
Shira mulai melepaskan cahaya di sekitar tubuhnya hingga mampu membuat Xavier menghalang kedua penglihatnya, "SOLAR OF JUDGEMENT IMPACT!!!" Kedua lengan Shira mulai bersinar cerah hingga sinar itu menghalangi kedua lengannya, Shira melesat menuju arah Xavier lalu memukul perut Xavier menggunakan kedua tinjunya secara bertubi-tubi hingga Xavier terpental ke belakang, Shira tidak memberi Xavier ampunan sedikitpun karena ia tidak mau Xavier untuk menyerangnya balik.
"Solar Leap...!" Shira langsung menghilang menggunakan sihir teleportasinya, Shira menghilang seperti lampu yang dimatikan, ia muncul di depan Xavier, "SOLAR BURNING KICK!!!" Teriak Shira hingga kedua kakinya terbakar dengan api-api emas, setelah itu ia mulai menendang kepala Xavier menggunakan kedua kakinya secara bertubi-tubi dan setelah itu ia langsung menendang dagu Xavier hingga ia terpental ke belakang.
Shira mendarat di atas tanah lalu ia mulai mengejamkan kedua matanya, "Konsentrasi... Fokus..." Shira langsung mengepalkan kedua tinjunya hingga kedua lengannya mulai bergetar dan menyerap beberapa sinar yang berada di sekitarnya, sinar-sinar itu adalah sumber kekuatan Shira yang keluar dari dalam tubuhnya ketika ia selesai menyerang, jadi layaknya itu seperti menggunakannya satu kali, jika kekuatan itu telah gunakan maka kekuatan itu akan dibuang seperti tidak bisa di pakai lagi.
Shira menyerapnya kembali karena ia mendaur ulang sinar-sinar itu dan mengubahnya menjadi wujud tenaga demi memulihkan tenaga dan staminanya yang terus berkurang karena wujud Flaming Form, "Solar Recovery: Stamina Boost...!" Shira langsung menaikkan seluruh auranya hingga ia menatap ke depan dimana ia melihat Xavier sedang menyilangkan kedua lengannya, Shira langsung mengerutkan alisnya ketika ia melihat Xavier sedang berdiri tegak, semua serangan yang Shira kerahkan tadi tidak mampu membuatnya terluka cukup parah.
"Cuhhh!" Xavier mulai meludah sedikit darah dari dalam mulutnya karena ia bisa merasakan tendangan Shira yang cukup menyengat tubuhnya, "Sengatan seperti lebah... Hmph...!" Xavier mulai menunjukkan kuda-kuda bertarungnya, "... ..." Shira mulai mengejamkan kedua matanya lalu ia mulai menunjukkan kuda-kudanya, setelah itu ia mulai menghela nafasnya tenang agar pikirannya bisa mengabaikan kesakitan yang tubuhnya alami.
Kepala Shira berisi stress, sakit, dan pusing. Ketiga itu sedang Shira lawan menggunakan ketenangan, "... ...!" Shira membuka kedua matanya lagi lalu Shira tiba-tiba muncul di depan Xavier selagi melesatkan kaki kanannya ke arah kepala Xavier, tetapi Xavier langsung menangkis tendangan itu ke atas dan ia langsung menyerang balik Shira dengan melesatkan tinju kanannya menuju dadanya.
Tetapi pukulan Xavier tiba-tiba menembus tubuh Shira, ketika tinjunya menembus tubuh Shira beberapa partikel emas muncul di sekitar tubuh Shira hingga itu mampu membuat Xavier menaikkan kedua alis-nya, "Apakah ini ilusi...?"
Xavier mundur beberapa langkah lalu ia merasakan keberadaan Shira yang berada di belakangnya, Xavier melirik ke belakang lalu ia melihat Shira melesatkan tinju kanannya ke arah kepalanya, tetapi Xavier langsung menghantam tinju itu hingga tinju mereka teradu dan membuat daratan retak hingga daratan retak itu mulai meluncurkan gelombang lahar yang melesat ke atas, "Grrggghhh...!!!" Tinju kanan Shira bergetar dengan sendirinya setelah beradu tinju dengan Xavier.
Shira melompat ke belakang lalu ia mulai menunjuk Xavier menggunakan kedua telapak tangannya, "Solar Creation: Javelin Flare!!!" Beberapa tombak emas yang dilumuri dengan aura-aura putih mulai bermunculan di sekitar tubuh Shira, Shira menunjuk Xavier hingga seluruh tombak yang berada di sekitarnya melesat menuju arah Xavier dengan kecepatan tinggi.
"Atomic Thunder Flash!" Xavier berubah menjadi kilat putih lalu ia melesat menuju arah Shira selagi menghindari semua tombak itu dengan mudah, Shira mulai melompat-lompat ke belakang selagi meluncurkan tombak-tombak itu, "Mustahil... Gabungan wujud Flaming Form dan Saint Revolution masih belum cukup, apakah aku harus menggunakan cara itu lagi...?"
Xavier muncul di depan Shira lalu ia mulai melingkari seluruh tubuhnya hingga kedua penglihatan Shira mulai menunjukkan kilat yang berputar di sekitarnya, kedua bola mata Shira mulai fokus dan mencari Xavier agar ia bisa menebak serangannya, Shira mengangkat kedua lengannya lalu matahari yang berada di atasnya mulai menyinarinya dengan gelombang cahaya.
Xavier melesatkan pukulannya ke arah punggung Shira. *BAM!!!* Pukulan itu tiba-tiba mengenai barrier yang Shira ciptakan dengan sinar-sinar yang melingkarinya, "Apa...?"
"Light Barrier...!"
"Light Explosive Flash!!!" Shira langsung menaikkan sinar cahaya yang ada di tubuhnya hingga mampu membuat Xavier berhenti bergerak cepat, ia mulai menghalang kedua matanya yang baru saja terkena sinar cahaya yang terang sekali, "Arggghh...! Persetan dengan sihir cahaya-mu itu...!!!" Shira tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk menyerang, ia melesatkan tinju kanannya menuju arah kepala Xavier, tetapi sebuah listrik mulai menghalangi seluruh tubuhnya hingga mampu membuat Shira tersengat, "GRAAAAGGGGHHHHH...!!!" Teriak Shira kesakitan.
Xavier membuka kedua matanya lalu ia menghantam wajah Shira dengan tinju kanannya hingga daratan yang berada di bawah mereka mulai retak dan menciptakan lubang yang besar karena tekanan yang mereka miliki, pukulan yang mengenai wajah Shira mampu menciptakan dorongan besar di belakang Shira.
Shira terpental ke belakang lalu ia mulai berputar dan mendarat di atas tanah, darah-darah mulai mengalir dari mulutnya, "Ras Hyugen patut untuk dikalahkan lebih cepat... Jika aku terus melukainya seperti ini maka dia bisa saja mendapatkan Legend's Boost dan itu buruk..." Shira mengusap darah yang terdapat di mulutnya lalu ia mulai menatap wajah Xavier dengan tatapan yang terlihat lelah karena ia sudah bertarungnya dengannya lama sekali, "Setidaknya aku berhasil menahannya cukup lama..."
Shira melihat Eclipse yang sedang melayang di atas langit selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat khawatir, "Eclipse... Hmph." Shira tersenyum lalu ia mengejamkan kedua matanya.
"Aku tidak mau mati... Aku tidak mau menyerah... Aku ingin mencapai ke puncak dimana aku bisa disebut sebagai yang terkuat di wujud mortalku...! Aku tidak membutuhkan God Lenergy...! Aku tidak membutuhkan julukan seorang dewa...! Aku tidak membutuhkan kekuatan seorang Dewa...!"
"Yang hanya aku butuhkan adalah keselamatan dan kekuatan mortalku untuk bisa menjadi yang terkuat hingga mampu melampui Alvin, Arata, Korrina, dan Omni-Touri Mortem...!!!" Shira langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat bersemangat, ia mulai tersenyum kecil, "Melihat ras Hyugen ini membuat seluruh tubuhku di sinari oleh cahaya kesemangatan...! Aku tidak akan mati, aku sudah berjanji untuk menjaga nyawa keduaku ini...!!!" Aura Shira langsung membesar hingga mampu membuat planet Ferugero bersinar sama seperti matahari, Xavier melihat sekitarnya dimana ia melihat banyak sekali cahaya yang menyelimuti planet itu.
"Kau ini lemah, Shira. Kekuatan Mortal-mu tidak akan membawamu kemana-mana melainkan ke puncak dimana tinggalnya para ras lemah!" Xavier mengepalkan tinju kanannya.
"Bukannya itu bagus jika terdapat seorang Mortal yang melampui para dewa dan dewi dengan menggunakan kekuatan murninya segai mortal melainkan berubah menjadi dewa itu sendiri...! Aku tidak membutuhkan kekuatan dewa, aku hanya membutuhkan kekuatan mortal murni yang melampui para dewa...!" Ucap Shira.
"Seharusnya aku sudah mencapai wujud Saint God, tetapi aku menolak untuk mencapai wujud itu. Aku ingin menciptakan wujud sendiri dengan kekuatan murniku sebagai seorang Mortal...! Seorang Saint Legenda Mortal yang tidak membutuhkan kekuatan dewa apapun...!!!"
"Bukan hanya kekuatannya yang kuat karena dia adalah Legenda... Bukan kecerdasannya yang hebat karena dia ini adalah manusia... Sihir listrik Xavier kuat sekali hingga pergerakannya tidak bisa aku lihat...! Aku hanya harus menghentikan pergerakan cepatnya menggunakan sihir cahayaku...!" Shira menginjak daratan lagi dengan sedikit tenaga hingga daratan itu langsung retak.
"Sudah saatnya aku meningkatkan seluruh kekuatanku lagi dan lagi... Batasan itu bukan apa-apanya jika aku menghancurkannya...!!!" Xavier melesat menuju arah Shira dengan kecepatan kilat lalu Shira mulai menciptakan matahari buatan kecil di depannya, "Light Creation: Sun Imitation!" Matahari buatan itu langsung Shira hantam dengan telapak tangannya.
"Percuma---"
"Sun Radiate Flare!" Matahari itu bersinar sangat cerah hingga menghentikan pergerakan Xavier, ia langsung menghalang kedua matanya karena matahari itu bersinar cukup cerah. Shira terbang ke atas lalu ia mulai mengangkat kedua lengannya, "Light of Billion Spirit!" Matahari yang asli mulai memancarkan cahaya-nya menuju arah Shira hingga ia langsung menyerap semua cahaya yang dimiliki matahari itu. "SUN BURSTING BOOST!!!" Shira langsung menggunakan wujud sementara-nya dengan mengumpulkan semua cahaya dari matahari.
Saat ini, aura Shira mulai berlapis-lapis karena aura Saint Revolution-nya yaitu emas kegelapan, aura api Flaming Form yaitu emas cerah, dan aura Sun Bursting Boost yang memiliki warna aura yang sama dengan warna matahari. Xavier menghancurkan matahari buatan itu lalu ia melirik ke atas dimana ia melihat Shira yang bersinar cukup cerah, "Cihh...! Teruslah bersinar...!!! Itu sama saja kau meniru seorang dewa!"
"Apa kaitannya sinar cahaya dengan dewa...?" Tanya Shira, pikirannya terus melawan semua efek negatif tetapi Shira sudah mengendalikannya dengan menenangkan dirinya, jika ia mengamuk atau tidak tenang maka kekuatan yang ia miliki sekarang akan memiliki efek besar yang berpotensi untuk menghancurkan apapun termasuk semesta Yuusuatouri.
__ADS_1
"Sebuah perubahan tambahan lainnya yang mampu menaikkan kekuatan setiap ia menyerap cahaya...? Jadi kau masih memiliki beberapa kekuatan yang kau sembunyikan...?" Tanya Xavier.
"Aku bukan menyembunyikannya, aku mencoba untuk menyempurnakannya agar aku tidak dengan sengaja menghancurkan semesta yang aku cintai ini." Shira mulai mengepalkan kedua tinjunya lalu ia mulai mengontrol aura yang membesar di sekitar tubuhnya, Shira langsung menyerap aura-aura itu menggunakan kedua lengannya, "Kita lihat apa yang bisa wujud ini lakukan...?" Tanya Shira.
Shira muncul di depan Xavier lalu ia melesatkan tinju kanannya ke arah kepalanya, tetapi Xavier langsung menahan pukulan itu menggunakan telapak tangannya.
BAAAAMMMM!!!!
"Itu saja...?" Tanya Xavier. Ia langsung menghantam wajah Shira dengan tinju yang bertenaga cukup besar, tinju itu mampu membuat Shira terpental ke belakang selagi memuntahkan banyak darah melalui mulutnya. Shira muncul di belakang Xavier lalu ia menendang kepalanya hingga Xavier terpental ke depan, "A-Apa...!?" Xavier melirik ke belakang dimana ia melihat partikel-partikel emas melingkari tubuhnya.
"Omnipotent's Saint Magic..." Shira mengejamkan kedua matanya selagi menunjukkan senyuman seriusnya, matahari perlahan-lahan berhenti bersinar dan mulai padam hingga seluruh planet yang ada di semesta Yuusuatouri mulai kehilangan cahaya matahari, sepertinya Shira sekarang sedang mengendalikan matahari karena seluruh sinar atau cahaya yang dimiliki matahari telah sepenuhnya Shira serap sampai habis, ia menyerap seluruh sinar itu dengan cepat karena wujud Light of Million Spirit-nya, planet itu sekarang mulai gelap dan tidak ada sumber cahaya apapun kecuali Shira yang bersinar lebih cerah dari matahari.
Xavier melihat Shira seperti matahari yang baru atau sebuah planet yang menggantikan matahari karena ia bersinar lebih cerah dari matahari bahkan ia bisa saja menyetarai bintang terbesar yang ada di dunia asli, "A-Apaan...!? Apa kau gila!?" Tanya Xavier.
Sebuah partikel cahaya mulai melesat menuju arah Eclipse dan mulai merasuki tubuhnya, "Eclipse, apakah kau mendengar Papa...?" Shira mulai melakukan telepati bersama Eclipse melalui sinar cahaya miliknya yang merasuki tubuhnya, sinar cahaya itu bagaikan mulut kedua Shira.
"Papa...?" Eclipse mulai menatap Shira yang sedang menyilangkan kedua lengannya selagi menaikkan aura-auranya tanpa henti, kedua lengan dan kedua kaki Shira sudah sepenuhnya terhalangi oleh sinar putih hingga Eclipse tidak bisa melihat bentuk lengan dan kaki Shira, "Eclipse... Gunakan rencana yang pernah Papa diskusikan denganmu... sejak kamu dilatih oleh Papa di matahari..."
"Rencana...? Light's Energy Collection Boost...!?"
Rencana Light's Energy Collection Boost adalah sihir Omnipotent's Saint Magic (Maha sihir Saint) Shira yang kedua, Shira hanya bisa menggunakan sihir ini ketika ia memiliki bantuan dari Eclipse karena Eclipse adalah Saint Sun and Moon yang mengartikan ia bisa menciptakan matahari yang sama persis dengan matahari saat ini, bisa saja ia menciptakan matahari yang lebih besar dari matahari asli, tetapi resikonya adalah mereka berdua akan kehilangan Lenergy mereka dan berkesempatan untuk berakhir fatal.
Shira bisa saja mati karena mengumpulkan semua cahaya dari matahari ke dalam tubuhnya, ia bisa menahannya karena pikirannya masih tenang dan tubuhnya sudah terlatih cukup baik, tetapi walaupun ia sudah melatih tubuh dan pikirannya, seluruh tubuh Shira bergetar seperti energi yang ia serap dari matahari itu ingin keluar atau meledak di dalam tubuh Shira, "A-Apa Papa serius...?"
Shira mengangguk lalu ia melirik ke arah Eclipse dengan tatapan bersemangatnya, Eclipse langsung menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, ia langsung tersenyum dan mulai terbang menuju matahari yang padam itu dengan kecepatan cahaya, setelah itu ia mulai mendarat di atas matahari itu selagi memegang matahari itu menggunakan kedua telapak tangannya, "Aku harus menjadi yang terkuat... Aku harus melindungi Yuusuatouri... Aku harus mengalahkanmu!!!" Ucap Shira, ia melesat ke depan lalu ia mulai menendang wajah Xavier hingga ia terpental ke belakang.
"JYAAGGGHHHHH!!!" Shira langsung menendang dahi Xavier menggunakan lutut-nya hingga ia terpental ke belakang dan mengenai beberapa gunung yang sudah runtuh, Shira mulai menunjukkan kuda-kudanya selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal dan setelah itu mulutnya mulai mengeluarkan beberapa darah.
Jantung Shira mulai berdetak cepat sekali hingga beberapa urat di dalam tubuhnya mulai putus. Xavier kembali bangkit selagi menatap Shira dengan tatapan yang terlihat kesal, "Bajingan...!"
"Sudah aku duga... Dia masih utut ketika aku menyerangnya menggunakan kekuatanku..." Shira mengejamkan kedua matanya lalu ia mulai menghela nafasnya pelan, "... ..." Xavier mulai menaikkan seluruh auranya hingga Shira mulai merasakan keberadaan seorang dewa di depannya, "A-Ahh!? T-Tidak...! A-Apa yang kau lakukan...!?" Tanya Shira selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut.
"M-Mustahil...!" Ucap Shira hingga Xavier langsung berubah menjadi wujud Saint God, seluruh kekuatan Xavier langsung menciptakan dorongan besar di sekitarnya hingga mampu membuat Shira terdorong ke belakang. Shira mulai menghalang dorongan itu menggunakan kedua lengannya lalu ia melihat Xavier melesat menuju arahnya hingga Shira tidak bisa melihat pergerakannya.
BRAGGGHHH!!!
"HUUUGGGHHHH!!!" Shira menunjukkan ekspresi yang terlihat kesakitan, ia mulai memuntahkan banyak sekali darah dan cahaya melalui mulutnya, Xavier menghantam perut Shira cukup dalam hingga pukulannya hampir saja membuat sebuah lubang di perut Shira, jika Xavier berhasil meninggalkan luka lubang maka Shira akan meledak dan membuat Xavier terbunuh juga, "Grrgghh..." Shira langsung berlutut selagi memegang perutnya.
"Kecepatannya... Ini sama dengan kecepatan pertarungan Dewa Alvin dan Kuro waktu itu...!" Shira bangkit lalu ia melesatkan tinju kanan-nya ke arah Xavier, tetapi Xavier langsung menahan serangan itu menggunakan telapak tangannya dan ia langsung menyerang balik dengan menghantam wajah Shira hingga ia terpental ke belakang.
Xavier mulai menciptakan sebuah bola energi listrik di telapak tangan kanannya dan bola energi itu dilumuri oleh api-api yang panas sekali, "ATOMIC ELETROLYZE FLASH!!!" Xavier meluncurkan gelombang api yang dilumuri dengan kilat-kilat merah, gelombang itu bergerak dengan cepat hingga mengenai Shira.
BAAAAAAAMMMM!!!
"HUAAAAGGGGHHHHHHHH!!!" Teriak Shira keras hingga bajunya langsung terbakar habis dan ia sempat menahan serangan itu menggunakan kedua lengannya, tetapi walaupun Shira menahannya, ia merasakan bahwa seluruh tubuhnya tersengat oleh listrik-listrik milik Xavier. Xavier melesat ke depan lalu ia menendang perut Shira cukup dalam hingga ia mulai memuntahkan darah lagi melalui mulutnya, "HUEEGGHH!!!"
Xavier menghantam dada Shira hingga Shira mulai memuntahkan darah lagi dan lagi, Xavier langsung menghantam wajah Shira tanpa henti hingga cahaya yang terdapat di dalam tubuh Shira mulai lepas dari dalam tubuhnya dan menyebar kemana-mana, "S-Sial... Sinar cahayaku..." Xavier menghantam wajah Shira hingga ia terpental ke belakang dan tergeletak di atas tanah.
"Hah... Hah... Hah..." Shira perlahan-lahan bangkit dengan kedua lengannya yang terasa lemas, kedua kaki Shira mulai bergetar karena ia sudah tidak kuat untuk menahan seluruh cahaya yang ada di dalam tubuhnya, "Grrgghh..."
"Teruslah bangkit, dasar bodoh! Apakah kau ingin mendekati dirimu dengan kematian...?" Tanya Xavier.
"Dan apakah kau ingin mendekati diri dengan kemunafikan sebagai seorang ras campura..." Tanya Shira.
"Ingatlah kata-kata ini... ras Hyugen... Ras kalian tidak memiliki harga diri sama sekali, termasuk jiwa Legenda yang bangsa kami miliki, jiwa dan semangat kalian tidaklah murni melainkan sebuah tiruan yang bodoh, kau seharusnya tau kata-kata ini, Xavier..." Shira mulai mengepalkan kedua tinjunya.
__ADS_1
"Huh...? Kata-kata apa itu...? Apakah kata-kata terakhirmu sebelum mati?"
Shira tersenyum lalu ia mulai menunjukkan tinju kanannya kepada Xavier, "Legends... Never... DIESSSS...!!!!"Teriak Shira keras
"IGNITE SUN!!!" Teriak Eclipse yang sedang berada di matahari padam, matahari yang padam itu mulai menyalakan mataharinya kembali hingga matahari yang menyala itu mulai menyinari seluruh tubuh Shira hingga puncak dimana cahaya itu mampu membuat Xavier menghalang kedua matanya, "C-Cahaya apa ini...!?" Xavier mulai tidak bisa merasakan keberadaan Shira lagi karena ia sulit untuk fokus agar ia bisa mencari keberadaan Shira, ketika ia mencobanya Xavier langsung merasakan keberadaan Xavier dimana-mana, ia mulai memukul dan menendang udara yang ada di sekitarnya.
"SUN CREATION: THOUSAND OF MINI SUN!!!" Teriak Eclipse hingga ia mulai memunculkan beberapa matahari yang berukur hampir sama dengan rumah, matahari kecil itu mulai bermunculan di sekitar planet Ferugero dan di langit-langit hingga membuat Shira menyerap matahari-matahari itu sampai habis, "A-Apa ini...!?" Xavier terus menyerang tanpa henti.
Kedua lengan Eclipse mulai bergetar dengan cepat hingga ia mulai merasakan kesakitan di kedua lengannya, "SUN CREATION: SUN OF THE WORLD!!!" Teriak Eclipse hingga ia menciptakan lima matahari yang memiliki sama besar dengan matahari yang ia tepati saat ini, kelima matahari itu langsung melingkari planet Ferugero dan mulai membakar planet itu sampai habis, Legenda yang berada di planet Ferugero mungkin sudah melakukan evakuasi ketika Shira dan Xavier bertarung.
Planet itu langsung terbakar hangus hingga mereka berdua sekarang sedang melayang di atas langit dengan lima matahari yang melingkari mereka berdua, Xavier langsung membuka kedua matanya hingga kedua pupil matanya mulai memiliki listrik di sekitarnya, "GRRRGGHHH!!! KAU!!!"
"OMNIPOTENT'S SAINT MAGIC: LIGHT'S ENERGY COLLECTION BOOST!!!" Omnipotent's Saint Magic Shira mampu menyerap sinar apapun termasuk matahari dan semua cahaya itu bisa Shira kumpulkan sekaligus. Shira langsung menyerap semua matahari yang berada di sekitarnya hingga habis, semua matahari yang menyala itu mulai mati karena Shira menyerap semua sinar dan cahaya yang dimiliki matahari-matahari itu, rambut Shira langsung berubah menjadi warna putih dan rambutnya mulai terlumuri oleh sinar-sinar matahari, auranya juga mulai membesar sebesar matahari. Beberapa Legenda yang berada di planet lain bisa melihat Legenda yang memiliki sinar lebih terang dari matahari.
"INI ADALAH WUJUD TERKUATKU...!!! XAVIER...!!! SAINT ACCUMULATION LIGHT!!!" Teriak Shira hingga ia menciptakan wujud yang baru, wujud itu mampu membuat rambut dan kedua mata Shira berubah menjadi warna putih cerah dan rambutnya juga terlumuri oleh sinar matahari, auranya memiliki besar yang melampui matahari jadi Shira ini layaknya hampir sama seperti matahari tetapi lebih kuat.
Xavier melesat menuju arah Shira lalu ia mulai melesatkan tinju kanannya dan Shira langsung memegang tinju kanannya, "HARGGHHH!!!" Teriak Shira keras hingga suaranya terdengar berat, Shira langsung memtahkan tulang kanan Xavier.
"UAGGGHHHH!!!" Teriak Xavier keras hingga ia terdorong ke belakang karena dorongan yang Shira lepaskan di setiap detiknya, "AKU AKAN MENGHANCURKANMU HINGGA SEL-SELMU TIDAK TERSISA LAGI!!!" Shira melepaskan cahaya yang sangat besar hingga mampu membuat kulit Xavier terkupas dan terbakar, "A-Apa ini...!? S-Sebenarnya kau...!? Kau ini apa...!?"
SWOOSSHHH!!!
Shira muncul di belakang Xavier selagi menunjukkan ekspresi kesal-nya, "Shiratori Shira... Seorang Saint Solar Eclipse...!"
"LIGHT OF COLLECTION...!!! FULL FORCE...!!! FULL POWER...!!!" Teriak Shira keras hingga seluruh tubuhnya mulai bergetar hingga beberapa lubang mulai bermunculan di tubuhnya, Shira melirik ke belakang dan Xavier mulai memukul Shira beberapa kali, tetapi setiap pukulan itu mengenai tubuh Shira, kedua tinju Xavier langsung terbakar hingga menyisakan tulang-nya saja, "T-TIDAK MUNGKIN!!!"
"SHIROMURA...!!!" Shira mulai meraba perut Xavier menggunakan kedua telapak tangannya, "OUTBURSTING...!!!" Sebuah bola energy yang memiliki warna seperti matahari muncul di dalam tubuh Xavier, "REGENERATION OF ATOMIC THUNDER!!!" Teriak Xavier keras hingga seluruh tubuhnya mulai teregenerasi, tetapi seluruh tubuh Xavier sekarang berada di dalam bola energi Shira dan ia melihat Shira yang perlahan-lahan mundur karena bola energi itu terus membesar, "Kau mencoba untuk menghancurkan semesta ini 'kah!? DASAR BODO---"
"ECLIPSEEEEEEEEEEEEEEEEE!!!!" Teriak Shira hingga ia menggunakan sihirShiromura Outbursting Eclipse, ia meluncurkan gelombang yang amat besar dan tebal sekali hingga gelombang itu melesat ke depan dan menghancurkan beberapa meteor yang berada di depannya, untungnya Shira membidik ke arah dimana tidak terdapat planet yang memiliki penghuninya, seluruh tubuh Xavier perlahan-lahan terbakar tetapi ia terus meregenerasi tiada batasannya, "GRRRRGGGHHHH!!! HARRRRGGHHHH!!!" Teriak Shira keras hingga ia membesarkan gelombang itu sebesar semesta Yuusuatouri dan ketika ia melakukannya seluruh tubuh Shira perlahan-lahan terbakar hingga kedua lengannya mulai perlahan-lahan terbakar hangus.
"HAHAHAHAHAHA!!! DASAR BODOH!!! AKU TIDAK AKAN BISA DIKALAHKAN DENGAN SIHIR MURAHAN INI...!!! AKU INI ABADI!!!"
"GRRRRGGGHHHHHHHHH!!!" Shira terus memaksakan tubuhnya hingga tiba-tiba Eclipse muncul di sebelah Shira selagi mengisi sihir Shiromura Outbursting Eclipse juga, "Hah...!?" Xavier mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, "Papa!!! JANGAN MENYERAH!!!" Teriak Eclipse hingga ia meluncurkan sihirnya tepat di depan Xavier hingga seluruh tubuh Xavier perlahan-lahan terbalar habis dan meregenerasi lagi tiada batasannya.
"DASAR TOLOL!!! KALIAN BERDUA HANYALAH MORTAL BIASA...!!! KALIAN TIDAK AKAN BISA MENGALAHKAN CIPTAAN YANG MELAMPUI DEWA DAN DEWI...!!!"
"ELECTROLYZE ATOMIC EXPLOSION!!!" Xavier mulai meledakkan dirinya sendiri untuk menghentikkan gelombang Shira yang masih melesat ke depan, Shira dan Eclipse terkena oleh ledakan itu dan mereka perlahan-lahan mulai terbakar, "Grrggh...!!! GRRGGHHH!!!" Shira terus memaksakan seluruh tubuhnya.
ZWOOOSSHHH!!!
Tiba-tiba seseorang mulai meluncurkan sebuah bola energy yang melesat menuju arah Xavier dan bola energi itu meledak di belakangnya hingga Xavier melirik ke belakang lalu ia melihat seorang gadis yang sedang menyilangkan kedua lengannya, "Kau melanggar keseimbangan Touri... itu artinya kau berhak untuk mati." Ucap Korrina yang baru saja membuat Xavier lengah.
"D-Dewi Korrina...!?" Ucap Xavier.
"Aku membantumu karena aku melihat semangatmu untuk melindungi semesta ini, Shira... Kau memiliki rasa hormatku." Ucap batin Korrina.
...
...
"SEKARANG!!!" Teriak Shira dan Eclispe bersama, "JYAAAAAAAAAGGGGGGGGGHHHHHH!!!" Teriak mereka bersama hingga mereka mengerahkan semuanya yang ada di dalam tubuh mereka hingga gelombang itu mulai membesar lagi dan meluncur keluar dari semesta Touri, kecepatan regenerasi Xavier kalah telah oleh gelombang Shira yang membakarnya dengan cepat, "A-Ahh...!!!" Shira perlahan-lahan melayang mendekat menuju Xavier.
"Jangan meremehkan potensi murni seorang Legenda." Ucap Shira.
Seluruh tubuh Xavier langsung terbakar habis, "TERKUTUK KAU, BANGSA LEGENDAAAARRGGGHHH!!!" Teriak Xavier keras hingga seluruh tubuhnya terbakar habis oleh gelombang milik Shira dan gelombang itu langsung meluncur ke depan dan ke atas hingga kembali meluncur menuju arah semesta Yuusuatouri.
__ADS_1
Korrina menatap gelombang itu lalu ia mengeluarkan wujud 50%-nya dan setelah itu ia menyerap gelombang milik Shira sampai habis untuk melindungi semestanya dari kehancuran, "Gelombang yang cukup... menakjubkan..." Ucap Korrina selagi menunjukkan ekspresi yang terkesan, ia melirik ke bawah dimana ia melihat Shira sedang berbaring di atas langit bersama Eclipse yang sedang memeluknya.
"Kerja bagus... Kalian..." Korrina tersenyum.