
Tok
Tok
"Kak Indah,,, kina berangkat ya kak, kina sarapan di kantor kak. Assalamualaikum" ucap Kinara dari luar kamar Indah yang masih tertutup. Biasanya setelah subuh indah sudah terlihat di dapur, namun pagi ini tidak, tanpa kina tau jika Ibra sudah kembali. Kina Sudah menyiapkan sarapan diatas meja, meski hanya sandwich saja dan Kina pun juga membawa sarapannya ke kantor sekalian ia bawakan untuk David.
Setelah berpamitan, kinara berangkat ke kantor.
"Loh kak David?!" Ucap Kinara kaget saat melihat David ada di lobby apartemen, seperti baru saja sampai
"Kinara,,"
"Kenapa kak David ada di apartemen sepagi ini?" tanya Kinara
"Ada berkas yang harus di tandatangani tuan pagi ini" jawab David
"Tapi kak Ibra belum pulang, masih di Jakarta" jawab Kina
"Tuan sudah kembali semalam kina. Dia mengatakan itu padaku" jawab David
"Tapi kina gak lihat!!" jawab Kina
"Ahh,,,!! pantas saja pagi ini kak Indah belum keluar dari kamarnya. Dan sampai kina berangkat pun pintunya masih tertutup. Sudahlah nanti saja minta tanda tangan nya, jangan menggangu kesenangan orang!" ucap Kinara yang kemudian berlalu dari David
David pikir ucapan Kinara benar, ia pun ikut pergi meninggalkan lobby apartemen itu.
"Mau berangkat bareng?" tanya David
"Boleh kalau gak merepotkan" jawab Kinara
"Tentu tidak" jawab David
Keduanya pun masuk kedalam mobil David dan menuju ke kantor bersama.
"Udah sarapan?" tanya Kinara
"Belum, nanti sarapan di kantor saja" jawab David
"Menanti sarapan dari Audi ya?!" kekeh Kinara
"Berhenti berkata begitu! jika aku tau itu dari dia, tentu tidak akan aku makan. Aku kira itu kamu yang menyiapkan!" jawab David kebablasan
"Ohh,,, jadi kalau kina yang siapkan kak David mau makan? kenapa begitu?" tanya Kinara
Deg!
David terlihat bingung sendiri,
"Apa yang kamu katakan?!" seloroh David
__ADS_1
"Tadi kak David bilang sendiri, kalau ngiranya makanan itu kina yang siapkan. berarti kalau kina yang siapkan makanan itu kak David mau makannya" ucap Kinara
"Ah! kamu salah pendengaran! aku gak ngomong gitu!" David tidak ingin mengaku
"Hahahahahaha!!! kamu ketahuannn,,, suka yahh sama akuuu?!" ucap Kinara
"Memangnya kalau aku suka sama kamu, kamu akan terima?!" tanya David
"Terima gak yahhh?? eeemm,,,, terima deh!" jawab Kina cengengesan
"Wah,,! jawabnya kayak ke paksa gitu!" ucap David
"Udah ah! becandanya udahan! hati kina rusuh nanti!!. Oh iya kina bawa sandwich, mau?" tanya Kinara.
Kina tidak ingin larut kedalam obrolan ringan mereka. Tidak mungkin ungkapan perasaan dengan bercanda seperti tadi.
Sementara senyum David sedikit redup.
"Bo,,,," jawab David belum selesai, Kinara sudah menyiapkan sandwich kedalam mulut David.
"Kina cuma sempet buat ini aja karena kak Indah gak ajarin masak pagi ini" ucap Kinara
"Ini juga enak" jawab David
Kina pun ikut menghabiskan sandwich yang sama dengan David, keduanya berbagi sandwich yang sama tanpa berfikir apapun.
"Kamu jadi ikut ke peninjauan proyek?!" tanya David
"Bahahaa!! kayak lebaran aja, pake hilal segala!" jawab David
"Heheh,,, kak Ibra pasti gak bolehin kina. Tapi lagi ngajuin proposal. Hahaha" jawab Kinara
"Proposal?"
"Iya! semalem aku ajuin proposal sama kak Indah buat ngomong sama kak Ibra. Ntah tembus gak. Kalau kina sendiri yang ngomong mesti ditolak mentah-mentah! belum juga kina selesai ngomong!" ucap Kina
"Adik kesayangannya,," ucap David
"Yah begitulah,,,,,"sahut kinara
Sementara Mobil terus melaju menuju ke kantor....
Ditempat lain,,,,,,
Indah membuka mata saat merasakan cahaya matahari menembus celah-celah gorden kamar itu. Saat mata terbuka sempurna, Indah tidak lagi melihat Ibra di sampingnya
"Mas,,,,"
Tidak ada jawaban, namun terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Lalu Indah bangkit dan beranjak dari tempat tidur dan menyusul Ibra.
__ADS_1
Ceklekkkk
Ibra kaget dan menoleh ke samping
"Sayang,,, sudah bangun?" tanya Ibra yang sudah memakai bathrobe dan baru saja selesai menggosok gigi
"Hem,,, mas gak bangunin aku" ucap Indah yang kemudian memeluk Ibra dari belakang. Indah menyandarkan kepalanya di punggung kokoh Ibra.
"Kamu kelihatan capek, mas gak tega bangunin kamu" jawab Ibra mengusap lembut tangan Indah
"Mandi gih,,,, " ucap Ibra
"Mas mau ke kantor ya?" tanya Indah
"Iya, tapi sebentar saja. Ada dokumen penting yang harus mas tanda tangani hari ini. Kenapa?" tanya Ibra
"Gimana, kina boleh ikut kan mas?" tanya Indah
"Hem,,, udah di todong jawaban pagi-pagi" ledek Ibra
"Jelas dong! habis subuh tadi udah di goyang berjam-jam dari goyang patah-patah, goyang ngecor, goyang ngebor sampe teler, masak gak lulus sih?!" sungut Indah melepaskan pelukannya dan Ibra terkekeh saja mendengar ucapan istrinya
"Ya ya ya! kina boleh ikut!" jawab Ibra dan senyum mengembang di bibir Indah
"Indah ikut ke kantor ya mas?" ucap Indah dan diangguki oleh Ibra
Cup
"Makasih!" Ucap Indah mengecup pipi Ibra sekilas dengan memejamkan mata dan berlari menuju ke shower untuk mandi. Indah tidak peduli Ibra melihatnya melepaskan dasternya begitu saja. Meski Ibra sangat tergoda, namun Ibra tidak ingin mengulang kegiatan pemersatu bangsa, karena takut indah semakin kelelahan. Lalu Ibra memilih segera keluar dari kamar mandi sebelum jagung bakar nya tak terkendali.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, keduanya pun sudah bersiap untuk ke kantor. Hanya sebentar, setelah nya nanti Ibra ingin menghabiskan waktu berdua saja di apartemen bersama istrinya.
"Nanti masakin Mie goreng sama telor ceplok ya nda" ucap Ibra saat mereka sudah berada didalam mobil
"Siappp komandan!" jawab Indah dan Ibra terkekeh geli melihat tingkah istrinya.
"Ada-ada saja kamu!" ucap Ibra dan Indah tersenyum senang
kemudian Ibra menjalankan mobilnya menuju ke kantor.......
.
.
.
.
Bersambung,,,,,,,
__ADS_1
Masih semangat gak nihhh?
komen dong🤗