
Kina baru saja sampai di kantor, pagi itu kina akan menangkap basah wanita yang setiap pagi menyiapkan sarapan untuk David. kemudian Kina bersembunyi di balik meja kerjanya dengan menata beberapa benda untuk menutupi dirinya. Benar saja tak berselang lama, Kina melihat seorang wanita menggunakan masker keluar dari lift dan akan menuju ke ruangan David. Begitu wanita itu masuk kedalam, Kina keluar dari persembunyian nya dan berjalan cepat masuk keruangan David.
Deg!
Wanita itu terkaget-kaget saat melihat Kinara berdiri di belakangnya
"Hey! kamu siapa?!" Tanya Kinara
Wanita itu tak menjawab dan akan pergi, namun Kinara langsung menahan lengannya dan membuat wanita itu berbalik menatap Kinara. Dengan gerakan cepat Kinara menarik masker yang dipakai wanita itu dan melihat wajahnya
"Audi!" ucap Kinara
Audi menghempaskan tangannya dan membuat tangan Kinara lepas dari lengannya
"Jadi kamu yang selama beberapa hari ini menyiapkan sarapan untuk kak David?!" Ucap Kina
"I,,iya" jawab Audi tegang karena ketahuan
"Dan,,, kamu juga yang memberikan teror padaku?!" tanya Kina lagi
"Bukan! aku tidak melakukannya!" jawab Audi cepat. Kina mengerutkan keningnya,
"Tapi, isi surat itu berisi ancaman agar aku tidak mendekati kak David! kalau bukan wanita ini jadi siapa?!" batin kina
Ceklekkkk
David masuk kedalam ruangannya dan melihat ada kina dan juga seorang wanita yang asing bagi David
"Kak David" ucap kina
"Kina,,,, dia siapa?" tanya David
"Dia yang menyiapkan sarapan kak David, namanya,,,,"
"Saya Claudia kak, panggil saja saya Audi, saya dibagian staf keuangan" ucap Audi memotong ucapan Kinara, Audi tampak berbinar saat melihat David ada di sana
"Kenapa kau lakukan itu?" tanya David
"Emmm,, aku,, aku hanya ingin kenal sama Kak David" jawab Audi dengan senyum manisnya
"Oh begitu,, sekarang sudah kenal kan ya, jadi jangan lakukan itu lagi. Aku tidak tau membalas mu dengan apa setelahnya, jadi jangan repotkan dirimu lagi" ucap David
"Bagaimana kalau siang nanti kita makan siang bareng kak?" ucap Audi
Deg!
Kina speech less melihat Audi yang begitu berani memepet David. Centilnya melebihi Kinara
"Baiklah, itung-itung sebagai balasan beberapa hari kamu buatkan sarapan" jawab David.
__ADS_1
Audi tersenyum senang mendengar jawaban David yang mau diajak makan siang bersamanya.
"Baik kak, kalau gitu aku balik keruanganku ya,, daaaa" ucap Audi yang kemudian keluar dari ruangan David dengan riang gembira
Sementara Kinara masih memikirkan siapa orang yang mengirimkan teror padanya. Apa memang Audi atau bukan, Kinara bertanya-tanya sendiri dalam hatinya
"Kamu kenapa ngelamun?!" tanya David menyenggol lengan Kinara
"Gak papa!" jawab Kinara yang kemudian akan pergi meninggalkan David
Braakkk
Kinara kaget ketika David dengan cepat mendorong pintu dan membuat pintu itu kembali tertutup
"Kamu kenapa sih dingin gitu?!" tanya David
"Gak kak! minggir-minggir! Kina mau keluar!" ucap Kinara
"Kamu marah?! cemburu?!" tanya David
"Cemburu??????? enggak!" jawab Kinara menatap David
"Terus?! apa namanya tiba-tiba dingin gitu?!" tanya David menelisik
" Kina cuma mikir, apa Audi yang melakukan teror itu ya kak?!" ucap Kinara dengan wajah seolah berfikir keras.
David mengusap wajahnya kasar, dia sudah berfikir terlalu jauh, bahkan Kinara sama sekali tidak merasa cemburu karena dia mengajak Audi makan siang bersama. Bahkan David lupa dengan misinya mencari orang yang meneror Kinara
"Soalnya dia kelihat banget suka sama kak David. Bisa saja kan dia itu pengen Deket kak David dan gak seneng kak David Deket sama cewek lain!" ucap Kinara
David terdiam mendengar ucapan Kinara
"Tapi,,, tadi dia aku tanya, jawabnya enggak" ucap Kinara lagi
"Namanya maling mana ada yang ngaku?! kalau ngaku,,,,"
"Penjara penuh" ucap David dan Kinara bersama dan keduanya saling menatap.
"Udah gini aja, mending nanti siang kamu ikut kami makan siang. Kita lihat responnya Audi gimana, kalau memang dia pelakunya, tentu dia gak akan suka lihat kita barengan terus kan?!" ucap David
"Emmm,,, ini bukan modus kak David ngajakin kina makan siang kan?!" ucap Kinara
"Astagfirullah!! pede bangett ya kamu!" ucap David mencubit pipi Kinara gemas
"CK!! Sakittt tau!! pede lah, kelihatan tau di mata kakak itu ada tulisannya, Kak David naksir kina! hahaha!!" ucap Kinara
"Hahahhaha kepedean!! hoax tau gak" jawab David
"Jangan gitu,,, ntar beneran suka loh! mending cepet ungkapin sebelum kina diambil orang! Hahahaha" ucap Kinara yang kemudian membuka pintu ruangan David dan pergi meninggalkan nya yang mematung saja.
__ADS_1
Senyum David seolah luntur ketika mengingat Kinara bersama Zack, yang dilihat dari segi kemapanan dan tampang pun semua mendukung. David tidak ada apa-apanya di bandingkan Zack. Jelas David jadi keder mendekati adik sultan begitu.
Sementara itu,,,,
Ibra dan Indah sudah berada di parkiran kedai roti. Ibra mengantarkan Indah kesana karena nanti Ibra akan berangkat ke Jakarta dan sore nanti Indah akan di jemput supir Ibra ke apartemen menemani Kinara yang tinggal sendiri disana.
"Mas mau turun dulu apa langsung?" tanya Indah melepas seatbelt nya
"Langsung aja kali yah, Mereka sudah menunggu mas" jawab Ibra
"Salam untuk ayah dan ibu" ucap Ibra lagi
"Baiklah,, nanti Indah sampaikan" jawab Indah tanpa menatap suaminya
Lalu tangan Ibra terulur menyentuh perut Indah dan mengusapnya lembut
"Sayang,,, papa berangkat ke Jakarta dulu ya,,, doakan papa selamat sampai kembali lagi. Jangan nakal, dan jangan nyusahin mama. Malam ini dan besok boboknya sama mama dulu ya, nanti kalau papa pulang, papa usap-usap lagi. Oke?!" ucap Ibra yang kemudian mengecup perut Indah setelah berbicara pada calon bayi mereka.
"Hati-hati ya mas" ucap Indah menunduk
"Iya,,," jawab Ibra
Lalu Indah mengulurkan tangannya dan disambut Ibra. Setelah itu Indah mencium tangan Ibra dan Ibra menariknya kemudian memberi kecupan manis sebagai tanda perpisahan. Indah yang tidak bisa menatap Ibra pun langsung memejamkan matanya, sepersekian menit keduanya menikmati rasa manisnya cinta.
"Mas akan merindukan mu" ucap Ibra saat mereka sudah saling melepas
"Indah juga mas,,, kembalilah untuk kami" ucap Indah
Ibra mengecup kening Indah sesaat sebelum Indah keluar dari mobilnya
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam, hati-hati ya mas" ucap Indah yang kemudian melambaikan tangan mengantar kepergian mobil Ibra. Ibra membuka kaca mobil, lalu mengklakson dan melambaikan tangan pada Indah. Setelah itu mobil itu terus bergerak menjauh.
"Cepatlah pulang mas, aku akan sangat rindu,,,"
Kemudian Indah berjalan menuju kedai orang tuanya.
.
.
.
.
Bersambung,,,,,, 💕
Makin rame yang ninggalin komentar, makin semangat dah uni nulisnya🤗
__ADS_1
Udah ketemu Senin ajaaa,,
Votenya ditunggu readers😘