Akan Ada Pelangi Setelah Hujan

Akan Ada Pelangi Setelah Hujan
Episode 65


__ADS_3

*Sebelum Othor lanjutin next partnya, diharapkan buat para Readers untuk meninggalkan jejak kebahagiaan buat Othor. Othor senang, para Readers pun ikut riang mengerang HAHAHAA*


*****


"It's show time ..." batin Irena mengerang.


Dika mend***h pelan. Nafasnya beraroma perpaduan antara coklat dan kopi membuat nafas Irena semakin memburu. Ditekannya dadanya ke dada keras milik Dika dengan kedua tangannya melingkar di tengkuk suaminya. Menggenggam rambut tebalnya dan mengusap punggungnya.


Suara decak kecupan membuat mereka semakin lupa diri. Semakin liar Dika me****t bibir istrinya. Tangan yang awalnya menengkuk lehernya, kini menyusuri tiap garis rahang dan leher. Lalu turun membuka kancing baju atas Irena perlahan satu persatu, menyentuhnya dengan gemas. Irena nampaknya gak peduli dengan apa yang dilakukan suaminya itu, ia menyukai semua yang ada padanya.


Satu ******* lolos dari bibir Irena. Dika menatapnya sejenak dengan matanya yang menggelap, kemudian mengangkat tubuhnya dan membawanya ke atas kasur besar mereka, dan mengurungnya dengan tubuhnya besarnya. Dengan tak sabar, Irena melepas kancing baju Dika. Merasakan otot kerasnya sembari menyusuri lekuk dada dan perut sixpack nya. Sementara Dika masih setia me****t bibir milik Irena. Dengan sedikit sentakan, Dika menekan bahu Irena mencium setiap jengkal tubuhnya. Kini keringat mulai membasahi tubuh kedua insan manusia yang akan segera melakukan ritual bercocok tanamnya. Setiap gairah yang mereka rasakan membutakan mata dan hati mereka berdua. Berkali-kali Dika men****h menyebut nama Irena, membuat dirinya melayang ke langit ketujuh. Bibirnya yang liar dan buas menyesap seluruh yang ada dibagian tubuh istrinya itu, meninggalnya jejak kepemilikan dan menyentuhnya dengan seluruh jiwanya. Keliaran mereka membuat mereka sejenak melupakan segalanya.


*****


Irena terbangun merasakan sebuah kecupan singgah di bibirnya. Tapi ia hanya diam gak bergerak, tetap memejamkan mata pura-pura masih terlelap tidur.


"Mas akan memastikan kalau kamu akan aman bersama mas, sayang." Dika berbisik sebelum ia kembali lagi mengecup bibir Irena.

__ADS_1


Dika mengusap kepala Irena, menyingkirkan anak rambut di keningnya kemudian mengecupnya dengan lembut. "Percayalah, Mas gak akan mengulangi kebodohan yang pernah Mas lakukan dahulu."


"Aku percaya padamu. Tapi jika itu terulang kembali, jangan harap aku akan menerimamu lagi." ucap Irena membuka mata dan memeluk tubuh kekar suaminya.


Bola mata Dika membesar. "Oh jadi kamu pura-pura tidur?"


"Menurutmu? Aku sudah terbangun dari tadi loh, Mas. HAHAHAA" kata Irena.


"Hemm .. Sudah mulai nakal istriku ya." Dika tertawa dan mencubit ujung hidung Irena gemas.


"Mas, aku mau kamu berbagi denganku. Jujur untuk hal apapun juga. Jangan pernah kecewakan aku lagi apalagi membohongiku." seru Irena.


Tatapan Dika menggelap. Untuk beberapa saat mereka saling menatap. Lalu saat tersadar, Irena melilitkan selimut ke tubuhnya lalu merangkak turun melewati tubuh Dika.


Dika meraih pinggangnya. Ia seolah gak rela Irena turun begitu saja tanpa melakukan olahraga pagi terlebih dahulu. "Eits, mau kemana sih? Olahraga dulu yuk."


Irena tersenyum kekeh dan melepaskan pelukannya. "Mau mandi dong Mas."

__ADS_1


"Boleh ikut?" pinta Dika seperti anak kecil manja yang ditinggal pergi Ibunya dengan memperlihatkan senyum jahilnya.


"Enggak boleh!" Irena menggeleng.


"Loh kenapa? Apa yang salah?" Dika mencoba menggodanya lagi.


"Aku gak mau kamu terlambat Mas. Sarapan juga belum disiapin. Hari ini kamu bukannya ada meeting penting ya." ucap Irena buru-buru masuk kekamar mandi namun sebelum sempat menutup pintu, Dika terlebih dahulu nyosor ikut masuk kedalam hingga mau tak mau Irena memperbolehkannya melakukan apapun yang suaminya itu inginkan padanya.


.


.


.


*Sudah ya sudah. Otak Othor pusing mau Travelling kemana lagi wkwkk


Sekian dan terima kasih untuk episode menggelikan kali ini ya 😂😂😂

__ADS_1


*semakin banyak like, semakin banyak vote, semakin banyak komen, semakin sering ufdet*


__ADS_2