
Elvis sedang berbaring di atas kasur selagi di periksa seluruh tubuhnya oleh Korrina, ia mulai berkeringat karena di dalam tubuh Elvis terdapat beberapa parasit yang cukup berbahaya dan mematikan bagi tubuh Elvis, Korrina sudah melalukan berbagai cara seperti mencabut rambut-nya dan memasukannya ke dalam tubuh Elvis dan ketika Elvis menelannya seluruh tubuhnya kembali pulih, tetapi beberapa detik kemudian luka-luka yang ada di tubuh Elvis muncul.
Mortem sudah membantu dengan beberapa sihir penyembuhan dan itu tidak mampu membuat Elvis pulih, "M-Mama... A-Aku akan menggunakan sihir level Omni-Touri...!!!" Ucap Mortem hingga Korrina langsung memegang lengan kiri Mortem, "Tunggu dulu..." Korrina mulai menunjuk Elvis hingga ia di dalam tubuh Elvis keluarlah sebuah cairan berwarna hijau, "I-Ini...!?" Korrina membulatkan kedua matanya ketika ia melihat cairan itu, Korrina langsung menelan cairan itu hingga perutnya langsung bersinar.
"... ...!" Korrina langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut karena cairan yang ia rasakan adalah sebuah racun yang pernah ada di saat dimana Korrina masih kecil, "J-Jangan ini...!!!" Korrina langsung berlutut lalu ia mulai memegang kepalanya, "AHHHHHH...!!!!" Teriak Korrina keras hingga ekspresinya yang tadi terkejut mulai berubah menjadi ekspresi ketakutan, "TIDAAAAAAAAAAAAKKKKK...!!!" Teriak Korrina histeris hingga mampu membuat semua Legenda yang berada di ruangan itu langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut melihat Korrina yang tiba-tiba sepertimu.
"A-AAAHHH...!!! AHHHHHH....!!!" Korrina mulai teriak sekencang mungkin hingga membuat dorongan yang besar di sekitarnya hingga mampu mebuat semua Legenda terpental ke belakang dan mengenai tembok yang ada di belakang mereka, Mortem jongkok lalu ia menatap Korrina yang tiba-tiba bersikap aneh sekali, ini pertama kalinya Mortem melihat Korrina ketakutan seperti itu, "Mama!? Apa yang terjadi...!?" Mortem menghampiri Korrina lalu ia mulai memegang kedua lengan Korrina.
"Ahhh...!!! Alvin...!!! Alvin...!!! Dimana...!!! Alvin...!!!" Korrina mulai menatap sekitarnya, ia mencoba untuk mencari Alvin, tetapi Korrina tiba bisa mencarinya. Seluruh tubuhnya terasa lemas bahkan Korrina saat ini tidak bisa menggunakan ilusi dan kekuatannya, "Ahhh...!!! Maafkan aku...!!! Maafkan aku...!!!" Korrina mulai memegang kepalanya karena pikirannya mulai menunjukkan sesuatu yang menakutkan hingga Korrina seperti mengalami trauma.
"M-Mama...!? Apa yang terjadi...!?" Mortem mulai menggunakan sihir penyembuhan kepada Korrina, tetapi sihir penyembuhan tidak mampu menyembuhkan tubuh Korrina yang mulai bergetar tanpa henti, "HENTIKAN...!!! HENTIKAN...!!! PAPAAAAAAAAAAAA!!!" Teriak Korrina keras hingga ia mengatakan 'Papa', hal itu membuat Mortem menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut dan serius, "... ..." Korrina terjatuh pingsan karena ketakutannya yang mampu membuatnya teriak histeris.
Shira menghampiri Korrina dan Mortem lalu ia melihat Korrina yang pingsan di atas tanah, "Apa yang terjadi kepada Dewi Korrina...!?" Tanya Shira selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, Shira tidak bisa merasakan Lenergy atau keberadaan Korrina sama sekali, walaupun Korrina berada di depannya, Shira saat ini tidak bisa merasakan Lenergy dan keberadaan Korrina, "D-Dewi Korrina...?"
"M-Mama...?" Mortem mulai meraba dahi Korrina dan itu terasa dingin sekali, "Mama..." Mortem mulai mengejamkan kedua matanya karena sepertinya Korrina sedang berada di kondisi pingsan, "... ..." Mortem berdiri langsung ia menggendong Korrina di kedua lengannya, Mortem berjalan pergi, "Kalian... Aku mohon sembuhkan kondisi Elvis dulu." Ucap Mortem, ia mulai membawa Korrina pergi dari ruangan itu.
Haruki dan Shizen mulai mendekat lalu ia menatap Elvis, "Apakah kau lihat Dewi Korrina tadi...? Apakah dia baru saja kena racun?" Tanya Shizen yang mulai melakukan sihir penyembuhan kepda Elvis, "Aku yakin tadi itu bukan racun... Di lihat dari teriakan dan wajahnya tadi... Sepertinya Dewi Korrina mengingat sesuatu yang seharusnya tidak ia ingat kembali." Haruki mulai mentransfer darahnya ke dalam tubuh Elvis.
"Dewi Korrina tadi seperti mengatakan kata Papa, apakah ini memiliki sebuah hubungan dengan Ayahnya...?" Tanya Shira kepada mereka berdua, mereka hanya bisa menjawab dengan menggelengkan kepalan mereka, "Cukup mengerikan... Aku tidak tahu bahwa luka Elvis akan separah ini." Ucap Haruki.
"Sepertinya percuma kita menyembuhkannya." Ucap Shizen hingga Mortem kembali. Ia mulai membuka dada Elvis hingga Shira dan yang lainnya langsung menghalang penglihatan mereka, "Apa yang kau lakukan, Dewi Mortem?! Seharusnya kau sadar bahwa kami ini laki-laki." Ucap Haruki.
"Tahan sebentar..." Mortem mulai menebas dada Elvis hingga dadanya terbuka dan menunjukkan jantung-nya yang hilang, "Ahh...!" Mortem langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut karena jantung Saint Elvis menghilang, itu artinya jantung Saint Researcher Elvis telah di curi oleh seseorang dan itu buruk sekali. Jika seseorang memasukkan jantung Saint Researcher itu ke dalam tubuh mereka maka mereka akan memiliki pengetahuan lebih tentang semua Saint, "I-Ini buruk...!"
"K-Kenapa...!?" Tanya Shira.
"Jantung Elvis sepertinya di curi." Ucap Mortem hingga membuat mereka semua terkejut, "A-Apa...?" Shizen langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut. Elvis mulai menggerakan lengan kanannya lalu ia memegang baju Mortem, "D... Dewi Mortem..." Elvis mulai berbicara dengan nada yang lemas.
"N... Nao...ki... seda...ng... dalam... bahaya... Tolonglah... dia..." Ucap Elvis, ia mulai menunjukkan senyumannya, "katakan...ucapan...terima kasihku... kepadanya... aku mencintai...nya..." Elvis langsung berhenti memegang baju Mortem, ia mulai berhenti bicara. Mortem langsung tidak bisa merasakan Lenergy dan nyawa milik Elvis yang mengartikan dia sudah mati, "Elvis..."
Mortem mulai menundukkan kepalanya, semua Legenda yang berada di ruangan itu langsung mulai berduka cita melihat Elvis mati, "Jantung Elvis bisa saja di bawah oleh Elf sialan itu..." Mortem mulai mengepalkan tinju kanannya.
__ADS_1
***
Di tempat dimana Saint Dagger dan Saint Hammer berada yaitu planet Hiragu, Nakamura Suho seorang Saint dagger dan Maritsu Hidaru. Kedua Saint itu sudah terkalah oleh seorang ras Hyugen bernama Zuberi. Sepertinya Zuberi menyerang planet itu dengan membunuh semua penghuni yang tinggal di planet itu dengan membakar mereka semua menggunakan sihir api kosmik-nya.
Corni dan Virra berada di planet itu untuk mengalahkan Zuberi, tetapi mereka berdua kalah oleh kekuatan Zuberi yang kuat sekali, kekuatan Zuberi berasal dari topeng yang ia pakai. Topeng itu terbakar dengan api kosmik dan topeng itu juga memiliki warna ungu kehitaman, walaupun Virra seorang Saint Multiverse, Virra harus menahan seluruh kekuatannya agar ia tidak dengan sengaja menciptakan kehancuran yang besar karena kekuatan Saint Multiverse atau bisa disebut dengan kekuatan dari segala Saint, "... ..."
Virra masih berdiri tegak dengan beberapa luka di tubuhnya, Corni, Suho, dan Hidaru sudah kalah oleh Zuberi. Mereka bertiga terluka cukup parah karena serangan Zuberi yang mematikan hingga tidak memberikan mereka sedikit ampunan, "Apa rencanamu sekarang, Virra...? Kakakmu Corni sudah kalah dan kedua Saint Heroes yang kau cintai itu... Hanya dirimu ini yang mampu bertahan melawanku." Ucap Zuberi.
Virra menatap ke kiri dimana ia baru saja membunuh seorang Elf yang memasangkan sebuah topeng yang mampu membuat Zuberi bertambah kuat, awalnya Zuberi sudah terkalahkan oleh serangan Virra dan Corni bersamaan, tetapi Elf itu datang dan memberikan Zuberi sebuah topeng yang kuat sekali, "Sialan... Seharusnya aku membunuh Elf itu lebih awal, tetapi percuma... Topeng yang di pakai saat ini, apakah bahannya terbuat dari bahan Ometone...?"
"Kau...! Sebenarnya siapa penciptamu hingga mampu membuat sekuat ini...?! Dan topeng yang kau gunakan saat ini, apa itu!?" Tanya Virra selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal.
"Hee... Hahahahaha! Seorang Saint Multiversal sepertimu seharusnya sadar bahwa penciptaku itu memiliki kecerdasan yang bisa melampui apapun termasuk Dewi Mortem yang bodoh itu... Penciptaku memiliki pemikiran yang cerdas sekali hingga ia bisa menciptakan makhluk kuat sepertiku ini...!" Ucap Zuberi yang perlahan-lahan mulai memunculkan api-api kosmiknya di sekitar tubuhnya, Zuberi juga termasuk seorang Saint dan sekarang ia berada di wujud Saint God.
"Apa yang terjadi jika aku mengambil jantungmu itu, Virra...? Apakah aku akan memiliki kekuatan Saint Multiversal...?" Tanya Zuberi hingga ia mulai menarik Weapon of Ancient Heroes milik Suho dan Hidaru lalu kedua senjata itu menghilang karena sebuah portal yang Zuberi ciptakan, "B-Bagaimana kau bisa menarik s-senjata itu...!? Kau harus resmi menjadi seorang Saint Heroes, senjata-senjata itu sangatlah berat...!"
"Jangan bodoh, Virra. Penciptaku memasukkan sebuah kekuatan Saint Heroes yang ia ambil dari Axe of Ancient Heroes... Ketika ia mengambil kekuatannya, dia memasukan kekuatan itu ke dalam topeng ini hingga aku sekarang mampu mencuri Weapon of Ancient Heroes menggunakan sihir Magnet of Ancient's Weapon!" Virra langsung membulatkan kedua matanya karena Saint Heroes pasti akan memiliki pemimpin atau seseorang yang mampu mengambil Weapon of Ancient Heroes dan Legenda itu adalah Saint Axe, "I-Itu artinya kau sudah memiliki kewajiban untuk bisa mengambil semua Weapon of Ancient Heroes karena kau mencuri jantung Asakusa...!?"
"Hmph, Legenda sepertimu hanya mengandalkan kekuatan orang tuanya, apakah kau tidak malu...? Anak dari Alvin Ghifari ternyata hanya bisa mengadu...!!!"
"TUTUP MULUT BUSUKMU ITU!!!" Teriak Virra hingga ia mulai menaikkan seluruh auranya, Virra melesat menuju arah Zuberi lalu ia memukulnya beberapa kali, tetapi Zuberi menangkis semua serangan itu dengan mudah lalu ia menghantam wajah Virra hingga ia terpental ke belakang, "Grrggghh....!!! FINAL SHINE ATTACK!!!" Virra meluncurkan gelombang Final Shine Attack ke depan lalu topeng Zuberi mulai bersinar cerah.
BAAAAMMMM!!!
Sihir Final Shine Attack itu mengenai seluruh tubuh Zuberi hingga menimbulkan beberapa asap, Virra tersenyum lalu ia tiba-tiba melihat Zuberi muncul di depannya selagi memegang wajahnya. Zuberi melesat menuju daratan lalu ia menghantam seluruh tubuhnya dengan daratan. *BAM!!!* Zuberi melompat ke atas lalu ia mendarat di atas pohon selagi menatap Virra yang berubah kembali menjadi wujud biasanya, "U-Urgh..." Virra tidak bisa menggerakan tubuhnya karena ia sudah lelah bertarung.
"Hee... HAHAHAHAHA!!!" Zuberi mulai tertawa terbahak-bahak lalu ia mulai terdorong ke belakang, Zuberi langsung merasakan dorongan itu berasal dari Corni, ia mulai melihat Corni yang dilumuri dengan aura Crimson-nya, "Apa...?" Zuberi mulai menatap Corni selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kebingungan.
Corni mulai menatap Zuberi dengan tatapan yang terlihat mematikan lalu kedua matanya mulai berubah menjadi warna emas, "JYAGGHHH!!!" Teriak Corni keras hingga ia mulai melayang di atas langit dengan aura Crimson-nya yang tersebar dimana-mana, Corni mulai menatap wajah Zuberi selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, ia perlahan-lahan mulai mengejamkan kedua matanya, "... ..."
"Hah... Hah... Hah...!!!" Kedua mata Corni mulai bersinar cerah, bahkan rambutnya yang berubah menjadi warna merah mulai bergerak seperti angin-angin yang mengenai rambut itu. Corni berdiri tegak selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal, ia mencoba untuk melampui wujud yang ia gunakan saat ini tetapi ia tidak bisa, Corni baru saja berubah menjadi wujud saint khusus Saint Heroes yaitu Overboosting Ancient Heroes, "Zuberi... Bersiaplah... Aku akan membunuhmu...! Aku akan tunjukan seluruh kekuatanku kepadamu...!!!" Corni mulai melakukan kuda-kuda bertarungnya, "Heroes!" Corni memanggil kedua Gauntlet-nya.
__ADS_1
Zuberi hanya bisa tersenyum selagi menatap Corni, "Dasar bodoh, kau tidak akan pernah belajar melalui kesalahanmu, Corni."
***
Di dalam markas organisasi Seraph Exitium, Geras melempar Naoki menuju arah tembok yang berada di depannya hingga seluruh tubuh Naoki langsung terkena hantam dengan tembok itu, "GUGGGHHH...!!!" Naoki memuntahkan banyak sekali darah melalui mulutnya lalu ia mulai menunjukkan ekspresi wajah yang terlihat meringis kesakitan, seluruh tubuhnya terluka cukup parah karena Geras. Geras juga menggunakan topeng yang sama seperti Zuberi, seluruh tubuh Naoki langsung terbelit oleh rantai energi yang menyerap seluruh Lenergy-nya, "ARRRRGGGHH!!!" Teriak Naoki keras.
"Ini yang kau butuhkan, Chogo." Ucap Geras, ia mulai memberikan jantung milik Elvis kepada Chogo, "Hahahahaha!!! Ini dia...!!! INI DIAAAA!!!" Teriak Chogo keras, ia mulai mengambil jantung itu lalu ia memasukan jantung itu ke dalam tubuhnya.
BAAAMMM!!!
Seluruh tubuh Chogo langsung bersinar hingga kepalanya perlahan-lahan mulai membesar, "AKU MEMILIKI KECERDASAN YANG SEMPURNA!!! HAHAHAHAHA!!!" Chogo mulai tertawa terbahak-bahak, Naoki hanya bisa menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal selagi menatap mereka berdua, Geras mulai mengambil rokok yang ia gigit lalu ia melemparnya ke bawah dan ia mulai menginjak rokok itu, "Seperti peluru yang kau ciptakan ini cukup berguna, Chogo... Ketika aku menembak Elvis menggunakan pistol itu, tiga peluru mampu membuat Elvis terluka cukup parah, aku sempat mengambil jantungnya dan membiarkannya dia pergi agar ia bisa mati di depan para Legenda yang ia sayang."
Geras mulai mengisi peluru itu kembali, "Hahaha! Peluru yang aku ciptakan Bullet of Omni's Energy di gabungkan dengan Bullet of Anti-Magic... Peluru yang diciptakan oleh seorang Legenda yang bernama Argusa Ghifari, dia telah menciptakan peluru yang bisa melakukan apapun dengan memasukan cairan energi maha kuasa yang di miliki Omni-Crystal dan menciptakan peluru yang kuat ini! Peluru ini juga bahkan bisa menghancurkan apapun termasuk sihir." Ucap Chogo.
"Dengan semua yang kita miliki saat ini, kita sudah pasti akan menang." Ucap Geras selagi memutar pistol-nya lalu ia memasukan pistol itu ke dalam saku yang ada di pinggangnya, "Apa yang akan kau lakukan dengan Saint sepertinya?" Tanya Geras selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius.
Chogo mulai menjentikkan jarinya hingga dua Elf muncul di sebelahnya selagi memegang sebuah kotak emas, Chogo membuka kotak itu lalu ia menunjukkan sebuah topeng yang sama dengan Geras dan Zuberi, "K-Kau akan memberinya Mask of Hybrid Power?!" Tanya Geras selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "Tentu saja... Topeng ini sudah aku masukan sihir Brainwashed yang sangat kuat." Chogo menghampiri Naoki.
"Mask of Hybrid Power, sebuah topeng ciptaanku yang di dalamnya mengandung seluruh DNA Serilda, Rinc, Xavier, dan Zuberi. Itu artinya topeng ini memiliki kekuatan mereka hingga ketika seseorang menggunakan topeng ini maka mereka akan dirasuki dengan kekuatan yang luar bisa dari DNA keempat ras campuran itu." Chogo berhenti di depan Naoki yang mencoba untuk melawan tetapi ia tidak bisa karena tubuhnya sudah lemas di serap oleh energi rantai, "HMMMMMMM!!!" Naoki mencoba untuk teriak tetapi ia tidak bisa karena lidah Naoki yang tercabut karena Geras.
"Naoki, sudah saatnya kau melakukan tugasku... Menjadilah salah satu dari kami, organisasi Seraph Exatium. Organisasi yang bertujuan untuk membuat semuanya benar termasuk mengalahkan Omni-Touri Mortem!" Ucap Chogo hingga ia langsung memasang topeng itu di wajah Naoki hingga topeng itu mulai menghalang seluruh kepala Naoki.
BAMMM!!!
Topeng itu langsung bersinar cerah, "ARRRRRRRRGGGHHHHH!!!" Teriak Naoki kesakitan, ia mulai meledakkan dirinya sendiri hingga mampu membuat Chogo terpental ke belakang, rantai yang membelitnya hancur lalu aura Naoki mulai melumuri seluruh tubuhnya, "Grrrgghh...!!! Urgghhh...!!!" Naoki mencoba untuk melawan sihir Brainwashed yang dimiliki topeng itu, ia mulai memegang kepalanya.
"UAGGGHHHH!!!" Teriak Naoki kesakitan hingga ia melayang di atas selagi mencoba untuk melawan sihir Brainwashed itu, tiba-tiba aura Naoki langsung menghilang dan perlahan-lahan ia mulai mendarat di atas tanah selagi mengepalkan kedua tinjunya, "... ..."
"Apakah aku bisa mendengarku, Naoki?" Tanya Chogo.
"Tentu saja, tuanku." Jawab Naoki hingga topengnya mulai bersinar, "SHIRAAAAAGGGHHHHHHHH!!!!" Teriak Naoki keras hingga sihir Brainwashed itu benar-benar sudah mempengaruhi seluruh tubuh dan pikirannya, ia sekarang berada di pihak organisasi Seraph Exatium.
__ADS_1