Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)

Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)
28. Siapa Pelaku Sebenarnya..??


__ADS_3

"sumpah ini gak masuk akal banget looh..


maksud aku, yaa gimana mungkin aku beli kelinci itu, apalagi di petshop..?


bahkan dari dulu aku paling takut masuk ke petshop..


kalo kalian gak percaya, kalian boleh tanya ke Icha langsung deh.. dia paham banget soal alergiku itu.."


ucap Lisa yang masih syok mendengar penjelasan Dennis.


"nah itu dia yang aku bingung Lis.. dan sayangnya tepat dihari sipembeli kelinci itu datang kamera cctv petshop juga gak berfungsi.. satu-satunya saksi cuma karyawan petshop yang waktu itu bertugas.."


jawab Dennis sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sedangkan Reyhan hanya duduk terhenyak di sofa dengan wajah yang masih memendam kekesalan.


*ini jelas aneh.. entah kenapa feelingku gak baik soal ini, kayaknya memang ada yang punya niatan buruk entah terhadap Icha, Reyhan, atau mungkin terhadapku juga..


batin Lisa


"gua rasa kita harus ke petshop itu untuk buktikan semuanya."


ucap Reyhan tiba-tiba


Lisa menggigit bibir.


"gak ada cara lain selain ke petshop itu..?"


tanya Lisa dengan ragu


"kamu bisa tunggu diluar, biar aku sama Rey yang cari tau.."


jawab Dennis.


"oke, aku ikut.. aku juga pengen tau siapa dalang dibalik teror ini.. soalnya ini udah jelas kelewatan.. apalagi sampe fitnah aku segala.. siapapun dia, sumpah kalo ketemu bakal ku masukin tuh bangkai kelinci kemulutnya.."


ujar Lisa yang juga mulai geram.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


sesampainya di depan petshop, Lisa menunggu didalam mobil sedangkan Reyhan dan Dennis masuk kedalam petshop.


"lu yakin ini tempatnya Den..?"


tanya Reyhan saat mereka tiba dipintu masuk.


"100% yakin bos.."


jawab Dennis mantap


"sore mas.. mau cari hewan peliharaan ya..?"


sapa karyawan petshop tersebut dengan ramah.


"emm.. iya mbak.. saya mau cari kucing.."


jawab Dennis basa-basi.


"Den.. lu gimana sih, malah beli kucing.. lu mau bikin Lisa semaput ntar..??"


Bisik Reyhan dan hanya dijawab Dennis dengan senyuman.


singkat cerita, akhirnya Dennis membeli seekor kucing jantan berjenis angora dengan warna bulunya yang putih bersih.


"mbak, maaf nih sebelumnya saya mau tanya..


beberapa hari yang lalu, temen saya beli kelinci di petshop ini tapi dia bilang waktu itu dia masih berhutang karena uang cash yang dia bawa ternyata kurang.."


ucap Dennis


"kelinci..?


oh, mungkin waktu itu karyawan lain yang bertugas mas.. soalnya saya sendiri belum pernah melayani pembeli yang mencari kelinci.."


jawab si karyawan tersebut.


"oh.. tapi boleh mbak coba tanyain ke karyawan yang lain gak mbak..?


soalnya temen saya ngerasa gak enak karena dia punya hutang di petahop ini dan dia minta saya untuk lunasin hutangnya.."


pinta Dennis


"maaf mas, kebetulan satu karyawan lagi baru aa pulang kampung.. katanya ibunya sakit, jadi dia minta cuti beberapa hari.."

__ADS_1


"kampungnya dimana mbak..? atau mungkin dia punya kontak yang bisa dihubungi..?"


tanya Reyhan yang juga semakin penasaran.


si karyawan tersebut menggeleng.


"orang itu belum genap seminggu bekerja mas, dan dia tipe orang yang tertutup, susah diajak ngomong kalo untuk basa-basi.."


jawabnya


"yaudah deh, kalo gitu makasih ya mbak.."


kemudian Reyhan dan Dennis meninggalkan petshop tersebut.


"Den.. lu yakin mau bawa ni kucing..? kasian Lisa loh.."


"justru kucing ini bisa jadi bukti bos.."


jawab Dennis sambil tersenyum


"Dennis... kamu tuh sengaja banget yaa.. kan aku udah bilang jangan bawa hewan berbulu..!!!"


teriak Lisa dari dalam mobil yang sengaja dikuncinya karena melihat Dennis menenteng kandang kucing angora


"maap.. aku lupa.. trus ini gimana dong..?"


"yaudah balikin aja sana..!!"


jawab Lisa ketus.


"yaelah.. sayang atuh neng.. eike bwli mahal2 situ minta dibalikin aja.."


celetuk Dennis


"yaudah ntar aku ganti 3 kali lipat deh kalo perlu.. yang penting tolong jangan bawa hewan berbulu itu kedalam mobil.. atau lebih baik kamu naik bus aja..!!"


"alamakk.. galak bener neng.. eeh tapi sebenernya tepat dibangku yang kamu duduki itu juga tadi pagi ditempatin kucing kesayangan Reyna looh.."


ucap Dennis berbohong.


"hahh..!! ngaco...."


spontan Lisa langsung keluar dari mobil


ucap Lisa sambil berlalu meninggalkan Dennis dan Reyhan yang tampak bingung.


"Lisa jelas bukan pelakunya bos, menurut analisaku disini dia juga korban. satu-satunya cara kita harus temuin karyawan itu yang entah siapa dan dimana dia.."


"tapi, siapa yang sebegitu niatnya neror istri gua Den..?"


Dennis menggeleng.


"tapi kurasa, mungkin tujuan sebenarnya bukan Nisa.."


jawab Dennis


"maksud lu..?"


Dennis kembali menggeleng.


"kalo dugaanku ini benar, kemungkinan target utamanya itu justru dirimu sendiri bos. saranku, perketat penjagaan Nisa selama di raja ampat."


"Den.. apa ini ada hubungannya sama..."


"untuk itu aku belum yakin bos. tapi lebih baik kita berjaga-jaga. karena aku yakin orang ini cukup licik. kita juga belum tau pasti siapa target sebenarnya."


Reyhan mengusap wajahnya.


kegusaran tampak jelas dari raut wajahnya tersebut.


dalam hati dia menyesali rencananya yang meminta Annisa untuk pergi bersama ibunya.


"gua harus susulin mereka kesana Den.."


ucap Reyhan tiba-tiba


"jangan gegabah bos.. bukannya aku menghalangimu. tapi kalo kau susul dia kesana, kita justru bertindak sesuai rencana sipelaku."


jawab Dennis


"maksud lu..?"

__ADS_1


"menurutku mungkin sipelaku sengaja menyusun rencana sedemikian rupa. dia pasti udah memperkirakan gimana reaksimu dan apa yang akan kau perbuat disituasi sekarang."


"trus gua mesti gimana bro..?"


Reyhan tampak semakin gusar.


"berusaha bersikap tenang. anggap aja gak terjadi apa-apa."


jawab Dennis kalem.


"laah trus istri gua gimana markonahhh..?


gimana gua bisa tenang sedangkan istri gua dalam bahaya..!!"


"untuk itu gak perlu cemas bos.. aku udah utus beberapa orang untuk mengikuti rombongan mereka secara diam-diam dan mereka yang akan terus kasih perkembangan disana terutama soal Nisa."


*ternyata memang benar cinta bisa bikin orang kehilangan akal sehat. gak kusangka Reyhan sampe sekalut ini bahkan nyaris gak bisa berpikir logis.


batin Dennis


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


lepas waktu maghrib, Reyhan belum juga mendapat kabar dari Annisa atau ibunya.


direbahkannya tubuhnya diatas kasur sambil mencoba menenangkan diri dengan beristighfar.


tiba-tiba ponselnya berdering.


dilihatnya sekilas tertera kontak atas nama ❤❤My Zaujati❤❤


spontan saja Reyhan langsung bangkit dan mengangkat telfonnya.


"assalamualaikum sayang.. dimana sekarang..? udah sampe hotel..? kamu sama mama kan..?"


Reyhan langsung mencecar istrinya dengan pertanyaan.


"waalaikumsalam.. alhamdulillah udah sampe sejak sore tadi.. maaf ya mas, aku baru bisa kabarin kamu.. ponsel aku lowbat, tadi pagi lupa nge charge sebelum berangkat.."


jawab Annisa


Reyhan menarik nafas lega.


"kamu dimana..? sama mama kan..?"


tanya Reyhan lagi


"aku di hotel mas, mama baru aja keluar. katanya sih mau makan malam bareng temen2 bisnis mama. tadi juga mama ngajakin aku sih, tapi rasanya aku capek banget.."


"yaudah, sekarang kamu kunci pintu kamar kamu dan jangan kemana-mana. tunggu sampe mama balik."


titah Reyhan


"iyaa.. tapi,, kamu kenapa mas..? kok kayaknya kamu panik gitu..?"


tanya Annisa


"suami mana yang gak panik kalo istrinya ada ditempat yang jauh.. bisa aja kan tiba-tiba ada yang godain kamu disana.."


ujar Reyhan berbohong


"idihh... kamu nih ada-ada aja mas..cemburu yaa.."


ledek Annisa.


"lagian aku disini kan sama mama.. siapa juga yang berani godain.."


sambungnya


Reyhan tertawa.


"yaudah, kamu jaga diri disana. dan jangan keluar sendirian.."


"iya mas... yaudah, aku tutup dulu ya telfonnya.. assalamualaikum.."


"waalaikumsalam.."


jawab Reyhan


*siapa sebenarnya si peneror itu.. dan apa tujuannya..


batin Reyhan

__ADS_1


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


hayooo tebak ditebakk.. siapa yaa kira-kira....🤣🤣🤣🤣🤣


__ADS_2