebelah Rysu, ia mencoba untuk membantu Rysu karena ia sudah merasakan energi sihirnya yang terkuras banyak. "Biar Mama bantu... SHIROMURA...! ECLIPSE...!!!" Homuze meluncurkan sihir warisannya menuju arah Oui hingga Oui mulai terdorong dan masih bisa bertahan menahan gelombang sihir yang sangat besar.
"Bajingan ini masih terus bertahan...!" Ucap Rysu, keringatnya mulai terus berjatuhan dari wajahnya.
"Bertahanlah, kalian berdua...!" Tiba-tiba suara Shiro mulai terdengar oleh mereka berdua, Shiro perlahan melayang menuju mereka lalu ia berhenti tepat di sebelah Rysu dengan wajah yang serius.
"S-Sialan...! Shiro...?!" Oui langsung terkejut melihat Shiro yang kembali pulih.
"SHIROMURA...!!! ECLIPSEEEEE!!!" Teriak Shiro dengan ia meluncurkan gelombang yang sangat besar menuju Oui, ketiga sihir mereka langsung tergabung menjadi satu dan mampu membuat Oui termakan habis oleh gelombang tersebut. Gelombang itu lalu membawanya keluar menuju luar angka.
"BERSAMA...!!! KELUARGA SHIRATORI!!!" Teriak Shiro dengan wajah yang serius.
"FAMILY-SHIROMURA ECLIPSE!!!" Teriak mereka bersama hingga gelombang yang membawa Oui menuju luar angkasa langsung meledak dengan sangat dahsyat.
BAMMMMMMMMM!!!
__ADS_1
"TIDAAAAAAAKK!!! MUSTAHIL...!!! TERKUTUK KAU, KELUARGA SHIRATORI!!!" Teriak Oui yang perlahan tubuhnya mulai terbakar habis oleh ledakan sihir mereka bertiga.