Aku Bukan Pembawa Sial!

Aku Bukan Pembawa Sial!
Dasar Modus !


__ADS_3

Mobil Ibra sudah sampai di kantor, kemudian Ibra dan Indah pun keluar dari mobil lalu berjalan masuk kedalam disambut oleh para pegawai yang berada di lobby kantor. Terlihat Seperti tidak terjadi apa-apa antara Indah dan juga Ibra, keduanya bertingkah seperti biasa tanpa membuat curiga semua orang. Lalu Ibra dan Indah masuk kedalam lift VIP ketika sudah terbuka.


"Ehem,,, ada yang ingin aku bicarakan padamu setelah ini" ucap Ibra datar


"Baik pak" jawab Indah dengan formal


Ting!


Pintu lift terbuka, lalu keduanya keluar dari lift dan berjalan menuju ke ruangan Ibra


"Selamat pagi tuan" sapa David


"Pagi, Rapat komisaris di tunda sampai jam 10, aku ada sedikit kerjaan pagi ini" ucap Ibra


"Baik tuan, ini laporan yang anda minta semalam" ucap David


"Baiklah"


Ibra berjalan lebih dulu dengan membawa laporan di tangannya sementara Indah berhenti sejenak untuk meletakkan tasnya di dalam mejanya


"Pagi Indah" sapa David dengan ramah


"Pagi,,, tumben pagi banget sudah di kantor" ucap Indah


"Iya dong,,, pegawai rajin hehehe,,,, karena pagi ini ada rapat komisaris, jadi aku harus siapkan pagi-pagi. Oh iya, sudah sarapan?" tanya David


"Udah tadi" jawab indah


"Hmm sayang banget,, padahal aku tadi bawain kamu sarapan" ucap David sedikit kecewa


"Maaf yah,, aku beneran udah kenyang. Oh iya aku masuk kedalam dulu ya, tadi pak Ibra mau ngomong sama aku" ucap Indah


"Oke deh" jawab David


Kemudian Indah berjalan meninggalkan David sementara David masih berdiri memandangi Indah yang semakin jauh dan menghilang dari pandangannya


"Susah banget sih deketin kamu ndah" batin David


Indah masuk kedalam ruangan Ibra dan dilihatnya Ibra tengah fokus pada laporan di depannya


"Tutup pintunya!" ucap Ibra


Indah pun menutup pintu agar tidak ada yang mendengar perbincangan Ibra dan Indah.

__ADS_1


"Ada apa pak?" tanya Indah


"Lama sekali kau masuk? pacaran dulu sama David?!" ucap Ibra


"Astagfirullah! siapa yang pacaran pak?! dia cuma nawarin sarapan aja?" jawab indah


"CK!! Dasar Modus!" ucap Ibra


"Memangnya kenapa pak? bapak cemburu??" tanya Indah blak blakan


"What?! cemburu?! apa yang harus aku cemburukan hah?!" ucap Ibra meninggi dan ia pun beranjak dari tempat duduknya menghampiri indah.


"Jujur saja pak kalau bapak cemburu!" ejek Indah


Ibra mencengkram kuat lengan indah dan menariknya hingga indah terduduk di meja kerja Ibra.


"Untuk apa aku cemburu?! apa kau pikir karena kita sudah menikah?! ingat indah, kita menikah hanya karena terpaksa!! Ingat kata-kata ku! aku tidak akan pernah mencintai mu sedikit pun!!" ucap Ibra dengan tatapan serius


"Memang bapak pikir saya senang dengan pernikahan ini?! TIDAK sama sekali!! kalau begitu, ceraikan saya!" ucap Indah


"Tidak semudah itu Indah!!" Sarkas Ibra


"Kenapa?! kenapa tidak mudah?! Lagian mami anda juga sudah kembali ke Turki bukan?! jadi kenapa kita tidak berpisah saja??" ucap indah tanpa rasa takut. Indah tidak ingin harga dirinya diinjak-injak oleh Ibra


"3 bulan?! itu terlalu lama pak! saya tidak mau!" ucap Indah


"Kenapa tidak?! anggap saja ini sebagai pekerjaan tambahan kamu! dan aku akan memberi kompensasi padamu setiap bulan!" ucap Ibra


"Tapi ada syaratnya!"


"Apa?!"


"Bapak tidak boleh menyentuh saya selama itu!" ucap indah


"Tidak masalah! lagian siapa yang mau menyentuh mu hah?! pede sekali kamu! badan kurus begitu berharap aku menyentuhnya!" ucap Ibra


"Terserah bapak mau bilang apa!! tapi awas jika bapak berani menyentuh saya secuil pun" ucap indah


"Oke deal!" jawab Ibra


"Satu lagi! tolong tetap profesional saat di kantor! jangan sampai ada orang tau hubungan kita!" ucap Ibra


"Iya" jawab Indah

__ADS_1


Setelah perbicangan mereka berdua, Ibra kembali duduk dan memeriksa laporan dimejanya, sementara indah memilih untuk kembali ke meja kerjanya. Sebenarnya, ada sedikit rasa tidak nyaman dihati keduanya, namun mereka memilih menepis rasa itu, rasa yang ntah apa namanya.


Tepat pukul 10.00 Ibra bersama David dan Indah sudah berada di ruang rapat untuk melaksanakan rapat komisaris. Seperti ada angin segar bagi bapak-bapak yang mengikuti rapat itu, bagaimana tidak disana yang biasanya hanya ada pria, kini ada satu bunga cantik penghias rapat pagi itu.


"Ohhh rasanya ingin kubawa pulang saja sekertaris baru pak Ibra itu!"


Indah tidak memperhatikan jika dirinya menjadi pusat perhatian pagi itu. Indah hanya fokus pada pekerjaannya sebagai notulen Ibra. Sementara Ibra jadi hilang fokus ketika melihat bapak-bapak peserta rapat seperti tidak fokus pada penyampaian nya dan lebih fokus melihat Indah di sampingnya


"Rapat ditunda 1 Jam lagi !" ucap Ibra tiba-tiba


Semua orang bingung disaat ibra tiba-tiba mending rapat mereka. Kemudian tanpa basa basi, Ibra menarik tangan Indah dan mengajaknya keluar dari ruangan rapat.


"Pak,,, ada apa pak?" tanya Indah bingung namun masih mengikuti langkah Ibra yang membawanya masuk kedalam lift.


Ibra mengapit indah di pojokan lift dan membuatnya sulit bergerak


" Lebih baik kau tidak usah ikut rapat!" ucap Ibra


"Loh kenapa pak? apa salah saya?" ucap Indah bingung


"Pokoknya gak usah ikut rapat lagi!" ucap Ibra


"Baiklah,,, baiklah,,, saya tidak akan ikut rapat lagi, tapi tolong menjauh sedikit pak,,, saya sesak!" ucap Indah


Ibra sedikit melonggar, namun gerakan lift umum itu membuat Ibra kembali mendekat bahkan kini ia bertabrakan dengan Indah. Sontak tangan Ibra berpegangan pada pinggang indah dan membuat keduanya bertatapan.


Ting!


Dengan cepat Ibra melepaskan tangannya dan berjalan keluar dari lift umum yang di gunakan. Karena terlalu kesal hingga Ibra tidak bisa membedakan mana lift VIP mana lift umum. Sementara indah masih sedikit termenung saat merasakan debaran jantungnya yang tidak bisa normal sedari tadi.


"Astagfirullah,,, astagfirullah,,, astagfirullah"


kemudian Indah keluar dari lift dan berjalan menuju ke meja kerjanya. Sementara di ruangan rapat terjadi kebingungan diantara mereka dan David bertugas untuk tetap disana bersama mereka.


.


.


.


.


Alamakkkk,,,, sepertinya babang Ibra dilanda cemburuuuu Niiiyeeeeeee🤭🤣

__ADS_1


__ADS_2