Akan Ada Pelangi Setelah Hujan

Akan Ada Pelangi Setelah Hujan
Episode 62


__ADS_3

"Kamu mau pergi?" tanya Irena berdiri dihadapannya.


"Lain kali saja mas berkunjung lagi." jawab Dika lesu.


"Malam ini kamu menginap saja disini. Masih banyak hal yang harus kita bicarakan." lanjut Irena.


"Tapi mas gak mau buat kamu terluka dengan kedatangan mas disini." tolak Dika.


"Gak papa. Aku sudah bisa memaafkan mas." jawab Irena kemudian berjalan ke arah ruang makan meninggalkan Dika.


Dika yang mendengar ucapan Irena sedikit lebih lega. Apakah ini pertanda akan ada kesempatan lagi untuknya. Entahlah dia sudah gak tau harus bagaimana pikirnya.


Ia mengikuti kemana arah Irena berjalan. Saat sudah sampai diruang makan, disana sudah ada mertua dan adik iparnya menunggu kedatangan mereka untuk ikut makan bersama.


Irena dengan telaten menyiapkan piring yang berisikan nasi untuk suaminya beserta pelengkap lainnya untuk segera disantap. Jelas sekali terdengar bunyi perut Dika yang keroncongan. Karena sedari siang ia memang belum ada makan sama sekali.


"Maaf ..." ucap Dika malu karna suara perut yang keroncongan begitu saja berbunyi tiba-tiba.


Semua yang ada diruang makan itu hanya tersenyum tipis mendengarnya.


Dika melahap makanan yang disediakan istrinya itu dengan lahap. Irena melirik ke arah Dika sekilas. Terlihat senyum bahagia di wajah mereka semua.

__ADS_1


******


Makan malam kini telah selesai. Ibu Irena dan Kania sudah kembali ke aktifitas mereka masing-masing. Sementara Irena juga sudah selesai membereskan semuanya di dapur bersama dengan Dika.


"Bisa bicara sebentar." Irena beranjak menuju kamar ketika meminta Dika mengikutinya.


Tanpa hitungan dengan berat hati Dika bertanya deluan. "Kamu yakin dengan keputusan kamu menggugat? Apa tidak ada sekali lagi kesempatan? Mas berjanji gak akan mengulangi semua kebodohan yang akan membuat mas kehilangan kamu."


Wajah Dika yang tadi bahagia kini berubah menjadi raut wajah yang sendu.


"Aku berniat mendaftarkan gugatan besok pagi." ucap Irena menundukkan kepalanya.


Ia tak mampu untuk berkata, mencoba menahan tangisan yang akan mulai jatuh sembari meremas ujung baju yang ia kenakan.


"Ibumu adalah mertua sekaligus orang tua yang terbaik yang pernah aku temui, mas. Hanya saja jalannya aku dan mas mungkin memang harus berpisah."


Dika gak pernah menyerah, terus berjuang untuk mendapatkan Irena kembali dan menyelamatkan pernikahannya. Ia tak ingin semuanya tak membuahkan hasil dan yakin pintu maaf pasti akan terbuka untuknya. Ia terus memohon agar rencana gugatan yang akan dilakukan Irena dibatalkan. Mungkin dengan inilah harga yang harus dibayar olehnya atas kebodohan dirinya.


Tiba-tiba saja Irena menangis dalam keheningan. Dika terdiam memandang lekat wajah istrinya, seolah ini akan jadi pertemuan terakhir mereka.


Jika jalan ini yang akhirnya mereka pilih, perpisahan entah keputusan yang terbaik atau malah menyakiti satu sama lain. Setiap hari Irena berharap kalau ini hanyalah mimpi, perselingkuhan dan perceraian, tapi kenyataannya semua itu nyata.

__ADS_1


"Semoga kamu bahagia, mas." ucap Irena lirih penuh tangis pilu.


Kata-kata yang barusan Irena ucapkan kembali membuatnya frustasi. Menghela napas berat, ia terasa sudah tak mampu lagi.


Langsung ia meringkuk dibawah lantai tepatnya di kaki istrinya, ia memohon dengan isak tangis pilu kemudian disambut pula dengan Irena yang mengeluarkan isakan tangis yang semakin kuat.


Namun setelah isakan tangis mereka sedikit mereda. Irena berkata. "Bangunlah, mas. Kamu gak perlu seperti itu. Aku berharap setelah ini kamu belajar dari kesalahan yang kamu perbuat. Aku sudah memaafkan mu."


"Dan untuk kedepannya, aku harap ... "


"Hikss ... Hikss ... Hikss ..."


Saat ia ingin melanjutkan, ucapannya terhenti sejenak. Ia ambil napas panjang dan mengeluarkannya pelan untuk menghentikan isakan tangis kecil yang belum bisa berhenti sedari tadi, karna ia ingin bisa berbicara dengan jelas dan penuh ketegasan.


.


.


.


Haloo, Readers ...

__ADS_1


*semakin banyak like, semakin banyak vote, semakin banyak komen, semakin sering ufdet*


Happy Reading 💙


__ADS_2