
Dengan Elemental Saint Legenda yang telah di cuci otak oleh perbuatan Rionald. Shiratori Shiro telah berhasil menghancurkan Rionald dengan menggunakan energi negatifnya yang di campur oleh sihir Saint yang sangat kuat.
Jantung-jantung Saint yang Rionald pakai telah hancur dan tidak bisa di pakai lagi... Itu artinya para Elemental Saints telah sepenuhnya punah karena Shiro dan Methode bukanlah Elemental Saints lagi melainkan Zero Saints.
Para Legenda yang tinggal di Legenia telah berkumpul di pemakaman Rionald dan Elemental Saints yang lainnya. Mereka semua menangis dan merasa terharu bahwa raja mereka telah meninggal... Siapa yang akan menggantikan Rionald dan menguasai kota Legenia sekarang?
"Sungguh kejam... Keluarga Shiratori memang sungguh tidak bisa dimaafkan." Ucap para Legenda dengan penuh kebencian terhadap keluarga Shiratori sekarang.
Semua Legenda telah mengetahui bahwa para Saints dan Rionald telah di bunuh oleh keluarga Shiratori. Sekarang... Kota Legenia sedang melarang kedatangannya keluarga Ghifari dan Shiratori.
Shiro dan Homura sedang berdiri di atas atap kastil milik Rionald, kastil itu tidak jauh dari letak pemakaman Rionald, mereka berdua bisa melihat pemakaman itu.
"Kota ini sekarang sudah membenci kita, Homura." Ucap Shiro dengan wajah yang sangat datarnya.
"Itulah kita... Kita hanya pantas di benci seperti biasanya karena mereka tidak tahu tentang kebenaran dari semesta Touri. Tidak ada sisi melainkan berpihak semau kita."
"Tapi... Aku sama sekali tidak mengerti bagaimana mereka bisa mengetahui bahwa Rionald telah terbunuh olehku?" Shiro mulai kebingungan tentang itu, ia melirik kepada Homura dengan wajah yang sangat serius.
__ADS_1
"Kau tau...? Kastil yang berada di dimensi Saint?"
"Hmm."
"Kastil itu memiliki sihir penglihatan bagi para kaum kota Legenia, semuanya mengetahui kau membunuhnya karena mereka semua melihatnya dengan ponsel mereka." Homura mulai menyilangkan kedua lengannya, ia melirik kepada Shiro dan lengan kirinya.
Lengan kiri Shiro masih tetap mati rasa, Homura mulai merasa khawatir melihatnya. "Lengan kirimu... Apakah itu akan sembuh?"
"Tidak... Aku masih merasakan sedikit kesakitan, sepertinya lengan kiriku akan terus begini selamanya."
"Yahhhh... Yang terpenting adalah aku masih bisa hidup dan juga bertarung." Shiro mulai terbang pergi meninggalkan kota Legenia, Homura mulai mengikutinya dari belakang.
"Homura."
"Apa?"
"Mari kita membuat keturunan pertama kita. Kau dan aku belum pernah melakukan hal itu bukan?" Tanya Shiro dengan wajah datarnya.
__ADS_1
"Ayo. Aku ingin sekali melakukannya denganmu, Shiro." Homura tersenyum.
***
Shiro memasuki ruangan kelas yang dipenuhi oleh murid-murid Legenda remaja. "Kelas akan dimulai... Duduk dan perhatikanlah." Ucap Shiro dengan wajah yang sangat amat datar.
"Lohhh? Dia adalah guru baru?" Tanya murid-murid yang kebingungan atas kehadirannya Shiro.
"Jadi... Kita akan mendapatkan guru yang tidak terlihat kuat seperti ini...?"
"Kenapa harus ganti guru segala...?"
Shiro menoleh kepada mereka dan para murid-murid langsung terkejut karena merasakan energi sihir Shiro yang sangat besar. "Kelas akan dimulai." Semua murid langsung duduk di tempat mereka masing-masing dan setelah itu mereka mengeluarkan buku catatan mereka.
"Aku adalah guru baru kalian dari kelas 3-C. Shiratori Shiro." Ucap Shiro dengan wajah yang sangat amat serius, murid gadis mulai terpesona melihat Shiro yang ganteng sekali.
"Senang bertemu denganmu!" Shiro tersenyum hingga membuat para murid ikut tersenyum karena sepertinya guru yang akan mengajar mereka terlihat cukup baik hati.
__ADS_1