Akan Ada Pelangi Setelah Hujan

Akan Ada Pelangi Setelah Hujan
Episode 56


__ADS_3

"Kok diam aja sih Mas, cuek banget. Gak kangen apa sama aku ya?" tanya Rebecca dengan suara manja.


Dika menyeruput sedikit kopi yang ada dihadapannya untuk membasahi tenggorokannya. Ia hembuskan nafasnya pelan kemudian mulai berbicara, "Sepertinya hubungan kita gak bisa dilanjutkan lagi."


"Maksud kamu? Kamu mempermainkan aku mas." Rebecca berkata dengan nada sedikit keras.


"Kami sudah berjanji gak akan pernah mengakhiri hubungan ini mas, tapi sekarang apa maksud kamu berkata seperti itu?"


Dika mencoba menjelaskan panjang lebar dengan menggenggam erat tangan Rebecca. "Kamu sudah tau dari awal aku sudah beristri, sekarang istriku sudah tau tentang hubungan kita. Dia marah besar dan sekarang ia gak pulang-pulang kerumah. Aku merasa menyesal melakukan semua ini pada istriku. Yang kita lakukan salah Rebecca. Sekarang aku menyakiti perasaannya. Aku harap kamu mengerti dan gak keberatan dengan keputusanku. Kamu pasti bisa mencari laki-laki yang baik dari pada aku. "


Saat mereka sedang serius berbicara, tanpa disadari diseberang sana ada Irena yang tengah serius memperhatikan adegan mereka.

__ADS_1


"Kami bilang kamu menyesal menyakiti perasaan istrimu, tapi apa kamu gak sadar mas kalau kamu juga menyakiti perasaanku." Rebecca menarik kasar tangannya dari genggaman Dika, berkata dengan sekali tarikan nafas menahan emosi.


"Jadi selama ini kamu hanya main-main denganku, setelah apa yang kita jalani selama ini sudah lebih dari hubungan suami istri."


"Maafkan aku Rebecca." ucap Dika lesu.


"Dengan maaf saja gak akan bisa menyelesaikan semuanya mas. Aku sudah minta padamu untuk menceraikan istrimu dan menikah denganku kan. Lagian kalian juga belum punya anak sampai saat ini." kata Rebecca lembut mulai bisa mengontrol emosinya.


Handphone Dika berbunyi, menandakan ada pesan whatsapp masuk. Dilayar tertera nama Irena. Rebecca sekilas melirik ke arah handphone Dika penasaran siapa yang mengiriminya pesan. Dengan tidak sabar, Dika langsung membuka pesan dari Irena yang sudah dua Minggu terus menghindarinya.


"Irena mengajak aku ketemuan besok, tapi sama kamu juga. Dia bilang kamu harus ikut." kata Dika menjelaskan isi pesan whatsapp dari Irena.

__ADS_1


"Hemm .. bagus deh. Semoga aja dia minta cerai dari kamu, jadi biar gak ada penghalang lagi buat kita bisa menikah trus kita bisa punya anak secepatnya." ucap Rebecca dengan penuh percaya diri.


Setelah membaca pesan dari Irena, Dika hanya bisa menghela nafas lelah. Disatu sisi ia tak ingin berpisah apalagi kehilangan Irena. Tapi disisi lain ia juga gak ingin kehilangan kenikmatan yang gak pernah ia dapatkan dari Irena namun dari ia bisa dapatkan dari Rebecca. Dika frustasi, mengacak-acak rambutnya. Bagaimana kalau Ibu dan juga Ibu mertuanya tau kalau ia sudah menyakiti menantu kesayangan dan anak kandungnya.


"Beri mas waktu Ren, mas janji akan menyelesaikan hubungan mas dengan Rebecca. Mas mohon jangan ada kata-kata pisah untuk rumah tangga kita", batin Dika.


Dika terus memandangi layar depan handphone miliknya. Ada poto pernikahan dirinya dengan Irena yang ia jadikan wallpaper handphonenya. Hingga akhirnya lamunannya seketika buyar saat Rebecca berakhir duduk disampingnya, merangkul lengannya kemudian menyenderkan kepalanya ke bahu milik Dika. Yang tak mereka sadari ada sesosok yang terus memperhatikan setiap gerak-gerik tak pantas mereka.


.


.

__ADS_1


.


**Thankyou buat para Readers yang sudah mampir untuk membaca karya novel pertama Othor. Jangan bosan untuk terus like vote dan komennya ya. Happy Reading 💙**


__ADS_2