Aku Bukan Pembawa Sial!

Aku Bukan Pembawa Sial!
Pengantin Baru


__ADS_3

Ibra sudah membaringkan dirinya di tempat tidur sementara Indah tengah berganti pakaian sebelum ia tidur. Tak lama Indah pun ikut membaringkan dirinya di samping Ibra. Diusapnya perlahan dada Ibra yang sepertinya saat ini dia tengah di landa kesedihan


"Mas,,,"


"Hem,,,"


"Indah nanti lahiran disini ya mas?" tanya Indah pelan


Ibra membuka mata dan menatap Indah yang juga menatapnya. Tangan ibra mengusap pelan perut indah yang sudah membuncit.


"Apa kamu keberatan untuk tinggal lama disini?" tanya Ibra


"Bukan begitu mas,, Indah senang tinggal disini. Indah cuma memastikan aja mas,,,, kemanapun mas ibra membawa indah,, indah akan ikut" jawab Indah


"Mas akan membantu mami dan David untuk membangun kembali perusahaan yang dihancurkan Hardi, setelah itu selsai mas ingin tinggal di indonesia bersamamu dan anak kita. Sementara ini mas hanya bisa mengontrol dari jarak jauh dan meminta bantuan Zack" ucap Ibra


"Iya mas,, indah paham,, kita tidur yuk" ucap Indah


"Baiklah,,," Lalu Ibra menarik Indah untuk lebih merapat dan memeluknya.


"Selamat malam istriku" satu kecupan di kening indah


"Malam suamiku, Love you" jawab Indah


"Love you too" jawab ibra sembari mengusap-usap lembut punggung Indah


Sementara itu , di kamar kinara,,,


David dan kinara terlihat canggung. Padahal biasanya mereka terlihat akrab dan sudah biasa, lebih biasa juga pernah. Namun malam ini keduanya jadi canggung.


"Emm,,, kina ganti baju dulu" ucap kinara yang kemudian menuju ke kemari untuk mengambil pakaian ganti, sementara david sudah membaringkan dirinya di atas tempat tidur kinara.


"Aduhh,, kenapa jadi canggung gini sih?! deg deg an lagi! ini kan malam pertama kami? apa iya mau langsung unboxing?! OMG!! aku bahkan sangat takut sekarang! " ucap kinara didepan cermin kamar mandinya


"Fuuhh!! aku harus relaks saja!" ucap kinara yang kemudian membuka pintu kamar mandi. Saat kinara keluar, dilihatnya David sudah memejamkan mata dengan memeluk guling


"Apa aku terlalu lama di kamar mandi? sampai dia tidur lebih dulu?" batin kinara yang kemudian menyusul David membaringkan dirinya


"Kak David sudah tidur ya?" tanya kinara pelan namun tidak ada jawaban


"Kak,,, udah tidur?" tanya kina lagi namun masih tidak dijawab. Karena tidak mendapat jawaban, kinara memilih untuk mematikan lampu utama dan memejamkan mata untuk tidur. Tapi kinara dibuat terkejut saat tangan hangat melingkar di pinggangnya.


"Kak David belum tidur ya?" tanya kinara pelan dengan jantung berdetak begitu cepat


"Belum" jawab David


Kinara dibuat meremang saat hembusan nafas hangat david menerpa tengkuknya. Lalu David membalik kinara dan keduanya beradu pandang.


"Kak,,,,"


"Kak David merasa begitu besar tanggung jawab kak david sekarang. Kak David takut tidak bisa menjalankan dengan baik. " ucap david pelan. Terlihat dari wajahnya tengah banyak fikiran

__ADS_1


"Jadi kak David nyesel nikah sama kina?" tanya Kinara


"Gak,, kak David gak nyesel, tapi seneng banget. Hanya saja,,, dalam kondisi sekarang, kak David merasa takut jika ada orang lain yang mengatakan aji mumpung Menikahi kamu, padahal kak David tidak pernah berfikir sejauh itu. Kak David hanya ingin menikah denganmu dan bahagia bersamamu. Dari dulu, prinsip kak David masih tetap sama, soal harta itu bisa di cari sama-sama, dan sejak kecil kak David sudah terbiasa hidup sederhana. Tapi,,,,"


"Kina tau maksud kak David. Kina paham,,, Sudah tidak perlu di fikirkan lagi soal itu. Kina tidak peduli omongan orang lain, sekarang waktunya kak David buktikan kepada semua orang, kak David itu mampu dan layak. Kina akan terus support kakak" ucap kinara


David terdiam dan menatap istrinya begitu dalam, dan yang di tatap malah jadi salah tingkah


"Jangan tatap kina begitu,," ucap kinara malu-malu, padahal biasanya jadi biang kerok, malam ini dia berubah jadi putri malu


"Masih gak nyangka, kita beneran nikah secepat ini. Besok kita telfon ibu ya, kita kasih tau ibu" ucap David


"Kalau,,, ibu gak restuin kita gimana kak? kina takut" ucap kinara


"Gak mungkin,,, ibu pasti restuin kita" jawab David saat menyentuh rambut kinara dan merapikannya perlahan. Begitu saja sudah membuat jantung kinara deg deg an


"Sudah malam, kita tidur yok kak" ucap kinara saat mencoba menetralkan debaran jantungnya.


David tak menjawab, namun satu kecupan sayang mendarat di kening istrinya. Kinara pun memejamkan matanya dan merasa hangat saat ditarik pelan kedalam pelukan david.


Beberapa menit berlalu kinara masih belum juga bisa tidur, matanya terpejam tapi pikirannya tidak


"Kenapa belum tidur?" tanya david


"Loh kak David belum tidur juga?" tanya kinara mendongakkan wajahnya


"Gak bisa tidur,, " jawab David


"Begini boleh?" tanya David namun sudah memberikan satu kecupan cinta pada kinara


Kinara kaget, lalu tersipu malu


"Ck! nyosor dulu baru tanya! memang ada gitu?" tanya kinara malu-malu sebel


"Bilang aja gak bisa tidur karena itu?"


"Engaaaaaaak! enak aja!!" sungut kinara


"Ngaku aja,,, " Jawilan david membuat kinara menyembunyikan wajahnya memerah


Kina tersenyum, dan David segera meraih madu manis yang sudah sah menjadi miliknya. Keduanya saling membagi perasaan yang bercampur aduk antara bahagia dan kesedihan yang kini mereka rasakan bersama. Tidak menggebu-gebu namun begitu pelan dalam menyalurkan rasa. Namun tidak bertahan lama, keduanya terserang gelombang asmara yang begitu dasyat


Deg!


"Apa ini?" Batin David kaget saat menemukan kebuntuan jalan, seperti ada yang menyumbat


"Maaf,,,,, tamu bulanan kina dateng" jawab kina yang kemudian menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya karena merasa tidak enak


"Hmm,,,kita tidur aja,, unnnboxing nya di tunda " ucap david menerima dengan lapang dada. Dan akhirnya mereka pun tidur saja malam itu.


**

__ADS_1


Pagi menjelang,,,,,,


Pagi itu, Ibra, Indah dan mami sudah berada di meja makan.


"Gak tunggu kinara dan David dulu?" tanya Indah


"Kinara dan David belum turun?" tanya Mami


"Memangnya David tidur di atas?" tanya Ibra


"Iya, mereka kan sudah menikah" jawab mami


"Ck! tidak perlu di tunggu, mungkin mereka akan mengurung diri di kamar. Pengantin baru" jawab ibra


"Selamat pagi" sapa Kinara dan David yang baru bergabung di meja makan


"Pagi"


Semua orang menatap kinara dan david bergantian


"Kok rambutnya kering?" tanya mami


Kinara dan david terlihat bingung dan keduanya saling menatap


"Memangnya kenapa mi? kina gak keramas" jawab kinara


"Harusnya keramasss dong sayang. Kan harus mandi wajib, mandi junub. Masak gak tau?!" tanya mami


"Mandi wajib? untuk apa mi?" tanya kinara


"Kalian kan ,,,"


"Tidak ada yang terjadi mi,," sahut David dengan cepat


"Ohhhhh,,,,, " sahut mami


"CK! tamu bulanan kina dateng gak diundang" jawab kina


"Ck! kasihan!" ejek Ibra


"Apaan sih kak!" sungut kinara


"Sudah- sudah,, ayo kita makan" ucap mami


.


.


.


Maaf yahh baru update karena baru pulang mudik hehehe🤗

__ADS_1


__ADS_2