
Shira berjalan satu langkah dengan wajah yang sangat serius. "Kau datang ke tempat yang salah... Kau seharusnya tidak berurusan dengan kami."
Naoki dan Osamu berjalan satu langkah dah bahkan berada di sisi Shira, mereka berdua mulai menggerakan pukulan mereka agar pukulan mereka bisa terasa lebih sakit kepada Tora dan Raito.
"Megumi, Skyla, Hirato." Panggil Shira.
"Ya?" Jawab mereka bertiga kepada Shira dengan wajah yang serius.
"Kalian urus monster Ctuhu yang menyerang kota-kota ini dan selamatkan para penduduk." Shira melirik kepada mereka bertiga dengan tatapan yang sangat serius.
"Baiklah." Mereka bertiga mengangguk, lalu pergi berjalan menghampiri rumah yang diserang oleh para Ctuhu itu.
Shira menatap Tora dengan wajah yang sangat serius. "Siapa namamu Iblis!?"
"Tora... Tora torara." Tora menyilangkan kedua lengannya.
"Torara ya? Mari kita uji kau dengan kekuatan Ultra Power Legenda." Shira menoleh kepada Osamu dengan wajah yang tersenyum. Osamu langsung terkejut melihat wajah Shira yang terlihat sangat percaya diri bahwa ia bisa mengalahkan seorang Iblis.
"Shira?"
"Kau pasti bisa mengalahkannya dengan wujud Ultra Power itu 'kan?" Shira tersenyum.
Osamu mengangguk. Naoki melirik kepada Shira dengan wajah yang kesal bahwa ia dan Shira tidak langsung menghabiskan mereka saja. "Apa yang kau rencanakan, bodoh?"
"Liat saja..."
Homura dan Miuki mulai kebingungan dengan rencana Shira yang memerintah Osamu untuk berubah menjadi Ultra Power Legenda. "Kau bermain-main di saat seperti ini, Shira." Homura menghela nafasnya.
Osamu berjalan tiga langkah ke depan, kedua lengannya bergetar karena merasa sangat bersemangat untuk memukul mereka berdua.
"Senang bisa melihat wujud itu lagi." Shira tersenyum.
"Y-Ya... Aku sedang berkonsentrasi." Osamu mulai mencoba untuk berubah menjadi wujud Ultra Power Legenda. tetapi ia hanya mengeluarkan sedikit angin kuat dan bahkan tidak membuat sebuah shockwave yang dapat membuat rambut Shira bergerak.
5 menit terlah berlalu, dan Osamu hanya bisa berdiri. "Dimana wujud itu!? Wujud penghancur!?" Tanya Shira dengan sangat serius.
Osamu menoleh kepada Shira dengan wajah yang panik. "Aku tidak tahu! Bagaimana sihir wujudku tidak keluar!?"
"Cih... Kau diam saja disini. Aku kiri aku bisa melihat wujud itu lagi." Shira berjalan menghampiri Tora dengan wajah yang serius.
Shira berubah menjadi wujud Saint of Hope. "Naoki... Ayo."
Naoki berubah menjadi Saint of Hope juga. Ia mulai merasa sangat bersemangat. "Miuki dan Homura... Aku serahkan yang satunya lagi kepada kalian berdua."
Mereka berdua mengangguk.
"Aku?" Tanya Osamu.
"Kau diam dan secepatnya berubah menjadi Ultra Power Legenda itu." Shira menggerakan lehernya yang terasa pegal. Ia mulai tersenyum.
"Ayo kita kalahkan musuh kita!!!" Shira terbang menghampiri Tora dengan sangat cepat. Naoki mengikuti Shira, ia melompat menghampiri Tora.
"Pergerakan yang cukup bodoh." Jari-jari Tora mulai bersinar. Ia menggerakan jari-jarinya ke kanan dan ke kiri. Shira dan Naoki tiba-tiba terpental jauh dengan sangat cepat oleh sihir angin yang sangat kuat.
Homura melihat itu. "Wind of Slapot... Shira, hati-hati!" Homura menoleh kepada Shira dengan wajah yang serius.
"Mengerti..." Shira muncul di belakang Tora dan ia mulai memukul punggungnya dengan sangat cepat.
BAAAAAAMMM!!!
Tora menahannya dengan jarinya. Naoki muncul di depan Tora. "RASAKAN INI!!!" Naoki berputar, lalu ia menendang Tora.
BAAAMMMM!!!
Tora menahannya dengan dua jari di tangan kirinya. Naoki dan Shira langsung terkejut melihat Tora seorang ras iblis bisa menahan tendangan dan pukulan Saint of Hope hanya dengan jari-jarinya itu. "A-Apa!?"
"Hmph... Lemah!" Tora memegang lengan Shira dan kaki Naoki, lalu ia mulai menabrak Shira kepada Naoki dengan sangat keras. "AGGGGHHH!!!"
"SAINT LEGENDA SEPERTI KALIAN INI... SEBENARNYA APAAAA!!?" Tora melempar mereka ke arah tanah dengan sangat cepat. Ia menepuk kedua tangannya dan tiba-tiba simbol angin muncul di atas kepalanya.
"TORNADO SCREAM!!!" Tora menembak tornado yang sangat dahsyat ke arah mereka.
"FLAMES OF FORCE!!!" Homura mendorong tornado itu ke arah Tora. Tora menggerakan kepalanya sedikit, hingga tornado itu menghilang.
BAAAAMMMM!!
Tora tersenyum. "Kalian semua sepertinya kurang layak..."
"Kurang layak ya...? Kau seharusnya diam saja dan melihat kekuatan dari api yang panas!!!" Simbol api mulai bermunculan di seluruh tubuh Homura.
"INFERNO FIERY PHOENIX!!!" Simbol-simbol itu mengeluarkan banyak elang api yang sangat besar. Elang-elang itu terbang menghampiri Tora dengan sangat cepat.
Tora menghindarinya dengan sangat cepat bahkan elemen anginnya membantunya untuk mendorong elang-elang itu.
Shira tiba-tiba muncul di atas Tora. Tora mulai lengah. "Ahh...!!!"
"LIGHT OF JUDGEMENT!!!" Shira menembak cincin cahaya di atas kepala Tora dengan jarak yang sangat amat dekat.
__ADS_1
BAAAAAMMMMM!!!
Tora terbawa oleh cincin cahaya itu ke arah tanah. Shira menunjuk cincin itu. "RELEASE!!!"
Cincin itu langsung meledak dan puncak kepala Tora mulai terluka, darah-darah mulai berjatuhan dan menghalangi mata kanannya. Tora bangkit dari tanah dan mulai merasa sangat marah. "Sialan kau..."
Tora menunjuk Shira. "WIND OF PENERATION!!!" Tora menembakkan sihir angin yang dapat menusuk seluruh tubuh Shira.
Shira menunjuk Tora. "LIGHT OF BARRIER!!!" Shira mengeluarkan barrier cahaya bulat di depannya dan angin-angin itu langsung terserap.
"Cih... Elemen cahaya memang sangat menyusahkan---"
"BUKALAH MATAMU!!!" Naoki muncul di sebelah Tora dengan tangan kanannya terhalang oleh sihir Dark Blade. Sihir kegelapan yang dapat membuat sebuah pedang di tangan kanannya.
CLAAAANG!!!
Tiba-tiba Raito menahan pedang itu dengan sihir Thunder Blade. Sihir yang mampu membuat pedang juga.
"Jadi begitu, kau memiliki cukup energi sihir untuk membuat pedang listrik ya...?" Ucap Naoki dengan sangat serius.
"Hmph... THUNDER STREAM!!!" Pedang itu mulai bersinar seperti ingin mengejutkan Naoki dengan sebuah listrik kuat.
"WATER BLOSSOMS!!!" Miuki mengeluarkan sihir airnya di depan Raito. "W-Water b-blossoms!?"
"Apa yang dia lakukan!?" Naoki terkejut.
Raito dan Naoki mundur dengan sangat cepat dan menghindari bunga-bunga air yang berjatuhan itu karena itu akan meledak.
BAAAAMMMM!!!
Naoki melirik kepada Miuki. "Miuki! Apa yang kau lakukan!? Mencoba untuk membunuhku juga?" Bentak Naoki dengan sangat kesal karena sihir Miuki tadi selalu melukainya.
"M-Maaf, Kakak! Itu kesalahanku." Miuki menunduk kepada Naoki.
Raito terkejut dan menyadari sesuatu aneh di dalam Miuki. Ia menyadari Miuki adalah seorang Saint. "Jangan-jangan dia juga Saint Legenda---"
"DARK REPULSE!!!" Naoki menembak Dark Repulse dengan sangat cepat, hingga Raito tidak bisa menghindari serangan itu.
"Si-Sial---"
Tora muncul di depan Raito, lalu ia menampar Dark Repulse itu ke atas langit dengan sangat cepat untuk menyelamatkan Raito.
BAAAAAAAAAMMMMM!!!
"Cih..."
"Maafkan aku, Kak Tora... Aku tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi." Raito menunduk kepada Tora.
Tora melihat ke langit dimana Shira sedang melihatnya dengan tatapan serius. "Sepertinya aku tidak bisa meremehkan wujud Saint of Hope."
Tora melayang dan kedua lengannya bergetar. "Keluarlah... Demon's Contractor!" Kedua mata Tora mulai berdarah dan seluruh tubuhnya mulai bergetar.
"Grrrr...!!!"
Shira mulai merasakan sesuatu yang besar didalamnya. Shira mulai menembak Light Shot dengan sangat banyak ke arah Tora.
SIWWW!!! SIWWWW!!!
Light Shot itu terpental oleh angin yang mengelilingi Tora. Tora mulai berotot dengan sangat besar, itu seperti dia melakukan power up dengan sihirnya tadi.
Homura merasa terkejut melihat sihir buff khusus iblis yaitu Demon's Contractor. Homura melayang menuju Shira untuk membantu Shira, tetapi Shira menoleh kepada Homura.
"Hentikan, Homura. Serahkan pertarungan sulit ini kepadaku..."
"Kau akan kalah, Shira. Saint of Hope milikmu tidak dapat menandingi Demon's Contractor! Tora adalah pasukan elit yang Rxeonal perintah..." Api-api panas mulai mengelilingi tubuh Homura.
"Aku tahu itu. Aku menggunakan kekuatan ini hanya untuk melakukan sebuah tes kepada Tora. Kau diam dan dilihat saja." Shira menyuruh Homura untuk menyimpan tenaganya nanti.
"... ..." Homura menghela nafasnya, lalu ia menyilangkan kedua lengannya.
Shira dan Tora terbang menghampiri satu sama lain dengan sangat cepat.
Sementara itu, Raito dan Naoki bertarung dan saling memukul satu sama lain. Raito menendang perut Naoki dengan sangat kera, hingga ia terdorong mundur.
Naoki mengusap darahnya yang keluar dari hidungnya. "Sepertinya wujud ini lumayan berat... Aku belum menyempurnakannya." Naoki mundur, lalu ia menoleh kepada Miuki.
"Miuki... Aku serahkan Raito kepadamu. Berikan aku 5 menit saja."
"Dimengerti." Miuki melayang dan mulai menatap wajah Raito.
Osamu menghampiri Naoki dengan wajah yang kebingungan. "Kau memiliki ide?"
"Tidak juga..."
Raito tersenyum melihat Saint Water itu siap bertarung. "Kau harus bersiap dengan seluruh kekuatanmu bahwa aku dan Kakakku tidak setara..." Kedua mata Miuki mulai terhalangi oleh air suci.
Garis-garis biru seperti warna air mulai bermunculan di seluruh tubuh Miuki dan itu artinya bahwa Miuki sedang mencoba untuk berubah. "Takkanku biarkan kau mengumpulkan energi sihir!!! THUNDER FORCE!!!" Raito menembakkan sihir listrik kuat ke arah Miuki.
__ADS_1
Naoki muncul di depan Miuki, lalu ia menendang listrik itu ke atas langit dengan sangat cepat. "Hmph... Kau melawan Saint yang salah."
"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!" Miuki mulai melakukan power up yang sangat besar.
"SIHIR BUFF!!! SACRED RESISTANCE, MAGIC RESISTANCE, ENERGY REGENERATION, SPELLBREAKER REDUCTION, EXHAUSTION REDUCTION, SPEED OF AN INSTANT, SEAL PENETRATION..." Miuki mulai mengeluarkan sihir buffnya dengan sangat cepat.
"TIDAK AKAN KUBIARKAN!!!" Raito muncul di belakang Miuki dan menendangnya, tetapi Naoki muncul di depan Raito, lalu ia menendang wajahnya dengan sangat keras, hingga ia terpental mundur.
"KELUARLAH!!!" Miuki mulai terlindungi oleh air suci dan air-air itu mulai memutarinya dengan sangat cepat, hingga ia meledakan dirinya sendiri.
BAAAAAAMMMMM!!!
Naoki dan Raito terpental mundur karena ledakan air Miuki. Shira dan Tora melihat air-air suci itu akan mengenai mereka, mereka langsung menghindar karena air suci itu mampu membakar kuliy mereka.
Shira merasakan energi sihir yang kuat, ia menoleh kepada Miuki. "Hah!?" Shira langsung terkejut melihat wujud Miuki yang terlihat sangat amat beda.
Seluruh tubuh Miuki terlindungi oleh air gelembung, air gelembung itu tidak biasa. Jika seorang iblis menyentuh itu... Itu akan membakar tangan mereka sampai hangus. Rambut Miuki mulai memanjang dan berubah menjadi warna biru aqua.
Dan bahkan seluruh tubuhnya terpenuhi oleh garis-garis sihir berwarna biru kecuali wajahnya. Miuki membuka kedua matanya dan kedua matanya terlihat seperti gelembung air. "Berhasil..."
Naoki menoleh kepada Miuki dan ia mulai tersenyum. "Hmph. Saint Enchanted ya...? Adikku ternyata memiliki kekuatan sihir yang cukup besar juga." Naoki berubah menjadi wujud biasa karena ia tau pasti Miuki bisa menghentikan Raito dengan Saint Enchanted.
"Walaupun sihir air lemah oleh sihir listrik... Kekuatan Saint akan membuat semuanya terwujud."
Miuki menatap wajah Raito dengan wajah yang sangat serius. "Aku adalah Miuki Souya. Member penyihir terbaik dari guild Miracle of Hope! Aku akan mengalahakanmu!!!" Miuki menunjuk Raito.
"Cih..." Raito mulai merasa sangat kesal.
Homura merasakan kehadiran seorang penyihir yang sangat kuat. Ia menoleh kepada Miuki dan terkesan melihat wujudnya. "Itu 'kah...? Saint Enchanted yang Shira katakan kepadaku?"
Shira dan Tora melihat Miuki. "Hmph... Sepertinya gadis itu tidak buruk juga." Tora tersenyum.
"Kau cukup beruntung, Tora..."
"Hah?" Tora melirik kepada Shira dengan wajah yang sangat serius. "Sebenarnya... Kita Saint Legenda memiliki potensi penuh di dalam jantung kita yang belum di bangunkan. Saint Observetion, Saint Titan, dan Saint Enchanted adalah potensi pertama kita... Masih ada 2 potensi yang tersisa."
"Jika kau mencapai Saint Observetion, dan Saint Titan, dan bahkan Saint Enchanted... Kau akan masuk ke potensi selanjutnya... Itu adalah Saint Potensi ke dua." Shira menyilangkan kedua lengannya, lalu ia menatap wajah Tora dengan wajah yang serius.
Miuki mendarat di atas tanah dengan wajah yang serius. "Scythe of Saint Water..." Miuki mengeluarkan sebuah sabit yang kuat dengan sihir pemanggilnya. Sabit itu lalu melayang di sekitar Miuki.
Raito merasa kewalahan melihat sihir Miuki yang sangat tinggi. "Sialan. Saint Enchanted... Sungguh wujud yang sangat susah untuk disentuh." Raito mulai bersiap.
"ENCHANTED SIHIR BUFF. WATER ESSENCE, WATER PRESENCE, WATER FEELING, WATER SENSING!!!" Tiba-tiba gelembung-gelembung mulai perlahan keluar dari gelembung yang melindungi Miuki. Gelumbung itu mulai melayang di sekitar Miuki.
"SIALAN KAU!!!" Raito terbang menghampiri Miuki.
Miuki menjentikan kedua jarinya dan tiba-tiba gelembung airnya mulai memanjang dan membuat sebuah rantai yang membelit kedua lengannya dan kedua kakinya.
"A-Apa!?" Raito tidak bisa bergerak.
"Berakhir sudah---"
"THUNDER SWIFT!!!" Raito tiba-tiba muncul di belakang Miuki, tetapi sabit Miuki menebas pipi kiri Raito, hingga ia terpental mundur.
"Cih..." Pipi kiri Raito mulai terasa panas karena terkena air itu.
"THUNDER SWIFT!!!" Raito tiba-tiba terbang menghampiri Miuki dengan sangat cepat. Ia lalu memukul Miuki dan menembus gelembung air yang menghalangi Miuki.
BAAAAAAMMMMM!!!
Miuki tiba-tiba menahan pukulan itu dengan tangannya. "Kau berani juga..."
Tangan kanan Raito yang menembus gelembung itu mulai terbakar dengan sangat pedih. "AGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Tangan kanan Raito terbakar.
Miuki memegang tangan kanannya, lalu ia melempar Raito ke arah tanah dimana ia bisa mengeluarkan sihir enchanted sesukanya.
"Sihir Enchanted: Cast Spell of Enchanted!" Miuki menjentikan kedua jarinya 5 kali.
Sebuah simbol besar muncul di tanah yang Raito tiduri. Dan bahkan itu bukan hanya simbol yang muncul. 10 simbol lainnya mulai mengelilingi Raito dan menjebaknya.
Raito merasa sangat lemah dan tidak bisa bergerak. "Ap-Apaan ini!?"
"H-Hebat... Jadi ini...? Ini 'kah kekuatan sebenarnya Penyihir Miuki!?" Osamu merasa sangat terkesan melihat sihir air Miuki.
Miuki tersenyum. "Kau tidak bisa kemana-mana..."
"SIHIR ENCHANTED: TSUNAMI OF ABSOLUTE!!! CYCLONE ABSOLUTION WATER!!! KRAKEN RAGE!!! REPULSION WATER SPLASH!!! DAN YANG TERAKHIR... SAINT WATER SPLASH!!!" Kedua mata Miuki bersinar.
Simbol-simbol itu mulai mengeluarkan sihir yang Miuki sebutkan. "Ah-Ahhh...!?!!" Raito mulai ketakutan melihat itu.
SPLAAAAAASSHHHHH!!!
"AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Teriakan Raito yang sangat kencang karena tersiksa oleh sihir kuat milik Miuki.
"TIDAAAAAKKKK!!! AKU TIDAK MAU MATI SEBELUM PERINTAH YANG TUAN RXEONAL BERIKAN KEPADAKU BERJALAN DENGAN LANCAAAAARRRRRAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!"
__ADS_1