Aku Bukan Pembawa Sial!

Aku Bukan Pembawa Sial!
Dasar Licik!


__ADS_3

Kinara sudah sampai di apartemen Ibra dan tidak ingin hanya berdiam saja di apartemen, Kinara pun langsung ikut Ibra dan Indah ke kantor meski hanya beristirahat 1 jam saja setelah sampai di Indonesia. Melarangnya pun percuma, karena Kinara akan tetap pada pendiriannya untuk ikut ke kantor saat itu juga.


Sampai nya di kantor, ketiganya pun menjadi pusat perhatian saat melewati lobby.


"Berasa cantik banget aku kak dilihatin orang banyak hehehe" ucap Kinara pada Indah dan Indah ikut tersenyum mendengar ucapan polos kinara


"CK! begitu saja GR kamu! memangnya mereka melihatmu ?! gak denger mereka menyapa siapa?!" sungut Ibra


"Jiaaa,,, iri!! kak Ibra iri kak padaku!" ucap Kinara dan Indah hanya terkekeh saja mendengar kedua kakak beradik itu tak henti-hentinya beradu mulut sejak Kinara sampai di apartemen mereka.


Ting!


Pintu lift terbuka, ketiganya pun keluar dan berjalan menuju keruangan Ibra. Lalu Ibra menghubungi David untuk keruangannya.


Tok


Tok


"Masuk" ucap Ibra


David membuka pintu dan melihat Ibra bersama Indah juga satu lagi seorang gadis muda dengan wajah kebule-bulean, membuat David penasaran. Sementara Kinara dibuat tenganga saat melihat pria yang masuk keruangan kakaknya, dengan wajah manis dan senyum ramahnya membuat Kinara sedikit terpesona


"Ada apa tuan?" tanya David


"Apa kau sedang sibuk?" tanya David


"Sedikit,,," jawab David


"Kenalkan ini Kinara, dia akan magang di kantor ini selama 3 bulan. Dan aku minta kau yang membimbingnya selama dia magang disini" ucap Ibra


"Saya tuan?!" tanya David meyakinkan pendengaran nya tidak salah


"Iya kamu! siapa lagi?!" jawab Ibra


"Bukannya jika anak magang itu di handle oleh Ibu Jubaidah?" ucap David


"Iya itu untuk kampus dalam negeri, dia tidak" ucap Ibra


"Apa,,, dia akan menggantikan ku nanti?! ah yang benar saja tuan. Kurang setia apa aku selama ini?!" batin David terdiam sesaat


"Kenapa masih berdiri disitu?! kamu menolak tugas ini?!" ucap Ibra


"Ah tidak tuan, baik,,, mari Nona Kinara, silahkan ikut saya" ucap David mengajak Kinara keluar dari ruangan Ibra


Wajah David sedikit lesu, pikirannya masih berpaku pada kemungkinan Kinara akan menggantikannya


"Hai kak David,,, kenali aku Kinara" ucap Kinara dengan ramah

__ADS_1


"Ya, aku sudah tau" jawab David dingin


"Kok merengut gitu sih?! memangnya apa salahku?!" ucap Kinara


"Kamu anak mana sih?! tiba-tiba muncul di kantor ini?!" ucap David


Kinara sedikit bingung dengan pertanyaan David, selain ia tidak terlalu fasih arti bahasa Indonesia, ia juga berfikir mungkin David tidak tau jika dirinya adik tuannya.


"Aku?" Kina menunjuk dirinya sendiri


"Iya kamu, memangnya siapa lagi?!" jawab David menatap Kinara


"Hmm,,, sepertinya kak David gak tau kalau aku adiknya kak Ibra! aku mainin ahhhhh!" batin Kinara yang langsung muncul jiwa usilnya


"Aku mahasiswi dari Turki kak, dan aku dapet recommended dari kampus untuk magang disini" jawab Kinara


"Ouh! satu ras sama tuan Ibra" sahut David


"Ya begitu lah,,," jawab kina


"Kamu bukan mahasiswi bodong kan?! yang nyamar terus nanti kamu gantiin posisi aku sebagai Aspri tuan Ibra?!" tanya David menelisik


"CK! jadi dia pikir aku akan merebut posisinya sebagai asisten pribadi kak Ibra? ahahahaa" batin Kinara


"Gak lah! aku cuma magang kak! mohon bantuannya ya kak" ucap Kinara


"Syukur deh kalau gitu" jawab David


"Jadi apa kerjaan pertama ku kak?" tanya Kinara


"Emm,, apa ya?!" David berfikir sejenak, kemudian David beranjak menuju ke lemari dan diikuti oleh Kinara. David tengah mencari berkas-berkas didalam lemari sementara Kinara tetap sabar menunggunya.


"Astagfirullah!! kenapa kamu tegak disitu? untung aku gak punya sakit jantung!" ucap David begitu kaget saat berbalik dan ada Kinara di belakangnya


"Hehe,,, maaf" jawab Kina dengan cengengesan


"Ini ada berkas laporan, tolong di susun yah, dari mulai Januari" ucap David


"Oke, siap!" jawab Kinara yang kemudian mengambil berkas dari tangan David. Lalu Kinara membawanya ke sofa dan menyusun disana.


"Apa hubungan gadis itu dengan tuan?! apa dia adiknya? atau saudaranya? jika adiknya kok tidak mirip ya?! ah kenapa aku malah jadi kepo?!" batin David saat menatap sedikit kearah Kinara yang tengah menjalankan tugas dari David.


Sementara itu diruangan Ibra,,,


"Mas, apa gak masalah mereka berdua diruangan yang sama?" tanya Indah


"Memangnya kenapa?! aku yakin mereka tidak akan melakukan hal-hal buruk" jawab Ibra

__ADS_1


"Yahhh,,, kita kan gak tau mas! Mereka kan cuma berdua, ditakutkan ada setan' ditengah mereka!" ucap Indah


"La kita berdua terus, berarti di antara kita juga ada dia?!" tanya Ibra


"CK! beda lah mas! kita kan udah nikah! mau ngapain juga gak dosa!" jawab Indah


"Ahh kamu benar sekali nda,, yuk kita ke kamar!" ucap Ibra menggiring Indah


"Iiiihhh apaan sih?! ini dikantor mas! buat kerja bukan buat mesum!" ucap Indah


"La tadi kamu yang bilang sendiri, kalau kita mau ngapain aja juga gak dosa!" ucap Ibra


"Mas nih gak ngerti-ngerti maksud Indah! sebel!" ucap Indah kesal sendiri tapi Ibra malah tertawa


"Iya iya,,, mas paham! besok Kina akan menggunakan meja kerjamu,," ucap Ibra


"La terus aku?!" tanya Indah


"Kamu? kerja di kamar pribadi mas saja!" ucap Ibra menjawil dagu Indah


"Masss!!!" teriak Indah


"Haha,,, kenapa lagi sih?!" tanya Ibra


"Kenapa harus di kamar juga?! bukannya kerja, pasti ada maunya!" ucap Indah


"Buruk sangka itu gak baik! apalagi sama suami sendiri! kan tadi kata mu Kina gak boleh satu ruangan dengan David karena mereka belum menikah, ya sudah,,, yang satu ruangan mending kita saja, jadi kan gak ada masalah nda? udah halal, bebas mau ngapain!" jawab Ibra


"Dasar licik! awas ya, kalau macem-macem!" ucap Indah mengancam dan Ibra malah tertawa


"Indah,,, Indah,,,, bikin gemes aja kamu!! sini aku makan kamu!" ucap Ibra menarik Indah dan menggigit pipinya


"Aaahhh,,,!! sakit masss!!" teriak Indah


Kina dan David mematung bersama didepan pintu ruangan Ibra yang tertutup saat keduanya mendengar jeritan dari dalam yang dapat dipastikan itu suara Indah. Niat keduanya ingin menemui Ibra namun keduanya malah tertahan didepan pintu dan parahnya lagi pikiran kedua anak itu pun langsung traveling kemana-mana.


"Astaga,,, jangan bilang mereka ,,,,," batin Kinara menutup mulutnya.


.


.


.


Bersambung.....


Dapet double up nihh dari uni

__ADS_1


Seneng kan pasti???😁


Lempari 🌹 mau , apalagi ☕ mau bangetttttt 😍


__ADS_2