Aku Bukan Pembawa Sial!

Aku Bukan Pembawa Sial!
Bucin?! Gak Mungkin!!


__ADS_3

Mobil Ibra sudah sampai di Parkiran apartemen, lalu keduanya turun dari mobil dan masuk kedalam lift menuju ke atas. Sampainya di apartemen Indah langsung menuju ke kamarnya


"Indah"


"Apa mas?!" jawab Indah


"Gak tidur di kamarku?!" tanya Ibra dengan smirk nakal


"Gak mas! aku tidur sendiri aja!" jawab Indah yang kemudian masuk kedalam kamarnya. Bukan Ibra namanya kalau tidak bisa menggangu Indah, Ibra pun ikut masuk kedalam kamar indah dan membuntutinya


"Loh mas,, kenapa ikut masuk?! kamar mas di sebelah!" ucap Indah


"Aku mau tidur disini!" ucap Ibra yang tanpa seizin indah langsung menjatuhkan dirinya diatas tempat tidur


Indah hanya bisa menghela nafas kasar, menyuruh Ibra keluar juga percuma karena Ibra tidak akan bergeming dengan ucapannya. Lalu Indah mengambil pakaiannya dan membawanya ke kamar mandi.


Tak lama kemudian Indah keluar dan membaringkan dirinya di samping Ibra namun tentunya ditengah-tengah mereka terdapat guling sebagai pemisah.


Plekkkk


Sebuah tangan kekar tiba-tiba melingkar erat di pinggang Indah. Indah terbangun dan melihat tangan kekar itu begitu posesif memeluknya. Indah menghela nafas kasar, lalu dia memilih memejamkan mata daripada harus berdebat bersama Ibra dimalam ini. Sementara Ibra tentu sudah tidur dengan memeluk guling barunya yang membuat tidurnya semakin nyaman.


Pagi menjelang,,,,,,,


Ibra bangun lebih dulu, saat ia membuka mata, senyum kecilnya mengembang ketika melihat wanita yang selalu bersikap jutek dan bicara ketus padanya kini tengah berada didalam pelukan nya. Melihat wajahnya yang damai, tentu Indah merasa begitu nyaman saat tidur dengan beralaskan lengan kokoh yang sudah terasa kebas. Diam-diam Ibra terus memasati wajah cantik Indah dengan rambut hitam sebahu yang berantakan.


Perlahan Ibra menarik lengannya yang terasa kebas, Setelah itu Ibra beranjak turun dari tempat tidur dan keluar dari kamar Indah.


Suara adzan subuh berkumandang, indah pun terbangun dari tidurnya dan saat membuka mata, dia tidak melihat Ibra di sampingnya.


"Kemana mas Ibra?" ucap Indah mencari sekeliling kamarnya namun tidak menemukan jejak Ibra.


Lalu Indah bangun dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Ibra sudah rapi dan sudah bersiap untuk keberangkatan nya ke California pagi ini. Karena indah tidak mau ikut, terpaksa Ibra akan pergi bersama kedua teman baiknya saja ke California. Kemudian Ibra menarik kopernya keluar dari kamar

__ADS_1


"Mau berangkat sekarang mas?" tanya Indah


"Iya, Zack akan menjemput ku, nanti bawa saja mobil ku ke rumah ibu" ucap Ibra saat menghampiri Indah yang tengah menyiapkan sarapan.


"Aku gak bisa nyetir! naik taksi saja nanti" jawab Indah


Kemudian keduanya menikmati sarapan bersama. Setelah selesai sarapan, Indah membereskan meja makan sementara Ibra terlihat tengah berbincang dengan Zack, karena terdengar beberapa kali Ibra memanggil nama Zack.


"Nda,, aku pergi sekarang" ucap Ibra dan Indah menghampiri nya


"Iya, hati-hati" ucap Indah


"Hanya itu?!" tanya Ibra


Indah mengkerutkan dahinya bingung


"Terus apa lagi?" tanya Indah


"Aku akan pergi lama, aku yakin kau akan merindukan ku!" ucap Ibra dengan smirk nakalnya


Ibra terkekeh kecil, kemudian menarik Indah dan merapatkan padanya tanpa jarak seincipun. Bahkan Indah bisa merasakan dada bidang itu terasa hangat seperti semalam.


"Persiapkan dirimu!,,, setelah aku pulang nanti, aku akan membuatmu kelelahan sepanjang malam!" ucap Ibra tepat di depan wajahnya


Indah tidak menjawab apapun, pikirannya sangat jauh memikirkan ucapan Ibra, Diamnya Indah dimanfaatkan Ibra untuk melahap habis si ranum dan menguasainya tanpa ampun. Tangan Ibra begitu kuat menopang tubuh indah yang sudah terasa lemas seperti tak bertulang. Demi mempertahankan dirinya, Indah berpegang kuat pada kemeja Ibra saat Ibra terus melesak masuk mengeksplor apapun yang dia inginkan. Tak cukup saat berdiri, Kemudian Ibra mendudukkan Indah di sofa tanpa melepasnya sedikitpun. Keduanya sudah sama terengah-engah berebut oksigen dengan wajah yang sudah sama-sama memerah saat Ibra melepaskan Indah


"Aku suka melihatnya semakin bengkak!!" ucap Ibra setengah terkekeh melihat bibir Indah membengkak. Sementara Indah masih sibuk mengatur nafasnya yang belum beraturan. Sebelum Ibra beranjak, sekilas ia kembali melahap namun tidak lama


"Ingat! jangan dekat-dekat dengan pria lain selama aku pergi!!" ucap Ibra


"CK! Udah bucin pak?!" Sahut Indah


"Bucin?! Tidak mungkin!!" jawab Ibra dan indah hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat betapa besar rasa gengsi Ibra untuk mengakui semuanya. Indah pun juga tidak sadar jika dirinya sudah ikut terjerumus kedalamnya.


"Tidak perlu mengantarku turun kebawah, aku akan pergi sekarang" ucap Ibra yang kemudian Menarik kopernya

__ADS_1


"Assalamualaikum" ucap Ibra


"Wa'alaikumsalam" jawab Indah


Lalu Ibra meninggalkan Indah sendiri di apartemennya. Ibra cukup senang karena mendapatkan apa yang dia inginkan dari indah sebelum pergi. Sementara Indah masih terdiam di tempatnya dan menatap pintu yang sudah tertutup.


"Kenapa hatiku selalu menghangat ketika dia menyentuh ku? apa,,, apa aku sudah jatuh cinta padanya?!" batin Indah


"Ah! tidak mungkin! Tidak mungkin secepat itu! dia menyentuhku karena hanya menginginkan tubuhku bukan karena dia cinta pada ku! Setelah dia mendapatkan nya pasti dia akan mendepak ku juga seperti Wanita-wanita nya! Aku harus bertahan!" ucap Indah


Sementara itu Ibra dan teman-temannya sudah berangkat menuju ke bandara. Karena mereka mengambil penerbangan pagi.


Sampainya di bandara, Ibra di kejutkan dengan kehadiran dua wanita cantik dan sexy yang sudah menunggu kedua temannya itu.


"Apa-apa an ini?!" Sungut Ibra


"Haha,,, aku sudah katakan padamu, kita bukan hanya bertiga! tentu kami akan membawa mereka ikut!" Sahut Zack


"CK! kalian ini! benar-benar Menyebalkan?" ucap Ibra yang kemudian memilih untuk berjalan lebih dulu.


Ibra sangat kesal kepada dua teman baik nya itu, bisa-bisanya mereka membawa wanita kedalam perjalanan bisnisnya. Sementara Ibra akan menjadi sapi ompong ketika nanti berada di California karena Indah tidak ada.


"Benar-benar Menyebalkan!!"


.


.


.


Bersambung,,,,,, 🤍


Yuk Follow IG nya uni😘


Banyak teman banyak Rejeki😍

__ADS_1


Instagram : @uniramadhani.id


__ADS_2