
Shira muncul di atas daratan dengan kondisi yang masih pingsan, perlahan-lahan matahari yang bersinar di atas langit mulai menyinari dirinya hingga Shira perlahan-lahan membuka kedua matanya, "... ..." Shira langsung meraba-raba tanah menggunakan jari-jarinya hingga ia bisa merasakan sebuah tanah yang terasa cukup keras, "Ughh..." Mulut Shira saat ini dipenuhi dengan tanah.
Virra muncul di depan Shira lalu ia mulai menatap kondisinya dan terlihat jelas bahwa Shira baru saja selesai bertarung dengan Naoki, "Apakah kau berhasil melawan Naoki...?" Tanya Virra, Shira hanya bisa menjawab dengan perkataan yang tidak terdengar jelas karena lidahnya saat ini tertutup dengan tanah-tanah yang terasa cukup pahit, "Ughhh..."
"Beritahu semuanya jika kau selesai... memakan tanah ini." Ucap Virra, ia mulai menatap kelima Weapon of Ancient Heroes yang terikat di kedua kaki Shira. Virra langsung membulatkan kedua matanya ketika ia melihat senjata-senjata itu, "B-Bagaimana bisa....!?" Tanya Virra selagi melepaskan rantai-rantai kegelapan itu lalu ia mulai melumuri senjata-senjata itu menggunakan barrier cahaya-nya.
Virra mulai membantu Shira berdiri, "Bangunlah! Shira, sudah saatnya kita pergi ke kuil itu...! Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh Naoki!!!" Virra mulai meraba perut Shira dan setelah itu ia mulai menyembuhkan seluruh luka Shira menggunakan sihir Omni-Healing hingga seluruh tubuh Shira bersinar dan perlahan ia mulai memuntahkan tanah-tanah yang berada di dalam mulutnya, "Hugghhh!!!" Virra menatap arah lain ketika melihat Shira baru saja memuntahkan tanah-tanah itu.
"Hah... hah... hah... Terima kasih, Virra..." Ucap Shira pelan, ia masih menunjukkan ekspresi yang terlihat lelah, "Kita harus cepat pergi dan mencegah kebangkitannya Bamushigaru." Virra mengangguk lalu mereka berdua lari menuju lubang yang cukup besar dan di dalam lubang itu terdapat barrier Crimson milik Corni yang melindungi jalan masuk menuju kuil, mereka berdua langsung masuk ke dalam barrier itu dan melesat menuju ke dalam jalan masuk ke kuil.
Di sisi lainnya, Corni sedang berdiri tepat di depan pintu yang terbuat dari Ometone, ia mulai menatap pintu tersebut dan yang hanya ia lihat adalah dua lubang kunci yang terbuat bulat sebesar kedua Gauntlet milik Corni, "... ..." Haruki mulai melihat sebuah tulisan yang memiliki bahasa asing sekali, "Kalian harus melihat ini..." Panggil Haruki kepada mereka semua hingga Corni dan yang lainnya mulai menatap tulisan itu, "Ini bahasa bangsa Elf..." Ucap Corni.
"Apakah ada yang bisa membacanya...? Sepertinya ini penting." Ucap Haruki, Corni mulai berjalan mendekati tulisan itu lalu ia mencoba untuk membacanya karena dia pernah sekali belajar tentang bahasa Elf, "Di balik pintu itu..." Corni mulai mencoba untuk mengingat-ingat tulisan bahasa Elf, Eclipse mulai menyilang kedua tangannya selagi memikirkan tentang tulisan itu, "Kenapa harus bahasa Elf coba...? Bukannya kuil ini kuil dimana terciptanya Weapon of Ancient Heroes dan tempat tersegelnya Bamushigaru...?" Tanya Eclipse.
"Pertanyaan yang cukup bagus, Eclipse. Sepertinya bukan hanya ras Legenda yang menyegel Bamushigaru, aku yakin ras lainnya akan ikut menyegel makhluk berbahaya ini." Ucap Shizen, "Kuil ini dijaga cukup ketat bukan...? Kita tadi baru saja mencoba untuk menghindari semua jebakan yang menghalang jalan kita untuk pergi ke pintu masuk kuil itu." Homura melirik ke belakang dimana di belakangnya terdapat beberapa jebakan berbahaya yang bisa saja membunuh mereka karena jebakan itu mengandung racun yang cukup berbahaya.
"Dengarkan ini... Sepertinya di balik pintu itu terdapat kuil dimana Bamushigaru tersegel, pintu ini hanya bisa terbuka dengan senjata Ancient Heroes saja, jadi kita bisa mengganti lubang pintu itu dengan memasukkan senjata Ancient Heroes apapun..." Haruki mulai memasukkan kedua pedangnya di kedua lubang kunci itu hingga lubang kunci itu mulai menarik masuk ke depan Haruki dan terbukalah pintu itu dengan pelan, "Berhasil..." Ucap Haruki.
"Tunggu!!!" Teriak Virra yang baru saja berhasil melewati jebakan-jebakan yang ada di belakangnya, Corni dan yang lainnya langsung menatap Virra yang bernafas berat karena lelah dan Shira yang sedang mengusap-usap pantatnya yang baru saja terkena tusuk dengan batu-batu runcing, "Grgghhh... Ini semua salahmu, Virra." Ucap Shira selagi menunjukkan wajah yang kesal karena Virra baru saja menginjak jebakan yang cukup berbahaya yaitu batu-batu runcing yang dapat menusuk apapun.
"Hahaha, maaf-maaf, aku bukanlah yang maha sempurna, Shira. Aku juga terkadang membuat kesalahan." Ucap Virra selagi mengaruk-garuk rambutnya, "Terserah..."
Corni dan yang lainnya tiba-tiba melihat kelima Weapon of Ancient Heroes yang terlumuri dengan barrier tersebut, kelima senjata itu saat ini sedang melayang di belakang punggung Virra, "E-Ehh!? B-Bukannya itu Weapon of Anciet Heroes yang dicuri!?" Tanya Eclipse selagi menunjuk senjata-senjata itu menggunakan jari telunjuknya.
"Ya... Sebenarnya tadi Shira datang terlambat karena ia di datangi oleh Naoki, sebenarnya Naoki itu terkena sihir Brainwashed, tetapi karena topeng Mask of Hybrid Power, Naoki mampu menghancurkan sihir Brainwashed itu menggunakan DNA malaikat, malaikat memiliki kemampuan khusus yang dapat membuat dirinya kebal terhadap sihir yang mampu mengendalikan pikiran mereka." Ucap Virra, ia sudah mengetahui semuanya karena Shira memberitahunya di perjalanan mereka berdua.
"Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan kita untuk mencegah kebangkitan Bamushigaru...!" Ucap Virra selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "YAAAAAA!!!" Teriak mereka semua kecuali Shira yang mulai bertanya-tanya tentang Alvin, "Ngomong-ngomong Dewa Alvin saat ini sedang apa ya...?" Tanya Shira selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kebingungan, semua Legenda sudah memasuki kuil itu kecuali Shira dan Virra, "Tenang saja, aku tahu bahwa Papaku sedang menarik perhatian para Elf tadi, kau bisa lihat dari luar bukan...? Tidak ada satupun Elf yang tersisa di luar sana."
"Ya, aku hanya harus berharap mereka semua baik-baik saja." Shira mengangguk.
***
Ketika Shira melewati pintu yang terjaga ketat itu, ia langsung melihat kuil emas yang berada di depannya dan bukan hanya kuil yang ia lihat melainkan gambaran para pahlawan di masa lalu. Shira langsung melihat gambar yang menunjukkan monster yang memiliki kepala naga dan tubuh yang sama seperti ular tetapi lebih panjang dan basar, Shira melayang dan menghampiri gambar itu, "Apakah monster ini Bamushigaru...?" Tanya Shira.
Virra mulai mendekati Shira lalu ia mengangguk, "Ya... Monster yang kau lihat saat ini Bamushigaru..." Virra mulai menunjuk beberapa ras yang sedang mengelilinginya, ras-ras itu berukuran kecil hampir tidak bisa dilihat. Ras-ras itu berbentuk hanya titik di gambar tersebut, bahkan di bawah Bamushigaru terdapat beberapa semesta yang berukuran hampir sama dengan Bamushigaru.
"Ini mustahil... Sebesar itu...!? Bagaimana caranya kita mengalahkan monster ini...!?" Tanya Shira selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, Virra mulai menepuk bahu kanannya dan ia mulai tersenyum, "Kita sudah memiliki lima belas Weapon of Ancient Heroes, jadi kita memiliki kesempatan besar untuk mencegah kebangkitan Bamushigaru." Virra mulai menunjukkan Shira gambar yang lainnya.
Corni mulai masuk ke dalam kuil itu dan ia melihat lima belas lambang yang melambangkan senjata itu contohnya seperti pedang, busur, kapak, dan yang lainnya. Ia mulai melihat lubang yang memiliki ukuran yang sama dengan semua Weapon of Ancient Heroes, "Jadi kita harus memasukkan semua Weapon of Ancient Heroes ini ke dalam lubang yang memiliki lambang senjata mereka masing-masing ya...?"
Corni melirik ke atas lalu ia melihat lubang kotak, ia melompat ke atas lalu ia mendarat di atas atap dan melihat banyak sekali tulisan dari bermacam-macam bahasa, Corni melirik ke tulisan yang memiliki bahasa Legenda, "Ada dua ritual yang bisa dilakukan ketika lima belas dari Weapon of Ancient Heroes itu terkumpul di satu tempat dan di setiap ritual diwajibkan untuk menggunakan sihir cahaya yang kuat hingga mampu membuat kuil ini bersinar lebih terang dari matahari jika itu terjadi maka kuil dan semua Weapon of Ancient Heroes akan hancur. Ritual pertama adalah cara untuk menghancurkan semua Weapon of Ancient Heroes hingga membuat Bamushigaru tersegel untuk selamanya..."
Corni membaca ritual yang pertama, "Wahai pahlawan kuno yang pernah menyegel monster berbahaya di semesta Touri, berikanlah kuil ini kekuatan agar bisa menghancurkan semua Weapon of Ancient Heroes dan segel-lah Bamushigaru untuk selamanya!!!" Ucap Corni selagi membaca cara untuk menghancurkan semua Weapon of Ancient Heroes itu, ia langsung membaca ritual yang kedua, "Ritual kedua adalah cara untuk membangkitkan Bamushigaru... Orang bodoh yang mencoba untuk membangkitkan kehancuran seperti monster ini..."
"...Wahai pahlawan kuno yang pernah menyegel monster berbahaya di semesta Touri, berikanlah kuil ini kekuatan agar bisa menghancurkan semua Weapon of Ancient Heroes dan bebaskanlah Bamushigaru dari tidurnya...!!! Layanilah aku seperti tuanmu!!!" Teriak Corni seperti memperagakan Legenda yang mencoba untuk membangkitkan Bamushigaru, "Apa yang kau lakukan...?" Tanya Virra selagi menatap Corni yang bertingkah aneh.
__ADS_1
"KYAAAAAAAAAA!!!" Teriak Corni, ia melirik ke belakang selagi menatap wajah Virra yang terlihat seperti menunjukkan ekspresi yang aneh, "Wahhh... Ternyata Kakakku mencoba untuk membangkitkan Bamushigaru, penghianat~" Virra mulai mengejak Corni, "TUTUPLAH MULUTMU!!!" Teriak Corni keras hingga kuil itu mulai bersinar bersama dengan semua Weapon of Ancient Heroes.
Shira melihat kuil itu bersinar lalu ia mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut, "Ahh...!? A-Apa yang terjadi...!?" Tanya Shira, ia mulai melihat kedua pedang yang Haruki pegang bersinar emas. Tiba-tiba ruangan itu mulai berguncang seperti gempang bumi hingga atap-atap mulai terbuka seperti pintu otomatis, kuil itu tiba-tiba melayang ke atas dan keluar dari ruangan bawah tanah itu. Corni dan Virra langsung mengintip keluar dan mereka sadar bahwa kuil itu sekarang sedang melayang di atas langit selagi berputar dengan pelan, "A-Apa yang terjadi...?"
Virra langsung melihat banyak sekali ras Elf dari atas langit, bahkan Virra bisa melihat naga yang ditunggangi oleh Elf yang memegang sebuah busur besar sekali dan terdapat beberapa ras yang terlihat besar dengan sebuah zirah tebal di seluruh tubuh mereka, "R-Ras apa itu...?" Tanya Corni selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut ketika ia melihat ras yang memiliki tubuh besar itu, ras itu hampir setinggi dengan kuil yang sedang melayang dia atas langit saat ini.
"G-Giant..." Ucap Virra, "Ras Giant...?" Tanya Corni selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kebingungan, "Ya... Ras Giant adalah ras yang terbesar di semesta Touri, mereka memiliki kemampuan khusus yang bernama Giant Transformation, mereka bisa membesar dengan ukuran apapun yang mereka mau. Penampilannya hampir sama seperti manusia, tetapi terkadang Giant akan memiliki tiga, dua, atau satu mata... Tubuh mereka cukup keras dan tebal termasuk dengan kekuatan mereka juga." Ucap Virra selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "Sial...!!! Kita harus cepat-cepat menghancurkan Weapon of Ancient Heroes itu...!" Ucap Corni.
Tiba-tiba para Elf yang memiliki zirah hitam masuk ke dalam kuil itu dan mulai mengayunkan pedang mereka ke arah Virra dan Corni, mereka berdua langsung menghantam wajah mereka lalu mereka meluncurkan Final Shine Attack tepat ke arah para Elf itu hingga mereka semua mulai terbakar habis.
Shira dan yang lainnya mulai terkepung oleh ras Elf, Naga, Manusia, dan Giant. Shira langsung mengeluarkan pedangnya dan mulai menggorok semua leher manusia yang membidikkan pistol mereka ke arah kepala Shira, "B-Bagaimana m-mereka bisa memiliki senjata yang dimiliki manusia dari dunia luar...? Senjata api...!?"
Tiba-tiba Eclipse melihat seorang Giant yang melesat tinju besarnya ke arah dirinya, Eclipse langsung menghindari pukulan itu selagi menunjukkan ekspresi yang terkejut, "Besar...!!! Seperti gajah...!!!" Ucap Eclipse dengan kedua matanya yang berbinar-binar, "Itu ras Giant lah!" Teriak Arata selagi menahan serangan para Elf yang memakai Greatsword.
"GUARRGGGHHHHHH!!!!!" Teriak Giant itu hingga mampu membuat Eclipse terpental ke belakang bersama Suho, "Sialan...!" Ucap Suho yang baru saja membunuh seorang manusia dan ia sekarang terpental ke belakang dan mengenai batu-batu yang ada di belakangnya, "SEMUA!!! CEPAT KELUAR DARI LUBANG ITU!!!" Teriak Corni yang sedang menghantam wajah Elf yang memakai topi baja, semua Legenda yang berada di lubang itu langsung melesat keluar dari lubang itu, Giant yang tadi teriak langsung melempar batu besar untuk menghalang jalan mereka keluar.
"JYAAGGHHH!!!" Arata dan Haruki dengan bersamaan melesat ke depan lalu menghancurkan batu itu dengan kedua pedang yang mereka pegang, Giant itu langsung melesatkan tinju kanannya ke arah Haruki dan Arata, tetapi Eclipse muncul di depannya lalu ia membelit tinju kanannya dan setelah itu ia berputar dan melempar Giant itu ke belakang.
BAAAMMM!!!!
Haruki dan Arata membulatkan kedua matanya melihat Eclipse mampu membuat seorang ras Giant terjatuh karena satu sihir, "Apa yang aku harapkan dari anak Shiratori Shira..." Ucap Arata selagi menunjukkan senyuman kecil, "Kalian berdua urus ras lain selain ras ini... Ras Giant ini adalah mangsaku!!!" Ucap Eclipse, ia langsung berubah menjadi wujud Saint Revolution.
"GRAAAAAAGGGHHH!!!" Teriak Giant itu hingga ia mulai menumbuhkan sebuah ekor di pantatnya lalu ekor itu memanjang dan mencoba untuk menghantam Eclipse, tetapi Eclipse berhasil menghindari serangan ekor itu. "B-Bagaimana ras Giant bisa memiliki sebuah ekor...? Bukannya ras Giant itu sama dengan Legenda dan Manusia!?" Tanya Eclipse selagi menunjukkan ekspresi yang kebingungan.
"Dasar bodoh... Kau tidak akan bisa mengalahkan ras campuran Giant dan Dragon... Giragon! Sekarang, Hector...!!! Bunuh Saint Legenda itu!!!" Ucap seorang manusia yang berada di atas kepala Giragon itu, ia mulai menunjuk Eclipse dengan ekspresi yang terlihat seperti orang jahat.
Eclipse melesat menuju arah Hector lalu ia mulai mencoba untuk memukulnya, tetapi Hector mulai melesatkan kedua tinjunya ke arah Eclipse dan Eclipse langsung berhenti menyerang, ia langsung menghindari semua serangan itu dan ketika Eclipse menendang ke depan, Hector langsung berubah menjadi asap dan asap itu melesat ke atas lalu membentuk Hector kembali, "A-Ahhh!?" Eclipse melesat Hector melesatkan tinju kanannya menuju arah dirinya.
BAMMM!!!
Eclipse terjatuh di atas tanah, ia mulai bangkit kembali selagi menatap Hector yang sedang tertawa terbahak-bahak, "Tertawalah semau-mu, jelek!" Teriak Eclipse selagi menjulurkan lidahnya, Suho dan Homura mendarat di sebelah Eclipse selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, "Berhati-hatilah... Sepertinya ras campuran ini memiliki sihir asap yang mampu membuat dirinya berubah menjadi asap..." Ucap Homura.
"HYAGGHHH!!!" Suho berubah menjadi wujud Saint Revolution dan Homura berubah menjadi wujud Molten Form, "AYO!!!" Teriak Eclipse hingga mereka semua melesat menuju arah Hector. Hector mulai melesatkan tinjunya ke depan beberapa kali hingga Eclipse dan Suho tidak memiliki kesempatan untuk menyerangnya, Homura menendang wajahnya tetapi Hector langsung berubah menjadi asap, "Bukan hanya dia bisa menggunakan sihir asap... Kekuatan dan kecepatannya meningkat! Mungkin ini karena efek dari ras naga yang mampu membuat atribut mereka menaik setiap menggunakan sihir yang mengandung ledakan!"
Hector muncul di atas langit dan Eclipse langsung meluncurkan Shiromura Eclipse menuju arah Hector dan dia langsung berubah menjadi asap lagi, "Ahh...!" Homura melirik ke belakang dan ia melihat Hector sedang berdiri di belakang Eclipse dan Suho, "Eclipse! Belakangmu!" Teriak Homura hingga Eclipse melirik ke belakang lalu seluruh tubuhnya terkena hantam oleh telapak tangan kanan Hector.
BAMMM!!!
Eclipse terpental menuju arah sungai, Homura melesat menuju arah Hector lalu ia melesatkan tinjunya ke depan, tetapi Hector berubah menjadi asap dan ia langsung muncul di belakang. Homura menoleh ke belakang lalu ia menendang wajah Hector, tetapi ia langsung berubah menjadi asap lagi dan asap-asap itu mulai melingkari seluruh tubuh Homura dan Homura mulai menoleh ke sekitar arah selagi mencoba untuk konsentrasi, "Aku tidak bisa memprediksi pergerakan selanjutnya..."
Tiba-tiba Hector muncul di belakang Homura lalu ia mulai menangkapnya menggunakan telapak tangan kanannya, "ARRGGHHH!!!" Teriak Homura keras karena seluruh tubuhnya sedang di pegang oleh tangan kanan Hector, "HARRGGHH!!!" Hector langsung mencoba untuk menghancurkan seluruh tubuh Homura menggunakan tangan kanannya, tetapi Suho langsung melempar belati-nya ke arah tangan kanan Hector.
SLASSHHH!!!
Suho mulai mengendalikan belati itu menggunakan kedua jari tangannya hingga tangan kanan Hector mulai memiliki luka tebasan dari belati milik Suho, Hector melepaskan Homura lalu ia mulai menatap Suho, "GRRAGGGHHH!!!" Teriak Hector keras hingga ia menyemburkan api ke atas langit, "Kau akan menyesalinya jika kau meremehkan-ku dan mengabaikan-ku!!!" Suho menarik kedua belatinya kembali lalu ia melesat menuju arah Hector.
__ADS_1
Hector mulai menendang Suho, tetapi Suho menghindari tendangan itu dan mencoba untuk menebas lehernya, Hector langsung mencoba untuk menepuk Suho menggunakan kedua telapak tangannya, tetapi Suho melesat ke atas dan berhasil menghindari serangan itu.
Suho terbang menuju arah wajahnya dan ia mencoba untuk menusuk kedua bola matanya menggunakan kedua belatinya, tetapi Hector langsung berubah menjadi asap dan setelah itu ia muncul kembali selagi mengayunkan lengan kanannya ke arah Suho, tetapi Suho menahan serangan itu menggunakan kedua belatinya. Hector berubah lagi menjadi asap dan tiba-tiba Suho terhantam dari belakang oleh tinju kanan Hector, pergerakan Hector saat ini lincah hingga ia mampu menyerang mereka selagi berada di wujud asap.
Suho mengusap darah yang terdapat di bibirnya lalu ia melesat ke atas, "FLAMING THRUST OF PENETRATION!!!" Suho melempar kedua belatinya menuju arah Hector dan Hector langsung menghilang lalu ia muncul di belakang Suho selagi menunjukkan senyuman mengerikannya, Hector menggerakan ekornya hingga seluruh tubuh Suho langsung terhantam oleh ekor itu dan ia langsung terpental ke depan.
Eclipse muncul di atas Suho selagi menatapnya dengan ekspresi yang terlihat khawatir, "Suho, apakah kau baik-baik---AHHHH!!!" Teriak Eclipse keras karena tubuhnya terkena tindih dengan kedua telapak tangan Hector, "ECLIPSE!!!" Teriak Homura yang baru saja melihat Eclipse terkena tindih dengan kedua telapak tangan Hector, "ARRRRRRGGHHHHH!!!" Teriak Eclipse kesakitan, Hector langsung melepas Eclipse dan ia langsung tergeletak di atas tanah dengan ekspresi yang terlihat kesakitan.
"HUOOGGGHHHH!!!" Hector langsung menyemburkan api melalui mulutnya dan api-api itu meluncur menuju arah Eclipse, tetapi Homura muncul di depan api itu lalu ia menyerap semua api-api itu menggunakan kedua telapak tangannya, "Kau tidak akan aku maafkan!!!" Homura melesat ke depan dan Hector langsung mengayunkan kedua lengannya ke arah Homura, tetapi Homura langsung berubah menjadi api dan membakar kedua lengan Hector.
Hector langsung menyerang api-api Homura menggunakan kedua lengannya, tetapi Homura yang asli muncul di atas Hector selagi menunjuk punggungnya menggunakan telapak tangan kanannya, "MILLION OF MOLTEN METEOR!!!" Homura meluncurkan beberapa meteor kecil melalui kedua telapak tangannya hingga seluruh tubuh Hector langsung terkena dengan meteor-meteor itu, "GURRGGHHH!!!"
BAM! BAM! BAM!
Seluruh tubuh Hector mulai terhalangi dengan asap-asap yang Homura buat hingga tiba-tiba Hector mulai mengeluarkan sayap naga melalui punggungnya, Hector langsung mengibaskan sayapnya hingga mampu membuat Homura terpental ke belakang karena dorongan yang diluncurkan melalui kedua sayap itu, "UAGGHHH!!!" Teriak Hector hingga mampu membuat batu-batu yang berserakan di daratan mulai melayang.
Hector melesat menuju arah Homura lalu ia menghantam seluruh tubuhnya menggunakan tinju kanannya hingga Homura terpental menuju daratan. *BAM!* Suho muncul di depan Hector lalu ia menendangnya, tetapi Hector mundur lalu ia membelit seluruh tubuh Suho menggunakan ekornya, "UAGHHHHH!!!" Teriak Suho kesakitan.
Eclipse mulai melayang lalu ia menatap Hector dengan ekspresi yang kesal, "Kau pasti memiliki kelemahan...! Semua orang memiliki kelemahan!" Ucap Eclipse hingga ia melesat menuju arah Hector dan Hector langsung menyembuhkan gelombang api menuju arah Eclipse, tetapi Eclipse masuk ke dalam gelombang itu lalu ia mencoba untuk menendang perut Hector, tetapi Hector menghilang dan muncul di belakang lalu ia menghantam punggungnya hingga Eclipse terpental ke depan.
Hector langsung melepaskan Suho dari ekornya lalu ia menghantam tubuh Eclipse menggunakan ekornya beberapa kali hingga mulut Eclipse saat ini dipenuhi dengan darah, "Gurrgghh...!" Eclipse melirik ke belakang lalu ia meluncurkan gelombang emas ke depan, tetapi Hector muncul di belakang lalu ia menghantam seluruh tubuh Eclipse menggunakan kedua tinjunya hingga Eclipse terpental ke depan dan tergeletak di atas tanah.
Hector kembali bertarung dengan Suho dan Homura, "Nrrghh... Rasanya aku seperti bertarung dengan angin saja..." Eclipse perlahan-lahan bangkit dari atas tanah lalu ia menatap Hector dengan kedua matanya, "Aku harus menggunakan itu..." Eclipse mulai melayang di atas langit selagi menunjukkan ekspresi yang lelah, "AAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!" Teriak Eclipse keras hingga mampu membuat daratan retak termasuk dengan awan-awan yang terdapat di atas langit-langit.
rambut kanan Eclipse mulai berubah menjadi warna ungu sedangkan rambut kirinya mulai berubah menjadi emas, mata kirinya berubah menjadi warna emas sedangkan satunya lagi berubah menjadi warna ungu kehitaman, kedua matanya melambangkan matahari dan bulan, "HYAGGHHH!!!" Teriak Eclipse keras hingga ia berubah menjadi wujud Saint God untuk pertama kalinya.
Hector melirik ke belakang lalu ia melihat Eclipse yang sedang menatapnya dengan tatapan yang terlihat mematikan, "Lawan aku... Jika kau siap untuk mati!" Hector mulai di depan Eclipse dan Eclipse langsung melompat ke atas dan menghindari semua serangan Hector. Eclipse melirik ke arah Suho lalu ia mulai mengangguk, "DIVINITY SLASH!!!" Suho melesat menuju arah ekor Hector lalu ia menggabungkan kedua belatinya menjadi sebuah pedang yang dilumuri dengan api merah, Suho langsung memutuskan ekor Hector menggunakan pedangnya.
SLAAAAAASSSHHH!!!
"UAAAAGGHHH!!!" Teriak Hector keras karena ia baru saja lengah, ekornya langsung putus dan kekuatan naga-nya mulai hilang, jika ras naga kehilangan ekor mereka maka seluruh atribut mereka akan menurun cukup drastis. Eclipse melesat ke depan tetapi Hector menghantam tubuhnya hingga ia terpental ke arah kanan, "Itu saja?" Tanya Eclipse, ia mulai menunjukkan sebuah senyuman di wajahnya, Hector melesatkan tinjunya ke depan dan Eclipse langsung menahan tinju itu menggunakan kedua telapak tangannya.
Eclipse langsung mendorong Hector mundur dan ia langsung mengamuk, "GRAGGGHHH!!!" Teriak Hector, "Ada apa...? Apakah kau marah karena kau tidak bisa menyentuhku sekarang?" Tanya Eclipse selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius. Hector langsung menghantam tubuh Eclipse menggunakan tinju kanannya, "UAGGGGHHHH!!!" Teriak Eclipse keras hingga ia terpental ke belakang.
"Baiklah...!!!" Eclipse tersenyum semangat.
"Mari kita lakukan, bulan...!!!" Teriak Eclipse hingga ia mulai menciptakan sebuah bulan di atasnya, Eclipse muncul di atas bulan itu lalu ia mengangkat lengan kirinya, bulan yang ia injak mulai memancarkan cahaya-nya menuju arah Eclipse. Ia langsung menyerap cahaya yang bulan itu berikan. "Moon Blessing!!!" Eclipse melompat ke atas hingga sebuah naga kegelapan muncul keluar dari bulan yang ia injak tadi. "Dark of Summoning!!!" Naga yang keluar dari dalam bulan itu mulai melingkari Eclipse seperti melindunginya dan naga itu mulai membesar hampir sebesar Hector.
"GRAAGGHHH!!!* Hector melesatkan kedua tinjunya ke depan hingga naga Eclipse langsung menghantam kedua tinju itu menggunakan ekornya, "Ayolah! Pukul aku...! Aku masih bertahan disini!"
Eclipse mulai berkeringat karena ia menggunakan banyak sekali Lenergy untuk menyerap cahaya dari bulan dan matahari yang ada di atasnya. "Mari kita lakukan ini naga kecantikanku!!!" Teriak Eclipse hingga ia menciptakan bulan besar tepat di atas kepalanya lalu ia menyerap cahaya bulan itu, naga yang melingkari Eclipse langsung berubah menjadi cahaya bulan, setelah itu Eclipse menyerap cahaya itu dengan lengan kanannya dan setelah itu Eclipse melompat ke atas lalu ia melesat menuju arah Hector. "Ayolah... Maju!!!" Eclipse langsung mengepalkan tinju kanannya dengan sangat erat.
Hector melesatkan kedua tinjunya ke depan lalu Eclipse melompat ke atas dan setelah itu ia melesat ke depan. "FIST OF MOON'S DRAGON!!!" Teriak Eclipse keras hingga ia melesatkan tinju kanannya ke depan hingga naga yang terserap oleh lengan kanannya muncul kembali tepat di belakangnya selagi membuka mulutnya lebar. Eclipse langsung menghantam perut Hector menggunakan tinju kanan-nya hingga tinju itu mampu membuat lubang yang besar di perut Hector, Eclipse masuk ke dalam lubang itu dan ia mulai melayang di atas angkasa selagi menatap naga miliknya sedang melingkari Hector, naga itu melahap kepala Hector.
"SHIROMURA BURSTING ECLIPSE!!!" Eclipse langsung meluncurkan gelombang emas menuju arah Hector hingga seluruh tubuhnya langsung hancur dan naga Eclipse mulai memakan semua sisa-sisa tubuh Hector.
__ADS_1
BAAMMMMM!!!
Eclipse mendarat di atas tanah lalu ia mulai mencium tinju kanannya dan setelah itu ia mengangkat tangan kanannya ke atas, "ITULAH KEKUATANKU YANG SEBENARNYA!!! LEGENDS NEVER DIES!!!" Teriak Eclipse keras.