Akan Ada Pelangi Setelah Hujan

Akan Ada Pelangi Setelah Hujan
Episode 54


__ADS_3

Haloo Readers!


Ingat jangan lupa bagaimana budaya kalau ngebaca tiap part episode ditempat Othor


Biasalah, like dan votenya lah woy 😂😂😂


*****


Kania mendengus kesal meninggalkan Irena untuk membuka pintu rumah. Ia masuk kedalam rumah menghidupkan semua lampu, disusul Ibunya dan Irena yang juga masuk kedalam rumah.


Irena langsung menuju arah kamar tidurnya, suasana masih tampak seperti biasa saat terakhir kali ia meninggalkan kamar itu. Bergegas ia mandi untuk sejenak membersihkan tubuhnya.


Kini Kania sedang duduk di sofa depan TV dirumah tamu dengan stoples kripik ubi pedas buatan Ibunya. Sedangkan Irena yang baru saja selesai makan malam tiba-tiba menyerobot apa yang ada ditangan adiknya itu untuk dimakan.


"Ish ... Udah lama gak ketemu trus tiba-tiba datang kerumah gak ngabarin, sekarang tiba-tiba juga main diserobot aja tuh kripik ubi." kesal Kania.


"Ya gak papa dong, gak ada yang marah juga kok HAHAHAA" Irena tertawa mengejek adiknya yang sudah lama gak ia ajak bercanda.


Hanya remahan suara kripik dan TV yang terdengar saat ini. Mereka sama-sama diam dan tak bicara sedang asyik menonton film Korea.

__ADS_1


Ibu yang memperhatikan Irena dari jauh tampak curiga dengan anaknya. Pasalnya, ia datang tiba-tiba tanpa suaminya. Dan sekarang waktu sudah menunjukkan pukul 10:30 malam tapi Dika tak kunjung datang untuk menjemputnya.


"Ren, suamimu gak datang jemput?" tanya Ibu Irena.


"E-ngg enggak Bu. Untuk beberapa hari ini Irena tidur disini ya Bu. Irena kangen sama Ibu sama Kania juga. Tapi Irena udah pamit kok sama Mas Dika dan juga Ibu Rina." jawab Irena.


"Kamu yakin gak papa Ren? Bukan karna terjadi sesuatu kan antara kamu dengan Dika?" Ibu Irena memandang lekat wajah anaknya.


Iren hanya terdiam enggan menanggapi apa yang dikatakan Ibunya.


"Oh iya kak, Kania ingat!" teriak Kania tiba-tiba.


"Emm hasilnya bagus. Kakak dan juga Mas Dika dua-duanya kami sehat kok." ucap Irena lesu.


"Lalu apa ada masalah lain? Kok kakak lesu jawabnya, seharusnya bersyukur dong kalian berdua sehat." ucap Irena heran.


"Gak papa cuma agak lelah aja mungkin ya." jawab Irena sembari mengambil handphone dari dalam saku baju tidurnya.


Tak berselang lama, saat Irena tengah sibuk menscroll tiap lama instagramnya. Dilayar handphone tertera nama suaminya. Irena hanya memandangnya layar handphone dan enggan untuk mengangkatnya. Setelah panggilan untuk berhenti, ia langsung menonaktifkan handphonenya agar Dika gak bisa menghubunginya lagi. Yang ia butuhkan hanya ketenangan saat ini.

__ADS_1


Karena untuk saat ini yang ada kaitannya dengan suaminya baik itu wajah ataupun panggilan telepon, yang ada dipikiran Irena adalah hal-hal buruk. Tentang apa saja yang dilakukan Dika bersama selingkuhannya itu selama ini dibelakang dirinya. Irena takut jika ia terus berada didekat suaminya, emosi dan amarahnya tak bisa terkontrol dan akhirnya mengeluarkan perkataan kasar dan makian yang hanya akan disesalinya nanti.


Irena juga memikirkan sampai saat ini ia belum menghubungi mertuanya untuk memberitahu tentang apa yang mereka lihat terbukti benar. Dan dia juga belum memberitahunya kalau saat ini ia tidak ada dirumah, tetapi sedang menginap dirumah Ibunya.


"hhhhehhh .. biarkan ajalah Mas Dika yang memberitahu Ibunya sendiri apa alasan istrinya tidak ada dirumah." gumam Irena dalam hati.


"Yuk tidur Ren." ucap Irena sembari melangkah menuju kamarnya.


Irena menghela napas panjang saat berbaring diatas kasur empuk miliknya saat gadis dulu. "Untuk saat ini aku ya ... benar-benar butuh istirahat, lebih baik menenangkan pikiran untuk lebih yakin mengambil keputusan dan langkah apa yang akan aku ambil selanjutnya" batin Irena.


.


.


.


Ayo, ada yang bisa tebak keputusan apa yang akan Irena ambil? Hayoo hayoo hayooo ... 🤔🤔


Like komen vote jangan lupa, jangan lupa, jangan lupaaaaa .... 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2