Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)

Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)
15. Berita Bohong...


__ADS_3

sudah dua hari sejak Annisa dirawat dirumah sakit.


teman teman terdekatnya bahkan beberapa dosen juga sudah silih berganti membesuknya.


keadaannya pun mulai membaik.


malam itu Denis bersama Dwi dan Clara juga datang membesuknya.


"Nis.. maaf ya aku baru jengukin kamu sekarang,


aku baru tau kabarnya dari Denis.."


ucap Dwi sambil memeluk Annisa.


"iya gak apa kokk Dwi..


eh tapi,, kokk tumben kalian datengnya barengan gini..?"


tanya Annisa heran.


terlebih lagi karna ada Clara disitu.


Clara adalah primadona kampus mereka.


dia seorang model dan pernah membintangi beberapa ftv. dan, seluruh kampus tau dia tergila-gila pada Reyhan.


"panjang laah ceritanya.. kalo kubuat jadi novel mungkin bisa sampe ratusan episode.."


jawab Denis sambil terkekeh.


"Nis.. semoga lekas sembuh yaa.."


ucap Clara.


"ya pastilah cepat sembuh.. apalagi kalo dijagain terus sama kakanda Reyhan Arbianto tersayang, tercinta, terkasih, terlope lope my darling i love u.."


sahut Denis dengan gaya sengaknya yang langsung dibalas dengan gelak tawa Dwi dan Clara.


sementara Annisa, wajahnya langsung memerah dan menjadi salah tingkah.


"yaudah jadian aja siih... Reyhan apa kurangnya coba.."


balas Clara sambil mencubit pelan bahu Annisa.


"ih kalian tuh apaan siih.. aku sama Rey itu gak ada hubungan apa-apa.. cuma sebatas temen.. ya kebetulan aja aku dekat sama adiknya karna aku guru privat adiknya.."


jawab Annisa yang semakin salah tingkah.


"jadi ceritanya, cinta bersemi di bimbingan privat.."


balas Denis sambil tertawa jahil.


saat mereka sedang seru bercanda seseorang masuk, dan dia adalah Reyhan.


"pucuk dicinta, mas Reyhan tiba..."


ujar Denis masih dengan tawa jahilnya yang langsung dibalas dengan lemparan bantal oleh Annisa.


"lagi pada bahas apa siih..? seru banget kayaknya.."


ujar Reyhan sambil meletakkan satu kantongan plastik berisi buahan diatas meja.


"gimana kondisi kamu Nis..?"


tanya Reyhan


"alhamdulillah jauh lebih baik.."


"hemm.. okey.. tapi kamu harus ingat kamu juga masih harus banyak istirahat.."


jawab Rey sambil melirik Denis.


seolah mengerti maksud Reyhan, Denis langsung menyela.


"yaudah, kami pulang dulu ya Nis.. cepat sembuh, jangan sakit-sakit.."


ucap Denis


"iyaa... makasih banget ya kalian udah jengukin aku.."


jawab Annisa.


dan akhirnya Denis, Dwi dan Clara pamit pulang.


"kamu gak ikut balik sama yang lain..?"


tanya Annisa pada Rey saat Denis dan yang lainnya sudah keluar lebih dulu.


"iya sebentar lagi, aku tunggu Ina sama Lisa dulu.."

__ADS_1


jawab Reyhan.


"ehmmm.. Rey, boleh aku tanya sesuatu..?"


"apa..?"


"soal makan malam kemarin..."


"kamu gak perlu pikirin itu.. yang terpenting sekarang, kamu harus ikutin saran dokter biar kamu cepat sembuh.."


jawab Reyhan.


tak lama kemudian Reyna dan Lisa muncul.


"kak.. ada papa didepan.."


"aku keluar dulu ya Nis.."


Annisa mengangguk.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


"Rey.. apa maksudnya ini..???"


pak Restu tampak sangat marah sambil memberikan ponselnya.


Reyhan yang tidak mengerti maksud kemarahan papanya langsung meraih ponsel itu.


sebuah situs berita online, dengan judul besar


"KESAKSIAN KARYAWAN RERE COORPORATION : CEO BERINISIAL RA TERNYATA PECANDU NARKOBA"


Reyhan sangat terkejut melihat isi berita pada situs tersebut.


"Pa sumpah ini gak bener pa.. Ini jelas fitnah.."


"papa gak mau tau, kamu cari tau siapa pelakunya. jangan sampai berita ini semakin menyebar."


jawab pak Restu dengan wajah tegasnya.


Reyhan langsung mengambil ponsel dari sakunya kemudian menghubungi seseorang.


"halo bro..lu dimana..?


gua butuh bantuan lu, sekarang.."


"ada hal penting apa wahai pangeran..."


ujar Denis dengan senyum khasnya yang tampak konyol.


Tanpa basa basi, Reyhan langsung menyerahkan ponsel papanya pada Denis.


"bah.. siapa pulak laah bedebah yang berani nyebar berita palsu kekgini..? minta ditendang ke pluto juga nih orang.."


Denis mengutuk kesal.


"lu tau kan harus apa.."


"selow bro... kasih aku waktu maksimal dua hari, kau tinggal terima beres. kalo aku gagal, kau kutuk aja sherlock holmes jadi banci.."


"Rey.. kamu serius minta bantuan dia..?"


pak Restu melihat Denis dengan pandangan tak percaya.


"papa tenang aja, aku yakin dengan bantuan Denis kita bisa segera menangkap pelakunya.."


jangan menilai buku dari covernya.. mungkin itu kalimat bijak yang paling tepat untuk Denis.


meski kelakuan dan penampilannya tampak seperti orang yang konyol, namun sebenarnya dia memiliki intuisi yang kuat dan otak yang jenius.


dan itulah salah satu alasan Reyhan bersahabat dengannya.


"besok bawa aku ke kantor cabang yang dikota ini. dan aku perlu data semua karyawan dan staff terutama di kantor cabang yang kau pimpin."


aura Denis tiba-tiba berubah serius, seolah dia memiliki dua kepribadian yang bertolak belakang.


"lakukan apapun yang lu rasa perlu untuk dilakukan. gua bakal telfon pak Edo untuk kasih lu waktu dan ruang biar lu bisa leluasa untuk itu."


Denis mengangguk.


"pak Restu gak perlu cemas, aku pastikan berita ini gak akan viral. dan untuk situs ini, malam ini adalah malam terakhir bagi mereka bermain dengan jari jari manisnya dibalik layar..kalo besok pagi berita2 begini masih muncul, demi Selena Gomes yang sekarang udah jadi mantanku bakal kuobrak abrik sampe ketemu."


kemudian Denis pergi meninggalkan Reyhan dan pak Restu.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


hari menjelang subuh saat Rey dibangunkan oleh Lisa.


"Rey.. kamu tidur disini semalaman..? kamu gak pulang kerumah..?"

__ADS_1


tanya Lisa saat Rey sudah membuka matanya.


Reyhan bangkit dari posisinya kemudian duduk di kursi panjang.


"pikiran gua gak tenang Lis.. karna tadi malam ada kejadian gak terduga."


"kejadian apa..?"


tanya Lisa ingin tau.


akhirnya Reyhan menceritakan apa yang tadi malam terjadi antara dirinya, papanya dan Denis.


Lisa terpekik sambil menutup mulutnya dengan tangan.


"tapi kamu bener2 bukan pemake kan Rey..?"


tanya Lisa.


"gila lu,, yaa kagaklaah.. bandel2 gini gua masih sayang diri gua sendiri.."


jawab Reyhan sewot.


"tapi siapa ya yang ngelakuin itu..?


coba deh kamu ingat2 dulu, barangkali kamu pernah punya masalah sama seseorang..?"


"nah itu yg lagi gua pikirin Lis.. yaa gua sadar siih gua juga sering bikin masalah sama oranglain.. tapi yaa gua kan cuma sebatas nge prank doang.. yaa masak iyaa siih ada orang yang segitu dendamnya sama gua cuma karna ban motornya gua kempesin atau gua masukin tikus kedalam tasnya.."


gumam Reyhan sambil mengerutkan kening.


"maksudku bukan masalah kejahilanmu yang recehan itu bhambhangggg... tapi masalah yang lebih besar..


entah itu pesaing bisnis yang pernah kau jatuhkan tanpa sengaja, atau mungkin karyawan yang sakit hati karna kamu pecat tanpa pesangon misalnya.."


"Lis... gua tau persis gimana cara menjalankan bisnis tanpa perlu menjatuhkan orang lain. dan soal pecat memecat, gua juga gak pernah sampe setega itu.."


"tapi,, sebenernya gua curiga sama satu orang.. dan gua rasa mungkin lu juga kenal dia.."


lanjutnya.


"siapa...?"


tanya Lisa


"ntar juga lu tau.. gua harus pastiin dulu kecurigaan gua bener. dan kalo memang dia pelakunya, gua gak bakal tinggal diam.."


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


assalamualaikum temen2...🤗🤗🤗


waduh waduhhh.... babang keren calon suami idaman sejuta hawa kena fitnesss...😨😨😨


tapi,, kira-kira siapa yaa pelakunya..?


dan apa motifnya melakukan itu..?? 🤔🤔🤔


hayoo tebak dong tebakkk....😂😂😂


eeh tapi betewe Denis juga gak kalah keren kokk yaa...


apalagi kalo tiba-tiba aura maskulinnya keluar..


duhh... bikin greget..😂


dukung terus novel ini gaess...


jangan lupa klik like dan tombol favorit, biar kamu bisa dapetin notif tiap kali aku up..


t.t.d


Author terGaJes dan terhalu yang pernah ada


betewe,,,


pliss jangan asa yang minta crazy up yakk...


kerna aku juga punya segudang aktivitas yang gak bisa ditinggal.


dannn,,


kalian paham laah yaa..


untuk membuat karya yang bagus itu juga butuh materi yang matang..


so,,,


mohon pengertiannya yaa para readersku...😊😊😊


gomawo...😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2