Yuusuatouri: The Beginning of a Legend

Yuusuatouri: The Beginning of a Legend
Chapter 141 - Apakah bangkit? Apakah tercegah?


__ADS_3

Corni mulai mundur selagi menendang-nendang musuh yang berada di depannya, ia mulai perlahan mundur menuju arah lambang Gauntlet dimana ia akan memasukkan kedua Gauntlet-nya ke dalam lubang senjata itu, "Cih... Banyak sekali...!!!" Corni mulai berkeringat ketika ia menahan mereka semua, Virra muncul di depan lalu ia melindungi Corni dengan mengikat semua tubuh Elf itu menggunakan rantai-rantai Crimson, "Jauhi kakakku!!!" Virra langsung melempar mereka semua ke depan.


Corni memasukkan kedua Gauntlet-nya ke dalam kedua lubang itu hingga lubang tersebut mulai tertutup rapat dan bersinar, tiba-tiba wajah Corni terkena hantam oleh Blair, "UGHH!!!" Corni terpental ke belakang dan terjatuh di atas tanah selagi menatap wajah Blair yang tiba-tiba datang dengan dua Weapon of Ancient Heroes yaitu Axe dan Hammer, "Ahhh!!!" Virra melesat ke depan lalu tiba-tiba wajahnya terhantam oleh palu yang Blair pegang hingga ia terpental keluar hingga ia tergeletak di atas tanah.


Blair langsung memasukkan kedua senjata itu ke tempat-nya masing-masing dan setelah itu Blair menginjaknya, tetapi Corni langsung menendang kedua biji-nya, "UGGGHHH!!!" Blair langsung memegang kedua bijinya, Corni menghantam perut Blair lalu ia mulai menendang wajah Blair hingga ia terpental menuju daratan, "Hah...hah... hah..." Tugas Corni adalah untuk menjaga kuil itu, jadi ia tidak boleh meninggalkan kuil tersebut hingga semua Weapon of Ancient Heroes terkumpul. Corni bisa mengaktifkan ritualnya dengan wujud Overboosting Ancient Heroes, Corni berjalan mundur lalu punggung tiba-tiba menyentuh sesuatu.


"Ahh...!?" Tiba-tiba Corni langsung merasakan keberadaan yang menyengat di belakangnya, seseorang yang berdiri tepat di belakang Corni langsung mencekik lehernya dari belakang, "AAGGHHH...!!!" Corni melirik ke belakang dan ia melihat seorang Elf yang wajahnya setengah robot, jadi tubuh Elf itu hampir sama seperti seorang cyborg, "Bagian aku yang mengambil alih sekarang..." Ucap Elf itu hingga ia memukul punggung Corni hingga tulang belakangnya retak, Corni terpental ke depan dan terjatuh di atas daratan.


Elf itu adalah Geras, seorang pemimpin dari organisasi Seraph, ia berhasil bertahan hidup ketika menerima ledakan pengorbanan Naoki. Untungnya Chogo datang dan menyembuhkan seluruh tubuh Geras hingga ia mulai memodifikasi tubuh Geras hingga sekarang tubuhnya hampir seperti robot kecuali wajah bagian kirinya yang masih utuh, "Dengan tubuh ini... Aku tidak bisa dihentikan...!!!" Geras langsung menjentikkan jarinya hingga tiga Weapon of Ancient Heroes muncul di belakangnya yaitu Scythe, Greatsword, dan Katana. Geras langsung memasukkan ketiga senjata itu ke dalam tempatnya. 


Shizen muncul di belakang Geras lalu ia menendang punggungnya hingga ia terdorong ke depan, Geras melirik ke belakang lalu ia menendang perut Shizen dalam sekali, "HOEEKK!!!" Shizen memuntahkan banyak sekali darah karena tendangan tadi seperti memiliki aliran energi dari berbagai ras, Shizen langsung terpental ke belakang. Tubuh robot Geras sudah di modifikasi sebagus-bagusnya hingga ia hampir memiliki semua DNA ras mulai dari Legenda, Manusia, Iblis, Malaikat, Vampire, Elf, dan Dragon.


Wajah kanannya juga telah di modifikasi menjadi baru contohnya mata kanannya yang merah, di dalam mata kanan Geras terdapat banyak sekali informasi tentang mereka semua hingga ia bisa mengetahui pergerakan mereka termasuk kekuatan mereka karena Chogo sebenarnya sudah melihat Shira dan yang lainnya bertarung, "Fighting Style: Omni of all Fighting Skills!" Tubuh robot Geras mulai bersinar merah.


Shizen mulai meluncurkan beberapa gelombang kegelapan menuju arah Geras dan Geras mulai terbang menuju arah Shizen dengan kecepatan penuh lalu ia melesatkan tinju kanannya, tetapi Shizen langsung menciptakan sebuah barrier untuk melindungi seluruh tubuhnya, "DARK SPIKE PENETRATION!!!" Shizen langsung memunculkan paku-paku tajam yang terbuat dari aura kegelapannya di sekitar barrier-nya.


"DRAGON THUNDER FIST!!!" Geras langsung menghantam barrier Shizen hingga pecah, "S-Sial...!!!" Beberapa darah muncul di belakang punggung Geras yang terdapat dua tabung di belakangnya, darah-darah itu mulai berubah menjadi taling dan mengikat seluruh tubuh Shizen, "Aku tidak membutuhkan dirimu lagi, Saint!!!" Geras menghantam perut Shizen hingga ia terpental menuju daratan dan menciptakan lubang yang besar.


Dias muncul di sebelah Geras lalu ia mengayunkan pedangnya ke depan, tetapi Geras langsung menahan pedang itu menggunakan kedua lengannya yang terbuat dari batu Ometone, "Hee... Tidak berguna...!!!" Geras mulai menendang ke depan beberapa kali, tetapi Dias menahan semua serangan itu menggunakan pedangnya lalu ia mulai mengayunkan pedang-nya tepat di wajah kiri-nya, "BLOOD OF HARDENED!!! Geras menahan serangan pedang itu menggunakan kedua lengannya lalu tiba-tiba dada Geras yang memiliki lambang lingkaran mulai bersinar merah, "ELECTROLYZE PARALYZING FLASH!!!" Geras meluncurkan gelombang listrik emas melalui dadanya hingga Dias terpental ke belakang dan melepas pedangnya.


Geras mengambil pedang itu lalu ia mulai memasukkannya ke dalam portal yang terbuat dari darah, portal itu muncul di depan dan Geras langsung melemparnya masuk. Virra mulai membidik Geras menggunakan Bow of Ancient Heroes, "FLAMING CRIMSON PIERCE!!!" Virra melesatkan panah besar yang terbakar dengan api crimson menuju arah Geras, Geras langsung mengambil panah itu dan setelah itu ia muncul di depan Virra lalu menusuk perut Virra menggunakan panah itu, "URRGGHH!!!" Virra tidak bisa melihat pergerakan Geras sama sekali, Geras langsung menghantam wajahnya hingga ia terpental ke belakang, Geras mengambil busur itu lalu ia memasukkan-nya ke dalam portal, Geras bisa mengangkat senjata-senjata itu karena ia memiliki DNA Saint Heroes dari Asakusa.


"SACRED EXPLOSIVE BLITZ!!!" Teriak Corni, ia mulai meluncurkan beberapa panah biru menuju arah Geras dan panah-panah itu menancap daratan di sekitar Geras, "Cih...!" *BAM!* Virra dan Corni mengambil semua Weapon of Ancient Heroes yang pemiliknya sudah mati, mereka bisa mengangkatnya karena Corni memiliki wujud Overboosting Ancient Heroes sedangkan Virra ini adalah Saint Multiversal itu artinya ia bisa mengangkat senjata apapun.


Jika mereka menyembunyikan semua Weapon of Ancient Heroes itu maka percuma saja karena Geras hanya akan menggunakan sihir Saint yang bernama Magnet of Ancient Weapon dimana ia bisa menarik senjata yang memiliki golongan Weapon of Ancient Heroes, "Percuma saja, Corni... Tubuhku ini setebal Ometone!" Ucap Geras yang berjalan keluar dari asap-asap ledakan itu, ia mulai menunjuk Corni dan mencoba untuk merebut senjata yang ia pegang yaitu Crossbow, tetapi tidak bisa karena sihir itu hanya bisa digunakan ketika seseorang tidak sedang memegangnya, "Berikan atau aku akan memaksamu..."


"Bodo amat---" Geras bergerak secepat kilat dan itu membuat Corni membulatkan kedua matanya, Geras langsung menghantam seluruh tubuh Corni menggunakan kedua tinjunya, tetapi Corni menahan semua serangan itu menggunakan Crossbow yang ia pegang, "Cih, dasar keras kepala!!!" Geras mulai menggerakkan seluruh tubuhnya dengan cepat hingga Corni mulai terdorong ke belakang selagi menahan semua serangan itu. Geras melompat ke depan lalu ia menendang wajah Corni hingga ia terpental ke belakang, Crossbow yang Corni pegang langsung tergeletak di atas tanah.


Geras menghampiri Crossbow itu lalu ia mulai mencoba untuk mengambilnya, tetapi Arata muncul di belakang Geras selagi mengangkat kedua pedangnya yaitu Greed dan Wrath, ia mengayunkannya bersaman menuju arah punggung Geras, tiba-tiba sebuah mata lainnya bersinar tepat di belakang kepala Geras, Arata langsung menyadarinya karena Geras memiliki sebuah mata merah di belakang kepalanya, "Dasar monster...!"  Geras menghantam perut Arata menggunakan sikut kanannya lalu ia melirik ke belakang dan menahan kedua pedang itu menggunakan darah tebal yang terlumuri dengan semua energi sihir yang ada.


CLAAAAAAAAANGG!!!!


"THUNDERSTORM OF CHAOS!!!" Geras meluncurkan gelombang listrik merah melalui dadanya, tetapi Arata langsung melompat ke belakang lalu ia menahan gelombang itu menggunakan kedua pedangnya. *ZWOOSH!* Geras muncul di belakang Arata lalu ia menghantam kepalanya hingga ia terpental ke depan, Geras langsung menarik Crossbow yang tergeletak di depannya dan setelah itu ia langsung memasukkan Crossbow itu ke dalam portal-nya.


Geras menghilang lalu ia muncul kembali di dalam kuil tersebut, ia langsung mengeluarkan tiga Weapon of Ancient Heroes yang ia berhasil curi lalu ia mulai memasukkan ketiga senjata itu ke dalam tempatnya masing-masing, "Sudah sembilan... enam lagi..." Geras tersenyum jahat hingga Haruki mulai muncul di belakang Geras selagi memegang kedua pedangnya dan Arata yang muncul di depannya selagi menunjukkan ekspresi yang kesal, "Si pemilik kekuatan dosa besar dan si Legenda yang memiliki Grimoire of Oath..." Geras tersenyum jahat.


Haruki dan Arata melesat ke depan bersamaan lalu mereka mengayunkan kedua pedang mereka menuju arah kepala Geras, tetapi Geras langsung menahan semua serangan pedang itu menggunakan kedua lengan robot-nya yang terlumuri dengan darah-darah tebal, "Terimalah faktanya... Aku ini adalah sesosok kesempurnaan..." Mereka bertiga langsung bergerak sangat cepat dan keluar dari kuil itu, Arata dan Haruki menyerang Geras secara bersamaan dan Geras bisa memprediksi pergerakan mereka dengan mudah, ia langsung menahan semua serangan itu menggunakan kedua lengannya.


Haruki dan Arata saat ini sudah berada di wujud yang paling terkuat dan Geras masih belum terluka karena seluruh tubuhnya bergerak cukup cepat seperti pergerakannya terlihat seperti bukan Geras yang mengendalikannya, "Cavalries of the Thousand Blade Strike!!!" Haruki membuat serangan seribu tebasan dengan kecepatan yang sulit untuk dilihat oleh mata biasa, ia menyerangnya secara berturut-turut ke arah Geras dan Geras hanya bisa menahan semua serangan itu hingga ia mulai menciptakan beberapa darah bulat di depannya hingga serangan Haruki mengenai darah-darah itu, "BLOOD DRAIN!!!" Haruki mulai mencoba untuk menghisap darah-darah itu, tetapi ia langsung membulatkan kedua matanya ketika melihat darah itu memiliki racun yang sangat kuat, "Sial...!" Haruki mundur ke belakang.

__ADS_1


"WRATHFUL THRUST OF SACRED BOOST!!!" Pedang Wrath Arata langsung terlumuri dengan api sacred, setelah itu Arata langsung menebas-nebas ke depan menggunakan pedang yang terlumuri dengan api sacred, Geras langsung menunjukkan ekspresi yang kesal selagi menghindari serangan itu karena tubuhnya perlahan-lahan mulai memanas karena api itu mengenai seluruh tubuhnya yang keras, Arata berputar lalu ia menendang perut Geras hingga ia terpental ke belakang, api-api sacred Arata mulai menghilang, "Cih... Ternyata cukup menyusahkan..."


"SUPPRESSED BLADE SHOT!!!" Haruki menembak bilah pedang yang ditekan suara tembakan suaranya, bilah pedang itu melesat menuju arah wajah kirinya, tetapi Geras menangkis bilah pedang itu ke atas, Haruki melesat ke depan lalu ia mulai mengayunkan kedua pedangnya beberapa kali ke arah Geras dan Geras hanya bisa menahan serangan itu menggunakan kedua lengannya lalu ia mulai menusuk-nusuk perut Haruki menggunakan kedua jarinya, "BLADE OF WORLD'S END!!!" Haruki meluncurkan serangan tebasan yang sangat kuat ke arah Geras hingga mampu membuatnya terpental ke belakang.


Arata melesat ke depan lalu ia mulai mengayunkan kedua pedangnya beberapa kali dan Geras langsung menahan semua serangan itu menggunakan kedua lengannya, Geras bisa merasakan semua energi sihir miliknya terserap oleh pedang Greed milik Arata, "SIALAN!!!" Geras menendang ke depan dan Arata menahan tendangan itu menggunakan pedang Wrath-nya, "POWER OF GREED!!!" Pedang Greed Arata langsung bersinar kuning kehitaman, "JYAAGGHHH!!!" Arata langsung menebas lengan kiri Geras menggunakan pedang Greed-nya hingga lengan kirinya langsung putus, "UAAAAAGGGHHHH!!!" Teriak Geras keras.


"DIVERGENT DISTORTION!!!" Teriak Haruki dari belakang, ia mengayunkan kedua pedangnya lalu ia menebas lengan kanan Geras sampai putus, "GRUAAAAAAAAGGGHHHHH!!!" Teriak Geras hingga lehernya saat ini langsung terhalangi oleh pedang dari Arata dan Haruki, "SEKARANG---"


"Thunderstorm of Paralyze!!!" Teriak Geras keras hingga seluruh tubuhnya langsung memancarkan guntur merah yang besar hingga mampu menyengat tubuh mereka berdua, "UAAAAGGGGHHHHH!!!" Teriak mereka bersama karena listrik itu sangat menyengat, Geras mulai meregenerasi kedua lengannya dan setelah itu Geras mencekik leher Arata lalu ia melemparnya menuju daratan dan setelah itu Geras mencekik leher Haruki, "MAGNET OF ANCIENT WEAPON!!!" Geras menarik keluar dua pedang Weapon of Ancient Heroes dari dalam kedua pedang Haruki yang bernama Abyssal Myst.


Ketika Geras berhasil menarik kedua pedang Weapon of Ancient Heroes itu, Geras hampir saja menggorok leher Haruki menggunakan pedang aura dari lengan kirinya. Nina muncul di sebelah Geras lalu ia mendorongnya mundur hingga membuat Geras melepaskan Haruki, Haruki terjatuh di atas tanah dan mulai dikepung oleh ras Elf, tetapi Dias datang dan menyelamatkan Haruki, "Kau adalah lawanku sekarang..." Nina mulai mengayunkan tombaknya beberapa kali ke arah Geras dan Geras langsung menahan semua serangan tombak itu.


"DARK OF PENETRATION!!!" Shizen meluncurkan dua gelombang kegelapan melalui kedua telapak tangannya, tetapi Geras menahan gelombang itu menggunakan lengan kirinya hingga gelombang itu memantul kembali menuju arah Shizen, "Cih...!" Shizen langsung dikepung dengan naga-naga dimana Elf sedang menumpanginya. Nina terus menusuk-nusuk tubuh Geras menggunakan tombak itu, tetapi tusuk tombak itu tidak mampu memuat Geras terluka bahkan tubuh logamnya-pun tidak tergores, "Cih...!" Tubuh Geras akan semakin mengeras ketika ia meregenerasi anggota tubuh yang baru.


Corni muncul di belakang Geras selagi memegang cambuk, ia langsung mencabuk ke depan, tetapi Geras langsung melesat ke atas hingga serangan cambuk itu mengenai lengan kanan Nina, "ARGGHH!!!" Teriak Nina kesakitan hingga ia melepaskan tombaknya, cambuk itu menyengat lengan kanan Nina hingga terdapat bekas luka yang sangat merah di lengan kanannya, "Maaf!!!" Ucap Corni hingga Geras menarik tombak itu lalu ia menebas perut Corni menggunakan tombak itu, tetapi Corni menahan tebasan tombaknya menggunakan cambuk itu. Setelah itu Geras langsung memasukkan tombak itu ke dalam portalnya, "JYAAAGGHHHH!!!" Virra muncul di belakang Geras selagi memegang perisai dan cakar, sepertinya Virra dan Corni memiliki rencana hingga ia menggunakan semua Weapon of Ancient Heroes itu untuk melawan Geras.


Virra mengayunkan cakar itu ke depan dan Geras melirik ke belakang lalu ia mencoba untuk menghantam wajah Virra, Virra menahan tinju itu menggunakan perisai dan tiba-tiba Blair muncul di belakang Corni lalu ia mulai mencekik lehernya dan setelah itu ia merebut cambuk milik Corni, "C-Cih...!!! SIA---" Geras langsung menghantam wajahnya menggunakan sikut kirinya hingga Corni langsung pingsan, Blair melepaskannya lalu Corni terjatuh dan tergeletak di atas tanah, "Corni!!!" Teriak Virra hingga ia mulai merasa sangat kesal, Virra mulai mengayunkan cakarnya ke depan beberapa kali dan Geras menahan serangan itu menggunakan kedua lengannya hingga tiba-tiba ia menendang perut Virra, "URRGGHH!!!" Virra langsung terdorong ke belakang.


Geras muncul di depan Virra lalu ia mulai menghantam tubuhnya beberapa kali, tetapi Virra menahan serangan itu menggunakan perisai-nya hingga tiba-tiba Blair muncul di belakang Virra lalu ia memukul punggungnya, "HUEEEGGHHH!!!" Legenda yang lainnya mencoba untuk membantu tetapi mereka terhalangi oleh Elf, Naga, Manusia, dan Giant.


Geras menghantam wajah Virra hingga ia terpental ke belakang, Geras langsung memasukkan empat  Weapon of Ancient Heroes itu ke dalam portalnya dan tiba-tiba Suho muncul di depan Geras lalu ia mulai mengayunkan kedua dagger-nya ke depan, Geras menahan semua serangan itu menggunakan kedua lengannya, "Teruslah mencoba, kau tidak akan bisa, Saint!!!" Geras menendang ke depan, tetapi Suho menahan serangan itu menggunakan kedua dagger-nya. Tiba-tiba seluruh tubuh Suho langsung Blair ikat menggunakan tali yang terbuat dari darahnya, "A-Ahh...! Sial...!!!"


"Ahh---"


...


...


BAAAAAMMMM!!!


Wajah Geras tertendang oleh kaki kiri Alvin hingga ia terpental ke belakang, "Kau mau pergi kemana...?" Tanya Alvin selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat serius, Geras menatap wajah Alvin dengan ekspresi yang kesal lalu ia melirik ke belakang dimana ia melihat semua rekannya di serang oleh Legenda yang baru saja datang, Geras melirik ke depan dimana ia melihat Korrina baru saja menghancurkan kepala seorang ras Giant, "SIAAAALLLL!!!" Teriak Geras kesal, ia melesat menuju arah Alvin lalu ia mulai memukulnya beberapa kali.


Alvin menahan semua serangan itu lalu ia menendang wajahnya hingga ia terpental ke atas langit, "Aku tidak akan membiarkanmu..." Ucap Alvin hingga Shira muncul di belakang Geras lalu ia menebas punggungnya menggunakan pedangnya hingga ia terpental ke depan, "GRRGGHH!!!" Seluruh tubuh Geras bersinar lalu ia mulai melepaskan listrik ke seluruh tempat, Alvin dan Shira langsung melindungi diri mereka sendiri menggunakan sebuah barrier.


Alvin muncul di depan Geras lalu ia menendang perutnya, setelah itu ia menendang perutnya lalu lalu ia menendang dadanya hingga ia terpental ke belakang, Alvin mulai menendang wajahnya Geras tanpa henti menggunakan kedua kakinya hingga Geras tidak mampu menyerang balik karena dorongan yang di lepaskan dari kedua kaki Alvin, "Grr...!!!" Geras menyerang balik, tetapi Alvin menangkis kedua tinjunya menggunakan kaki kirinya lalu ia menghantam wajah Geras menggunakan kaki kanannya hingga mata kanannya mulai hancur dan rusak.


Shira muncul di depan Geras lalu ia menendangnya mundur dan setelah itu ia melempar pedangnya ke depan hingga mengenai wajah Geras lalu pedang itu kembali dan setelah itu Shira mengambilnya lalu menunjuk Geras menggunakan pedang itu, "LIGHT COLLECTION: RELEASE!!!" Shira meluncurkan gelombang sinar melalui pedang itu hingga mampu membuat Geras terdorong ke belakang.


Shira mengangkat pedangnya ke atas hingga matahari mulai menyinari pedangnya, "LIGHT OF SUN BLESSING!!!" Shira meluncurkan gelombang sinar matahari melalui pedangnya hingga gelombang itu langsung membakar seluruh tubuh Geras. Alvin muncul di depan Geras lalu ia menendang ke depan, "Instinct Dodging: Access!!!" Mata kanan Geras mulai bersinar hingga ia langsung menghindari serangan Alvin dengan kecepatan kilat, kecepatan tadi mampu membuat kedua mata Alvin bingung.

__ADS_1


Geras mulai menciptakan dua pedang melalui kedua lengannya lalu ia mulai mengayunkannya beberapa kali ke depan, Shira muncul di depan lalu ia menahan semua serangan itu dan ia langsung mencoba untuk menebas Geras, tetapi Geras-lah yang berhasil menebas Shira di bagian kakinya, "Arrgghhh...!!!"Geras menebas pipi Shira lalu ia menendang tangan Shira yang sedang memegang pedang cahaya lalu ia mulai menebas perut Shira, "ARRRGGHHH!!!" Geras langsung muncul di belakang Shira dan setelah itu ia menendang punggungnya hingga ia terpental ke depan.


Alvin menendang wajahnya lalu Geras terdorong ke belakang dan merasa sangat kesal, "GRRGGHHH!!!" Alvin berubah menjadi Perfected Limit Breaker X lalu ia mencoba untuk menghantam Geras menggunakan kedua tinjunya, tetapi Geras berhasil menghindari serangan itu karena mata kanannya yang dapat memindai pergerakan apapun, jadi pergerakan Alvin mudah terlihat dan terprediksi oleh Geras.


Alvin menendang Geras ke belakang lalu ia muncul di belakangnya dan setelah itu ia menghantam punggung Geras menggunakan tinju kanannya. *BAAMMM!!!* Perut Geras langsung meledak hingga kedua kakinya juga ikut meledak dan menyisakan hanya tubuh bagian atasnya, "Terima kasih...!!! ALVIN!!!" Geras langsung meregenerasi tubuh bagian bawahnya dan setelah itu ia melirik ke belakang, Alvin membulatkan kedua matanya ketika ia melihat kedua tinju Geras yang terlumuri dengan aura Crimson, "BODY OF CONTROLLING POWER!!!" Seluruh tubuh Geras langsung terlumuri dengan aura Crimson karena sihir khusus tubuh robot itu yang mampu menyerap kekuatan lalu kekuatan yang diserap itu mampu Geras kuasai hanya untuk satu kali saja.


Geras mulai menghantam seluruh tubuh Alvin tanpa henti dan Alvin hanya bisa menahan serangan cepat itu dengan menggunakan kedua lengannya, kedua lengannya perlahan-lahan mulai keram hingga ia bisa merasakan kedua tulang lengannya perlahan-lahan retak, "D-Dia ini apa...!?" Geras menendang perut Alvin lalu ia menghantam wajah Alvin sangat keras hingga tengkorak kepalanya hancur, "UGGHHH!!!" Alvin mencoba untuk menyerang balik, tetapi seluruh tubuhnya langsung terkena hantaman kedua tinju Geras, Geras mengakhiri serangannya dengan menghantam kepala Alvin menggunakan kedua tinjunya hingga Alvin terpental menuju arah daratan.


Geras secepatnya melesat masuk ke dalam kuil itu lalu ia memasukkan semua Weapon of Ancient Heroes yang tersisa hingga kuil itu bersinar emas dan mulai berputar, sebuah pilar emas muncul di atas atap dan pilar itu terletak di tengah kuil tersebut, "Itu dia...!!!" Geras berjalan keluar lalu ia meluncurkan sihir cahaya Shira dari kedua lengannya hingga kuil itu mulai bersinar lebih terang dari matahari, "HAHAHAHAHA!!!" Geras terbang menuju arah pilar itu lalu ia mendarat di atas pilar itu selagi melebarkan kedua lengannya. Para Legenda melihat Geras sedang berdiri tepat di atas pilar itu dan mereka mencoba untuk terbang dan melakukan sihir teleportasi, tetapi mereka tidak bisa karena mereka terhalang oleh organisasi Seraph Ad Exitium.


"WAHAI PAHLAWAN KUNO YANG PERNAH MENYEGEL MONSTER---"


...


...


Tiba-tiba wajah Geras langsung terhantam oleh Korrina, "Cobalah..." Ucap Korrina selagi mendorong tubuh Geras menggunakan kedua telapak tangannya, Geras langsung membulatkan mata kirinya melihat seseorang menghentikannya.


"Jangan menghalangku!!!" Geras melesat menuju arah Korrina lalu ia mulai memukul seluruh tubuhnya tanpa henti, tetapi serangan Geras langsung menembus tubuh Geras, "AKU!!!" Korrina langsung menghantam perut Geras menggunakan tinju kanannya, "TIDAK AKAN!!!" Korrina langsung menghantam wajah Geras beberapa kali, "MEMBIARKANMU!!!" Korrina menendang perut Geras hingga ia terpental ke belakang, "MELAKUKAN HAL BODOH!!!" Korrina meluncurkan dorongan besar ke depan hingga ia terpental ke belakang.


Beberapa Elf mulai mengepung Korrina, "... ..." Korrina tersenyum lalu ia mulai mengangkat tangannya hingga semua Elf itu langsung terlumuri dengan aura Sacred, "Cobalah lawan aku dan kau akan menanggung akibatnya..." Korrina mengepalkan kedua tinjunya hingga semua Elf itu langsung hancur karena aura sacred milik Korrina.


Geras melesat kembali menuju arah Korrina dan ia langsung memukul seluruh tubuh Korrina tanpa henti dan Korrina mulai menangkis semua serangan itu, "... ..." Korrina langsung meluncurkan Final Shine Attack melalui jari telunjuknya hingga Geras langsung terpental ke belakang, "GRRGGHHH...!!! KAU INI SEBENARNYA SIAPA!?" Tanya Geras selagi menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal.


"Korrina Ghifari... Istri dari Alvin Ghifari..." Korrina tersenyum hingga Corni mulai mendarat di atas pilar itu selagi melebarkan kedua lengannya, Geras mulai menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut melihat Corni yang tiba-tiba mendarat di atas pilar itu. Itu artinya Corni akan menghancurkan semua Weapon of Ancient Heroes itu dan menyegel Bamushigaru untuk selamanya, "TIDAKK!!!" Geras melesat menuju arah Corni, tetapi Korrina menghalangnya dengan memukul seluruh tubuhnya tanpa henti.


Seluruh tubuh Geras mulai terbakar karena serangan Korrina yang mengandung api sacred, Korrina terus memukul wajahnya tanpa henti lalu setelah itu ia menahan kedua lengannya dari belakang, "Silahkan, Geras... Aku sudah menyediakanmu tempat untuk menonton kegagalanmu." Korrina tersenyum jahat.


"TIDAAAKKKK!!!" Teriak Geras kesal.


Corni mulai bersinar cerah lalu ia mengejamkan kedua matanya, "Wahai pahlawan kuno yang pernah menyegel monster berbahaya di semesta Touri..." Ucap Corni pelan hingga Geras mulai melawan Korrina dengan menggerakan seluruh tubuhnya dan meledakkan dirinya sendiri, semua sihir itu tidak mampu melukai Korrina karena saat ini tubuhnya terlindungi oleh ilusi, "Kenapa harus melawan...?" Tanya Korrina.


"...berikanlah kuil ini kekuatan agar bisa menghancurkan semua Weapon of Ancient Heroes..." Corni membuka kedua matanya, "TRANSMIGRATION BODY!!!" Kepala Geras melesat ke depan dan menghantam kepala Corni hingga ia terpental ke depan, kepala Geras mulai meregenerasi seluruh tubuhnya, "DAN BEBASKANLAH BAMUSHIGARU DARI TIDURNYA...!!!"


"AHHH!!! APA YANG!!!" Korrina membulatkan kedua matanya hingga tubuh Geras yang ia pegang langsung meledakkan sinar putih yang mampu memperlambat dirinya untuk menyerang Geras, "FINAL SHINE ATTACK!!!" Korrina meluncurkan Final Shine Attack ke arah Geras, Geras langsung menyerap sihir gelombang itu, "LAYANILAH AKU SEPERTI TUANMUUUU!!!" Teriak Geras hingga langit-langit mulai berubah menjadi warna kegelapan dan kuil itu mulai meledak.


"SIALAN!!!" Korrina melesat ke depan hingga monster yang tinggal di dalam Oath itu keluar dari dalam kuil itu dan menghancurkan planet Legendarius karena dorongan dan tekanan besar di sekitarnya hingga planet itu tidak memiliki sisa apapun karena monster yang tinggal di dalam Oath yaitu Bamushigaru.


BAAAAAAAMMMMMMM!!!

__ADS_1


"GRAAAAAAAAAAAAAUUUUUUUUUUGGGGGGHHHHHHHHHHHHH!!!" Teriak Bamushigaru keras hingga semua semesta Touri bisa mendengar suara berisik itu.


__ADS_2