Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)

Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)
20. Trauma...


__ADS_3

dua tahun yang lalu..


Annisa menghadiri acara Reuni Akbar yang diselenggarakan SMA Bakti Nusa, sekolahnya dulu.


dan disitulah pertama kalinya Annisa bertemu dengan Bobby, alumni dari SMA yang sama. hanya saja mereka berbeda masa. sejak itu mereka sering berkomunikasi, bahkan Bobby beberapa kali sempat menyambangi kediaman Annisa.


selang satu bulan setelah itu, Bobby menyatakan niat baiknya untuk menikahi Annisa.


semuanya terjadi dalam waktu singkat.


bahkan Annisa tak ambil pusing dengan cibiran orang2 dikarenakan usianya yang masih terlalu muda.


saat itu Annisa baru berusia 17 tahun, dan baru menamatkan pendidikannya di jenjang SMA.


*memang apa salahnya dengan nikah muda.. toh kami gak melakukan dosa. justru lebih baik menikah muda kan ketimbang nantinya terjerumus maksiat.


begitulah yang Annisa pikirkan saat itu.


hanya dalam waktu dua minggu segala persiapan pernikahan sudah rampung, dan mereka akan segera melangsungkan ijab qabul.


tibalah di hari yang ditunggu...


tamu undangan sudah hadir, dan akan menyaksikan prosesi ijab qabul yang sakral.


saat akan melangsungkan ijab qabul, seorang wanita tiba-tiba muncul dan merusak semuanya.


wanita itu adalah Desy. yang mengakui dirinya adalah istri dari Bobby, pria yang akan segera menikahi Annisa.


suasana yang tadinya hening dan khidmat langsung berubah menjadi kacau balau. bahkan ibu Annisa tiba-tiba pingsan dan harus dilarikan kerumah sakit karena serangan jantung mendadak.


semua peristiwa itu kembali tergambar dibenak Annisa, seperti sebuah rekaman yang diputar berulang kali.


tiba-tiba saja pandangannya menjadi kabur dan gelap,


kemudian...


brukkk...!!!


Annisa ambruk dilantai dan membuat semua orang yang ada direstoran itu terkejut, termasuk Reyhan.


tanpa berpikir panjang, Reyhan langsung membopong Annisa dan membawanya kerumah sakit dengan mobilnya bersama Lisa dan Reyna.


sesampainya dirumah sakit Annisa langsung ditangani oleh beberapa orang dokter dan perawat.


Reyhan tampak sangat kalut, bahkan nyaris tak bisa mengendalikan dirinya.


sementara Reyna dan Lisa berusaha menenangkan dan meyakinkannya bahwa Annisa akan baik-baik saja.


tak berapa lama kemudian Pak Restu dan Ibu Nirmala tiba dirumah sakit.


"gimana kondisi Annisa..?"


tanya Bu Nirmala pada Lisa, karena dia jelas tak bisa bertanya pada putranya yang juga sedang dalam keadaan kacau.


"masih ditangani sama dokter tante, mudah-mudahan Annisa baik-baik aja.."


jawab Lisa yang tak kalah panik.


"iya, kita berdoa aja semoga gak ada hal buruk yang menimpa Annisa.."


dua jam kemudian Dokter Rizal keluar bersama dokter Tiwi yang juga menangani Annisa.

__ADS_1


"om Nisa gimana om..? dia baik-baik aja kan..?"


Reyhan langsung mencecar pamannya tersebut dengan pertanyaan yang sedari tadi membuatnya kalut.


"menurut hasil test, Annisa mengalami syok berat. mungkin karena dia merasa takut, atau panik.. hal itu bisa terjadi pada siapa saja.. gak ada yang perlu dicemaskan.. tapi..."


"tapi apa om..?"


"kita perlu mencari tahu pemicunya. kemungkinan disebabkan trauma psikis.. om akan coba hubungi Dokter Rina, barangkali dia bisa membantu dengan terapi.."


"lakukan apapun yang terbaik untuk Nisa om.. tolong..."


Reyhan melemah, lututnya bergetar hebat hingga membuatnya jatuh terduduk dilantai.


Reyna yang melihat hal tersebut berusaha membantu kakaknya berdiri dan menenangkannya.


"Kak... kita berdoa aja ya, semoga kak Icha baik-baik aja.. bukan cuma kakak, tapi kita semua yang ada disini juga cemas dengan keadaan kak Icha.."


malam itu Reyhan, Lisa dan Reyna memutuskan untuk tetap menemani Annisa dirumah sakit, sementara pak Restu dan bu Nirmala harus segera kembali ke kantor mereka masing-masing karna banyak pekerjaan yang harus mereka selesaikan.


tepat pukul 02.00 dini hari ketika Annisa tiba-tiba mengigau memanggil ibu dan ayahnya yang sudah tiada.


"Ibu..Ayah.. jangan tinggalin Icha.. Icha gak mau sendiri... Icha mau ikut Ibu sama Ayah.."


Reyhan yang memang tak bisa terlelap berusaha menenangkan Annisa dengan menggenggam tangannya.


"Nisa.. kamu gak sendirian.. aku ada disini, dan aku yang akan jagain kamu.. maafkan aku yang terlambat menemukan kamu.. maafkan aku yang menyebabkan kamu harus kehilangan ayahmu.."


gumam Reyhan sambil menitikkan airmata.


tak berapa lama kemudian, Annisa mulai tenang kembali.


namun gadis itu belum sadarkan diri, bahkan hingga keesokan paginya...


ucap Reyhan saat mereka sedang menunggu Annisa


"bantuan apa..?"


tanya Lisa


"hari ini aku bakal nikahin Annisa, tolonf kalian bantu siapkan semuanya.."


Lisa dan Reyna sontak terkejut. Reyna bahkan sampai menjatuhkan ponselnya tanpa sengaja karena syok mendengar perkataan Reyhan.


"Rey.. kamu yakin..?"


tanya Lisa beberapa saat kemudian setelah dia kembali pada kesadarannya


"Insyaa Allah, aku yakin Lis.."


jawab Reyhan mantap.


"tapi kak.. gimana dengan kak Icha..?


gimana nanti reaksinya begitu dia sadar ternyata kakak udah jadi suaminya..?"


tanya Reyna cemas.


Reyhan terdiam sejenak.


"dia wanita soleha, dan kakak yakin cepat atau lambat dia akan bisa menerima.."

__ADS_1


"apa kakak udah bicarain ini sama papa dan mama..?"


tanya Reyna lagi.


Reyhan menggeleng.


"kakak yakin papa sama mama pasti juga ngerti.."


"Rey, boleh aku tanya sesuatu..?"


tanya Lisa dengan tatapan menyelidik, dan dibalas dengan anggukan oleh Reyhan


"sebenarnya, apa alasan kamu sampe belain Icha segitunya..? maksudku, kamu gak punya niatan lain terhadap Icha kan..?"


Reyhan tertegun. dia tak menyangka Lisa akan menanyakan hal ini.


tapi, mungkin Lisa ada benarnya. karna sangat janggal rasanya jika Reyhan sampai bertindak sejauh itu.


tidak, bukan karena Reyhan sudah dikuasai cinta buta seperti abege labilan.


Reyhan tahu persis apa tujuannya, dan hanya dia dan Allah yang tahu rahasia apa sebenarnya yang dia simpan selama ini.


"anggap aja karena aku sangat mencintainya, dan aku ingin menjaga dan melindunginya.."


jawab Reyhan sambil berlalu pergi.


bagi remaja seperti Reyna, mungkin yang dikatakan oleh kakaknya dianggap sebuah kebenaran.


tapi, tidak dengan Lisa.


gadis itu menatap tajam ke arah punggung Reyhan.


*aku gak sebodoh itu Rey.. aku yakin ada hal yang kamu sembunyikan selama ini. dan kalo itu menyangkut soal Icha, aku gak akan tinggal diam..


batin Lisa.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


assalamualaikum temen2....🤗🤗🤗


maapkeun diriku yang lagi-lagi harus menjatuhkan ekspektasi kalian setelah di episode sebelumnya kalian dibuat terbang melayang diudara..😂😂


dannn,,,


di episode kali ini sedikit rahasia besar mulai terkuak...


rahasia apa sebenarnya yang disimpan rapat oleh Reyhan..???


yukk dukung terus "Ana Uhibbuka Fillah"


jangan lupa klik like dan favoritnya, biar kalian bisa dapetin notif up nya..


untuk UP kuusahakan setiap hari per episodenya yaa gengss...


so,, jangan ada lagi yang minta crazy up atau semacamnya,,


berhubung karena aku juga punya segudang aktivitas lain,, gak cuma diam sambil berhalu ria lalu menuangkannya kedalam ide cerita..😂😂😂


wassalam...


t.t.d

__ADS_1


Author terGaJes dan terHalu yang pernah ada


__ADS_2