
Mobil mami sudah sampai di rumah, kemudian Kinara dan juga mami masuk kedalam rumah. Sepanjang perjalanan tadi, kina menceritakan bagaimana dirinya bisa tertangkap anak buah papi dan kina juga menceritakan apa saya yang di bicarakan ya bersama papi. Mami menanggapi sinis saja ketika Kinara bilang jika papi menganggap kinara putrinya, mami menaruh curiga pada papi, pasti ada rencana besar yang sedang di persiapan papi.
"Mi,,, aku menemukan ini di rumah itu" ucap Kinara ketika mereka berada diruang tamu.
"Aaaaa!!! apa ini?!" teriak mami kaget ketika melihat benda yang dikeluarkan Kinara dari saku jasnya.
"Kamu,,, dari mana mendapatkan ini?!" tanya mami melihat ke arah foto
"Di sebuah kamar yang tidak boleh satu pun orang masuk kecuali Ellena mi! kina penasaran dan diam-diam kina masuk. Kina mendapatkan ini dibawah tempat tidur" jawab Kinara
"Nyonya, kalau di tempat saya menyebutkan buhul, biasanya ini kaitannya dengan pelet, atau ilmu-ilmu hitam begitu Nyonya. Ini sepertinya Tuan besar dibawah pengaruh Ilmu hitam itu jika melihat foto itu dan hanya tuan yang di beri gembok " ucap pelayan ketika mengantarkan minum tak sengaja melihat benda yang tengah di pegang nyonya besar
"Sihir maksud kamu?" tanya mami
"Benar, mungkin saja selama ini Tuan besar terpengaruh sihir dari wanita jahat itu, makannya tuan besar berubah jadi sangat jahat" jawabnya
"Cara menghilangkan sihir bagaimana?!" tanya mami lagi
"Itu coba di bacakan doa-doa setelah itu di bakar. Gemboknya di hancurkan juga kain-kain itu nyonya"
"Ayo coba kamu musnahkan" ucap mami
"Sebentar, saya ambil korek dulu nyonya"
Pelayan itu berlarian mencari korek api dan palu di belakang, setelah itu dia kembali dan mami mengajak pelayan itu ke samping rumah bersama Kinara. Pelayan itu mengambil foto dan juga potongan kain lalu membakarnya setelah melafalkan doa-doa. Bersamaan dengan itu, dirumah sakit
"Aaaaaaaaaaaa!!!" Ellena berteriak begitu keras membangunkan papi dan juga mengegerkan perawat yang tidak jauh berada di ruan inap Ellena. Mereka berlarian dan segera melihat kondisi didalam ruangan itu
"Ellena! kau kenapa?!" tanya papi panik
"Nyonya- nyonya,,, anda kenapa?!" tanya para perawat itu
Ellena, menjambak rambutnya sendiri, ketakutan, gelisah dan tiba-tiba saja dia tertawa-tawa sendiri dengan menunjuk-nunjuk suster dan juga papi.
"Hahah,,, hahaha,,,hahah" Ellena tertawa-tawa sendiri seperti orang gila.
Perawat itu bingung dan salah satu dari mereka memanggil dokter yang menangani Ellena.
__ADS_1
**
Dirumah mami, setelah foto dan kain terbakar, pelayan itu mengambil palu dan memukul-mukul gembok itu dengan keras hingga terlepas dan penyok. Seketika, papi yang tengah berada di rumah sakit ambruk dan mengejang dilantai dengan mata terbuka lebar. Semua orang panik melihat kondisi papi yang tiba-tiba seperti itu, dan mereka terbagi untuk menangani papi dan juga Ellena.
"Dia kenapa menjadi gila seperti ini?!" ucap dokter memeriksa kondisi Ellena sementara beberapa suster membawa papi keruangan lain untuk di periksa.
Ellena kehilangan akal waras nya dan kini dia tertawa-tawa tidak jelas ketika dokter tengah memeriksa kondisinya.
"Kalian semua orang miskin!! aku orang kaya,,!! haha hahah hahah"
"Orang kaya,,, hahaaha hahaha"
"Panggil rumah sakit jiwa, Nyonya ini sudah mengalami gangguan jiwa" ucap dokter
"Baik dok" jawab perawat
Suster pergi dan menjalankan tugas yang diberikan dokter kepadanya. Sementara itu, dokter lain tengah memeriksa kondisi papi yang ternyata kini papi mengalami stroke di seluruh badannya. Papi bisa melihat namun tidak bisa bergerak ataupun bicara. Sungguh aneh tapi itulah yang terjadi sekarang. Kemudian dokter menyuruh perawat untuk menghubungi Asissten papi agar segera kerumah sakit.
**
Kembali ke rumah Mami,,,
"Kina juga tidak tau mi, karena kak Ibra gak kerumah papi. Apa mungkin papi juga menyekap kak Ibra, tapi di tempat lain?" tanya Kina
"Tapi dimana? Roby bilang Ibra hanya menemui papi, tidak memberitahu tempat nya. Mami sudah meminta Roby dan anak buahnya untuk mencari keberadaan kakakmu. Ibra juga tidak menghubungi mami, dia juga tidak bisa dihubungi. Mami sangat khawatir" ucap mami
"Mami tidak habis fikir dengan semua yang terjadi. Kenapa papi mu sangat berambisi untuk menangkap mu dan kakakmu!" ucap mami lagi
Ponsel mami bergetar, dilihatnya Asissten papi menghubungi mami saat itu
"Kenapa Roy menghubungi mami?!" ucap mami saat melihat ponselnya
"Roy, asisten papi?!"
"Iya"
Lalu mami mengangkat telfon Roy dan berbicara dengannya
__ADS_1
"Hallo Roy, ada apa?!" tanya mami
"Nyonya, tuan besar mengalami stroke, saat ini tuan berada di rumah sakit Vaidam Health"
"Apa?" wajah mami pias
"Benar nyonya, dan nyonya Ellena saat ini dipindahkan ke rumah sakit jiwa karena mengalami gangguan kejiwaan"
"Apa?!"
Mami benar-benar tidak menyangka semua terjadi mendadak seperti ini. Kemudian asisten pribadi papi mematikan sambungan telfonnya setelah memberikan kabar itu kepada mami.
"Ada apa mi?" tanya Kinara
"Papi kena stroke, dan wanita itu jadi gila!" jawab mami
"Itu bisa saja akibat dari perbuatannya ini nyonya" sahut pelayan itu
"Apa bisa begitu?" tanya mami
"Bisa saja nyonya" jawab pelayan
"Jadi gimana mi? apa kita lihat kondisi papa?!" tanya Kinara
Mami menghela nafas kasar, Hatinya masih begitu sakit terhadap apa yang sudah papi lakukan selama ini kepada mereka. Tapi hati nurani mami mengatakan lain. Di dunia ini papi hanya sendiri, semua keluarganya tidak ada lagi. Timbul rasa kasihan dari dalam diri mami mendengar kondisi papi yang seperti itu.
"Kita kerumah sakit" ucap mami pelan
"Iya" jawab Kinara
Mami dan Kinara melangkah pergi, setetes air mata jatuh dari pelupuk mata mami dan cepat-cepat mami hapus sebelum Kinara tau. Mami tidak ingin menampakkan kesedihan lagi didepan anak-anak nya. Mami adalah wanita tegar, wanita hebat yang mampu membesarkan kedua anaknya meski tanpa sosok seorang ayah.
.
.
.
__ADS_1
To be Continue gaesssss
Tinggalin jejak kalian yahh😍🤗