
Deg!
"Kinara?!" ucap David kaget dan terjingkat
Kinara nyengir kuda saja setelah membuyarkan lamunan David.
"Kak David ngelamunin apa sih?! dari tadi di panggil gak nyaut!" tanya Kinara
"Kepo! ada apa kesini?! bukannya kata tuan kamu izin gak masuk?" tanya David menetralkan perasaannya
Kinara duduk di depan meja kerja David, lalu Mengeluarkan ponsel dan dalam tasnya.
"Iya memang kina izin gak masuk, cuma gara-gara ini, kina geregetan mau ke kantor!" ucap Kinara membuka Video didalam galeri ponselnya
"Coba deh kak David lihat baik-baik, ini Audi sengaja banget kayaknya ngedorong aku!" ucap Kinara
David melihat video yang ada di ponsel Kinara dengan begitu teliti, berulang-ulang dan melihat dengan betul, seperti ada unsur kesengajaan.
"Siapa yang videoin ini?!" tanya David
"Kata Sinta, dia dapet dari kak Restu, dia kan lagi live waktu itu."jawab Kinara
"Anak itu benar-benar nekad!" ucap David
"Jelas dong, dia kan suka banget sama kak David! malahan nyuruh kina buat bilang!" jawab Kinara dengan santainya
"Apa?!"
"Yahh begitulah,,, udah jelas semua kok kak dia itu gak suka kalau kita deketan"Jawab Kinara.
Tok
Tok
Keduanya teralihkan saat pintu diketuk, lalu David beranjak dan membuka pintu ruangannya.
"A'David,,,, pulang bareng yukk?" ucap Audi dengan senyum ramah
"Aku mau bicara denganmu!" jawab David dan Audi masuk keruangan David dengan riang gembira. Namun kesenangannya tiba-tiba luntur begitu melihat Kinara.
"CK! ada dia juga! ganggu aja!" batin Audi
"Mau bicara apa a'?!" tanya Audi masih dalam mode ramah dan tidak menganggap keberadaan Kinara diruangan itu.
"CK! sialan, dia seperti tidak menganggap ku! lihat saja, apa yang bisa aku perbuat!" batin Kinara
"Kamu sengaja ya ngedorong Kinara waktu di pantai Peucang?!?" tanya David
"Hah?! ya enggak lah a',,, aku gak sengaja. Kan waktu itu aku minta Sinta untuk fotoin aku sama Kinara, terus aku mau lihat hasil jepretan nya Sinta, eh gak sengaja kesenggol"
"Aku,,, minta maaf ya Kinara,,, aku beneran gak sengaja,,, aku mau nemuin kamu tapi kita belum ketemu-ketemu. Terus aku mau hubungin kamu tapi gak punya nomernya" ucap Audi dengan berpura-pura menyesal
Kinara melihat tidak ada keseriusan Audi saat meminta maaf, mungkin saja dia berkata begitu karena ada David dan dia tidak mau di salahkan.
__ADS_1
"Tapi kenapa di video ini kamu terlihat sengaja?!" ucap Kinara menampilkan video yang ada di ponselnya
Deg!
"Enggak! itu gak bener! aku gak sengaja Kina,, beneran! aku gak sengaja" jawab Audi ketakutan, takut David menjauhinya, takut juga dipecat dari perusahaan nya sehingga membuat cela untuk mendekati David akan sirna.
"Aku cuma minta sama kamu, berhenti deketin kak David!" ucap Kinara dengan lantang
"Hah?! memangnya kenapa?! kenapa kamu larang aku?! kamu bukan siapa-siapa nya yah! kamu gak ada hak buat ngelarang aku!" ucap Audi langsung sewot.
Kinara merangkul lengan David dengan posesif dan menatap Audi yang tercengang
"Jelas aku ada hak melarang mu! kami sudah jadian! dan sebentar lagi kami akan menikah! iya kan kak?!" ucap Kinara
Kini bukan hanya Audi yang tercengang, tapi juga David dan keduanya menoleh kearah Kinara
Deg!
"Bahahah!! jangan ngarang kamu kina! kamu pikir aku percaya?! Lihat a' David aja diam gitu! berarti kamu cuma bohong kan?!" ucap Audi saat David seperti tidak mendukung ucapan Kinara dan masih tercengang melihat Kinara
Kinara menatap David dengan mengkedip-kedipkan mata kirinya dan baru dimengerti oleh David
"Yang dikatakan Kinara benar, kami sudah jadian saat di Peucang dan tolong jauhi aku, Karena ada hati yang harus aku jaga" ucap David malah membuat hati Kinara jedag jedug tak karuan.
Tatapan keduanya masih tidak lepas sama sekali dan mengacuhkan Audi yang menatap mereka tidak percaya.
"Apa?!" Audi mengeratkan kedua telapak tangannya karena kesal dan merasa di tusuk Kinara dari belakang
"Tidak" Jawab David yang kemudian mengecup pipi Kinara dengan tiba-tiba
Deg!
Deg!
Deg!
Kinara mematung, tiba-tiba membeku saat mendapatkan ciuman pipi dari David, hanya pipi saja sudah mampu membuatnya menegang dengan wajah sudah memerah. Audi terlihat kesal dan menghentakkan kakinya lalu pergi dari ruangan David.
"Dasar wanita bule asem! beraninya dia nusuk aku dari belakang! katanya gak ada hubungan apa-apa sama a' David! tapi apa yang ku lihat sekarang?! lagian, apa bagusnya sih dia dibanding aku?! cuma menang bule aja dia mah! masih cantik aku kemana-mana. Sudah cantik, kaya, kurang apalagi coba?! Aku yakin a' David bakal nyesel gak pilih aku yang cantik ini! bule kere gitu dipilih!" Audi ngedumel sendiri saat berada didalam lift menuju ke lobby kantor
"Heyy,,! kinaraa,,,!" David menyadarkan Kinara yang mematung saja sedari tadi
"Eh!"
David terkekeh saat melihat Kinara jadi salah tingkah
"Maaf ya, tadi gak sengaja kak David cium kamu " ucap David
"Kina,,, kina gak papa kok kak. Lagian tadi cuma sandiwara kan?! akting kak David keren. Emm,,, kina minta maaf, karena ngaku-ngaku tadi hehe" ucap Kinara terbata dengan senyum tak enak
"Iya,,, gak papa" jawab David ingin memaki dirinya sendiri, mau ngomong jujur saja lidahnya keluh!
Sementara itu, dua sejoli yang berada diruangan Ibra, seolah tengah menonton film melalui layar laptop Ibra yang tersambung dengan camera pengintai di ruangan David. Indah begitu geram, geregetan dan terlihat gemas sendiri melihat Kinara dan David.
__ADS_1
Flashback on
Saat Kinara masuk keruangan David, Indah sudah meminta Ibra untuk menghidupkan sambungan camera yang ada diruangan David.
"Mas,, ayo hidupkan itu monitor yang tersambung diruangan David" ucap Indah
"Gak ah! buat apa coba?! nguping?? kurang kerjaan banget kamu yang! mending kita balik aja" ucap Ibra
"Iiiiihhhh gak mau! indah mau mantau Kinara, tadi katanya ada hal yang penting mau di katakan pada David. Ayolah massss" bujuk Indah dan apalah daya Ibra yang tidak sanggup menolak permintaan istrinya
Indah dan Ibra pun mendengar dan melihat percakapan David dan Kinara diruangannya. Akhirnya mereka pun tau, siapa yang membuat Kinara sampai tercebur ke pantai itu setelah Audi masuk.
"Eehh,,, mau kemana?" tanya Indah saat rahang Ibra sudah mengeras, dan tentu akan menemui Audi di ruangan David
"Mas akan beri pelajaran pada gadis itu! beraninya dia melukai adikku!" ucap Ibra
"Jangan mas! kita lihat dulu apa jawaban dia. Tenang!" ucap Indah
Lalu keduanya melihat lagi perdebatan ketiganya. Indah dan Ibra tercengang saat mendengar Kinara begitu berani mengatakan jika mereka sudah jadian. Bahkan keduanya bertambah kaget saat David mencium pipi Kinara
"Omoooo cuitttt banget!!" ucap Indah mncubit-cubit kecil lengan Ibra karena gemas sendiri
"CK! apa yang kamu lakukan nda?! begitu saja dibilang cuiitttt, apa itu?!" sungut Ibra tak suka
"Iiiiihhhh mas Ibra" jawab Indah mesam mesem
"Sweet tuh gini!" ucap Ibra yang kemudian menarik indah dan memberikan rasa manis yang mendalam kepada Indah
"Heh! mereka belum nikah!" sungut Indah menepuk bahu suaminya.
"Eh iya Deng" jawab Ibra
Lagi-lagi Indah terlihat geram sendiri saat melihat Audi yang ngeyel tidak percaya jika keduanya sudah jadian, meski sebenarnya memang tidak begitu. Belum lagi sikap Kinara dan David yang menutupi perasaannya, tidak mau jujur membuat Indah gemas saja.
"*Eh,,, mau kemana?!" Ibra menarik Indah yang geram dan akan menyusul ke ruangan David
"Gerem mas, mau ngajakin Audi berantem!" sungut Ibra
"Udah,,, sini aja!! bukan seperti itu membalasnya!" ucap Ibra yang kemudian menarik Indah dan memeluknya dari belakang sembari kembali melihat layar monitor*
"Iiiih kenapa gak pada jujur aja sih?! drama banget!" ucap Indah kesal sendiri
Ibra hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat istrinya kesal, marah, geram dan ngedumel sendiri
"Sayang,,, sayang,,,"
Flashback off
.
.
Happy weekend semuanya 🤗
__ADS_1