
Ibra dan Indah baru saja menginjak kan kaki mereka di hotel tempat mereka akan menginap selama beberapa hari di lombok. Tentu Ibra sudah menyiapkan hotel dengan view terbaik menghadap ke pantai. Bukan sembarang hotel, tanpa Indah tau, pemegang saham terbesar di hotel itu adalah suaminya sendiri.
Sampainya mereka disana, para pegawai menyambut kedatangan Ibra dan Indah dengan sedikit berbeda. Indah terlihat sedikit bingung karena mereka berdua diperlakukan berbeda dibandingkan dengan pengunjung lainnya.
"Mas,,, kita kenapa di kasih bunga-bunga gini? itu yang lain enggak?" tanya Indah sedikit berbisik sambil mereka diantara ke kamar mereka oleh pelayan hotel
"Oh, mungkin mereka tau kalau kita pengantin baru" jawab Ibra asal
"Ohh gitu,, pengantin baru?!" Indah terdiam sesaat dan mengingat jika pernikahannya dan Ibra sudah berjalan 2 bulan, masih ada 1 bulan lagi mereka akan berpisah. Tiba-tiba wajah Indah berubah menjadi mendung
"Kamu kenapa?" tanya Ibra
"Gak papa mas" jawab Indah
Rasanya tidak rela waktu berjalan begitu cepat, tersisa 30 hari lagi kebersamaan mereka dan semuanya akan berakhir.
Ceklekkkk
"Silahkan masuk tuan, Nyonya, selamat beristirahat" ucap pelayan membuyarkan lamunan Indah
"Terimakasih" jawab Ibra
Kemudian Indah dan Ibra masuk kedalam kamar hotel dan indah sedikit dibuat terkejut ketika masuk kedalam kamar itu seperti disiapkan untuk pasangan yang akan honeymoon.
"Mas ini,,,,,,?!" ucap Indah dengan kaget
"Kita kan kesini bukan honeymoon mas, cuma menghadiri undangan, kenapa ada seperti ini?" tanya Indah bingung
"Ah iya ya,,, mungkin ini bonus dari pihak hotel. Kalau kamu gak suka, aku akan suruh pelayan tadi untuk membereskan semua ini" jawab Ibra yang akan pergi memanggil pelayan hotel tadi. Ibra mengira jika Indah tidak menyukai apa yang sudah disiapkan untuknya. Mau mengakui jika itu semua Ibra yang mengatur namun ia ragu.
"Jangan mas,,, ini sangat cantik,, aku suka" jawab Indah yang kemudian mengambil ponselnya dan mengabadikan dalam jepretan foto pada ponselnya.
"Baik banget yah ini hotel, bonusnya banyak hehe" ucap Indah terkekeh sendiri melihat hasil fotonya.
Saat Indah tengah asyik melihat hasil foto di ponselnya, Ibra mendekat dan menyentuh kedua bahu Indah dengan perlahan. Indah tersentak dan menghentikan gerakan jari jemari lentiknya yang tengah mengscroll foto-foto di galeri ponselnya.
Tangan Ibra turun perlahan dan kini sudah melingkar erat pada patahan pinggang ramping istrinya dengan menjatuhkan dagunya di bahu Indah.
"Mas,,,"
__ADS_1
"Biarkan saja begini sebentar,, aku lelah" ucap Ibra
Sungguh kini perasaan Indah sudah di porak porandakan Ibra begitu saja, apapun yang di pinta seolah Indah tidak mampu berkata tidak. Indah membiarkan Ibra terus memeluknya dan sesaat terlihat dari ekor mata Indah, Ibra tengah memejamkan mata ntah apa yang sedang di pikirannya.
"Mas,,,"
"Hem?"
"Aku,,, aku mau pipis" ucap Indah
Ibra membuka mata dan melepaskan pelukannya. Setelah itu Indah berjalan menuju ke kamar mandi sementara Ibra duduk di kursi dan tengah menatap indahnya lautan biru didepannya.
Indah kembali dibuat tercengang ketika melihat kamar mandi dengan jacuzzi yang sudah disiapkan begitu apik
Indah berjalan perlahan dan mendekati jacuzzi itu yang ternyata sudah terisi air dan juga busa melimpah dengan wewangian yang menggoda Indra penciuman. Indah memandang takjub, bahkan dirinya tidak menyangka jika akan mendapatkan pelayanan prima dari pihak hotel.
"Kenapa lama sekali?" tanya Ibra saat masuk kedalam kamar mandi dan melihat Indah hanya berdiri memandangi jacuzzi
"Kita beruntung banget mas,,, lihat deh mas" ucap Indah dengan riang
"Iya,,, kamu suka?" tanya Ibra
"Gak salah, ini kamar kita" jawab Ibra
"Tapi,,, kenapa ada ini semua? apa mas Ibra memesan paket honeymoon?!" tanya Indah
"Kenapa sih kamu cerewet banget!" ucap Ibra yang sudah menarik Indah dan memeluknya erat
"Iiihhh lepasin mass!! aku tuh cuma heran aja mas, kok bisa ada ini semua? hmm jangan-jangan mas sengaja yaa mengatur ini semua? mau kasih kejut,,,,,," belum sampai Indah melanjutkan ucapannya, Ibra sudah membungkam Indah yang tak henti-hentinya berceloteh ria. Lalu Indah segera berpegang erat pada lengan Ibra untuk bertahan agar tidak terjatuh.
Ibra tidak lagi hanya sekedar membungkam, kini tangan nakalnya pun sudah bekerja mengikuti naluri kelelakiannya.
Byuuurrrrrrrrrrrr
Keduanya malah terjebur kedalam Jacuzzi karena terpeleset air dilantai
"Maaaaaas!!!" teriak Indah saat keduanya sudah berada didalam jacuzzi dengan basah kuyup sementara Ibra tertawa melihat keduanya malah terjebur
"Basah kan jadinya!" ucap Indah
__ADS_1
"Udah gak papa, sekalian mandi!" jawab Ibra yang kemudian membantu Indah melepaskan pakaiannya
"Minggir! aku bisa buka sendiri" ucap Indah
"Mending kamu buka bajuku, biar kau yang buka bajumu!" ucap Ibra dengan smirk nakalnya
"Modus!" sungut Indah dan Ibra balas dengan kekehan
Meski setengah masih kesal, Indah tetap membuka pakian Ibra, tidak membutuhkan waktu yang lama, Ibra sudah menerkam Indah dan membuat mereka bertambah basah didalam sana. Harusnya mereka beristirahat karena baru saja sampai, namun sepertinya istirahat mereka akan dirapel setelah pergulatan basah selesai.
Hampir satu jam berada didalam kamar mandi, keduanya sudah keluar dengan menggunakan bathrobe putih milik mereka. Indah terlihat lebih segar kembali setelah dibuat lelah oleh suaminya
"Mau ngapain nda?" tanya Ibra saat melihat indah membuka koper
"Ganti baju lah mas,," jawab Indah
"Udah gak usah gnti baju, nanti juga dilepas lagi. Pake itu aja!" jawab Ibra
"Maksud mas? mau main lagi?!" tanya Indah
Ibra tidak menjawab dan hanya melempar senyum nakal kearahnya
"Apa tadi gak puas mas? aku capek" jawab Indah
"Puas, makanya mau lagi" jawab Ibra yang sudah memeluk Indah
"CK!! yang benar saja mas?! boyok ku terasa mau patah!!" sungut Indah
"Ya sudah, nanti kamu dibawah aja! biar aku yang goyang!" jawab Ibra
"Capek massss" rengek indah
"Iya mas tau,,, kamu cukup menikmati saja dibawah, aku yang kerja" jawab Ibra tidak mau melepaskan Indah meski Indah protes padanya.
4 hari berada di Lombok hanya akan ada aktivitas paduan cinta mereka saja. Ibra tidak akan peduli pagi, siang ataupun malam, dia akan terus membuat Indah lelah dalam kenikmatan. Soal undangan pernikahan? ah itu nanti saja dipikirkan, toh acara itu masih akan berlangsung di hari ketiga ketika mereka disana. Sungguh Indah sudah terbelenggu kedalam jeratan sang Cassanova dan tidak akan bisa lari kemana-mana.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung,,,, 🤍