Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend
Chapter 48 - Kembali Bertemu


__ADS_3

Shiro membuka kedua matanya dan ia tiba-tiba melihat pemandangan yang sangat indah. "Apa yang terjadi...?" Shiro melirik kepada kedua lengannya dan itu terlihat seperti asli.



"Apakah kekuatan dari SOE itu berhasil...?" Shiro merasa cukup terkesan bahwa ia bangkit kembali. Ternyata kekuatan dari SOE itu mampu membuatnya hidup kembali dan di pindahkan ke tempat kehidupan.



"Ini... Tidak mungkin..." Shiro meraba pohon yang berada di depannya dan ternyata ia bisa merasakan pohon kasar itu.



"Aku kembali...?"



BAGG!!!



"Ugh...!" Shiro memegang dadanya yang terasa sangat sakit. "Sialan... Tubuh Eternal ini cukup menyakitkan."



"Sudah cukup lama sekali... Aku tidak bisa merasakan sakit dari tubuh hidupku ini... Kau memanglah licik sihir negatif."



Shiro mulai melihat sekitar dan ia mulai merasa penasaran dimana Ray dan Methode berada. "Apakah mereka masih di Dunia Astral itu...? Aku berharap mereka bisa kembali selamat."



Shiro mengeluarkan sayapnya dan ia langsung terbang menghampiri rumah-nya. Shiro merasa bahwa ia harus bertemu dengan Homura, Syna, dan Eclipse karena ia belum bertemu dengan mereka selama 15 tahun lamanya.



SWOOOOOOOOSSSHHHH!!!



Shiro mendarat di depan rumahnya dan rumahnya terlihat sangat berbeda terakhir kali ia melihat rumah itu. "Aneh... Aku masih memiliki ingatan milik Shira." Shiro meraba kepalanya.



Methode mendarat di sebelah Shiro. "Papa!" Methode memeluk Shiro dari belakang bahwa Shiro memang benar kembali menjadi legenda biasa.



"Ternyata SOE itu memang berguna..." Methode terkekeh.



"Ya. Papa pulang, Methode." Shiro memeluk Methode dengan sangat erat.



"Selamat datang kembali, Papa..." Methode mulai meneteskan air matanya, ia merasa sangat bersyukur sekarang. Shiro menatap wajah Methode.



"Ayo, kita bertemu dengan Mama---"



"Mereka semua tidak sedang berada disini, Papa." Jawab Methode dengan ia memotong perkataan Shiro. "Ehh...?"



"Mama, Syna, dan Eclipse pergi ke akademi Legenia untuk merayakan penaikan tingkat Eclipse menjadi Super Elite!" Methode tersenyum dengan sangat senang.



"Eclipse sudah naik ke tingkat Super Elite? Dia berumur berapa sekarang?" Tanya Shiro dengan wajah datarnya.



"10 tahun dan sebentar lagi dia akan berulang tahun... Papa cukup beruntung untuk bisa melihat kenaikan tingkat itu." Methode terkekeh.



"Hahaha..."



"Ayo, kita pergi." Methode mengeluarkan sayapnya dan ia langsung terbang dengan sangat cepat ke arah akademi.



Shiro mengangguk, "Ya." Shiro terbang mengikuti Methode dari belakang.



***



Methode dan Shiro mendarat di atas gedung dimana mereka berdua bisa melihat upacara kenaikan pangkat itu. Shiro bisa melihat Homura dan Syna yang sedang tersenyum.



"Kita tepat waktu..." Methode tersenyum dan merasa lega bahwa hasilnya belum di tunjukan. "Apakah kita hanya akan berdiri disini? Bagaimana kalau kita kejutkan Mama?" Methode tersenyum.



"Justru inilah kejutannya... Aku ingin mengejutkan Mama dengan kejutan yang sangat dahsyat." Jawab Shiro.



"Hmmm..." Methode melirik ke panggung dengan wajah yang sangat senang. Di bawah sana, dimana Shiro dan Methode sedang melihatnya adalah tempat kenaikan pangkat.



Homura dan Syna yang sedang duduk tepat di depan panggung, mereka mulai merasa sangat tidak sabar. "Sebentar lagi sepertinya akan diumumkan." Homura menatap jam tangan-nya.


__ADS_1


"Apakah Eclipse bisa naik pangkat tidak ya?" Tanya Syna dengan wajah yang serius.



"Entahlah... Apakah kamu mempercayai adikmu itu untuk menjadi Legenda yang layak?"



"Sepertinya begitu."



Para juri dan bahkan pangeran dari segala Legenda Rionald muncul di atas panggung dengan wajah yang serius. "Anjing sialan itu ternyata masih hidup ya...?" Shiro mulai merasa sangat kesal melihat Rionald.



"Baiklah... Dengan ini kita akan memulai upacara penaikan tingkat secepatnya." Ucap Rionald dengan wajah yang serius.



"Para murid-murid datanglah ke panggung secepatnya."



Para legenda kecil dan cilik mulai menghampiri panggung, Shiro merasa terkejut bahwa ia melihat lebih dari 50 legenda kecil.



Di upacara penaikan tingkat ini... Hanya 5 legenda yang layak untuk bisa dinaikan tingkatnya menjadi (Super Elite) sedangkan yang lainnya hanya akan naik ke tingkat (Elite)



"Saingan Eclipse cukup banyak juga..." Ucap Shiro dengan wajahnya datarnya.



"Iya."



Rionald menoleh kepada para murid-murid selagi memegang 5 surat kelulusan untuk menjadi Super Elite. "Dengan ini hanya 5 dari kalian bisa naik tingkat menjadi Super Elite."



"Yuriko Yui. Gadu Aoya. Rima Hashi. Hyou Kouma, dan Sera Huroi telah lulus dan resmi menjadi Super Elite Legenda!" Ucap Rionald.



Shiro, Methode, Syna, dan bahkan Homura langsung terkejut mendengar itu, Eclipse gagal menjadi Super Elite Legenda dan itu membuatnya sedih.



"Dia tidak berhasil..." Ucap Syna dengan sangat terkejut.



"Eclipse..." Homura mulai khawatir melihat Eclipse, padahal dia sudah bekerja cukup keras. "Semua legenda bisa bubar sekarang juga, kecuali..." Rionald menunjuk Eclipse dengan wajah yang serius.



"Kau diam disini."




Beberapa menit kemudian, Eclipse hanya bisa diam di panggung sendirian, ia mulai merasa gugup dan masih menahan tangisan-nya karena ia gagal menjadi Super Elite.



"... ..."



Rionald menghampiri Eclipse. Methode mulai merasa gugup, sedangkan Syna dan Homura merasa sangat ketakutan bahwa Eclipse akan mengalami tes kedua. Shiro hanya bisa diam dan menunjukan wajah tanpa eksperesi.



Shiro menutup kedua matanya. "Aku percaya kepadamu, Eclipse."



Rionald tiba-tiba memasangkan sebuah pin yang berlambang legenda di bahu Eclipse. "Dengan ini saya sebagai Pangeran dari Legenia resmi untuk menaikan tingkat Shiratori Eclipse menjadi Super Legenda"



"SUPER LEGENDA!?" Methode, Syna, dan Homura langsung terkejut mendengar itu karena tingkat itu adalah atasan dari Super Elite.



Shiro tersenyum sedikit dan merasa cukup terkesan. "Sungguh tidak di percaya."



Rionald mundur dan mulai berjalan pergi dari panggung itu. "Aku berharap lebih dari dirimu nanti, Eclipse."



"Hmmm..." Eclipse mengangguk dengan senyuman yang sangat lebar di wajahnya.



Homura tersenyum. "Penuh semangat seperti Shira... Memang hebat..." Homura meneteskan air mata kebanggaannya.



***



"MAMAA!!! AKU BERHASIL!!!" Teriak Eclipse selagi menangis sedih karena ia hampir saja mengecewakan Syna dan Homura.



Homura memeluknya. "Kenapa kamu harus menangis jika kamu telah melampui Super Elite...?"

__ADS_1



"Aku merasa ketakutan... Aku takut gagal..." Tangisan Eclipse membuat Homura mengelus rambutnya dengan lembut.



"Setidaknya berbahagialah... Kamu berhasil..."



Methode mendarat di belakang mereka dengan wajah yang tersenyum. "Yo!"



Homura dan Syna langsung terkejut melihat Methode. "Kakak!?" Syna langsung terkejut.



"M-Methode...!? Dari mana saja kau!?" Ucap Homura dengan sangat terkejut, Methode datang dalam waktu yang cukup telat.



"Yahhh... Setidaknya aku tidak terlambat dalam upacara ini 'kan? Petualanganku cukup---"



Syna tiba-tiba memeluk Methode dengan sangat erat. "SELAMAT KEMBALI, KAKAK!!!"



"Hmm..." Methode mengelus rambut Syna.



"Sebenarnya... Aku pulang membawa oleh-oleh yang sangat istimewa untuk keluarga kita ini, Mama." Methode tersenyum.



"Oleh-oleh?" Homura mulai kebingungan.



Tiba-tiba Shiro muncul di belakang Homura dengan wajah datarnya. "Shiratori Shiro, aku akan menggantikan Shira hingga akhir hayat karena dia memberi tahuku bahwa aku memiliki tanggup jawab lebih untuk menjagamu, Homura."



"Dia memberikan semua mimpi dan tujuannya kepadaku..."



"... ...!!!" Homura langsung terkejut mendengar suara itu, ia rasa ia pernah mendengar suara yang tidak asing itu. Homura melirik ke belakang dimana Shiro langsung memeluk Homura dengan sangat erat. "Aku pulang, Homura..."



Methode tersenyum, Syna langsung terkejut melihat Shiro yang tiba-tiba pulang dengan sangat cepat. "P-Papa...?"



Eclipse menatap wajah Shiro dan ia tidak begitu mengenalnya karena... Eclipse tidak pernah melihat wajah Papanya. Homura tiba-tiba langsung menangis dengan sangat terharu, ia tidak bisa menangis dan kedua lengannya langsung memegang erat baju Shiro "B-Bodoh... Kau ini legenda yang aku bunuh, tapi... Kenapa jantungku berdetak dengan sangat cepat seperti aku memeluk Shira."



Shiro tersenyum sedikit. "Kau seharusnya memberi kita kabar... Aku memiliki mimpi bahwa kau pasti akan kembali dengan wujud kehidupanmu... Ini kau 'kan, Shira...?" Tanya Homura.



"Aku bukanlah Shira... Aku adalah Shiratori Shiro, aku yang akan menggantikan Shira untuk sekarang juga."



"Sh-Shiro..." Homura tidak peduli jika itu bukan Shira, Shira dan Shiro itu satu, satu Legenda yang sama dengan sikap berbeda.



"Aku hidup kembali dengan bantuan Methode, dan semua ini adalah sebuah keajaiban bahwa aku bisa kembali hidup dan bertemu denganmu yang terlihat masih cantik." Ucap Shiro.



"Shiro... Aku... AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!" Homura mulai menangis tanpa henti bahwa Shiro memang benar-benar kembali hidup.



"Homura... Aku kembali..." Shiro mengejamkan kedua matanya.



"Hmmm... Selamat datang kembali... Sayang..." Homura mengusap air matanya.



***



Homura menoleh kepada Eclipse. "Eclipse, peluklah Papamu, dia ini Papamu loh." Homura memegang bahu Shiro.



Shiro tersenyum sedikit, ia mencoba untuk tidak terlihat datar. "Selamat atas penaikan pangkatmu, Eclipse. Kau memang benar-benar membuat Papa bangga."



"Papa...?" Jawab Eclipse.



Shiro menghampiri Eclipse dan ia langsung memeluknya. "Selamat ya?"



"Papa..." Eclipse mulai menangis dan merasa sangat terharu. Shiro hanya bisa mengelus rambutnya dan tidak bisa menangis. "Papa!!!" Syna memeluk Shiro dan Shiro memeluk mereka berdua dengan sangat erat.



"(Sepertinya aku akan menggantikan dirimu, Shira.)"

__ADS_1




__ADS_2