Aku Bukan Pembawa Sial!

Aku Bukan Pembawa Sial!
Extrapart Welcome In The World


__ADS_3

Kinara dan David begitu menikmati honeymoon mereka selama di Bali, Setiap moment kebersamaan tak luput dari pengabadian momen itu sendiri. Banyak tempat yang mereka kunjungi selama honeymoon di Bali, keduanya benar-benar memanfaatkan waktu liburan mereka.


Setelah liburan, mereka pun meminta tambahan waktu berlibur kepada Ibra dan tentu saja Ibra memberikan tambahan hari libur menimbang alasan mereka sangat jelas.


David dan Kinara menyempatkan diri untuk berkunjung kerumah keluarga David. Disana keluarga menyambut kedatangan mereka dengan antusias dan disana juga diadakan acara syukuran kecil kecilan untuk memberitahukan kepada para tetangga jika David sudah menikah. 3 hari berada di rumah orang tua David, kini waktunya mereka kembali ke istambul.


David dan kinara sudah kembali, kini giliran Ibra dan Indah yang menikmati masa babymoon mereka. Ibra mengajak Indah pergi liburan ke Jepang dan disana bertepatan pada saat bunga sakura bermekaran. Indah terlihat begitu senang saat diajak jalan jalan melihat bunga bunga sakura yang tengah bermekaran.


"Apa anak kita perempuan? kenapa dia begitu suka bunga?" ucap Ibra saat mereka duduk di bangku yang ada di taman sakura


"Ntahlah mas, prediksi dokter masih belum pasti, Dia selalu menutupi anunya. Mungkin anak kita sangat malu" jawab Indah


"Sini mas,,, dia menendang!" ucap Indah dengan excited menarik tangan ibra dan meletakkan diatas perutnya yang besar


"Eh iya,,, dia bergerak,, hay sayang, ini papa ganteng " Ibra begitu senang karena mendapat respon tendangan dari janin yang masih berada di dalam perut ibunya.


Ibra dan Indah begitu menikmati masa berdua mereka, dan lebih sering quality time berdua sebelum datang waktunya mereka harus fokus pada bayi mereka nanti. Meski mereka bukan pengantin baru lagi, tapi mereka berdua tidak mau kalah dengan pengantin baru yang setiap hari terlihat semakin lengket saja.


Waktu terus berjalan, hingga tanpa terasa Kehamilan Indah sudah memasuki masa-masa penantian kelahiran yang sesungguhnya. HPL kelahiran sudah lewat namun Indah belum juga merasakan tanda tanda akan melahirkan


"Lihatin apa sih mom?" tanya Ibra saat melihat istrinya sedang gusar melihat kalender


"Ini loh mas, HPL nya udah lewat 2 hari, tapi kok Indah belum ngerasa mau lahiran ya mas? Indah cemas meski kemarin sudah periksa dan hasilnya masih cukup air ketubannya dan masih bagus" ucap indah terlihat gusar


"Apa kita cek lagi?" tanya Ibra


"2 hari lalu, baru aja kita periksa mas, dokter menyuruh kita untuk menunggu lagi" jawab Indah


"Begini deh, kita coba sesuatu" Ibra mulai berubah mimik wajahnya menjadi tak terbaca


"Apa mas! jangan macem-macem kamu" jawab Indah waspada


"Mas pernah baca di Internet, seringnya berhubungan dapat mempercepat proses kelahiran. Karena cairan susu kental asin itu bisa membuat kontraksi" Ibra dengan wajah seriusnya


"Ini bukan akal akalan mas ibra kan?!" Indah penuh selidik


"Ya ampun,,, coba kita cari sumber yang tepat!" Ibra tidak mau di sangka modus oleh istrinya. Lalu Ibra mengambil ponselnya dan mencari artikel yang pernah dibaca.


Wajah Indah tiba tiba berubah memerah,

__ADS_1


"Bener kan? ayo sekarang kita coba! siapa tau setelahnya langsung mules" Ibra begitu bersemangat.


Lalu Ibra melepas pakaiannya dan Indah menurut saja dalam menjalankan ide suaminya.


"Itung itu, persiapan sebulan kedepan mas mu ini harus berpuasa! Rasanya pasti berat banget! Selama lagi reparasi cuma bisa liatin aja gak bisa dirasa" Ibra terus bercakap saat keduanya sedang memadu cinta


"Resiko mas, jadi semua harus di jalani, Aaakkkhhhh!" Teriak Indah saat Ibra melepaskan didalam dan Indah langsung merasakan mules diperutnya.


"Masss sakittt!!" Indah memegangi oerutnya


"Eh jangan lahir dulu, ayo bersih bersih sebentar, baru kita kerumah sakit" jawab Ibra malah jadi panik


"Iya,, iya,," jawab Indah yang kemudian di papah Ibra ke kamar mandi. Keduanya membersihkan diri sebentar lalu berganti pakaian


"Mas,,, ketubannya sudah pecah! gimana ini mas!!" Indah terlihat begitu panik, Dan di kamar itu pun sudah banjir air ketuban


"MAMIII!!" teriak Ibra.


Mami tidak dengar lalu Ibra keluar untuk memanggil mami


"Mami!!! Indah mau lahiran mi!" teriak ibra menuruni anak tangga


"Ada apa kak?" tanya Kinara yang mendengar ribut ribut


"Kak Indah mau lahiran!" Jawab Ibra


"Apa?"Kinara ikut mereka menuju ke kamar Ibra dan begitu kagetnya saat mereka masuk Indah sudah terlihat lemas dengan berpegang kaki meja dan bersimbah darah, Indah sudah melahirkan di tempat itu juga


"Oeeekkk oeeekkk" terdengar tangis bayi yang berada di kaki Indah. Melihat banyaknya darah, Ibra terduduk lemas tak berdaya


"Cepat panggil Dokter Iren!" ucap mami pada Kinara


Kinara bergegas menjalankan perintah mami, sementara Mami yang melihat Indah sudah melahirkan sebelum dibawa kerumah sakit langsung turun dan mengambil alat medisnya. Mami yang mantan perawat dulu langsung menangani anak mantunya sendiri. Sementara Ibra yang sedari tadi duduk lemas mencoba bangkit dan memanggil pelayan untuk membersihkan kamarnya.


"Kamu tahan ya ndah, mami akan berusaha semampu mami" ucap mami saat menolong anak mantunya


"Ibra! kamu jangan diam saja!" teriak mami


"Lutut Ibra lemes mi" jawab Ibra yang masih belum berani masuk

__ADS_1


Tak lama kinara datang bersama dokter Iren dan dokter langsung menangani Indah


"Tahan ya bu, saya akan jahit sedikit,,," Ucap dokter Iren setelah memberi obat bius


"Kenapa tadi tidak dibawa kerumah sakit?" tanya dokter


"Belum sempat malah lahir duluan" jawab mami yang tengah membersihkan cucunya


"Oohhh,,, apa tidak ada tanda tanda sebelum melahirkan bu?" tanya dokter


"Sebenarnya sudah lewat dari HPL dok, saya juga sudah cek kandungan semua baik baik saja. Tinggal menunggu waktu lahir. Saya cemas dan anu anu setelah itu ketubannya langsung pecah. Dan saya merasa ingin BAB tapi sangat keras, 3 kali saja mengejan eh keluar" jawab Indah


"Wah, cepat sekali ya prosesnya langsung lahir"


"Nah,, sudah selesai, tolong di bantu untuk bersih bersih" kata dokter


Semua proses sudah di selesaikan, Indah juga sudah memberikan ASI pertama pada bayinya dan kamar besar itu pun juga sudah bersih dan harum seperti biasa dan ibra pun juga sudah menemani Indah dan bayi mereka


"Ini semua gara gara kamu!" sarkas mami


"Kok aku mi?!" tanya ibra


"Iya! mungkin kamu mendorong begitu keras sampai ketubannya pecah!" sungut mami


Ibra hanya menggaruk garuk kepalanya saja saat di omeli mami


"Soalnya enak sih!" jawab Ibra dengan terkekeh kecil


"Sudah mi,, yang penting sudah lahir dengan selamat" jawab Indah


Tak lama datang kinara bersama David yang baru saja tiba dirumah setelah mendapat kabar dari kinara.


"Sudah punya nama untuk jagoan kita mas?" tanya Indah


" Sudah, namanya Ozil Alatas Hutama" Jawab Ibra


"Welcome In the world dede Ozil,,,"


Selesai.

__ADS_1


__ADS_2